DIMANAKAH PARA NABI HARI INI I ? – 09 FEBRUARI 2020

Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat : separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota, (Matius 23 : 34)

DIMANAKAH PARA

N A B I  HARI INI?

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA CHOSEN GENERATION

IBADAH MINGGU, 09 FEB 2020

=========

SESI-1

SHALOM !

Masalah bagi Gereja-Gereja di seluruh dunia sekarang ini, adalah “apakah pelayanan kenabian” masih ada di Gereja? Tuhan tidak pernah berubah, oleh karena itu Dia ingin menjadikan kita semua sebagai nabi Allah, karena Tuhan ingin memberi kita “pesan ilahi” dengan cara berkomunikasi langsung dengan kita.

Sesungguhnya, Gereja dibangun dari beberapa jawatan.

Efesus 4 : 11-12

4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

Jawatan-jawatan yang ada di Gereja, adalah Rasul, Nabi, Pemberita Injil, Gembala dan Pengajar.

4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

Kata “memperlengkapi” dalam bahasa Yunani, adalah “Men” atau “Katartismon” yang juga berarti melatih atau mempersiapkan.

Gereja diperlengkapi dengan “jawatan”, adalah untuk melatih dan mempersiapkan orang-orang kudus, yaitu kita semua untuk pekerjaan pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

1 Korintus 12 : 28

12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.

Efesus 4 : 11

4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

Yang dipermasalahkan, dimanakah para rasul dan para nabi itu pada hari-hari ini?

Para “Pemberita Injil” banyak, “Gembala” juga banyak dan “Pengajar” juga banyak, tetapi dimanakah “Para Rasul dan Para Nabi?

  • Rasul atau Apostolos, adalah orang yang diutus untuk memberitakan Injil, jadi Rasul dan Pemberita Injil keduanya sama fungsinya dan sudah banyak petugasnya.
  • Yang dipermasalahkan adalah dimanakah keberadaan Para Nabi hari-hari ini atau sekarang ini? Apakah masih ada di Gereia-Gereja?

Joseph Smith dari Gereja Mormon, mengaku dirinya sebagai nabi dan 12 orang pengurusnya adalah sebagai 12 rasulnya.

  • Penyesatan bisa terjadi dan tidak pernah kekurangan “nabi-nabi”, karena mereka bisa mengangkat dirinya sendiri sebagai nabi.
  • Tetapi apakah mereka benar-benar nabinya Tuhan?
  • Permasalahannya banyak Gereja hari-hari ini tidak mempedulikan pelayanan ke-Nabi-an.

Waktu penyembahan sebelum firman tadi, Tuhan berkata “Disini Aku disenangkan karena Aku tidak dibatasi”.

  • Kalau boleh rasanya saya tidak mau berhenti menyembah, tetapi Roh Kudus juga pasti tertib karena Dia juga tahu keterbatasan waktu kita di ruangan ini.
  • Tuhan sebenarnya merindukan gereja-gereja-Nya melakukan penyembahan dengan tidak dibatasi waktu.

Gereja “seharusnya membangun hubungan antara jemaatnya dengan Tuhan” di dalam suatu kebenaran, dimana jemaat didorong untuk menjalin keintiman dengan Tuhan, bukan hanya seminggu sekali tapi setiap hari dalam hidup jemaat.

  • Inilah isi hati Tuhan yang hilang di dalam Gereja.
  • Banyak jemaat melakukan ibadah di Gereja hanya sekedar datang untuk beribadah, bukan yang seperti ini yang Tuhan inginkan.
  • Tuhan ingin saudara harus masuk Gereja untuk menyelami Tuhan, sehingga saudara bisa merasakan hadirat-Nya dan Kasih serta Kuasa-Nya.
  • Sebagaimana kita rindu menikmat hadirat Tuhan, Tuhan pun sebenarnya rindu menikmati pujian dan penyembahan kita, serta ketulusan kita sejauh mana kita mau memberikan waktu kita bagi Tuhan.

Alkitab dibangun atas dasar nubuatan-nubuatan atau perkataan-perkataan Tuhan melalui nabi-nabi Tuhan, tetapi permasalahannya pelayanan kenabian hilang dari Gereja dan ini merupakan bahaya besar bagi Gereja Tuhan.

  • Dari zaman Maleakhi sampai zaman Yesus, selama 400 tahun tidak ada nabi sama sekali, akibatnya bangsa Israel menjadi hancur.
  • Kemudian kehancuran Gereja mula-mula juga terjadi, setelah “pelayanan ke nabian” hilang dari Gereja, persentuhan jemaat dengan Tuhan hilang, waktu jemaat dengan Tuhan hilang. Disitulah terjadinya kehancuran Gereja.

Begitu hubungan antara jemaat dengan Tuhan hilang, yang terjadi hanya satu, yaitu masa kegelapan bagi Gereja (terjadilah abad-abad kegelapan bagi Gereja).

  • Fakta membuktikan kekristenan yang benar sudah mulai bergeser dari abad ke 2 dan penyembahan berhala pun masuk dalam Gereja.
  • Setelah penyembahan berhala masuk dalam Gereja, tidak ada lagi hubungan yang special antara jemaat dengan Tuhan, tidak ada lagi keseriusan jemaat dalam mencari Tuhan.
  • Disitulah “pelayanan kenabian hilang” dan kegelapan mulai masuk di dalam Gereja, patung-patung yang di benci Tuhan ikut masuk dalam Gereja.

Oleh karena itu Tuhan mengingatkan kita pada satu hal saja, “jangan pernah mem-biarkan kerajinanmu bersekutu dengan Tuhan menjadi kendor”.

  • Sebab begitu banyak hal yang dapat membuat kerajinan kita kendor.
  • Kita punya banyak waktu untuk urusan-urusan duniawi, tetapi kita selalu ber-alasan “tidak mempunyai waktu untuk Tuhan”.
  • Padahal, begitu kita menggebu-gebu mencari Tuhan, begitu kita tidak mau terpisah dari Tuhan, kita akan banyak mendapatkan penyataan dari Tuhan.

Tetapi begitu kita mulai suam-kuku sehingga tidak ada gairah mencari Tuhan dan membiarkan kondisi seperti itu berlamgsung lama, maka yang menjadi “korban” adalah terhambatnya pembentukan tubuh Kristus.

  • Pelayanan kenabian sangat penting dalam Gereja, tetapi banyak sekali yang menganggap pelayanan kenabian hanya ada pada zaman Perjanjian Lama.
  • Waktu Paulus menulis kitab ini, Paulus sudah melewati masa transisi setelah Yesus mati di atas kayu salib, Paulus sedang membentuk suatu Gereja dan membentuk pelayanan-pelayanan.
  • Pelayanan kenabian sangat penting karena banyak jemaat Gereja yang tidak lagi memiliki hubungan yang special dengan Tuhan.

Bahkan begitu banyak Gereja yang membatasi Tuhan berkarya, antara lain dengan cara mengatur waktu penyembahan hanya boleh 30 menit, khotbah hanya boleh 45 menit.

  • Kalau khotbah melebihi 45 menit, langsung diberi “kode” oleh petugas Gereja bahwa waktunya menyampaikan firman sudah habis.
  • Padahal saat khotbah dibatasi, hal itu sama saja dengan Gereja hari-hari ini menutup mulut Tuhan pada saat Dia sedang berbicara kepada jemaat-Nya.
  • Oleh sebab itu, tadi saat kita sedang menyembah, Tuhan sampai berkata “bahwa Dia senang pada saat Dia tidak dibatasi oleh Gereja-Nya”.

Camkanlah semua kesalahanmu ini hai Gereja-Gereja Tuhan.

  • Yesus adalah Allah yang berkuasa atas “waktu”, lalu mengapa Gereja-Nya membatasi Dia menikmati Pujian dan Penyembahan jemaat-Nya
  • Mengapa Gereja-Nya membatasi Dia pada waktu Dia sedang berbicara?

Jawabannya, karena pelayanan kenabian telah hilang dari Gereja, padahal Alkitab adalah kumpulan Nubuatan dan Perkataan Allah melalui para nabi, orang-orang bijak dan para ahli Taurat.

Matius 23 : 34

23:34 Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota,

TUHAN mengutus nabi-nabi, orang bijaksana dan ahli Taurat kepada orang Israel.

Kita perhatikan urutan penulisannya dalam ayat tersebut diatas, yaitu:

  1. Nabi-nabi.
  2. Orang-orang bijaksana.
  3. Ahli-ahli Taurat.

Kata “Aku mengutus”, memakai kalimat “present tense” yang berlaku dan berjalan sampai hari ini.

Alkitab dalam bahasa Ibrani disebut “TANAKH”, yang merupakan singkatan dari 3 unsur, yaitu :

  1. TORAH = berbicara tentang ahli Taurat.
  2. NEVI IM = berbicara tentang pelayanan ke Nabian.
  3. KETUVIM = berbicara tentang orang bijaksana.

Kita perhatikan perkataan Yesus.

  • Yang disebut pertama oleh Yesus adalah “Nabi”, kemudian “Orang bijaksana” dan yang terakhir “Ahli Taurat”.
  • Mengapa urutan jawatan dalam Gereja, Yesus letakkan dalam urutan yang pertama adalah “Pelayanan Kenabian”?
  • Karena Yesus mau memberitahukan kepada Gereja-Nya, bahwa sebenarnya “Pelayanan Kenabian”, adalah pelayanan terpenting di dalam membangun tubuh Kristus (Gereja).
  • Pelayanan Kenabian sangat penting untuk membangun suatu Gereja.

Gereja yang sehat, adalah Gereja yang dibangun “atas dasar ke-nabi-an”, karena mengikuti visi dari Tuhan.

  • Kalau Gereja dimana saudara menjadi jemaatnya mau sehat, seharusnyalah dibangun atas dasar kenabian.
  • Bukan hanya bapak Herry atau saya di Chosen Generation yang bernubuat tetapi kita semua harus mengalami Tuhan dan bersentuhan secara pribadi.
  • Nabi Allah dalam Gereja, seharusnya tidak hanya satu atau dua orang, tetapi kita semua seharusnya menjadi nabi Allah.
  • Kita harus mempunyai hubungan yang special dengan Tuhan.

Mengapa pelayanan kenabian menghilang dari Gereja? Karena Gereja tidak pernah ada keinginan lagi mencari Tuhan dengan benar.

Bilangan 11 : 29

11:29 Tetapi Musa berkata kepadanya: “Apakah engkau begitu giat mendukung diriku? Ah, kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi, oleh karena TUHAN memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka!”

Musa sampai berkata “Andaikata seluruh umat Tuhan menjadi nabi, bukan hanya aku sendiri, maka semuanya akan mendapatkan pesan Tuhan.

  • Begitu saudara memiliki hubungan yang special dengan Tuhan, maka Gereja saudara akan menjadi Gereja yang sehat sekali.
  • Pada setiap doa awal bulan, saya selalu bilang kalau ada yang dapat penglihatan bisa dibagikan, tetapi pada kenyataannya setelah selesai doa baru berbisik ke saya, “tadi saat doa dapat penglihatan”.

Tuhan tidak memberi pewahyuan kepada satu dua orang saja, tetapi semua yang berdoa akan mendapatkan wahyu dari Tuhan.

  • Semua yang berdoa akan mengalami Tuhan secara pribadi dan kondisi itulah yang dinamakan pelayanan kenabian.
  • Dan dari situlah akan terbentuk suatu tubuh Kristus yang kuat.
  • Kalau pada hari ini saudara kurang percaya diri untuk mengungkapkan penyataan Tuhan di depan banyak orang, sampai kapankah saudara akan percaya diri?
  • Setiap orang seharusnya memiliki pelayanan kenabian, sebab siapapun yang bersentuhan dengan Tuhan akan mendapatkan wahyu Tuhan.

Alkitab mengatakan yang diutus terlebih dahulu adalah ahli Taurat, tetapi Yesus merobah susunannya menjadi yang diutus terlebih dahulu adalah Nabi, karena untuk membangun tubuh Kristus yang terpenting adalah Pelayanan Kenabian.

  • Tetapi sungguh sangat disayangkan, Pelayanan Kenabian disebagian besar Gereja di seluruh dunia telah menghilang.
  • Kalau Pelayanan Kenabian sudah benar-benar menghilang dari Gereja maka kegelapan akan merajalela.
  • Kalau kegelapan sudah merajalela, itu artinya Tuhan akan segera datang.

Oleh sebab itu Pelayanan Kenabian di dalam diri saudara jangan sampai hilang.

Yeremia 18 : 18

18:18 Berkatalah mereka: “Marilah kita mengadakan persepakatan terhadap Yeremia, sebab imam tidak akan kehabisan pengajaran, orang bijaksana tidak akan kehabisan nasihat dan nabi tidak akan kehabisan firman. Marilah kita memukul dia dengan bahasanya sendiri dan jangan memperhatikan setiap perkataannya!”

Dalam ayat tersebut diatas disebutkan, “Sebab seorang Imam tidak akan kehabisan Pengajaran, Orang Bijaksana tidak akan kehabisan Nasihat dan Nabi tidak akan kehabisan Firman.

Urutannya berbeda lagi dengan apa yang Yesus sebutkan tadi di Matius 23 : 34

IMAM

Imam dikonotasikan dengan Taurat.

1 Petrus 2 : 9

2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Kitalah bangsa yang terpilih, kitalah imamat yang Rajani, kitalah bangsa yang kudus dan umat kepunyaan Allah sendiri.

Imamat yang Rajani berhubungan dengan Taurat.

ORANG BIJAKSANA

Orang Bijaksana atau pemberi nasihat disebut juga dengan Konselor Rohani.

  • Pernahkah saudara menasihati orang dan tiba-tiba saudara berbicara tentang firman Tuhan dengan orang tersebut?
  • Sadarkah saudara bahwa saudara sedang mengaktifkan pelayanan konselor pada saat itu?
  • Ketika saudara sedang menginjili orang, menuntun orang yang bermasalah datang ke Tuhan, maka saudara adalah seorang Konselor dan Seorang Bijaksana.

NABI

Firman Tuhan berhubungan langsung dengan pelayanan kenabian. Dengan demi-kian, jika pelayanan kenabian berhubungan dengan firman, maka sudah pasti tidak ada hubungannya dengan akademis.

Alkitab berkata, “Nabi tidak akan kehabisan firman”.

  • Firman yang dimaksud adalah wahyu ilahi, yang merupakan buah per-sentuhan kita dengan Tuhan, jadi tidak ada kaitannya dengan akademis.
  • Paulus berkata “Aku seorang Sanderin, aku seorang yang berpendidikan, aku seorang yang hebat di mata manusia, aku ahli Taurat dan aku juga adalah seorang penganiaya jempolan terhadap jemaat Tuhan”.
  • Setelah aku bertemu dengan Tuhan, semua kehebatannya itu sampah bagi Paulus.

Kehebatan seorang Akademisi tidak menjamin dia bisa bersentuhan dengan Tuhan Yang Mahakudus.

  • Persentuhan dengan Tuhan tidak ada hubungannya sama sekali dengan kegiatan akademis.
  • Pelayanan kenabian adalah “pengalaman rohani kita dengan Tuhan” dan tidak ada hubungannya dengan akademis.
  • Akademis hanya penunjang kita berhubungan dengan Tuhan.
  • Tetapi begitu kita sudah masuk pengalaman bersama dengan Tuhan, Tuhan tidak bertanya pada kita, apakah kita lulusan Sekolah Tinggi dari mana, apakah kita sudah Strata 1, Strata 2 atau Strata 3.

Tetapi Tuhan akan bertanya, “Sejauh mana engkau mau mengikut Aku, sejauh mana engkau mau belajar dari-Ku dan sejauh mana engkau mau mempersiapkan waktumu bagi-Ku”.

Yehezkiel 7 : 26

7:26 Bencana demi bencana akan datang, kabar demi kabar akan tersiar. Mereka akan menginginkan suatu penglihatan dari nabi, pengajaran hilang lenyap dari imam, dan nasihat dari tua-tua.

Mereka menginginkan suatu penglihatan dan juga wahyu dari Nabi, tapi pengajaran hilang lenyap dari imam-imam, firman Tuhan sudah hilang dan nasihat dari tua-tua juga sudah tidak ada lagi.

  • Karenanya mereka membutuhkan pewahyuan, nubuatan dan penglihatan, tetapi TUHAN tidak memberikannya bagi mereka, orang-orang yang tidak mencari TUHAN dengan sungguh-sungguh.
  • Kalau saudara ngotot mencari Tuhan, maka saudara akan mendapatkan wahyu demi wahyu dari Dia dan saudara juga akan mendapatkan tuntunan demi tuntutan dari Tuhan.

Kalau “pelayanan pewahyuan hilang”, maka penglihatan, pengajaran dan nasihat juga akan hilang.

  • Pentingkah pelayanan kenabian?
  • Maukah saudara menjadi nabi?

Musa sampai berkata “Andaikata semua disini nabi, maka tugasku tidak terlalu susah”

  • Menjadi seorang nabi harus mengorbankan “waktu” untuk mencari Tuhan.
  • Berapa banyak orang yang mau mengorbankan waktu untuk mencari Tuhan?

Yeremia 5 : 31

5:31 Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?

TUHAN berfirman melalui nabi Yeremia, “Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, tetapi umat-Ku suka yang demikian itu”.

  • Orang-orang percaya menyukai nubuatan-nubuatan palsu, pengajaran yang menyenangkan, pengajaran yang tidak menegur, tidak mendidik.
  • Kondisi ini merupakan penyakit dan harus disembuhkan.
  • Seorang nabi sangat penting, oleh sebab itu mereka harus mendapatkan kembali penglihatannya dan pewahyuan dari Tuhan.

Tetapi permasalahannya, berapa banyak orang yang mau mendengarkan Tuhan, mencari Tuhan dan mengikut Tuhan?

Kisah Para Rasul 2 : 17

2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir — demikianlah firman Allah — bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.

Pada waktu Roh Kudus tercurah di Yerusalem, maka pelayanan kenabian berjalan kembali, sehingga anak-anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat, teruna-teruna akan mendapatkan penglihatan, dan orang-orang tua akan mendapatkan mimpi.

Inilah pelayanan kenabian yang harus diraih kembali oleh Gereja hari-hari ini.

  • Bagaimana jika di suatu gereja tidak ada pelayanan kenabiannya?
  • Apabila di suatu Gereja tidak ada seorangpun yang melakukan pelayanan kenabian, berarti Gereja tersebut sudah kehilangan hubungan dengan Tuhan.
  • Gereja tanpa nabi akan berjalan dengan pola pikir manusia dan akademis.

Jika sudah masuk pola pikir manusia dan akademis di dalam Gereja maka Gereja akan menjadi sebuah Perseroan Terbatas (PT).

  • Gembala menjadi Komisaris yang akan menjalankan roda pelayanan dengan semena-mena.
  • Dan jemaat menjadi karyawan.

Jika seorang pengusaha yang tidak bertobat benar-benar kemudian menjadi seorang pendeta, pasti gaya kepemimpinannya di dalam gereja memakai gaya kepemimpinan seperti menjalankan perusahaan.  

  • Dan dia akan mengembalakan jemaatnya seperti memimpin karyawannya yang tentunya tidak mempunyai kasih, sebab yang ada dalam kepemimpin-annya hanyalah tuntutan.
  • Jika pendeta yang memimpin gereja seperti memimpin perusahaan, maka perlakuan baiknya bagi jemaatnya dengan tujuan supaya jemaat datang untuk memberikan timbal balik apa yang sudah dilakukan pendetanya.
  • Pelayanan seperti ini akan menjadi pelayanan kemunafikan karena sudah tidak ada lagi pelayanan kenabian.

Saya tidak mau mengusik Gereja-Gereja lain, tetapi saya hanya mau focus pada Gereja ini saja, agar saudara mau ngotot menjadi nabi-nabinya Tuhan, sampai saudara benar-benar mengalami Tuhan dan saudara benar-benar bisa merasakan kehadiran Tuhan.

  • Kita harus focus untuk bisa mengalami Tuhan, jangan sampai Gereja ini dijalankan dengan roda pengetahuan manusia.
  • Terkadang saya diperhadapkan dengan kurangnya dana pelayanan, sampai logika saya mulai jalan.
  • Tetapi begitu saya menyerahkan semuanya pada Tuhan, membiarkan Roh Allah yang berkarya, maka kuasa Allah sempurna.

Saya sering diperhadapkan dengan “patty cash” pelayanan yang kosong, tidak ada dana untuk persembahan kasih bagi para petugas yang melayani.

  • Kalau pakai pengetahuan, tidak mungkin pelayanan berjalan.
  • Tetapi Tuhan mau menunjukkan, bahwa Tuhan penuh kuasa.

Tuhan mengijinkan kita dalam ketidak-berdayaan sampai pada titik tertentu, dan kita tidak bisa mengandalkan siapapun juga.

  • Kita harus berusaha tidak ada perkataan dari mulut kita untuk berkata-kata karena begitu kita cerita kepada orang lain, kita sudah mulai mengandalkan manusia.
  • Tetapi kalaupun saya sampai bercerita kepada orang lain, berarti itu karena disuruh Tuhan.

Kita semua nabi, oleh sebab itu kita harus bersekutu dengan Tuhan sampai kita mendapatkan pewahyuan demi pewahyuan dari Tuhan.

  • Di dalam Alkitab, nabi siapa yang kaya raya? Tidak ada.
  • Saat Elia datang ke Elisa, Elisa sedang membajak dengan 12 lembu, biasa-nya orang membajak paling-paling hanya dengan 2 lembu.
  • Elia lewat rumah Elisa yang sedang membajak, lalu menyuruhnya mengikut Elia, maka Elisa pun langsung meninggalkan semua miliknya.

Sekarang ini banyak yang mau menjadi nabi, tetapi saat disuruh mengikut Tuhan, ada tuntutan agar dia diberkati terlebih dahulu.

  • Kalau seseorang mau mengikut Tuhan dan menjadi nabi Tuhan, maka semua berkat dari kehidupan lamamu Tuhan kosongkan terlebih dahulu, supaya engkau mulai berjalan dengan iman.
  • Sebab selama engkau masih banyak punya uang, maka engkaupun akan mengandalkan uangmu, tetapi setelah tidak punya uang lagi, maka engkau-pun akan mengandalkan Tuhan dengan percaya.

Paulus memiliki kerinduan yang sama dengan Musa, yang merindukan semua jemaatnya menjadi nabi.

Kita semua yang telah Tuhan himpun dalam keluarga Chosen Generation, juga harus memiliki pola pikir yang sama seperti Paulus dan Musa, yaitu :

  • Kita harus rindu menjadi nabinya Tuhan, yang memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan.
  • Kita harus rindu untuk masuk ke dalam suatu pengalaman yang indah ber-sama dengan Tuhan.

Kalau saudara tidak sampai ke tingkat ini, maka kekristenanmu belum sempurna.

1 Korintus 14 : 1

14:1 Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.

Kejarlah kasih tapi usahakan engkau bernubuat, yang berarti engkau menjadi nabi.

1 Korintus 14 : 39

14:39 Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.

Usahakan dirimu bernubuat, kejar karunia nubuatan supaya saudara benar-benar menjadi nabi Allah.

Tidak hanya si A yang bernubuat, tetapi si B, C, D dan semuanya bisa bernubuat.

1 Korintus 14 : 2

14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Kalau berbahasa roh itu berkata-kata kepada Allah. Tidak seorangpun mengerti bahasa roh itu.

14:3 Tetapi siapa yang bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia, ia membangun, menasihati dan menghibur.

Disinilah kebangunan rohani bisa terjadi.

Bapak Pdm Hery Robot bernubuat dengan menggunakan bahasa roh, dan saya menterjemahkan bahasa roh tersebut kedalam Bahasa Indonesia, berarti saya sedang berkata-kata kepada saudara.

  • Tuhan sedang berkata-kata melalui bapak Hery dan dengan perantaraan saya.
  • Jika di Gereja ini semuanya menjadi nabi, maka akan terjadi kebangunan rohani luar biasa.
  • Ketika kebangunan rohani terjadi seperti dikitab Kisah Para Rasul, semuanya mendapatkan karunia Roh Kudus.

Bisa saja terjadi dari komunitas kita yang kecil ini, menjadi kegerakan yang besar diluar sana.

  • Kalau saudara menjalani semua yang Tuhan berikan bagi saudara sebagai seorang konselor, atau sebagai seorang imam untuk mengajar dan sebagai seorang nabi, berarti saudara menyampaikan isi hati Allah.
  • Kita jangan berhenti disini, tetapi kita harus maju terus supaya kita semua menjadi nabi-nabi Allah.
  • Jika gereja ini menjadi gereja kenabian, maka kita semua bisa menyampai-kan pesan Allah dalam nubuatan, tetapi syaratnya hanya satu, yaitu harus intim dengan Allah dan intim dengan firman.

Kalau saudara tidak intim dengan firman Tuhan, maka akan mudah disesatkan oleh pengajaran yang salah.

  • Paulus sampai berkata, “Kejar nubuatan itu”, Paulus juga berkata, “setiap orang harus bernubuat”.
  • Apa yang dikatakan Paulus sama seperti perkataan Musa yang menghendaki agar kita semua bernubuat.

14:4 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.

Saat saudara berbahasa roh, saudara sedang membangun manusia roh saudara, sedangkan ketika saudara bernubuat, saudara sedang membangun tubuh Kristus.

  • Jadi bernubuat itu penting.
  • Saat saudara mendapatkan sesuatu dari Tuhan, harus saudara sampaikan sehingga berdampak luar biasa bagi sekitarmu.

Apabila saudara rindu menjadi nabi Tuhan, saudara harus mengejar hubungan yang semakin lama semakin bertambah intim dengan Tuhan.

Tuhan sedang membangun pelayanan kenabian di Chosen Generation ini, dimana saudara akan menjadi nabi-nabinya Tuhan.

Amin. Beri kemuliaan bagi Tuhan.

KITA LANJUTKAN MINGGU DEPAN

DALAM “SESI – 2”

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s