MEMANFAATKAN WAKTU DEMI KEKEKALAN – 31 DESEMBER 2018

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. (Ibrani 12

MEMANFAATKAN WAKTU

D E M I   K E K E K A L A N

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH TUTUP TAHUN

31 DESEMBER 2018

==================

Shalom !

Tidak terasa, sekarang ini kita sudah berada di penghujung tahun 2018. Hanya tersisa waktu beberapa jam lagi kita berada di tahun 2018 ini, karena segera memasuki tahun yang baru 2019.

Belajar dari pengalaman hidup kita dari tahun ke tahun, seringkali kita diperhadapkan dengan hidup yang tidak baik, hidup dalam dosa, jatuh bangun dalam dosa, atau terus berkutat dalam dosa, bahkan lebih fatal lagi ada orang Kristen yang mundur dari Tuhan.

  • Semua kondisi seperti ini membuat kita tidak akan pernah masuk dalam rancangan Tuhan yang indah.
  • Kita semua selalu ingin hidup kita indah, tetapi bagaimana mungkin hidup kita bisa , kalau kita tidak masuk dalam rencana Tuhan yang indah?
  • Kita merasa, hidup kita lebih indah bila hidup sesuai dengan rancangan kita sendiri, yang tanpa kita sadari sebenarnya tidak ada indah-nya.
  • Bila demikian maka saudarapun tidak akan pernah berubah, bahkan dari tahun ke tahun saudara tidak lebih kudus dan tidak akan lebih benar.
  • Semua yang saudara lewati dari waktu ke waktu akan terulang kembali dan berulang-ulang, karena saudara tidak pernah mau belajar.
  • Seharusnya kita benar-benar mau belajar supaya kita benar-benar masuk dalam rencana Tuhan dan tidak pernah mundur dari Tuhan.

Sekali lagi saya ingatkan, Tuhan mau saudara dan saya benar-benar mau belajar, jangan sampai dosa membuat saudara dan saya tidak masuk dalam rancangan Tuhan.

Yeremia 29 : 11

29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

TUHAN tahu rancangan-Nya bagi kita semua, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan.

Tuhan samasekali tidak pernah merancangkan kecelakaan dalam hidup kita, sebaliknya Tuhan merancangkan masa depan yang penuh harapan bagi kita semua.

  • Permasalahannya, banyak orang percaya yang keluar dari rancangan Tuhan dan masuk dalam rancangannya sendiri.
  • Hanya karena kecewa dengan keadaan, kecewa dengan masalah, mereka pada akhirnya mundur dari Tuhan.
  • Bila kita hidup dengan sesuka hati kita, kita hidup sesuai dengan keinginan kita sendiri, akhirnya tanpa kita sadari kita telah masuk dalam rancangan kecelakaan, yang tidak ada damai sejahtera dan sukacita di dalamnya.

Kalau kamu masuk dalam rancanganmu sendiri bukan masuk dalam rancangan Tuhan, maka kerinduanmu akan sorga tidak akan saudara dapatkan.

Yeremia 29 : 12 – 14

29:12 Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu;

Kalau kamu berseru kepada Tuhan maka Tuhan pasti mendengarkan, tetapi jangan coba mengatur waktu-Nya Tuhan dengan cara kita sendiri.

29:13 apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,

Dan apabila kamu mencari Tuhan, mencari jalan Tuhan dan mencari bimbingan Tuhan dengan segenap hati, maka kamu akan menemukan Tuhan.

Tetapi bila kamu “tidak mencari Tuhan”, maka kamu tidak akan bertemu Tuhan sampai kapanpun.

29:14 Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu. –

Tuhan memberikan akses khusus kepada kita agar kita mudah menemukan Dia, tetapi permasalahannya kita yang enggan mencari Tuhan.

  • Ketika doa kita dan pergumulan kita tidak Tuhan jawab, kita merasa Tuhan tidak ada atau tidak peduli terhadap kita.
  • Sebenarnya tanpa kita sadari Tuhan selalu dengar doa kita, Tuhan selalu tahu apa yang kita rindukan dan kita butuhkan.
  • Permasalahannya ada pada diri kita sendiri, karena kita masih punya ego untuk “mengatur” Tuhan.

Dalam ayat 14 tadi TUHAN berkata kepada umat Israel, “Kamu telah Ku-ceraiberaikan, tetapi Aku akan memulihkan keadaanmu”, firman ini juga ada artinya bagi kita semua, yaitu ada pemulihan bagi kita kalau kita masuk dalam rancangan Tuhan bagi kita.

  • Permasalahannya, kita tidak mau masuk dalam rancangan Tuhan, tetapi kita masuk ke dalam rancangan atau jalan kita sendiri.
  • Pengalaman pahit yang sudah terjadi tidak bisa berulang kembali, tetapi biarlah itu menjadi pelajaran berharga untuk saudara dan saya.
  • Bagaimana caranya supaya hal buruk itu tidak terulang kembali, kita harus terus belajar dan belajar dari pengalaman masa lalu itu.

Masalahnya banyak orang Kristen sudah mengalami masa sulit, tetapi tetap berjalan sesukanya dan tidak mau belajar.

Saudara harus menggunakan waktu saudara yang ada dengan benar.

  • Jangan sampai ada waktu-waktu saudara yang terbuang percuma.
  • Dalam Kitab Tawarikh dikatakan 480 tahun, tapi pada kenyataannya di Kisah Para Rasul 569 tahun, tidak sinkron.
  • Ternyata ada tahun-tahun yang tidak dihitung oleh Tuhan.

Jadi kalau saudara hidup bebas sesuka hati saudara, hidup semau-maunya dan berpesta pora dengan bebasnya, maka waktumu akan terbuang dengan sia-sia dan tidak akan di hitung dihadapan Tuhan.

  • Kitab Tawarikh berbicara mengenai hubungan manusia dengan Allah.
  • Sedangkan Kitab Kisah Para Rasul, Tuhan berbicara tentang sejarah.
  • Kalau berbicara tentang hubungan dengan Tuhan, yang tercatat hanya 480 tahun.
  • Jadi ada sekitar 90 tahun yang tidak dihitung oleh Tuhan.
  • Jadi bisa saudara bayangkan, berapa tahun dalam hidup saudara “yang lenyap” dari dalam hidup saudara?
  • Berapa tahun dalam kehidupan saudara ada waktu yang terbuang karena tidak tercatat dihadapan Tuhan?

Oleh karena itu saudara harus segera bertobat, dan mulai hari ini kembali ke jalan Tuhan. Tuhan mau saudara benar-benar ikut Tuhan.

1 Petrus 1: 24

1:24 Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,

Yang dimaksud dengan “bunga rumput” adalah bunga yang sedang mekar.

Kemuliaan kita hanya seperti bunga rumput dikala mekar saja. Tuhan menggambarkan hidup kita seperti rumput, dan kemuliaan kita seperti bunga rumput yang tidak ada artinya, karena sebentar saja sudah layu dan gugur.

  • Pertanyaannya, apa yang kita kejar dari dunia ini selama ini?
  • Berapa lama waktu yang saudara gunakan untuk mengejar kepentingan-kepentingan diri sendiri selama hidup di dunia ini?
  • Banyak orang sangat terbeban dengan sekolah anaknya, bahkan sangat terbeban dengan banyak hal, tetapi tanpa mereka sadari, mereka tidak pernah merasa terbeban dengan kerohanian mereka.
  • Mereka selalu peduli dengan apa yang bisa dilihat hari ini, tetapi tidak mau peduli dengan apa yang “tidak terlihat” di kemudian hari.

Sikap kekristenan yang seperti ini adalah masalah fatal dalam mengiring Tuhan dan kita harus perbaiki sikap negatip seperti ini, perlu ada rekonsiliasi.

Yakobus 4 : 15

4:14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

Ayat ini mengatakan, kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok hari.

Kalau saudara tidak tahu akan apa yang terjadi besok, mengapa saudara tidak ber-sungguh-sungguh mempersiapkan “hari esokmu” yang lebih baik daripada hari ini?

  • Dalam hubungan kita dengan Tuhan, kita harus mencintai Tuhan seperti tidak ada hari esok, artinya anggap saja “besok hari kita sudah meninggal dunia”.
  • Mungkin besok saya harus kembali ke rumah Bapa Sorgawi, berarti hari ini saya harus mati-matian cinta kepada Tuhan.
  • Kalau saudara tidak memiliki kemauan seperti itu, maka saudara tidak akan pernah bisa tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.
  • Saudarapun akan bergelut terus dalam pergumulan dengan dosa, dan akhirnya tidak pernah sampai ke tingkat kekudusan yang benar.

Semua yang ada di dunia ini bersifat sementara, oleh sebab itu kejarlah yang bukan sementara, yaitu yang kekal.

  • Mengapa kita selalu memikirkan hal-hal yang bersifat sementara, tetapi tidak pernah peduli dengan yang kekal?
  • Kita harus membereskan semua kerusakan yang diakibatkan oleh dosa, karena itu akan menghancurkan semua usaha yang akan datang.
  • Jadi begitu kita berbuat dosa, berarti kita bikin celah pada bejana kita.

Bila saudara berbuat dosa lagi, berarti saudara membuat celah lagi dan seterusnya, sehingga celah bertambah lebar dan bejana itupun akan “bocor” yang akan membuat bejanamu tidak bisa terisi sampai penuh.

  • Ingat! Bejanamu tidak akan pernah bisa penuh, kalau kamu tidak segera bertobat dan bertobatlah mulai hari ini.
  • Bereskan dirimu supaya bejanamu bisa penuh, karena dosa saudara akan membuat bejanamu bocor sehingga semua usahamu yang akan datang banyak yang terbuang percuma.
  • Itulah cara pengrusakkan diri saudara oleh dosa.

Yesus datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa, artinya pengrusakan manusia oleh dosa jauh lebih berbahaya daripada mengidap sakit kanker, sampai Tuhan sendiri turun dari Sorga untuk menyelamatkan manusia yang percaya kepada-Nya.

  • Kalau kamu tidak mengampuni orang yang bersalah kepadamu, maka Tuhan juga tidak mengampuni kesalahanmu.
  • Bisakah saudara bayangkan jika Tuhan tidak mengampuni kesalahanmu?
  • Setiap hari kita hidup di dunia ini hanya sehari waktunya, oleh sebab itu berhati-hatilah senantiasa selama kita menjalani kehidupan ini.
  • Oleh sebab itu kerjakan hari-hari kita seperti tidak ada hari esok.
  • Setiap hari kita harus belajar melepaskan ego kita, melepaskan semua kepentingan-kepentingan pribadi kita dan carilah Tuhan dengan sungguh-sungguh.
  • Kalau saudara melepaskan semua ego saudara, maka saudara baru bisa ikut Tuhan.
  • Selama engkau masih memiliki ego maka engkau tidak bisa mengikuti kemana Tuhan melangkah.

Filipi 3 : 10

3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

Ini artinya melepaskan ego.

Saudara belajar untuk mengenal Dia, bukan hanya sekedar tahu Dia.

  • Berapa banyak orang Kristen yang belajar mengenal Dia?
  • Berapa banyak orang Kristen yang hanya tahu siapa Tuhan Yesus?
  • Kalau saudara benar-benar telah mengenal Tuhan Yesus, saya yakin saudara tidak akan mau hidup sesuka hati saudara sendiri, karena pasti akan hidup berhati-hati.

Kalau saudara tidak belajar mengenal Tuhan, maka saudara akan terus menerus kembali kepada dosa lama yang membuat bejanamu bocor dan merusak masa depanmu.

  • Orang yang tidak memanfaatkan hari-harinya bagi Tuhan, maka dia jadi tidak bermanfaat bagi Tuhan.
  • Tokoh dalam Alkitab yang tidak memanfaatkan hari-harinya dengan baik bagi TUHAN adalah Salomo.
  • Awalnya Salomo mengenal TUHAN, tapi setelah hartanya banyak dia jadi lupa TUHAN.
  • Tokoh kedua, adalah Simson. Seharusnya Simson bisa bermanfaat bagi TUHAN lebih dari apa yang tercatat dalam Alkitab.

Bagaimana dengan saudara dan saya? Sebenarnya Tuhan mau pakai saudara lebih dari apa yang saudara lakukan sampai hari ini.

  • Permasalahannya kita tidak bisa di pakai oleh Tuhan untuk kemuliaan-Nya, kalau kita tidak berserah penuh kepada Tuhan.
  • Saudara tidak bisa dipakai oleh Tuhan kalau saudara tidak menyerahkan hidup saudara dengan sepenuh hati untuk Tuhan.
  • Saudara tidak pernah maximal bagi Kerajaan Tuhan, jika saudara tidak memaximalkan Tuhan di dalam saudara.
  • Saudara harus memaximalkan Tuhan di dalam saudara, barulah saudara bisa dipakai Tuhan secara maximal.

Meskipun saudara ibu rumah tangga, misalnya, saudara bisa dipakai Tuhan dengan cara Tuhan. Tapi permasalahannya saudara tidak mau dipakai Tuhan untuk kemuliaan-Nya.

  • Memang sulit sekali untuk dipakai Tuhan, oleh sebab itu manfaatkan waktumu dengan benar.
  • Simson tidak memanfaatkan waktunya dengan benar, akhirnya hidupnya bocor dan masa depannya pun hancur.
  • Salomo juga tidak memanfaatkan waktunya dengan benar, akhirnya hidupnya juga bocor dan masa depannya ikut hancur.

Saul juga tidak memanfaatkan waktunya dengan benar, akhirnya hidupnya hancur.

  • Saul terus menerus iri hati, kecewa dan benci seumur hidupnya.
  • Artinya seumur hidupnya dia habiskan hanya untuk hal yang sia-sia.
  • Seumur hidupnya dia habiskan untuk mengejar dan berusaha membunuh Daud, seharusnya Saul bisa “bermanfaat lebih” bagi Tuhan.

Sadarkah saudara kalau saudarapun bisa mengalami kehancuran hidupmu dan masa depanmu seperti para tokoh Alkitab itu?

Misalnya, situasi dan kondisi semua aspek kehidupanmu hari ini semua serba aman, serba ada, uangmu banyak, tubuhmu sehat sempurna, maka seharusnya inilah waktumu untuk membangun perkara rohani.

  • Tapi permasalahannya, ketika semua serba aman dan serba ada seperti Salomo, kemungkinan besar saudara tidak membangun perkara rohani tapi membangun perkara diri sendiri.
  • Tuhan mau kalau saudara diberi keamanan, bangunlah perkara-perkara rohani.
  • Sekalipun saudara belum aman, misalnya, bangunlah perkara rohani dengan ketidak-amananmu itu.
  • Baik tidak baik, waktunya kamu harus menjadi pemberita firman.

Hakim-hakim 3 : 7-11

3:7 Orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, mereka melupakan TUHAN, Allah mereka, dan beribadah kepada para Baal dan para Asyera.

Orang Israel ketika digencet, mereka mencari TUHAN, tapi ketika aman mereka melupakan TUHAN. Kecenderungan karakter manusia memang seperti ini.

Tapi saya percaya di Chosen Generation tidak ada yang seperti ini. Aman tidak aman, kita tetap mencari Tuhan.

3:8 Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel, sehingga Ia menjual mereka kepada Kusyan-Risyataim, raja Aram-Mesopotamia dan orang Israel menjadi takluk kepada Kusyan-Risyataim delapan tahun lamanya.

3:9 Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN, maka TUHAN membangkitkan seorang penyelamat bagi orang Israel, yakni Otniel, anak Kenas adik Kaleb.

3:10 Roh TUHAN menghinggapi dia dan ia menghakimi orang Israel. Ia maju berperang, lalu TUHAN menyerahkan Kusyan-Risyataim, raja Aram, ke dalam tangannya, sehingga ia mengalahkan Kusyan-Risyataim.

3:11 Lalu amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya. Kemudian matilah Otniel anak Kenas.

Kalau saudara baca kelanjutan ayat-ayat tersebut di atas, Israel berbuat kejahatan lagi.

  • Inilah tipikal manusia, ketika sudah banyak uang, ketika sudah aman dia pikir baru tenang mencari Tuhan. Tidak bisa seperti ini.
  • Kalau saudara menikmati dunia, maka saudara tidak akan senang pikul salib.
  • Banyak yang berkata kalau dia sudah diberkati, barulah mencari Tuhan.
  • Dengan sikap seperti ini saudara tidak akan diberkati sampai kapanpun.

Banyak yang berkata, kalau Tuhan telah memberkati saya, baru saya sungguh-sungguh di dalam Tuhan.

  • Jika prinsipmu demikian, maka sampai kamu masuk kuburpun kamu tidak akan diberkati.
  • Waktu dalam kondisi aman kita harus tetap bersyukur, puji Tuhan.
  • Jangan sampai tambah senang engkau hidup di dunia ini, maka tambah sulit engkau memikul salib.
  • Akibatnya saudara akan tidak suka dengan perkara-perkara rohani seperti doa, menyembah, dengar firman.
  • Pada titik tertentu saudara bisa bosan dengan perkara rohani.
  • Jika sudah demikian, maka bahaya sudah mengintip saudara, karena saudara sudah sampai tingkat membenci firman. Rohanimu benar-benar dalam bahaya.

Roma 14 : 17

14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Kerajaan Allah bukan soal perut, tapi soal damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Jadi Kerajaan Allah adalah perkara Roh Kudus.

  • Perkara Roh hanya bisa di dapat ketika saudara berjalan dalam Roh.
  • Ketika saudara punya uang apakah saudara punya damai sejahtera Tuhan didalam saudara?
  • Tidak ada, karena perkara daging hanya bisa dipuaskan dengan daging.
  • Perkara Roh hanya bisa dipuaskan dengan roh. Tidak ada cara lain.
  • Semakin intim saudara hidup di dalam Roh maka dagingmu semakin habis terkikis dan akhirnya mati.

Tadi pagi Tuhan berkata, “Firman Tuhan itu perkara Roh, tetapi gereja sekarang menjadikan firman Tuhan itu daging dan hanya sedikit yang berani menyatakan firman Tuhan itu perkara Roh”.

  • Mengapa demikian, karena yang mereka cari dalam firman Tuhan adalah berkat jasmaniah, mujizat-mujizat dan terobosan-terobosan yang bersifat duniawi.
  • Tetapi bagaimana saudara mau mendapatkan terobosan jika saudara tidak berjalan bersama Allah yang membawa terobosan?
  • Bagaimana kita bisa menerobos kalau kita tidak berjalan bersama Sang Penerobos? Mustahil, itu “pencuri” yang menerobos tanpa disuruh.

Saudara harus memberitakan kerohanian, bukan kedagingan. Terlepas ada janji Tuhan atau tidak, Tuhan berkata “carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, barulah semuanya akan ditambahkan”.

  • Bagaimana saudara mau dapat “yang akan ditambahkan” itu kalau saudara tidak pernah mencari Kerajaan-Nya dan Kebenaran-Nya?
  • Kita harus menjadikan firman Tuhan adalah perkara rohani bukan duniawi.
  • Kalau saudara menggunakan waktu saudara untuk mengejar perkara fana maka hidupmu akan menjadi fana.
  • Kalau saya mengejar Tuhan maka saya mendapatkan Tuhan yang kekal, tetapi kalau saya mengejar harta duniawi, itu sifatnya fana.
  • Jika saudara mengejar yang fana maka hidupmu akan fana dan yang fana tidak berharga di mata Tuhan.

Saudara dan saya harus mempergunakan waktu kita sebaik-baiknya, karena setiap hari saudara dan saya masuk dalam jalur perlombaan.

Jika saudara berlomba dengan benar, barulah saudara mendapat mahkota.

1 Korintus 9 : 24-25

9:24 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!

Hanya sedikit yang mendapat hadiah/upah/mahkota.

  • Kita semua berlari tapi permasalahannya apakah saudara akan mendapat hadiah?
  • Saudara semua akan mendapat hadiah.
  • Jika saudara berani berkata iya bahwa saudara akan mendapat hadiah, maka saudara harus berlari dengan benar, masuk di dalam aturan pertandingan yang benar.

9:25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

Setiap orang yang berlari dalam pertandingan harus menguasai dirinya supaya dapat mahkota. Mahkota adalah representative kerajaan.

  • Jika saudara mendapat mahkota, berarti saudara ikut memerintah.
  • Tetapi jika saudara tidak mendapat mahkota, berarti saudara tidak akan bisa ikut memerintah, hanya sebagai warga kerajaan saja.

Kita semua yang mengejar Tuhan dengan sungguh-sungguh akan mendapat mahkota, dan jika kita mendapat mahkota berarti kita Representative Kerajaan Sorga.

  • Kalau saudara tidak berhasil mendapat mahkota, berarti saudara bukan representative sorga.
  • Masalahnya, bagaimana mungkin saudara menjadi representative sorga jika cara hidupmu tidak mencerminkan sorga?
  • Bagaimana mungkin engkau bisa mendapat mahkota Kerajaan, jika gaya hidupmu tidak mencerminkan warga Kerajaan?
  • Jika gaya hidupmu sembarangan, bagaimana mungkin saudara bisa menjadi representative sorga?

Bisakah seorang “pengemis” dalam arti pengemis rohani menjadi Warga Kerajaan, yang kerjanya dari pagi sampai malam hanya meminta-minta terus kepada Tuhan?

  • Berapa lama saudara berdoa dalam sehari?
  • Jika saudara berdoa 40 menit minta sesuatu kepada Tuhan dan 20 menit sebelumnya mencari cara untuk konsentrasi, itu salah satu contoh yang namanya “pengemis rohani”.

Jika saudara bukan “pengemis rohani”, tetapi benar-benar “bangsawan rohani”, beranikah saudara “tidak minta-minta kepada Tuhan?”

  • Beranikah saudara bisa berkata, “saya percaya Tuhan saya hidup, saya percaya saya dijaga Tuhan, saya percaya saya dipelihara Tuhan, saya percaya dibimbing Tuhan, saya percaya saya dirawat Tuhan”.
  • Kalau saudara percaya bahwa saudara bangsawan Tuhan, dan saudara sampai ke tingkat itu, maka saudara tidak akan takut dengan hari depan saudara karena saudara berjalan dengan Tuhan.
  • Kalau saya berjalan bersama Tuhan, ada atau tidak ada makanan saya, saya tidak mau pusing karena makanan bukan perkara yang kekal, tetapi sesuatu yang fana.
  • Kalau saudara tahu itu fana, jangan mengejar yang fana karena kalau kamu mengejar yang fana maka kamu menjadi manusia fana.
  • Kamu harus mengejar yang kekal supaya kamu menjadi manusia kekal.

Mahkota Representative Kerajaan.

  • Berarti memperoleh mahkota sama dengan memperoleh kerajaan.
  • Kalau tidak mendapat mahkota, berarti tidak mendapat kerajaan.
  • Kalau saudara mau mendapat mahkota, hiduplah seperti warga kerajaan.
  • Jika saudara tidak mencari Tuhan, bagaimana mau mendapat mahkota?

Oleh karena itu, carilah Tuhan dengan sungguh-sungguh, berjalanlah di jalan yang benar bersama Tuhan, maka percayalah kamu pasti dijaga, dididik dan dipelihara oleh Tuhan.

  • Tuhan Yesus tahu saat kamu disakiti, karena Dia adalah Allah yang ikut merasakan.
  • Tuhan ada di dalammu dan kalau Dia ada di dalammu, pasti Dia bisa merasakan yang terjadi didalammu.

Seorang ibu yang mengandung, pasti menyatu dengan bayinya.

  • Kalau ibunya sakit, anaknya juga pasti ikut sakit dan sang bayi di dalam kandungannya itu juga ikut merasakan sakitnya si ibu.
  • Dapatkah saudara bayangkan jika Tuhan yang ada di dalam saudara?
  • Ketika saudara sakit, Tuhan juga merasakan dan Tuhan tidak mau saudara sakit, tetapi Tuhan mau saudara sehat.

Tapi permasalahannya, Tuhan melatih kita supaya kita lebih percaya kalau Dia ada di dalam kita dan Dia merasakan apa yang ada di dalam kita.

  • Ketika saudara banyak pergumulan, apakah Tuhan juga ikut merasakan pergumulan saudara?  Tuhan ikut merasakan.
  • Tetapi mengapa Tuhan tidak jawab doa saudara? Karena Tuhan sedang melatihmu untuk percaya dan itulah harga yang paling mahal.
  • Ingat! Saudara berada di arena pertandingan.
  • Jika saudara tidak benar-benar berlari maka saudara tidak akan mendapat mahkota.

Ibrani 12 : 1

12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Perhatikan baik-baik, ada kata “saksi” dan kata “diwajibkan”. Kalau “diwajibkan”, berarti saudara diharuskan masuk dalam arena pertandingan.

  • Saudara dipersiapkan Tuhan untuk mendapatkan mahkota.
  • Kalau saudara dipersiapkan Tuhan untuk mendapatkan mahkota berarti saudara dipersiapkan untuk bertanding.
  • Kalau seseorang ikut bertanding, berarti dia mempergunakan waktunya dengan benar agar bisa keluar sebagai pemenang.
  • Ketika saudara berlari dengan benar, pakai waktu dengan benar, tentunya saudara tidak akan menyia-nyiakan waktu saudara.

Ada kata “saksi” dan ada “dua pemahaman” tentang arti saksi :

  1. Saksi iman

Ibrani 11 : 35

11:35 Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.

Dalam ayat ini ada kata “kebangkitan yang lebih baik”, berarti ada kebangkitan yang biasa-biasa saja.

  • Hal ini berbicara tentang tingkat sorga, seberapa dalam engkau memberi dirimu dibentuk dan diproses oleh Tuhan.
  • Semakin kuat kamu menyalibkan dirimu, maka salib semakin menyatu dengan dirimu.
  • Semakin mantap kamu menyerahkan dirimu kepada Tuhan, maka salib semakin menyatu dengan saudara.
  • Tetapi tanpa kita menyerahkan diri kita, maka salib tidak bisa menyatu didalam kita. Hal ini untuk memperoleh kebangkitan lebih baik.

Kemah Suci adalah Replica Kerajaan Sorga, yang terdiri dari 3 bagian :

  1. Pelataran (Halaman).
  • Ruang Suci.
  • Ruang Maha Suci.

Gambar-1: “Kemah Suci”

Denah Kemah Suci

atau

Gambar-2 : “Denah Kemah Suci”

Saudara mau berada di posisi yang mana? Banyak orang Kristen yang merasa sudah puas dan bersyukur berada di Pelataran (Halaman).

  • Tapi kalau kamu memproyeksikan dirimu cukup berada di Pelataran saja, hati-hati dengan hidupmu karena posisimu tidak aman, sedikit saja engkau tergelincir maka engkau bisa terhilang.
  • Engkau harus memproyeksikan dirimu di Ruang Maha Suci, agar ikut memerintah bersama Tuhan dan kalau engkau tergelincir minimal masih bisa berada di Ruang Suci.
  • Saudara jangan berkata, “kalau begitu lebih baik berada di Ruang Suci saja, kalau tergelincir masih bisa berada di Pelataran”.

Kalau saudara berada di Ruang Suci, berarti saudara sedang mengalami proses pembentukan. Untuk menjelaskannya saya ibaratkan Kerajaan Sorga seperti Mesin Cuci.

  • Langkah pertama saudara buka mesin cuci, kemudian memasukkan pakaian kotor ke mesin cuci, berarti saudara sudah masuk ke Halaman.
  • Kemudian masukkan detergen, pewangi dan air, lalu di “giling” berarti saudara sudah masuk ke Ruang Suci.
  • Ketika pakaian di giling (ini yang namanya di proses) di Ruang Suci ini “kedaginganmu dimatikan” dan proses ini memang sangat menyakitkan.
  • Sakitnya lagi, meskipun kamu “disakiti orang”, saudara tidak boleh balas, sama halnya saat saudara ditampar pipi kiri harus beri pipi kananmu.
  • Ikut Tuhan menyakitkan dagingmu, tidak bisa seenaknya sampai engkau mati rasa, hingga ketika engkau di tampar sudah tidak berasa sakit lagi.

Mematikan kedagingan kita jauh lebih sulit dari sekedar menerima berkat Tuhan.

  • Saudara disembuhkan Tuhan dari sakit penyakit dan kelemahan, bagi Tuhan hanya seperti membalikkan telapak tangan saja.
  • Tetapi untuk mematikan “ego” kita, tidak seperti itu karena butuh waktu lama seumur hidup kita, bisa  seumur manusia 70 sampai 80 tahun.
  • Mematikan siapa “aku”, itu terjadi sampai kita kembali ke rumah Bapa, sampai kita tidak memiliki keinginan apa-apa lagi selain Tuhan.

Ibrani 11 : 36

11:36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.

11:37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.

Diantara kita semua apakah ada yang berpakaian kulit kambing? Tentu saja tidak ada.

  • Meskipun kamu sudah memakai pakaian yang bagus, tetapi kamu masih saja bersungut-sungut.
  • Apakah ada diantara kita yang pernah terancam mau di gergaji karena memberitakan Injil?
  • Kita yang tidak pernah terancam digergaji saja, masih bersungut-sungut.
  • Diantara kita tidak ada yang berpakaian kulit domba atau kulit kambing, tetapi kita masih saja mengeluh, “sakit Tuhan, kurangi Tuhan”.

11:38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.

Apakah dunia ini masih layak untuk kita huni? Jawabannya, sudah tidak layak lagi.

  • Sejak semula dunia ini tidak layak bagi kita, karena tempat kita di Sorga, dan dunia ini hanya tempat kita menumpang sementara.
  • Jika di dunia saudara memiliki damai sejahtera yang disediakan dunia, di Sorga saudara akan mengalami damai sejahtera 1000 kali lipat lebih dari yang saudara alami di dunia.
  • Bisa saudara bayangkan jika saudara sudah merasakan damai sejahtera Sorgawi, apakah saudara masih mau kembali ke dunia? Pasti tidak mau.
  • Para pemberita Injil zaman itu tidak punya tempat tinggal, tapi dimasa kini kita masih punya tempat untuk berteduh walaupun cuma mengontrak.
  • Kita masih punya rumah, kita masih punya tempat berteduh, tetapi masih banyak orang Kristen yang masih bersungut-sungut.
  • Kamu tidak bisa membawa rumahmu itu ke sorga, namun demikian tidak salah kalau Tuhan memberimu rumah selama kamu di dunia, tetapi carilah dahulu Tuhan.

Ibrani 11 : 39-40

11:39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.

Saya punya iman untuk mendapatkan semua yang saya imani, tetapi nyatanya tidak saya peroleh walaupun iman saya berkata pasti Tuhan berikan.

  • Janganlah kecewa bila kamu mengalami seperti ini, nanti begitu di sorga kamu akan mendapatkan apa yang kamu imani tersebut.
  • Selama didunia ini banyak dari mereka (pemberita Injil) itu yang sakit, dan mereka tidak memperoleh kesembuhan apa-apa, tetapi saat di sorga mereka pasti sembuh total, sehat sempurna.

11:40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Karena mereka adalah “saksi iman”, maka kita harus belajar dari cara dan gaya hidup mereka yang menjadi kesaksian.

  • Permasalahannya, kita tidak pernah belajar dari mereka dan kita tidak pernah menjadi saksi Tuhan dimanapun kita ditempatkan.
  • Kita tidak pernah menjadi saksi iman, karena kita terus sibuk dengan perkara dunia, kita terus sibuk dengan perkara diri kita sendiri, tetapi kita tidak sibuk dengan perkara rohani.
  • Saksi Penonton.

Ibrani 12 : 1

12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

“Marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita” artinya saudara masuk ke dalam pertandingan pasti banyak penonton.

Kalau saudara masuk kedalam pertandingan, tetapi tidak banyak penonton, bagaimana caranya engkau bertanding dengan benar, artinya :

  • Bagaimana kamu bisa menjadi contoh bagi orang lain sementara hidupmu tidak mencerminkan Kristus?
  • Bagaimana orang lain bisa berikan semangat bertanding, bila kamu tidak pernah semangat dalam ikut Tuhan?
  • Bagaimana orang lain bisa bersorak untukmu, kalau kamu bertanding tidak serius bahkan terkesan main-main saja?

Misalnya saudara punya “pemain idola” dalam suatu pertandingan, tetapi pemain idola saudara itu malas-malasan, pasti saudara cari idola lain yang lebih baik.

  • Demikian juga dengan diri kita, bagaimana orang lain bisa mencontoh saudara kalau hidup saudara tidak layak menjadi contoh yang baik bagi orang lain?
  • Ingat, ketika saudara membaca Kitab Perjanjian Lama, maka saudara akan menemukan istilah, “kamu datang dan kamu dengar”.
  • Tapi di Kitab Perjanjian Baru, Tuhan berkata, “kamu datang dan kamu akan melihat cara hidup-Ku”.
  • Kalau gaya hidupmu tidak beres, jangan harap engkau pantas menjadi contoh bagi orang lain.

Penonton berbicara juga mengenai saksi atau orang-orang yang melihat pertandingan saudara, mereka melihat gaya hidupmu yang benar. Saudara harus menanggalkan beban dan dosa yang begitu merintangi saudara.

  • Karena dosa adalah penghalang kemajuan saudara.
  • Karena dosa akan membuat masa depan saudara “bocor”.
  • Karena dosa akan membuat saudara bias, tidak focus pada garis finish.
  • Karena dosa bisa membuat saudara di diskualifikasi.

Misalnya kita berada dalam suatu pertandingan lari.

  • Kita semua yang ikut bertanding mulai bergerak dari garis start.
  • Bergerak lari mulai dari garis start harus dengan benar.
  • Larinya pun harus dengan benar.
  • Kalau cara larinya tidak benar, tidak sesuai dengan aturan pertandingan, maka bisa di diskualifikasi.

Demikian pula halnya dalam pertandingan rohani, agar kita dapat sampai finish sebagai pemenang.

  • Dalam Alkitab, Yesus sebagai Lord atau Tuan dan sebagai God atau Allah.
  • Yesus sebagai Tuan, berarti kita harus taat kepada-Nya.
  • Yesus sebagai Allah, berarti Dia adalah pusat penyembahan kita.
  • Kita tidak menyembah diri kita, tapi kita menyembah Allah yang hidup.

Pertanyaannya :

  • Sudahkah saudara menjadikan Yesus sebagai Tuan dan Allah saudara?
  • Sudahkah saudara menyembah Dia?
  • Saudara jangan hanya menyembah Tuhan pada hari Minggu saja, lalu Senin sampai Sabtu menyembah diri sendiri.
  • Sudahkah saudara menjadikan Yesus sebagai Tuan, yang artinya saudara taat kepada-Nya, dan beranikan saudara berkata, “Tuhan, apa yang Kau mau aku lakukan?” Inilah yang dimaksudkan dengan taat.
  • Saudara dan saya harus memandang diri kita masing-masing sudah mati terhadap dosa.

Roma 6 : 6

6:6 Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.

Artinya kita harus kembali kepada ciptaan Allah, yaitu segambar dan serupa dengan Allah. Bagaimana caranya supaya bisa kembali kepada ciptaan Allah semula?

  • Semua keinginan kita harus dimatikan.
  • Kita harus memandang diri kita “sudah mati terhadap dosa” dalam bentuk apapun.
  • Kalau saudara tidak melihat “dirimu sudah mati terhadap dosa”, maka engkau tidak akan pernah berhasil untuk mencapai kerinduanmu untuk hidup kudus.

Roma 6 : 11

6:11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya : bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Kamu sudah mati bagi dosa, tetapi kamu harus hidup bagi Kristus.

Beban bukan hanya “apa yang telah kita perbuat”, tetapi beban juga termasuk “trauma masa lalu”.

  • Trauma, kecewa, kepahitan, yang belum dibereskan akan menjadi beban bagi kita sampai hari ini.
  • Rasa takut, kuatir yang menghantui kita dari masa lalu, bisa menghalangi saudara maju dalam Tuhan.
  • Saudara harus segera bereskan semua itu.
  • Beban juga bisa terjadi karena saudara hidup dalam lingkungan yang berdosa.

2 Petrus 2  : 7

2:7 tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, —

Lot tinggal di lingkungan berdosa sehingga nuraninya teraniaya.

Kalau saudara terus menerus tinggal di lingkungan berdosa dan terus menerus menikmati lingkungan ini, maka suatu hari nanti engkau menjadi ikut jatuh dalam dosa.

  • Engkau harus melepaskan diri dari lingkungan berdosa ini.
  • Apakah Lot jatuh dalam dosa?  Iya. Akhirnya Lot jatuh dalam dosa juga karena cara hidup Sodom dan Gomora dibawa-bawa oleh Lot.
  • Beban dosa harus ditanggalkan supaya saudara bisa masuk dalam suatu pertandingan.
  • Waktu tidak pernah menjadi sahabat bagi kita, karena kita terus berpacu dengan waktu.
  • Bereskan dirimu dengan benar dan jadilah kudus, jangan asal-asalan dan berhati-hatilah sampai garis akhir, serta pakailah waktumu dengan benar.

Filipi 3 : 12

3:12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Apakah saudara sudah ditangkap oleh Kristus Yesus?

Jika saudara merasa sudah ditangkap oleh Kristus Yesus, mengapa saudara tidak terus menerus mengejarnya agar bisa mendapatkannya secara sempurna?

  • Paulus juga merasa sudah ditangkap Kristus, tetapi meskipun dia sudah ditangkap Kristus, dia masih mengejarnya supaya dia bisa mendapat-kannya secara sempurna.
  • Saudara tidak pernah menjadi manusia sempurna, kalau saudara tidak mengejar kesempurnaan.
  • Sebentar lagi tahun 2018 segera berakhir dan kita akan masuk ke tahun yang baru yaitu tahun 2019.
  • Tetapi jangan sampai pada tahun 2019 nanti, waktu saudara dihabiskan untuk hal yang sia-sia, yang tidak ada manfaatnya bagi kesempurnaan imanmu.

Ibrani 12 : 2

12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Yesus telah memimpin saudara dalam iman dan membawa iman saudara sampai ke tingkat sempurna, oleh karena itu focus saudara harus ditujukan hanya kepada Kristus, tidak boleh ada yang lain.

  • Kalau focus hidup saudara benar-benar hanya ditujukan kepada Kristus, barulah saudara mencapai kesempurnaan.
  • Saya tadi pagi melihat chanel discovery, kebetulan yang dibahas tentang anjing balapan.
  • Supaya mereka terpancing untuk balapan, maka didepannya di taruh boneka kelinci sehingga mereka mengejar kelinci itu.
  • Lalu ditengah pertandingan ada yang melempar kelinci lain, tiba-tiba anjing balap itu tidak focus lagi mengejar kelinci yang pertama, dan mereka pun mengejar kelinci yang baru muncul itu.

Bisa saudara bayangkan jika saudara tidak focus kepada Tuhan, apakah saudara bisa sampai ke garis akhir?

  • Yang tidak focus terancam di diskualifikasi, dan tidak sampai garis akhir.
  • Saudara focus kepada Tuhan, focus kepada salib, saudara kejar terus salib sampai saudara menyatu dengan salib.
  • Kalau saudara sudah menyatu dengan salib, maka saudara baru bisa berkata, “hidupku bukan milikku lagi, tapi Kristus yang hidup di dalamku”.

Saudara sudah tidak punya keinginan apa-apa lagi selain menyenangkan hati Tuhan.

Kalau saudara sudah sampai ke tingkat ini maka saudara baru siap dituai oleh Tuhan.

Filipi 3 : 14

3:14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Bagaimana caranya kita terus berlari sampai hari ini untuk memperoleh hadiah yang Tuhan sediakan yaitu mahkota representative sorga.

Apakah keuntungannya bila saudara focus kepada salib?

  • Ketika saudara focus kepada salib, maka saudara sudah tidak terpengaruh lagi dengan yang lain selain salib.
  • Percayalah kalau Allah ada bersamamu, maka Allah tahu apa yang kamu butuhkan dan Allah tahu apa yang kamu rindukan, bahkan sampai tingkat sempurna.
  • Ketika kamu tidak memintanya, Tuhan akan memberikannya.

1 Korintus 2 : 9

2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Sebelum kamu memintanya Allah sudah tahu apa yang kamu perlukan, berarti Allah adalah Allah yang Maha Tahu, Dia adalah Allah yang memahami.

Kalau Dia merasakan dan memahami saudara, mengapa saudara masih kuatir? Jawabannya, karena ego saudara masih dominan dalam diri saudara.

2 Timotius 2 : 5

2:5 Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.

Ada aturan main yang harus saudara taati.

Misalnya saudara ditempatkan pada satu jalur pertandingan lari cerat, apakah saudara boleh pindah jalur sesuai keinginan saudara?

  • Pindah jalur artinya saat saudara melihat hidup orang lain, saudarapun mengeluh, “Tuhan, dia enak hidupnya Tuhan; Tuhan, dia punya mobil bagus Tuhan; Tuhan, kenapa motor saya mesinnya mati-mati melulu, Tuhan?”
  • Tidak usah memikirkan orang lain, sekarang bagaimana caranya engkau masuk dalam jalur pertandingan itu dan engkau focus pada salib itu.

Tidak usah membanding-bandingkan hidup saudara dengan kehidupan orang lain.

  • Jangan pernah berkata, “Tuhan, dia diberkati, tapi mengapa saya tidak?”
  • Mengapa tidak boleh? Karena engkau pasti diberkati, asalkan engkau mau berjalan bersama dengan Dia, “Sumber Segala Berkat”.

Permasalahannya, engkau hanya menginginkan berkat-Nya tetapi tidak mau salib-Nya, bagaimana kamu bisa menikmati salib-Nya jika kamu masih focus pada daging?

  • Jangan berharap diberkati, jika engkau tidak ada kemauan untuk berjalan sesuai dengan jalan Tuhan.
  • Jangan berharap tangan-Nya terulur, jika engkau tidak pernah berjalan bersama dengan Dia.

Tuhan Yesus rindu agar di tahun 2019 yang segera kita masuki, kita semua benar-benar bertekad bulat untuk berjalan dalam jalan Tuhan. Oleh karena itu :

  • Maukah kita di tahun 2019, benar-benar menanggalkan cara hidup kita yang lama dan berjalan dalam jalan Tuhan?
  • Maukah kita di tahun 2019, benar-benar mempersiapkan diri untuk masuk dalam jalur pertandingan itu?
  • Maukah kita di tahun 2019, benar-benar focus kepada Tuhan, melupakan semua yang telah lalu, menanggalkan semua beban dosa kita?
  • Maukah kita di tahun 2019, benar-benar menyadari bahwa Allah yang ada di dalam kita adalah Allah yang merasakan apa yang kita rasakan, karena Dia adalah Allah yang sungguh-sungguh hidup dan adil luar biasa?

Kunci keberhasilan kita adalah, “apakah kita mau berjalan bersama dengan Dia?”

Saya rindu kita semua berhasil kembali kepada gambar Allah yang benar, atau kembali kepada wujud Allah yang sesungguhnya.

Kita tidak bisa menjadi seperti yang kita mau, tapi ijinkanlah Tuhan membentuk kita seperti yang Dia mau.

Amin.  Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

P1
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s