16 OKTOBER 2018 ANAK DOMBA DITENGAH SERIGALA (VIDEO)

Iklan

14 OKTOBER 2018 HATI NURANI BAG.2 (VIDEO)

7 OKTOBER 2018 – HATI NURANI BAG.1

PELAYANAN KAIN ATAU HABEL – 25 SEPTEMBER 2018

kh

Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati. (Ibrani 11:4)

 

PELAYANAN KAIN ATAU HABEL

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH SELASA, 25 SEPTEMBER 2018

=========================

SHALOM !

Dalam pendalaman Alkitab pada hari ini kita akan membahas tentang “Pelayanan Kain atau Habel”. Tuhan ingin mengajarkan tentang pelayanan Kain atau Habel yang perlu kita ketahui, supaya pada hari-hari mendatang, bukan hanya kita saja yang berubah, tapi pelayanan kita juga harus turut berubah dan bertambah berkenan kepada Tuhan.

Perubahan pelayanan yang harus kita capai adalah suatu pelayanan yang bersemangat, pelayanan yang murni dari dalam lubuk hati kita yang terdalam, tidak ada mengandung unsur ambisius pribadi, tidak ada mengandung unsur keinginan pribadi diri sendiri, karena hanya ada satu keinginan yang kuat, yaitu untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan kita Yesus Kristus.

Permasalahan Kain dan atau Habel bukan masalah materi persembahan mereka, tetapi masalah unsur manusianya, hati nurani mereka.

  • Banyak orang Kristen bahkan para hamba Tuhan berkata, kesalahan Kain yang utama, adalah karena dia “tidak mempersembahkan hewan”.
  • Kita harus ingat bahwa pada zaman dahulu memang sudah ada korban sajian, bukan hanya berupa tumbuhan tapi juga binatang.
  • Tapi mengapa korban persembahan Kain yang berupa hasil pertaniannya tidak diterima oleh TUHAN?

Persembahan Kain tidak diterima bukan karena dia “tidak mempersembahkan hewan”, tapi karena “hati Kain yang bermasalah”, sehingga persembahannya tidak diterima.

Ada juga yang berkata persembahan Kain tidak diterima karena “tidak mempersembah-kan yang terbaik”.

  • Sebenarnya Kain tahu persembahan yang terbaik, dan dia juga tahu harus mempersembahkan yang terbaik bagi TUHAN.
  • Habel adalah peternak, dan hasil dari ternaknya yang terbaik telah dia persembahkan untuk TUHAN.
  • Sedangkan Kain adalah petani dan saya yakin hasil pertaniannya yang terbaik dia persembahkan untuk TUHAN.

Jadi permasalahannya bagi Kain atau Habel, bukan pada materi persembahannya, tapi pada unsur manusianya, pada hati nurani mereka.

Kejadian 4: 4-5

4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Maka “TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya”, artinya TUHAN bukan hanya mengindahkan korban persembahan Habel, tapi yang utama adalah “hatinya Habel”.

Ada kata sambung dan.  Jadi Tuhan mengindahkan Habel atau “hatinya” Habel ter-lebih dahulu, baru korban persembahannya.

4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.

Dalam ayat ini juga ditulis “Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya”, bukan hanya korban persembahannya saja yang tidak diindahkan TUHAN, tapi lebih dahulu disebutkan “Kain” yang tidak diindahkan-Nya.

Dikatakan, “Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya”, karena secara pribadi Kain bermasalah dengan “hati-nya”, bukan korban persembahan-nya. Kain pasti memberikan korban yang terbaik, tapi Kain nya yang bermasalah karena ternyata “hati Kain menjadi sangat panas dan mukanya muram”.

Tuhan tidak peduli dengan apa yang saudara punya, dengan apa yang saudara bisa persembahkan untuk Tuhan, karena Tuhan tidak butuh uang, tapi yang Tuhan butuhkan adalah “hati kita untuk Tuhan”.

Keluaran 4 : 1-2

4:1 Lalu sahut Musa: “Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu?”

4:2 TUHAN berfirman kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: “Tongkat.”

Perhatikan baik-baik :

  • Tuhan tidak bertanya berapa uang yang kamu punya?
  • Tuhan tidak bertanya seberapa hebatnya kamu?
  • Tuhan juga tidak bertanya seberapa pintarnya kamu?
  • Tapi Tuhan bertanya, apa yang ada ditanganmu.
  • Apa yang ada pada kita itulah yang Tuhan mau kita persembahkan untuk Tuhan.

Tuhan tidak mencari apa yang tidak ada, tapi Tuhan mencari apa yang sudah ada pada kita saat ini.

  • Musa berkata bahwa dia hanya punya tongkat di tangannya.
  • Bayangkan hanya dengan tongkat saja dua juta orang bebal dibebaskan dari Mesir.
  • Hanya dengan tongkat Musa bisa membuat Firaun marah, dengan tongkat Musa bisa membelah lautan, dengan tongkat bisa membuat banyak mujizat.
  • Saat ini apa yang saudara punya? Saudara merasa saudara tidak punya uang tapi sebenarnya Tuhan tidak butuh uangmu.
  • Saudara masih punya nafas, masih bisa berjalan, masih kuat, itulah yang Tuhan mau saudara beri untuk Tuhan.
  • Tuhan mau saudara beri apa yang saudara punya hari ini.

Tapi permasalahannya kita selalu banyak perhitungan untuk Tuhan.

  • Tongkat di tangan Musa bisa TUHAN pakai untuk membebaskan dua juta orang lebih orang Israel yang tegar tengkuk.
  • Apa yang kita punya sekarang, bisa Tuhan pakai untuk memuliakan Tuhan.
  • Tuhan tidak butuh apa-apa, Tuhan hanya mau hati kita.

Permasalahan dari Kain adalah karena Kain sendiri yang bermasalah.

Kejadian 4 : 7

4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Kita bisa “mengobati” orang dengan senyuman kita, tapi kalau wajah kita cemberut terus pasti akan berdampak bagi orang-orang disekitar kita, sehingga mereka juga akan ikut cemberut.

  • Bagaimana mungkin kita bisa menjadi berkat bagi orang lain, kalau muka-mu saja sudah tidak memberkati orang?
  • Ingat! Kamu berharga di mata Tuhan, kalau kita tersenyum pasti semua juga ikut tersenyum.
  • Kalau saudara cemberut, maka semua juga ikut cemberut.
  • Saya berharap tidak ada wajah cemberut di Chosen Generation, karena orang yang berwajah cemberut, berarti “ada dosa yang siap menerkam dia”.
  • Bisa saudara bayangkan jika seorang suami bangun tidur mukanya sudah cemberut, bagaimana perasaan istrinya? Pasti sang istri mau masak apapun jadi tidak enak masakannya, kurang bumbu atau keasinan.

Dosa sebenarnya sulit ditaklukkan, dosa biasanya menguasai kita, tapi dosa harus ada di bawah kaki kita.

  • Bagaimana mungkin dosa bisa ada di bawah kaki kita, kalau wajah kita sudah tidak benar sejak dari bangun pagi?
  • Dari raut mukamu sudah dapat terlihat, bila kamu berbeban berat

Contoh : Saya lagi kesal dengan seseorang.

  • Kalau ada orang lain masuk menumpang mobil saya, saya bisa tersenyum.
  • Tapi begitu orang yang bikin saya kesal, tiba-tiba ikut masuk mobil saya, muka saya bisa langsung cemberut.
  • Ini menandakan hati saya sedang tidak beres.

Karena Kain tidak memberikan korban persembahan dengan hati tulus, masih banyak “ulat” dihatinya, maka korban persembahannya pun tidak diterima TUHAN.

Mengapa?

Karena Tuhan tidak membutuhkan korban persembahan itu, tapi yang Tuhan perlukan adalah siapa “aku” nya Kain, hatinya Kain dan juga “hati” kita semuanya.

Matius 9 : 13

9:13 Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

Yang Ku-kehendaki adalah saling mengasihi seorang dengan yang lain, dan “bukan persembahan”.

Saya ganti kata persembahan dengan kata “pelayanan”, sehingga menjadi “Yang Ku-kendaki adalah saling mengasihi seorang dengan yang lain. dan bukan pelayanan”.

Dalam Alkitab, Tuhan sering memakai perumpamaan 2 orang anak bersaudara, antara lain Kain dan Habel, serta Esau dan Yakub.

  • Esau dan Yakub menggambarkan Daging dan Roh.
  • Anak sulung dan bungsu menggambarkan Taurat dan Injil (Hukum Taurat dan Kasih Karunia).
  • Kasih karunia merangkul, tapi hukum Taurat menolak.
  • Taurat adalah hukum, supaya bisa melakukan hukum maka harus ada kasih karunia yang merangkulnya, barulah bisa masuk kedalam hukum.

Figur Kain dan Habel, menggambarkan tentang pelayanan kedua anak manusia ini, yaitu pelayanan Kain dan pelayanan Habel.

Jadi, Kain dan Habel, memberikan gambaran kepada kita tentang pelayanan :

  • Pelayanan Kain adalah pelayanan daging, yang tidak diterima oleh TUHAN.
  • Pelayanan Habel adalah pelayanan roh, yang diterima oleh TUHAN.

1 Samuel 15 : 22

15:22 Tetapi jawab Samuel: “Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.

Mempersembahkan korban dalam ayat ini berbicara tentang pelayanan, bahwa :

  • Mendengarkan itu jauh lebih baik daripada korban-korban.
  • Mendengarkan itu jauh lebih baik daripada pelayananmu,
  • Engkau mendengar tapi pelayananmu kacau, maka Tuhan tidak berkenan.
  • Engkau mendengar dan melayani, itulah yang Tuhan mau.

Kalau kata persembahan saya ganti dengan kata pelayanan, maka pelayan-an tidak ada artinya dibandingkan dengan belas kasihan.

Yesaya 1 : 13

1:13 Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.

Kalau saudara tidak melayani dengan sungguh-sungguh, maka pelayananmu tidak akan pernah berbau dupa yang harum bagi Tuhan, sebaliknya akan berbau menjijikkan di-hadapan Tuhan dan tidak disukai oleh Tuhan.

  • Pada dasarnya diri pribadi kita yang harus “benar” dulu, karena kalau diri kita tidak beres, maka pelayanan kita juga ikut tidak beres.
  • Hari Minggu tanggal 23 dan 30 September 2018 yang lalu kita membahas Masa Tribulasi (Masa Aniaya Besar).
  • Ingat! Tuhan Yesus memberitahukan bahwa dari seluruh umat Kristen diseluruh dunia, hanya sekitar 20% yang terangkat.
  • Perhatikan baik-baik, kalau orang-orang Kristen yang terangkat hanya sekitar 20% dari seluruh orang Kristen di seluruh muka bumi sekarang ini, berarti yang tertinggal dan berdiam di bumi setelah pengangkatan jumlah-nya sangat besar yaitu 80%.

Apakah kita sudah yakin akan termasuk dalam jumlah yang 20% diangkat tersebut?

Apa yang dimaksudkan dengan “persembahan?”

Pada zaman Kain dan Habel belum ada hukum. Ketika hukum datang hanya imam yang bisa mempersembahkan korban. Oleh sebab itu sebelum ada hukum, Kain dan Habel bisa mempersembahkan korban persembahan secara pribadi.

Saat ini kita ada di Zaman Anugerah, saudara telah ditebus Tuhan Yesus dengan darah-Nya yang menjadikan saudara sebagai Imamat yang Rajani.

  • Setelah saudara ditebus Tuhan menjadi imam-imam Allah, maka saudara-lah yang harus mempersembahkan korban untuk Tuhan.
  • Itulah sebabnya “persembahan” sama dengan “pelayanan”.
  • Pelayanan yang dimaksud adalah pelayanan roh, seperti pelayanan yang dilakukan Habel.
  • Jadi Kain dan Habel, berbicara mengenai 2 jenis pelayanan.

Kain dan Habel, keduanya sama-sama berstatus anaknya Adam. Tapi pelayanan Kain di-tolak TUHAN, sedangkan pelayanan Habel berkenan kepada TUHAN.

  • Sekarang bagaimana dengan pelayanan kita pribadi lepas pribadi?
  • Status saudara dan saya sudah pasti sama-sama anak Tuhan, tapi pelayanan saudara dan saya belum tentu sama, pelayanan siapa yang di terima Tuhan atau tidak diterima Tuhan?
  • Misalnya saya berkhotbah sekarang, bila hati saya tidak beres, belum tentu pelayanan saya diterima Tuhan.

Pelayanan itu harus dengan hati yang tulus.

  • Kain dan Habel sama-sama berstatus anak Adam, tapi korban persembahan salah satunya ditolak.
  • Kalau saudara berstatus anak Tuhan, maka saudara harus bertingkah laku sebagai anak Tuhan, dan saudara juga harus berbuat seperti yang Bapa-mu di Sorga kehendaki.

Yohanes 8 : 44

8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Iblislah bapamu, karena kamu melakukan apa yang dikehendaki oleh iblis.

Kalau kita melakukan apa yang Tuhan mau maka Bapa kita adalah Bapa di Sorga.

Untuk bisa masuk ke Sorga, statusmu bukan hanya sekedar menjadi anak Tuhan dan bukan juga sekedar ikut pelayanan, tapi yang Tuhan mau adalah pelayanan yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

  • Pelayanan Kain dan Habel cenderung sama jika dilihat dengan mata, tapi yang membedakannya adalah “motivasi dan sikap hati”
  • Motivasi dan sikap hati kita hanya Tuhan yang tahu.
  • Pelayanan adalah sesuatu yang baik dan indah, tapi jangan dicemari dengan motivasi dan sikap hati yang salah.
  • Motivasi yang salah, lahir dari “ego” yang merupakan sifat kedagingan.

Pelayanan Kain adalah pelayanan ego yang sarat dengan motivasi-motivasi yang salah.

  • Pelayanan ego dengan motivasi yang salah dari saudara, akan terlihat ketika pelayananmu ditolak Tuhan.
  • Jika engkau menyampaikan idea dalam pelayanan lalu ditolak, sehingga menyebabkan mukamu menjadi muram, berarti pelayananmu salah.
  • Jika demikian, berarti motivasimu belum beres dalam melayani.
  • Ego saudara akan tampak ketika pelayananmu ditolak, tidak diindahkan Tuhan atau kamu tidak dianggap.
  • Ketika engkau tidak dianggap, dan membuat engkau cemberut dan marah, berarti motivasi pelayananmu belum beres.

Jika ada rasa kecewa didalam melayani, berarti pelayananmu masih pelayanan Kain.

  • Idea saudara belum tentu dari Tuhan, bisa juga dari jiwa.
  • Pelayanan adalah dari Tuhan, berarti ada unsur roh tidak ada unsur jiwani.
  • Jika saudara menyampaikan idea tapi ditolak dan engkau kecewa maka bertobatlah, berarti pelayananmu masih pelayanan Kain yang tidak di anggap oleh Tuhan, tidak diindahkan oleh Tuhan.
  • Dalam pelayanan harus ada unsur merendah diri, menjadi hamba atau memperhambakan diri kepada Tuhan.

Kalau saudara masih sering kecewa, sering bersungut-sungut dalam melayani, berarti pelayananmu masih pelayanan Kain, dan berarti pelayananmu belum beres.

Yohanes 13 : 4

13:4 Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya

Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya, artinya “mempermalukan” diri sendiri atau merendahkan diri.

Jika saudara siap melayani, berarti saudara siap dipermalukan, siap direndahkan, siap ditolak, dan siap tidak dianggap. Itulah pelayanan Habel.

  • Kita harus tetap mawas diri, karena kenyataannya masih banyak unsur Kain dalam pelayanan kita.
  • Kalau saudara sudah dianggap penting oleh orang lain, jangan menganggap dirimu penting dan jangan jual mahal dalam pelayanan.
  • Kalau saudara dibutuhkan, jangan jadi semau-maunya dalam melayani, tapi justru saudara harus memperhambakan diri lebih lagi bagi Tuhan.
  • Itulah pelayanan Habel dan pelayanan Habel adalah pelayanan yang rela menyerahkan hidup bagi Tuhan.

Tadi pagi Tuhan berkata “Tuhan akan membawa Chosen Generation ke suatu dimensi yang lain, ke dimensi yang lebih baik, tapi kamu semua harus menjadi satu”,

  • Apabila kita sudah menjadi satu, maka kita pasti kuat, barulah akan terjadi gerakan besar di Chosen Generation.
  • Yaitu gerakan pencurahan Roh Kudus besar-besaran akan terjadi di Chosen Generation.
  • Terobosan demi terobosan akan terjadi, tapi terlebih dahulu jadilah kamu satu sebagaimana Aku dan Bapa, adalah satu.

Yohanes 17 : 21

17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Kita harus menjadi satu barulah terjadi terobosan.

Maukah kita pegangan tangan dan mempersatukan hati kita untuk mem-perhambakan diri bagi Tuhan? Tidak ada unsur ego lagi.

Yohanes 13 : 5

13:5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.

Kalau saya membasuh kaki saudara, berarti posisi saya harus lebih rendah dari saudara. Itulah yang namanya merendahkan diri.

Tapi kalau saya membasuh kaki saudara, lalu saya mengangkat kaki saudara dan saya tetap dalam posisi berdiri, berarti saya tidak mau merendahkan diri.

Lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya.

Pinggang yang diikat dengan kain artinya kebenaran

Jika saudara punya kebenaran, maka kebenaran yang ada padamu akan membersihkan orang-orang di sekitarmu.

  • Jika saudara tahu kebenaran, maka pelayanan saudara harus merendahkan diri supaya Tuhan bisa ditinggikan.
  • Selama saudara tidak mau merendahkan diri dalam pelayanan, maka dalam pelayanan saudara tersebut Tuhan juga tidak bisa ditinggikan.
  • Paulus berkata, “Walaupun kamu menyerahkan dirimu untuk dicabik-cabik, walaupun kamu menyerahkan dirimu sampai darahmu dicurahkan tapi kalau tidak ada kasih, percuma semuanya dan tidak ada artinya”.
  • Meskipun saudara pelayanan dari Senin sampai Senin, meskipun kamu melayani selelah apapun, tapi kalau tidak ada kasih untuk orang lain maka pelayananmu tidak ada artinya.

Ingat! Dasar dari pelayanan adalah KASIH.

Yohanes 13 : 6-11

13:6 Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: “Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?”

13:7 Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.

Engkau akan mengerti apa artinya ketika Roh Kudus turun ke atasmu.

  • Roh Kudus sudah turun ke atas kita, tapi kita belum pernah tahu apa artinya pelayanan, karena kita masih meninggikan harga diri kita, masih mening-gikan gengsi kita.
  • Hal ini berbahaya didalam pelayanan, karena akan ada racun yang masuk ke dalam pelayanan kita.
  • Saya berbicara seperti ini karena Tuhan menegur saya tadi pagi, supaya kita berbalik ke jalur Tuhan.
  • Kita bereskan diri kita sampai kita benar-benar melayani dengan tulus, siap di lecehkan, siap dihina, siap tidak dianggap, siap direndahkan dan siap segala-galanya.

13:8 Kata Petrus kepada-Nya: “Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.” Jawab Yesus: “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.”

Kamu tidak akan mendapat bagian didalam Aku, jika Aku tidak membasuh kakimu, artinya kalau Aku tidak merendahkan diri dihadapanmu, maka kamu tidak tahu apa artinya melayani Tuhan dengan benar.

Justru karena Tuhan telah merendahkan diri dihadapanmu, jadi kamu tahu bahwa kamu juga harus merendahkan diri dihadapan sesamamu. Saya minta kita dengar khotbah ini dan kita serap juga.

Yohanes 13 : 9 -11

13:9 Kata Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!”

Jangan hanya kakiku saja Tuhan, tapi basuh tangan dan kepalaku juga, basuh aku seluruhnya Tuhan.

13:10 Kata Yesus kepadanya: “Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua.”

Kalau kamu sudah mandi, artinya kalau kamu sudah menerima Aku sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadimu, berarti kamu sudah bersih.

  • Tapi didalam setiap langkah perjalanan hidupmu, kamu sudah pasti telah mengotori kakimu.
  • Oleh karena itu kakimu saja yang harus dibasuh dan melalui pelayanan, kita saling membersihkan kaki sesama kita.
  • Jadi saudara sudah bersih, tapi selama perjalanan hidup kita, kita banyak berbuat kesalahan.
  • Oleh karena itu kita harus merendahkan diri di hadapan Tuhan, supaya Tuhan bisa membersihkan seluruh kehidupan kita lagi.

13:11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: “Tidak semua kamu bersih.”

Pelayanan adalah untuk membersihkan bagian terkotor dari seseorang.

  • Kalau saudara melayani, saudara harus menerima bagian terkotor dari seseorang dan dengan kasih Tuhan yang ada pada saudara, maka saudara harus membersihkan orang tersebut.
  • Inilah yang dimaksud pelayanan.
  • Kadangkala kita bertemu orang yang menjadi batu sandungan bagi kita, tapi tergantung dari kita sendiri, kita menganggap dia sebagai batu sandungan atau batu loncatan.
  • Jika kita menganggap dia sebagai batu sandungan, maka kita akan jatuh karena dia, tapi bila kita menganggapnya sebagai batu loncatan, maka kita bisa “berpijak” pada dia sebagai batu loncatan, sehingga kita bisa meloncat lebih tinggi lagi melalui orang itu.

Di dalam hidup saudara adakah orang-orang yang sangat menjengkelkan saudara?

  • Penilaian terhadap orang itu positip atau negatip, tergantung dari sudut pandang saudara, apakah saudara menganggap orang itu sebagai batu sandungan atau sebagai batu loncatan?
  • Kalau saudara berkata dia batu sandungan bagi saudara, maka saudara akan jatuh karena dia, karena saudara tidak akan pernah berdamai dengan orang itu.
  • Tapi kalau saudara anggap orang ini sebagai batu loncatan, maka saudara akan sabar terhadap dia dan Tuhan akan terus melatih kesabaran saudara melalui orang-orang yang aneh seperti itu.

Yohanes 13 : 13-17

13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan

Yesus berkata, memang Aku lah Guru dan Tuhan. Orang yang melayani pasti menyebut Yesus sebagai Guru dan Tuhan.

Jadi saudara yang melayani akan menganggap Yesus sebagai Guru dan Tuhan.

13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;

Kamupun harus wajib saling membasuh kaki, artinya kamu harus saling membersihkan satu dengan yang lain.

13:15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.

Kamu harus berbuat yang sama seperti yang telah Ku-perbuat kepadamu.

Tuhan telah memberikan teladan kepada saudara dan saya, supaya kita melaku-kan sesuatu sesuai teladan itu.

Kata-kata pada ayat ini sebenarnya mudah sekali di cerna, tapi mengapa jadi begitu sulit dilakukan?

13:16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.

Seorang hamba, tidak lebih tinggi daripada Tuannya. Kalau Tuannya bersedia membasuh kaki hambanya, mengapa saudara tidak mau membasuh kaki sesama?

  • Mengapa kita lebih baik membenci?
  • Mengapa kita lebih baik marah karena dia?
  • Mengapa kita lebih baik mengotori kaki kita?

Yohanes 13 : 17

13:17 Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.

Jikalau kamu tahu semua ini, berbahagialah jika kamu bisa melakukannya, artinya bila kamu mengerjakannya barulah kamu bisa disebut berbahagia?

Pertanyaannya :

Apakah kita sudah bisa disebut berbahagia?

Pelayanan Kain adalah pelayanan yang mengharapkan imbalan, harus ada “take and give”-nya.

Kejadian 4 : 5-7

4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.

Kain menjadi sangat panas hatinya ketika ternyata persembahannya ditolak TUHAN.

  • Hal ini menandakan hatinya Kain mengharapkan adanya “take and give”.
  • Sehingga ketika persembahannya ditolak, Kain menjadi marah.
  • Bagaimana perasaan saudara jika persembahan saudara ditolak Tuhan, seperti yang dialami Kain? Apakah saudara juga kesal kepada Tuhan?
  • Saya bicara hal ini bukan untuk saudara saja, tapi untuk diri saya juga, karena saya masih jauh dari sempurna tapi saya mau menjadi sempurna.

Kita semua lagi belajar, ayo kita sama-sama bergandengan tangan untuk menjadi sempurna.

4:6 Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?

Ketika hati kita panas, ketika hati kita marah, maka muka kita juga akan terlihat muram.

4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Apakah mukamu tidak akan berseri-seri, jika kamu telah berbuat baik?

  • Kalau kamu tidak berbuat baik, maka kamu tidak bisa benar dihadapan Tuhan.
  • Ketika yang kita lakukan ditolak oleh orang lain, bagaimana sikap kita?
  • Jika kita masih kesal, berarti motivasi kita masih salah.

Pelayanan itu harus mengikuti aturan Allah, bukan “aku”nya kita yang mengatur.

  • Kepintaran dan pengatahuan kita sangat terbatas, tapi pengetahuan Tuhan sempurna.
  • Oleh sebab itu pelayanan harus mengikuti aturan Allah, bukan aturan kita.
  • Semua orang mau memberi yang terbaik menurut takaran dirinya sendiri.
  • Kalau untuk Tuhan, pasti kita maunya memberi yang terbaik, tapi terbaik menurut siapa? Menurut saudara atau menurut Tuhan?
  • Kalau menurut Tuhan, maka kita harus terima juga penolakan-Nya.

Amsal 14 : 2

16:2 Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHAN-lah yang menguji hati.

Menurut diri saya sendiri, saya baik, tapi menurut Tuhan belum tentu saya baik.

  • Menurut saya, saya sudah mati-matian untuk Tuhan, tapi menurut Tuhan saya belum seberapa bagi Tuhan, karena saya melayani masih malas-malasan, masih ada tarik ulur.
  • Tapi kalau saudara ke Mall pasti “ontime”, saudara pergi buru-buru penuh semangat, tapi kalau melayani waktunya masih “tunggu sebentar”.
  • Tambah hari tambah berlambat-lambat dan bertambah malas.
  • Inikah yang disebut pelayanan?

Pelayanan rentan dengan gesekan.

1 Korintus 11 : 19

11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Terjemahan tersebut diatas yang menggunakan kata “perpecahan” sebenarnya kurang tepat. Seharusnya menggunakan kata “pergesekan” akan lebih cocok, sehingga ayat ini berbunyi :

“Sebab di antara kamu harus ada pergesekan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji”.

Diantara kita memang “harus ada pergesekan”, supaya nanti bisa dilihat siapa yang pelayanannya murni dan siapa yang tidak.

1 Korintus 3 : 14

3:14 Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

Jika pekerjaan yang saudara bangun tahan uji, walaupun ada pergesekan tapi saudara tetap bertahan, tetap setia, mukamu tetap tersenyum, maka barulah ada upahnya.

  • Tapi kalau ditengah pergesekan mukamu muram, maka tidak ada upahnya.
  • Pelayanan Kain adalah pelayanan yang sarat dengan daging atau ego, yang akhirnya jadi pelayanan pecundang, mudah kecewa, mudah mundur, dan tidak tahan uji.
  • Kalau masuk dalam pelayanan seperti ini, Tuhan-pun ditentang karena ego pribadi masih dominan.
  • Kalau ego pribadi masih dominan, Tuhan-pun menjadi korbannya.

Saya lebih banyak membahas tentang pelayanan Kain dibanding Habel, karena hidup Habel saja singkat.

Hidup Habel sangat singkat sekali, tapi hebatnya Tuhan membandingkan darah-Nya dengan darah Habel, karena pelayanannya sarat pengorbanan.

Kejadian 4 : 9

4:9 Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?

Kain sebenarnya kurang ajar. Dia sudah membunuh Habel, tapi menjawab Tuhan dengan kasar dan seenaknya “memang aku penjaga adikku?”

Pelayanan seperti ini tidak akan masuk dalam rumah Tuhan, karena motivasinya tidak beres, sikap hatinya tidak beres, semua yang dilakukan masih tidak beres.

Kolose 3 : 23

3:23 Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia

Saudara mengerjakan segala sesuatu hanya untuk Tuhan. Saudara datang pelayanan hanya untuk Tuhan, bukan untuk siapa-siapa, bukan untuk Chosen Generation, bukan untuk Gembala.

  • Kalau kamu datang pelayanan untuk Tuhan, maka mukamu harus berseri-seri, harus ceria, karena kamu melakukannya untuk Tuhan.
  • Pelayanan saudara harus di focus-kan kepada Allah, bukan manusia.
  • Allah tidak patut menerima pelayanan kita yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya.

Pelayanan adalah belajar memperhambakan diri, jangan berusaha menjadi tuan, jangan berusaha untuk di dengar dan janganlah berusaha untuk di-“tuan”-kan.

Jadilah yang paling bawah didalam pelayanan.

Jika saudara bertanya, Tuhan, saya harus berbuat apa?  Tuhan berkata,“kamu tidak usah berbuat apa-apa, cukup menyapu dan mengepel saja”. Bersediakah kamu mengerjakan pekerjaan yang hina? Tapi yang kamu anggap hina, tidaklah hina dimata Tuhan.

  • Tidak ada satupun pelayanan yang hina di mata Tuhan.
  • Pelayanan yang hina, justru ketika kita mau pelayanan yang hebat-hebat.
  • Ada pendeta besar yang terkenal, lalu saya mau saingan dengan dia.
  • Tidak bisa, karena Tuhan mempercayakan jemaat ratusan ribu kepada dia, bukan kepada saya.
  • Tuhan mempercayakan saya jemaat yang ada sekarang dan saya bersyukur.
  • Yang penting bagaimana caranya saya membagikan berkat untuk saudara.

Membagikan berkat bukan hanya ketika saya khotbah di mimbar, tapi keseharian hidup saya harus menampilkan muka yang berseri untuk saudara.

Pelayanan Habel adalah pelayanan yang motivasinya benar dan dengan pengorbanan, tapi tanpa tuntutan.

Ibrani 12 : 24

12:24 dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.

Darah pemercikan berbicara lebih kuat dari pada darah Habel artinya pelayanan Habel disamakan dengan pelayanan Yesus, tapi pelayanan Yesus lebih kuat.

  • Jadi pelayanan Habel menjadi teladan bagi kita semua di dalam pelayanan di akhir zaman sekarang ini.
  • Pelayanan Habel adalah pelayanan yang rela diperlakukan dengan tidak adil, dan selalu berpikir positif.

Kejadian 4 : 8

4:8 Kata Kain kepada Habel, adiknya : “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Habel melihat muka Kain sudah tidak beres, tapi Habel tetap berpikir positif dan ikut Kain ke padang. Ketika tiba di padang, tiba-tiba Habel dipukul oleh Kain.

Pelayanan Habel adalah pelayanan yang rela berkorban, rela diperlakukan dengan tidak adil, tapi tetap berpikir positif.

  • Inilah pelayanan yang Tuhan mau.
  • Banyak orang yang bingung ketika baca Kejadian 4 : 13.

Kejadian 4 : 13-15

4:13 Kata Kain kepada TUHAN: “Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.

4:14 Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.”

Pelayanan yang tidak berkenan kepada Tuhan, adalah “pelayanan yang terusir dari hadapan Tuhan”.

4:15 Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapa pun yang bertemu dengan dia.

Hukuman Kain begitu berat, tapi TUHAN meringankan hukuman bagi Kain.

Wajarkah TUHAN meringankan hukuman atas Kain?

Mungkin kita akan berpikir, hukuman itu tidak wajar, karena Kain telah membunuh adiknya Habel.

Ternyata penggunaan kata “hukuman” pada Kejadian 4 : 13 “salah terjemahan” dan sama dengan di Mazmur 51 : 4

Mazmur 51 : 4

51:4 Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!

Kata “hukuman” yang dipakai sama dengan kata “kesalahan”.

Mazmur 51 : 7

51:7 Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku

Kata “kesalahan” sama dengan kata “hukuman”.

Mazmur 51 : 11

51:11 Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!

Kata “kesalahan” sama dengan kata “hukuman”.

Yesaya 53 : 5-6

53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Kata “kejahatan” sama dengan kata “hukuman atau kesalahan”.

53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Kata “kejahatan” sama dengan kata “hukuman”.

Kejadian 4 : 13

4:13 Kata Kain kepada TUHAN: “Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung

Jadi sebenarnya perkataan dari Kain : “Kesalahanku itu sudah sangat besar TUHAN, sudah tidak terampuni”.

  • Setelah Kain berkata seperti itu, TUHAN langsung meringankan hukuman Kain.
  • Tapi dalam Alkitab kita, diterjemahkan “TUHAN, hukumanku jauh lebih besar dari pada yang dapat kutanggung”. Itu terjemahan yang salah fatal.
  • Jadi kata “hukuman” seharusnya memakai kata “kesalahan atau kejahatan”.
  • Setelah Kain mengakui kesalahannya sudah tidak bisa terampuni, barulah TUHAN meringankan hukumannya.
  • Artinya Tuhan mencari pertobatan kita hari-hari ini.

Apakah pelayanan kita sudah benar seperti “Pelayanan Habel” atau masih kacau seperti “Pelayanan Kain”?

  • Kalau pelayananmu masih kacau, segera ambil keputusan dan bertobatlah dengan sungguh-sungguh.
  • Kalau kamu melayani bermalas-malasan, bertobatlah sungguh-sungguh.
  • Kalau kamu melayani kurang serius, bertobatlah sungguh-sungguh.
  • Kalau mukamu melayani masih muram, bertobatlah sungguh-sungguh.
  • Kalau kamu masih suka marah-marah, bertobatlah sungguh-sungguh.
  • Kalau kamu masih gampang kecewa kepada orang, bertobatlah sungguh-sungguh.

Tadi pagi Tuhan mengajarkan hal ini kepada saya, supaya jemaat Chosen Generation mengerti kebenaran, serta menjadi jemaat yang berseri-seri dihadapan Tuhan.

1 Yohanes 3 : 12

3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.

Ada yang bisa tahu takaran benar dan jahatnya dimana? Takaran kebenarannya dilihat dari kebenaran Allah, dan bukan kebenaran kita.

  • Saya tidak bisa menghakimi saudara dengan menilai pelayanan saudara salah atau benar.
  • Tapi sikap hati saudaralah yang menentukan pelayanan saudara benar atau salah.
  • Kalau sikap hatimu salah, akhirnya terjadilah seperti 1 Yohanes 3 : 15.

1 Yohanes 3 : 15

3:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.

Kalau kita marah atau membenci saudara kita sendiri, maka kita seorang pembunuh dan tidak ada seorang pembunuh yang memiliki hidup yang kekal didalam dirinya.

  • Tidak boleh ada kebencian dan kekecewaan, apalagi didalam pelayanan.
  • Kita harus benar-benar berubah dengan memperbaiki diri, kita benar-benar membereskan hidup kita dan pelayanan kita dihadapan Tuhan, supaya suatu hari nanti kita benar-benar mendapat mahkota kehidupan.

Hari Minggu yang lalu kita sudah membahas tentang Masa Tribulasi, saya tidak mau salah satu dari kita mengalami Masa Tribulasi, tapi saya merindukan kita semua terangkat di awan-awan berjumpa dengan mempelai kita Yesus Kristus.

  • Dalam pelayanan, kita masih jauh dari baik, bahkan pelayanan kita sering terkontaminasi dengan pelayanan Kain.
  • Kita masih banyak menuntut, banyak kecewa, sering tersinggung, masih sering ingin di dengar tapi sulit mendengar, masih sering tidak mau ditegur tapi maunya menegur.
  • Saya rindu kita semua masuk dalam pelayanan Habel yang rela berkorban, siap mati untuk Tuhan, menyerahkan segala-galanya untuk Tuhan dan hidup bagi kemuliaan Tuhan.

Dalam nama Tuhan Yesus, kita semua pasti sampai ke tingkat itu.

Kita harus benar-benar menjadi hamba, memperhambakan diri satu dengan yang lain, jangan menjadi tuan satu dengan yang lain.

Ingat! Jika saudara diberi kesempatan melayani hari ini dengan tulus seperti pelayanan Habel, berarti saudara sedang mengumpulkan material untuk membangun rumahmu di sorga.

Silahkan saudara bayangkan, bila saudara melayani-Nya dengan bermalas-malasan.

  • Nanti yang dibangun bisa rumah ayam, karena materialnya tidak benar.
  • Saudara jangan berpikir tidak masalah rumah ayam, yang penting masuk sorga, tapi saudara harus berpikir positip bahwa saudara akan mendapat yang terbaik dari Tuhan.

1 Petrus 2 : 5

2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Saya tidak bisa pelayanan sendiri, saya membutuhkan saudara semua. Kalau saya mem-butuhkan saudara, apalagi Tuhan pasti membutuhkan saudara untuk melayani.

  • Ayo sama-sama kita berpegangan tangan untuk membangun rumah rohani, untuk membangun rumah Tuhan yang kuat, gagah dan indah.
  • Tapi kita harus melayani dengan benar, dengan tulus dan ikhlas.

Karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah, apakah engkau sudah berkenan kepada Allah? Pertanyakan hal ini pada diri kita sendiri :

  • Apakah saya sudah melayani dengan pelayanan Habel?
  • Apakah saya masih melayani dengan pelayanan Kain?
  • Apakah saya masih ada motivasi dan sikap hati yang tidak beres didalam pelayanan saya?
  • Apakah saya sering kecewa dan sering marah-marah?
  • Apakah muka saya sering tidak berseri-seri dan suka merengut?

Mulai hari ini, perbanyaklah senyuman seorang dengan yang lain.

Amin.  Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

Warta 14 Oktober 2018 TERBANG TINGGI ATAU TERBANG RENDAH

WhatsApp Image 2018-10-12 at 23.00.33

TERBANG TINGGI ATAU TERBANG RENDAH

 Seekor burung Rajawali dewasa memiliki panjang sayap yang bisa mencapai 3 meter menjadikan burung Rajawali satu-satunya burung yang bisa terbang mencapai ketinggian mencapai 11.500 meter diatas permukaan tanah. Dengan kemampuan terbang sedemikian tinggi berarti hanya burung Rajawalilah yang mampu terbang melewati badai. Selain itu burung Rajawali juga memiliki sudut pengelihatan mencapai 300 derajat dan mampu memperbesar pandangannya sampai 8 kali yang berarti dalam jarak pandang 4.500 meter dia masih dapat melihat dengan jelas mangsanya. Satu lhal lain yang kita wajib ketahui adalah cara terbangnya, burung Rajawali adalah burung yang terbang melawan arus angin atau melawan arus. Semakin dia melawan arus semakin tinggi terbangnya.

Tidak salah jika Tuhan mengambarkan pribadiNya seperti Rajawali, dengan sayap yang besar mendukung, mengawasi dan memimpin kaum percaya kepada kemulian dan kebenaran (Ulangan 32:11-13). Dia membawa kita lepas dari ilah lain, Dia menuntun kita ketempat tinggiNya, yang berarti  Dia memimpin kita pada kehidupan yang beribadah dan intim denganNya. Dengan jarak pandang yang tajam dan luas Dia juga memperhatikan kita dan tidak akan membiarkan kita mengalami sesuatu melebihi kemampuan kita. Atas dasar apa lagi kita mengeluh dan tidak percaya kepadaNya jika kita taat dan bersedia ikut Dia kemanapun.

Selain itu saudaraku Tuhan juga mengambarkan kita kaum percaya laksana Rajawali, semakin dewasa kita dalam iman semakin tinggi kita mampu terbang dan melayang. Semakin dewasa kita semakin kita intim denganNya. Dan keintiman denganNya akan membawa kita terbang melewati berbagai badai kehidupan ini dan selalu mendapat kekuatan yang baru tanpa pernah menjadi lesu dan juga tanpa menjadi lemah (Yesaya 40:31).

Saudaraku, bagaimana caranya agar Rajawali terbang semakin tinggi? Satu-satunya cara dengan terbang melawan arus angin. Begitu pula dengan kita, bagaimana caranya kita bisa menang atasa masalah? Tidak lain dengan cara berjalan menentang keduniawian dan juga ilah zaman (Roma 12:2).

Tapi yang sangat disayangkan sedikit orang percaya yang menjadikan dirinya laksana Rajawali. Kebanyakan orang percaya dewasa ini hidup layaknya burung layang layang yang terbang rendah, fokusnya hanya ditujukan pada pemuasan kebutuhan jasmaniah belaka. Bahkan kebenaran hanya dijadikan tameng untuk diberkati Tuhan.

Sungguh amat ironis melihat orang percaya yang hidupnya seperti ini, terbang bukan melawan arus angin malahan mengikuti arus angin artinya banyak orang percaya bukan menentang keduniawian atau kedagingan malahan menceburkan diri dalamnya. Tahukan saudara nasib dari burung layang-layang yang terbang rendah dan fokus pada kebuthannya? Tidak lain menjadi santapan ikan  kelaparan dilaut demikian juga dengan  orang percaya yang masih fokus pada dunia dan ikut arus dunia, hidupnya akan menjadi santapan kegelapan yang lapar akan jiwa-jiwa.

7 OKTOBER 2018 HATI NURANI (VIDEO)

7Oktober 2018 – Pesan Tuhan melalui nubuatan

WhatsApp Image 2018-10-08 at 22.26.45

Minggu 7 Oktober 2018 pukul 21.00-selesai

Pesan Tuhan melalui Doa sepakat dan Nubuatan

( Gereja Chsosen Generation )

Alat penampian sudah ada ditanganmu bersiaplah anak-anak-KU untuk menyambut hari besar-Ku … bersiaplah , pulau-pulau akan terbelah banyak orang akan meratap tetapi siapapun yang menanti-nantikan Aku mereka akan terluput.

Siapapun yang terus menerus mencari Aku dia akan bertepuk tangan bersorak sorai menang …. menang … menang. Semua unsur dunia akan hangus semua akan hancur tetapi siapa yang berdiri berdasarkan Firman-Ku dia akan tetap akan berdiri dan tidak akan roboh.

Teruslah anak-anak-Ku mencari Aku dan mendekat pada-Ku, berharap kepada-Ku, terus memeluk Aku jangan alihkan pandanganmu dari pada-Ku jangan lepaskan tanganmu dari pada Aku. Sesungguhnya Aku sedang membangun suatu jemaat yaitu jemaat seperti mula-mula yang saling membangun satu dengan yang lain, saling menopang satu dengan yang lain,saling menolong satu dengan yang lain bukan saling menjatuhkan satu dengan yang lain. Aku sedang mengembalikan jemaat mula-mula diakhir jaman ini dan engkaulah salah satunya.

Aku sendang membangun jemaat  yang berkenan dihati-Ku , jemaat yang menyembah Aku, jemaat yang hidup memuliakan Aku, jemaat yang jalannya lurus mengikuti Aku, jemaat yang rela memikul salibnya, jemaat yang rela melepaskan segala-galanya bagi Aku …inilah jemaat itu kata Tuhan ( Chosen Generation ) jemaat yang tidak diombang ambingkan oleh keadaan dunia, jemaat yang tidak pernah teralihkan dari dunia.

Tuhanya hanya menginginkan kita memegang Tuhan karena kepastian hanya ada pada-Nya. Jika engkau hanya mengandalkan kekuatanmu , jika engkau mengandalkan uang, jika engkau mengandalkan dunia ini engkau akan kecewa karena semua akan sirna tetapi siapa yang mengandalkan Aku dan berharap pada-Ku, memegang Aku dia akan hidup selama-lamanya.

Aku menjadikanmu bagaikan anak panah yang Aku pakai untuk menembus jantung-jangtung musuh , engkau akan naik bersama dengan Aku , engkau akan berperang dengan cara-Ku dan engkau akan melihat kemenangan demi kemenangan bersama dengan Aku.

Anak-anak-Ku sekali lagi Ku-katakan kepadamu sedikit waktu yang tersisa gunakan sebaik-baiknya, gunakan untuk mencari Aku, gunakan untuk mendekat pada-Ku, gunakan untuk menyatu dengan Aku karena engkau tidak mampu. Engkau harus menyatu dengan Aku karena engkau tidak mampu melawan dunia ini.

Saat  kita menyembah … Tuhan sedang melepaskan semua ikatan-ikatanmu, semua belenggu-belenggu dilepaskan dari padamu, yang Ku cari adalah jemaat yang menyembah Aku. Tuhan berpesan jangan terputar dalam masalahmu ingat Akulah jalan itu mengapa engkau berputar-putar dengan masalahmu. Jadilah seperti  anak kecil yang terus menerus bergantung pada-Ku, yang terus menerus berharap kepada-Ku percayalah pengharapanmu didalam Aku dan tidak pernah mengecewakan.

Saya melihat kita semua berjalan dijalan yang sempit tetapi kita semua sedang bergandengan tangan,Tuhan berkata jangan ada yang lepas … jangan ada yang terlepas, saling menolong satu dengan yang lain seperti jemaat mula-mula, saling mengasihi satu dengan yang  lainnya sebagaimana jemaat mula-mula, saling berkorban satu dengan yang lain sebagaimana jemaat mula-mula.

Tuhan sedang membangun suatu jemaat yang kokoh yang kuat, jemaat  yang indah, jemaat yang cantik, jemaat yang didandani, jemaat yang rendah hati, jemaat yang melayani. Tuhan memberikan Tongkat ( kepada gembala Chosen Generation), Tuhan berkata pimpin mereka bawa mereka sebagai mana Aku membawamu… bawalah mereka, jadilah teladan bagi mereka, jadilah teladan dalam perkataanmu, jadilah teladan dalam perbuatanmu, jadilah teladan dalam kekudusanmu.

Tuhan sedang membangun suatu jemaat yang hatinya lembut, danTuhan berkata jemaat-jemaat ini hatinya lembut bukan yang hatinya keras yang tidak mau dibentuk dan tidak mau diproses, bukan hati yang keras yang menolak Firman tetapi Tuhan berkata jemaat ini hatinya lembut-lembut yang mau di proses dan mau ditegur.

Lihat anak-anak-Ku Aku menggendongmu layaknya seorang bapak menggendong seorang anak, Aku menggendongmu dengan kasih-Ku. Tuhan berkata engkau akan bersinar anak-anak-Ku terang-Ku bercahaya dalammu, engkau akan menjadi terang dimanapun engkau berada, dimanapun engkau berada engkau akan menyatakan kehadiran-Ku. Memang jalanmu tidak rata saat ini bergelombang berkerikil tetapi suatu hari engkau akan berjalan di jalan yang rata, jalan-jalan yang penuh kemuliaan asalkan engkau mengarahkan pikiranmu kepada-Ku, mengarahkan seluruh hidupmu kepada-Ku.

Percayalah percayalah kemana engkau akan-Ku bawa, percayakan kepada-Ku jangan kamu takut anak-anak Ku.

Tuhan berkata sembah Aku ,… dan ketika menyembah saya melihat langit terbuka dan saya melihat terang dan ketika langit terbuka saya melihat salib Tuhan yang bercahaya, Tuhan berkata inilah jemaat yang akan Ku-permuliakan , inilah jemaat yang akan dipermuliakan bersama dengan Aku. Tuhan berkata engkau akan berbuah-buah anak-anak Ku, kita semua akan berbuah-buah kata Tuhan.

Tuhan berkata inilah umat pilihan-Ku  yaitu saudara dan saya dan Tuhan berkata kita dipersiapkan Tuhan sebagai perawan suci-Nya yang tidak bercacat dan tidak bernoda yaitu Orang-orang yang menantikan Tuhan, yang melihat kedatangan Tuhan dan yang akan ikut pengangkatan Tuhan.

Tuhan berkata mulai saat ini jangan takut lagi dengan masalah karena Tuhan memberi kepastian bagi kita semua yaitu kepastian penyertaan, kepastian pemenuhan asalkan kita terus berjalan bersama-Nya dan ikuti langkah-Nya. Tuhan berkata mengikuti Aku bukan dengan pikiranmu tetapi sesuai dengan kehendak-Ku.

Tuhan berkata kepada hamba-Nya untuk mendeklarasikan bersama-sama dan jika setuju kita sama-sama berkata Amin

  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang dipilih Tuhan …Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang penuh kemenangan … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang mengalahkan kegelapan …Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang hidup suci hidup kudus … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang terangkat … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang mengerti pikiran Allah … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang berjalan didalam kehendak Allah … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah yang akan melihat kemuliaan Allah … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah yang akan bersama Allah selama-lamanya … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus saya percaya mulai hari ini saya hidup dalam kemenangan demi kemenangan … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus mata saya tertuju pada Tuhan … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang menyembah … Amin
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang berdoa
  • Didalam nama Tuhan Yesus Kristus sayalah jemaat yang berperang… Amin

Tuhan berkata iblis telah dikalahkan dan kita hidup dalam kemenangan.

Berdoa bersama

Didalam nama Tuhan Yesus saya percaya seluruh seisi rumah saya akan menyembah Tuhan, akan melayani Tuhan , akan mengasihi Tuhan , saya hidup didalam kebenaran , didalam nama Tuhan Yesus Tuhan akan memberi terobosan bagi saya , saya percaya saya akan terbang diawan-awan bersama dengan Kristus dan tinggal didalam kekekalan, dipermuliakan bersama Kristus didalam nama Tuhan Yesus haleluya Amin.

Saat kita menyatakan deklarasi ada tembok-tembok yang roboh, setiap hari setiap pagi kita mendeklarasikan kita mau hidup dalam kekudusan, kita tidak bercacat mulai hari ini, deklarasikan setiap pagi engkau hidup tenang setiap hari.

Haleluya …

Tuhan berkata sekali lagi inilah gereja dimana Aku berkenan yaitu gereja yang ada didalam hati-Ku, gerja yang Ku bangun, gereja yang menyembah Aku, gereja yangmengerti pikiran dan perasaan-Ku, gereja yang berjalan didalam kehendak-Ku  Inilah gereja mempelai Kristus .

Tuhan mengajak kita semua bersama berpeganan tangan satu dengan yang lainnya sebagai satu keluarga ;

Tuhan berkata saling menopang satu dengan yang lainnya, saling menolong, saling mengasihi, saling menyayangi  sebagaimana jemaat mula-mula dan Tuhan berkata Tuhan mau menjadikan gereja ini sebagai jemaat mula-mula yaitu saling membangun satu dengan yang lainnya. Saat ini Tuhan mau kita saling mendokakan yang ada disebelah kanan dan kiri saudara , Tuhan berkata asalkan engkau terus bergandengan tangan engkau penuh kemenangan.

Tuhan berkata kasih-Ku menyertaimu sampai selama-lamanya.

kasihKu menyertaimu selama-lamanya dan tak berkesudahan, engkaulah kesasih-kekasih-Ku, engkaulah anak-Ku engkaulah biji mata-Ku, engkaulah kepunyaan-Ku.

AMIN

MASA TRIBULASI – 23 & 30 SEPTEMBER 2018

tri.png

Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat ; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan, waktu itu akan dipersingkat. (Matius 24:21-22)

 

M A S A  T R I B U L A S I

 

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH RAYA

TGL 23 & 30 SEPTEMBER 2018

===============

SHALOM !

Dalam ibadah raya hari Minggu ini saya akan berbicara tentang “Masa Tribulasi” atau dikatakan juga sebagai “Masa Aniaya Besar” atau “Masa Kesengsaraan Besar”.

Dari beberapa hari yang lalu, Tuhan menyuruh saya membahas tentang Tribulasi. Saya khutbah-kan hal ini bukan untuk menakuti saudara, tapi agar jangan sampai saudara tertinggal ketika “Rapture” terjadi. Karena kalau sampai saudara tertinggal, maka saudara akan masuk kedalam Masa Aniaya Besar, yang amat sangat dahsyat mengerikannya, mencekam, sehingga saudara tidak akan mampu bertahan dan akan binasa.

Oleh sebab itu, Tuhan mau saudara benar-benar sempurna dan saudara terangkat ketika Rapture terjadi.

Mungkin saudara mempertanyakan :

  • Mengapa Tuhan selalu berkata, “Aku datang segera”.
  • Tapi nyatanya “tidak datang-datang”?

Kalau saudara membaca Alkitab mulai dari Kisah Para Rasul, Tuhan Yesus selalu berkata, “Aku akan datang segera”, tapi mengapa sampai hari ini Tuhan tidak datang-datang, padahal sudah dikumandangkan terus bahwa Tuhan akan datang segera?”

Kalau Tuhan sudah berkata bahwa Dia akan datang segera, itu sudah pasti dan benar-benar akan terjadi dan segera terjadi, tapi permasalahannya saudara harus benar-benar mempersiapkan diri saudara, supaya saudara benar-benar telah siap di hari besar itu.

Misalnya :

  • Kalau saudara sudah tahu akan segera menikah, pasti saudara mempersiap-kan diri supaya benar-benar bisa menjadi mempelai.
  • Begitu juga bagi Gereja sebagai calon mempelai-Nya, juga harus memper-siapkan diri, agar benar-benar bisa menjadi mempelai-Nya?
  • Tuhan Yesus adalah Mempelai Pria dan gereja-Nya yaitu kita semua akan dijadikan mempelai wanita.
  • Jika kita sebagai mempelai wanita tidak berdandan, bagaimana mungkin kita bisa disandingkan dengan Mempelai laki-laki yang sempurna?

Kedatangan Tuhan Yesus kali kedua memang sudah dikumandangkan sejak dahulu kala, tapi sesungguhnya hari-hari ini “kedatangan Tuhan” harusnya sudah terjadi.

Tetapi apabila pengangkatan gereja (Rapture) sampai saat sekarang ini belum juga terjadi, semuanya itu “hanyalah karena kebaikan Tuhan Yesus semata” karena Tuhan sangat mengasihi gereja-Nya, sehingga masa penantian sekarang ini bisa juga dikatakan sebagai “masa toleransi”.  

Mengapa?

Karena sampai tahun-tahun terakhir ini gereja-Nya atau calon mempelai-Nya belum juga siap diangkat, padahal Tuhan Yesus sudah mempersiapkan segala sesuatunya, sorga sudah sangat siap menyambut kedatangan gerejanya.

2 Petrus 3 : 2-7

3:3 Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.

Para pengejek ini hidup menuruti hawa nafsunya dan berkata, “mana janji segera datang, nyatanya Tuhan tidak datang-datang juga”. Mereka ini masih hidup se-suka hatinya, hidup dalam dosa dan tidak peduli dengan kedatangan Tuhan.

3:4 Kata mereka: “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.”

Para pengejek itu berkata, “Di manakah janji keselamatan itu?”

3:5 Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air,

3:6 dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah.

3:7 Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.

Hal ini memang akan terjadi. Kita tidak tahu kapan waktunya Tuhan datang, yang penting kita harus waspada. Setiap hari kita harus mempersiapkan diri kita, memperbaiki diri kita sampai kita kedapatan serupa dan segambar dengan Dia.

Permasalahannya, kita selalu bertanya mengapa Tuhan tidak datang-datang, sehingga akhirnya kita mengantuk dan ketiduran, sehingga kita pun tidak benar-benar siap.

Matius 25 : 5

25:5 Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.

Disinilah permasalahannya.

Kita berpikir mempelai tidak datang-datang, sehingga kita masih bisa hidup bersantai-ria, hidup normal dan menikmati dunia, sedangkan urusan mencari Tuhan, nanti saja.

  • Kalau saudara benar-benar mengikut Tuhan, maka saudara tidak bisa lepas dari yang namanya militanisme, bukan fanatisme.
  • Kalau saudara ikut Tuhan hanya sekadar percaya, maka saudara tidak akan pernah dibentuk dan diproses sampai serupa dan segambar dengan Tuhan.
  • Kalau saudara berkata hidup saudara milik Tuhan, berarti saudara siap dibentuk oleh Tuhan sampai kedapatan serupa dan segambar dengan Tuhan.

Karena inilah tujuan Tuhan datang ke dunia, yaitu mencari orang-orang percaya yang segambar dan serupa dengan Dia.

Kolose 3 : 8-10

3:8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

Kalau saudara masih suka marah, geram, rasa iri hati dengan orang, buang semua! Kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor, buang semuanya!

3:9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

Kalau saudara tidak menanggalkan “manusia lama dan kelakuannya”, maka kamu tidak akan pernah bisa terangkat ketika Rapture terjadi.

3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Kita terus diproses dan di perbaharui, sampai kita kembali kepada gambar Allah.

Kalau “hanya sekadar selamat” tidak perlu ada proses, cukup hanya berseru saja, karena barangsiapa berseru akan diselamatkan.

  • Yesus mati untuk kita, sehingga Dia menjadi Roh pemberi hidup, Dia menjadi banyak sehingga Roh Kudus masuk ke dalam kita dan kita mengalami transformasi kehidupan.
  • Melalui transformasi itu kita di ubah kepada gambar Khaliknya, kembali ke gambar Allah.
  • Kalau saudara sekadar menjadi orang Kristen dan tidak kembali kepada gambar Allah, maka berarti saudara sangat-sangat betah berada di “pelataran Kemah Suci”, tapi akibatnya saudara tidak akan pernah bisa terangkat, sekali lagi jangan harap kamu terangkat ketika Rapture terjadi.

Kita harus kembali kepada gambar Allah dan membuat Dia berbangga kepada kita yang sudah segambar dan serupa dengan Dia, sehingga ketika Yesus datang untuk kedua kali-nya, maka semua orang percaya yang serupa dengan Dia akan diangkat.

  • Sedangkan yang tidak serupa dengan Kristus, “tidak akan terangkat” atau tetap tinggal di bumi dan langsung memasuki Masa Tribulasi.
  • Bagaimana mungkin Yesus mau berbangga kepada “orang Kristen” yang masih hidup dalam dosa sampai hari ini?
  • Bagaimana mungkin Yesus mau berbangga dan bagaimana mungkin Dia mau menerima calon mempelai yang ternyata masih hidup suka-suka dan tidak peduli dengan kekudusan?
  • Mungkin saudara sudah menjadi orang percaya, yang puji Tuhan, saudara masih selamat karena masih mampu mempertahankan iman saudara kepada Kristus Yesus selama Masa Tribulasi (Masa Aniaya Besar).
  • Tapi tujuan hidup kekristenan kita, seharusnya bukanlah untuk mengalami masa tribulasi yang maha dahsyat itu, tapi mungkin saja saudara berkata, “aaahhh, tidak apa-apa masuk masa tribulasi”.
  • Tapi perhatikan baik-baik, begitu saudara memasuki Masa Tribulasi, maka saudara akan sangat-sangat menyesal luar biasa, karena pada saat itu juga, saudara akan mengalami siksaan yang maha dahsyat dan mematikan.

Matius 24 : 21

24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

Saudara dan saya adalah gereja, dan bagi gereja yang sempurna, yang kembali kepada gambar Khaliknya, akan diangkat di awan-awan untuk dijadikan mempelai.

  • Sedangkan mereka yang masih hidup dalam dosa, masih menikmati dosa semau-maunya, masih hidup sesuka-sukanya mereka sendiri bukan suka-sukanya Tuhan, mereka akan tertinggal.
  • Yang tertinggal ini akan masuk ke masa tribulasi, masa siksaan yang maha dahsyat yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang, dan tidak akan pernah terjadi lagi.
  • Dahulu nabi-nabi mati digorok atau dirajam dengan batu.
  • Tapi pada Masa Tribulasi, bila iman saudara kepada Yesus tetap saudara pertahankan demi keselamatan kekal saudara, maka saudara bukan hanya sekadar leher digorok, tapi disiksa sedikit demi sedikit sampai saudara tidak kuat lagi dan mati dalam kehinaan dan penderitaan yang luar biasa.
  • Itu yang namanya saudara mati sebagai martir dan hanya ini yang dapat saudara lakukan, bila mau masuk sorga.

Pertanyaannya, apakah saudara masih bisa berkata dengan lantang, “tidak apa-apa bila saudara masuk Masa Tribulasi?”

  • Kalau saudara “rindu untuk disiksa”, silahkan saja saudara hidup suka-suka, atau semau-maumu sendiri, terserah saja karena mungkin kamu memang berbakat untuk binasa pada masa tribulasi dan masuk neraka.
  • Tapi bila saudara “rindu untuk ikut diangkat sewaktu Rapture”, jangan lagi hidup semaumu karena hidupmu sudah ditebus dan harganya sudah dibayar lunas dengan darah-Nya di kayu salib, sehingga kamu bukan milikmu lagi, tapi sudah milik Kristus.
  • Kalau kamu sudah menjadi milik Kristus, jangan lagi hidup sembarangan dan kamu harus menyatakan bahwa kamu dipakai oleh Tuhan untuk kemuliaan nama-Nya.
  • Oleh karena itu hidupmu harus lebih berhati-hati dan berserah penuh kepada Tuhan, sampai kamu kedapatan segambar dan serupa dengan Dia saat kedatangan-Nya kali kedua.

Banyak orang memperdebatkan “kapan” pengangkatan (Rapture) akan terjadi, ada yang berpedapat pengangkatan akan terjadi sebelum masa tribulasi, ada yang berpendapat di tengah-tengah masa tribulasi, bahkan ada yang berpendapat pada akhir Masa Tribulasi.

  • Sampai hari ini saya mempercayai pengangkatan akan terjadi sebelum Masa Tribulasi.
  • Karena gereja yang sempurna sudah menderita selama di dunia, memikul salib, menyangkal diri, apakah mungkin harus mengalami aniaya lagi?
  • Kalau saudara tidak percaya bahwa pengangkatan terjadi sebelum masa tribulasi, silakan saudara buktikan sendiri dengan tertinggal di bumi ini, sehingga saudara bisa melihat buktinya.

Oleh karena itu, tidak perlu minta bukti. Percayalah kita akan diangkat terlebih dahulu, barulah orang-orang yang yang tidak percaya dan tertinggal di bumi akan dianiaya.

  • Pengangkatan tidak mungkin terjadi di tengah-tengah masa tribulasi.
  • Disepanjang zaman gereja, orang percaya dan kita semua sudah dianiaya dan menderita, menyangkal diri, memikul salib di sepanjang hidup kita, maka tidak mungkin masih menjalani masa aniaya lagi.
  • Pengangkatan pasti terjadi sebelum masa aniaya.
  • Itulah sebabnya, sebelum masa aniaya terjadi, kita semua sudah Tuhan angkat dan kita semua bertemu di awan yang permai penuh kemuliaan-Nya untuk selanjutnya di bawa ke Sorga.
  • Tapi permasalahannya, sebelum Rapture terjadi, akan banyak sekali terjadi pergolakan di seluruh muka bumi menyambut hari Tuhan.

2 Timotius 3 : 1-5

3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.

Pada hari-hari terakhir ini akan datang masa yang semakin sukar. Ekonomi dunia pasti hancur terlebih dahulu.

  • Sekarang saja ekonomi dunia sudah mulai goncang, sudah mulai berjalan menuju kehancuran.
  • Argentina sampai mengalami gejolak terbesar berupa kenaikan kurs dollar terhadap mata uang Argentina mencapai 98%.
  • Turki negara yang sangat vocal anti Israel dan menentang perpindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, sehingga menyebabkan kenaikan dollar mencapai 78%.
  • Indonesia, puji Tuhan kenaikannya hanya mencapai 20%, tapi baru 20% saja saudara sudah bisa merasakan dampak guncangan ekonomi di Indonesia.

Saya pernah disuruh Tuhan doa keliling Jakarta.

  • Begitu sampai di Sudirman saya melihat gedung-gedung runtuh semua, dan perkiraan saya akan ada gempa bumi,
  • Tapi Tuhan berkata, “bukan akan ada gempa, tapi perekonomian di Indonesia akan hancur, sampai saudara tidak ada pegangan apa-apa lagi selain Tuhan”.
  • Tuhan mengijinkan ekonomi Indonesia juga ikut hancur, karena Tuhan mau saudara pegang Tuhan terus.

Karena hidup saudara akan makin sulit sampai dengan hari “H” Rapture.

3:2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Hidup akan semakin sulit karena masih ada “ego” pada manusia bahkan semakin kuat.

  • Kalau saudara masih mau segala sesuatu inilah yang membuat kusut dunia.
  • Manusia akhirnya menjadi hamba uang karena di otaknya hanya ada uang tidak ada yang lain.
  • Kapan kamu bisa jadi seperti Dia, kalau yang ada dalam otakmu hanya me-mikirkan uang saja.
  • Akhirnya Tuhan kamu jadikan brankas, cari Tuhan hanya untuk mendapat uang, supaya diberkati.

Hari-hari itu akan banyak orang yang menjadi sombong, banyak yang menjadi pemfitnah, dan saling tuding satu sama lain.

  • Banyak orang yang tidak mempedulikan lagi ke-Tuhanan, banyak orang yang tidak peduli lagi kekristenan, kebenaran.
  • Mereka berpikir, yang penting saya ke gereja setiap minggu, yang penting saya berdoa, yang penting saya menyembah.
  • Tapi tidak semua yang saudara lakukan tersebut tidak cukup kalau saudara tidak menyerahkan hidup saudara kepada Tuhan.

2 Timotius 3 : 3

3:3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,

Di akhir zaman ini banyak orang yang kepahitan, saling menyakiti satu sama lain, hatinya saling pahit, dosa kepahitannya bertambah parah.

  • Apakah saudara masih suka bergosip menjelek-jelekkan orang?
  • Apakah saudara masih suka membicarakan kekurangan orang?
  • Apakah saudara masih garang, tidak dapat mengekang diri?
  • Apakah saudara masih suka marah-marah, bangun tidur langsung marah-marah, dan samasekali tidak ada kesabaran?

Kalau saudara ingin menjadi orang benar, maka saudara harus berdoa, harus baca firman dan saudara harus sabar.

  • Mungkin saudara berkata, “bagaimana mungkin saya bisa sabar terhadap manusia seperti dia itu?
  • Lalu saya balik bertanya, bagaimana mungkin Tuhan bisa sabar terhadap kamu?
  • Kalau Tuhan bisa sabar terhadapmu, mengapa kamu tidak bisa sabar terhadap orang lain?
  • Ingat ! Saudara suka marah-marah adalah karena masih ada ego didalammu, sehingga amarahmu suka meledak-ledak seperti petasan banting.

Stop marah, stop menjadi garang, sukai hal-hal yang baik dan berkatalah yang benar.

3:4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

Suka mengkhianat, artinya suka mendua hati, tidak setia.

Ingat! Semua suami istri harus setia, semua anak muda harus setia, semua janda dan duda harus setia kepada Tuhan. Kita semua harus setia kepada kebenaran dan setia kepada Tuhan.

  • Jangan lagi saudara tidak berpikir panjang dan lebih menuruti hawa nafsu.
  • Jangan lagi kalau saudara terpancing marah lantas tanpa berpikir panjang lagi, langsung marah meledak-ledak.
  • Orang seperti ini adalah orang yang menomor-satukan emosinya, sehingga kalau dia mau bicara saat itu juga dia bicara tanpa dipikirkan lebih dahulu.

Bukan demikian caranya, pikir dahulu sebelum bicara supaya saudara ter-hindar dari berbicara yang aneh-aneh.

2 Timotius 3 : 5

3:5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Banyak orang Kristen seperti ini yang rajin berdoa, rajin baca Alkitab, rajin beribadah, rajin saat teduh, tapi semuanya itu mereka lakukan secara lahiriah.

  • Mereka memungkiri kekuatannya, mereka berpikir yang penting sudah berdoa, sudah ke gereja dan mereka sudah merasa cukup.
  • Tapi kalau mereka tidak menyerahkan hidup mereka sepenuhnya kepada Tuhan, maka tidak akan cukup.
  • Waktu Tuhan berkata kepada saya dan saya juga baca di ulasan Suzan Davis, Robert Miller, Tuhan berbicara hal yang sama, yaitu hanya sekitar 20% dari semua orang Kristen yang ada diseluruh dunia yang akan terangkat dan sisanya tertinggal.
  • Jadi 80% tidak kembali pada gambar Allah, berarti 80% akan tertinggal.

Jika saudara sudah menjadi orang Kristen tapi tidak ngotot, janganlah menjadi orang Kristen. Kalau saudara mau menjadi orang Kristen, maka saudara harus “all out” untuk Tuhan, tidak ada cara lain, saudara harus mati-matian.

  • Saudara yang sudah terlanjur jadi orang Kristen, maka hidup mati saudara harus untuk Tuhan.
  • Kalau hanya sekedar percaya, berdoa, ibadah, lalu apa artinya kekristenan?
  • Jika demikian maka kekristenan akan menjadi sama dengan agama, dan hal itu tidak pernah memberikan kehidupan yang sebenarnya bagi saudara.

Ingat !

Kekristenan bukan agama, tapi kekristenan adalah hubungan pribadi kita orang percaya dengan satu-satunya Tuhan yang benar.

Kalau kekristenan saudara jadikan sebagai agama, maka saudara akan dibe-lenggu oleh berbagai ritual dan kegiatan-kegiatan rohaniah.

Ingat!!!  Hanya sedikit sekali yang terangkat dan banyak sekali yang tertinggal.

  • Sebelum pengangkatan terjadi, akan terjadi terlebih dahulu goncangan ekonomi yang besar di seluruh dunia.
  • Situasi dan kondisi akan menjadi sulit, akan banyak terjadi bencana dan kejahatan.
  • Inilah yang disebut dengan penampian.
  • Jika saudara tetap kudus dan mampu bertahan, maka saudara akan diper-muliakan, tetapi kalau kualitas rohani saudara mundur, maka saudara akan tertinggal.

Wahyu 22 : 11

22:11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”

Kalau saudara berbuat jahat atau cemar dan atau hidup tidak benar, teruskanlah berbuat seperti yang saudara inginkan.

Tapi bila saudara mau hidup dalam kebenaran dan kekudusan, maka sempurna-kanlah kebenaran dan kekudusanmu itu didalam takut akan Tuhan.

2 Tesalonika 2 : 3

2:3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,

Ujian terhadap gereja, semakin tinggi intensitasnya dan semakin besar ujiannya, seakan-akan Tuhan mengijinkan dosa semakin meningkat sampai mencapai puncaknya.

  • Lewat dosa yang semakin bertambah dan semakin mencapai puncaknya, Tuhan rindu umat-Nya tetap percaya dan menyatu dengan Dia.
  • Saudara harus menyatu dengan Tuhan supaya saudara tidak terseret dengan dosa-dosa dunia.
  • Banyak orang Kristen merasa tidak bermasalah mengikuti arus dunia, hingga akhirnya mereka sendiri yang terseret oleh kenikmatan dunia.
  • Awalnya jemaat di Efesus kehilangan kasih mula-mula dan jemaat Smirna adalah jemaat yang sudah menyatu dengan dunia.

Berawal dari kehilangan kasih mula-mula, sampai akhirnya menyatu dengan dunia dan kalau dibiarkan maka akan sangat berbahaya.

  • Saudara harus benar-benar menyatu dengan Tuhan melalui firman-Nya, saudara harus membangun hubungan intim dengan Tuhan setiap hari.
  • Lebih mudah saudara menyembah ramai-ramai di gereja, karena ini ter-masuk hubungan korporat dan jiwa saudara pasti akan hanyut dalam penyembahan.
  • Tapi saudara akan lebih sulit membangun hubungan intim dengan Tuhan di kamar pribadi, satu lawan satu dengan Tuhan, karena pada dasarnya saudara belum benar-benar percaya.
  • Kalau saudara sudah benar-benar percaya kepada Tuhan, pasti hidup mati saudara hanya untuk Tuhan dan saudara akan tinggal dalam hadirat Tuhan.
  • Jika saudara sudah tinggal dalam hadirat Tuhan, maka saudara tidak akan mau keluar dari hadirat Tuhan, saudara akan terus bergaul dan menjadi intim dengan Tuhan.
  • Inilah ciri-ciri orang yang sudah mati daging.

Kehadiran Tuhan menjadi suatu yang nyata, tapi kekristenan bukanlah suatu hubungan yang korporat, tapi hubungan pribadi lepas pribadi kita dengan Tuhan. Kita dan Tuhan adalah mempelai.

  • Berarti, hubungan sepasang mempelai, adalah hubungan pribadi satu lawan satu dan bukan korporat.
  • Hubungan inilah yang dicari Tuhan, yaitu orang yang tetap percaya, walau-pun tidak merasakan hadirat Tuhan, tapi tetap menyatu dengan Tuhan.
  • Walaupun kita mengalami banyak masalah, tapi kita tidak akan menyerah, kita akan tetap maju sampai menyatu dengan Tuhan.
  • Banyak dari kita yang dicari hanyalah manifestasi Roh saja, sebenarnya manifestasi Roh Kudus bisa dibawa oleh jiwa kita.

Saudara pelajari khotbah saya yang ada di youtube tentang “Memisahkan Roh dari jiwa”.

  • Kalau saudara sudah bisa memisahkan roh dari jiwa, maka saudara akan mengerti.
  • Saudara tidak akan terpengaruh dengan manifestasi jiwani, karena saudara akan tetap focus pada Tuhan sampai saudara bisa merasakan, walaupun orang lain tidak bisa merasakan.
  • Kadangkala sound system banyak gangguan teknis ataupun non teknis, tapi seperti apapun gangguan teknis atau non teknisnya, kalau kita tetap focus pada Tuhan kita akan tetap menyembah Tuhan dan bisa merasakan hadirat-Nya, karena Tuhan mau kita menyatu dengan Dia saat kita menyembah.

Orang beriman harus tahan terhadap dosa, sampai akhirnya tidak bisa berbuat dosa lagi.

  • Tapi banyak orang menolak pemuridan, menolak penyangkalan diri, me-nolak pikul salib, padahal mulutnya mengatakan ikut Tuhan.
  • Tuhan mau memproses kita dan melalui proses tersebut kita mengalami goncangan-goncangan supaya kita mengenal Tuhan dengan benar.
  • Kalau saudara tidak pernah digoncang, saudara tidak akan pernah mengenal Tuhan dengan benar.

Kalau di kantongmu selalu ada uang, saudara bisa jadi tidak bergantung pada Tuhan, tapi kadangkala Tuhan mengijinkan di kantongmu tidak ada uang agar saudara tetap berjalan dan tetap percaya kepada Tuhan.

  • Situasi dan kondisi seperti ini tidak mudah, hanya orang-orang khusus yang bisa mengalami hal itu.
  • Sampai pada titik tertentu, semua daging kita dihancurkan satu persatu.
  • Bukannya Tuhan jahat, tapi Tuhan mau engkau masuk ke dalam Kerajaan-Nya yang kekal, dan untuk itu saudara harus menjadi sempurna sama seperti Dia sempurna.

Saudara tidak bisa menolak penghakiman, karena penghakiman dimulai dari rumah Tuhan. Sebelum pengangkatan terjadi, kita akan mengalami banyak hal supaya kita percaya.

Contoh Alkitabiah :

Abraham dipermuliakan oleh Tuhan, tapi sebelumnya dia disuruh keluar dari Ur dan pergi ke negeri yang tidak dia kenal. Tuhan menyuruh Abraham pergi ke suatu tempat tanpa modal.

Padahal Abraham banyak uang sewaktu berdiam di Ur, tapi Tuhan pisahkan dia dari kekayaannya itu.

Saat Sarah isterinya meninggal, Abraham minta kepada Firaun untuk membeli tanah karena dia tidak punya tanah untuk mengubur jenazah istrinya, karena Abraham tidak punya apa-apa.

Demikian pula halnya dengan orang Israel yang disuruh keluar dari tanah Mesir. TUHAN memberi modal kepada orang Israel, TUHAN membuat orang Mesir bermurah hati.

Orang Israel diijinkan mengambil barang-barang orang Mesir seperti emas, perak, binatang dan segala macam barang-barang yang berharga.

Ternyata di tengah perjalanan TUHAN menyuruh bangsa Israel membangun Kemah Suci. Ketika membangun Kemah Suci, TUHAN berkata, serahkan emas dan kambing dombamu untuk Kemah Suci.

Jadi yang Tuhan mau adalah kalau sekarang saudara diberi modal oleh Tuhan, diberi kemampuan untuk menjadi berkat, jadilah berkat bagi sesama.

  • Tidak mungkin Tuhan tidak memberi modal.
  • Modal bukan berbicara soal uang, tapi apa yang kamu punya persembah-kanlah untuk Tuhan.
  • Jangan berkata tidak punya apa-apa, karena engkau masih punya tenaga, dan kita punya segala-galanya.
  • Kalau saudara masih bernafas sampai hari ini, berarti saudara masih bisa melayani Tuhan sampai hari ini.
  • Sama seperti orang Israel yang keluar dari Mesir, diberi modal oleh Tuhan untuk membangun Kemah Suci.

Tidak ada yang tidak mendapat modal dari Tuhan, setiap orang diberi talenta minimal satu yaitu keselamatan.

  • Saya tidak hanya mau sekadar selamat, tapi saya mau menjadi segambar dan serupa dengan Allah.
  • Kita telah diberi talenta keselamatan apakah kamu mengembangkannya menjadi serupa dengan Allah?
  • Jika saudara diberi anugerah keselamatan tapi tidak pusing dengan ke-kudusan apakah saudara bisa selamat?
  • Tuhan berkata pergi kamu hamba yang jahat.

Penampian itu harus dimulai dari rumah Tuhan.

Yesaya 33 : 1

33:1 Celakalah engkau, hai perusak yang tidak dirusak sendiri, dan engkau, hai penggarong yang tidak digarong sendiri! Apabila engkau selesai merusak, engkau sendiri akan dirusak; apabila engkau habis menggarong, engkau sendiri akan digarong.

Contohnya :

  1. Dari aspek Negara. Berapa banyak negara yang menjadi negara perusak?

Membangun nuklir, menghancurkan, bom sana sini, intervensi negara lain dengan tujuan untuk mendapat minyak bumi. Hal ini sudah terjadi dari aspek negara.

  1. Dari aspek manusia. Kita mau, tapi kita maunya menuntut orang yang tidak mau membereskan diri sendiri. Inilah yang dimaksud seperti penggarong yang tidak digarong. Kalau engkau selesai merusak, engkau yang dirusak.

Berapa banyak orang merusak gambar Allah didalam dirinya?

  • Jika saudara hidup sembarangan, saudara sedang merusak gambar Allah didalam diri saudara.
  • Jika engkau merusak, maka engkau akan dirusak.
  • Jika engkau menggarong, maka engkau akan digarong.
  • Jika engkau menuntut orang, engkau sendiri akan dituntut, dan ini sudah terjadi karena adanya ego.

Yesaya 33 : 2

33:2 TUHAN, kasihanilah kami, Engkau kami nanti-nantikan! Lindungilah kami setiap pagi dengan tangan-Mu, ya, selamatkanlah kami di waktu kesesakan!

Ayat 1 bicara tentang orang yang hidup sembarangan. Tuhan menegur seseorang yang hidupnya sembarangan.

Ayat 2 berbicara tentang orang bertobat cari Tuhan. Orang yang bertobat akan terangkat, tapi orang yang hidup sembarangan akan tertinggal, masuk dalam masa aniaya atau tribulasi.

33:3 Waktu mendengar suara gemuruh ketika Engkau bangkit, larilah bangsa-bangsa dan berceraiberailah suku-suku bangsa.

Artinya pada waktu pengangkatan terjadi, ada suara gemuruh yang besar.

  • Bangsa-bangsa akan tercerai berai, semua akan tercerai berai, seluruh dunia akan bingung kenapa terjadi seperti ini.
  • Tapi percayalah engkau yang hidup didalam Tuhan sudah tidak akan merasakan apa-apa selain memuliakan Tuhan,
  • Engkau akan disambut sebagai pangeran disana dan engkau akan menjadi mempelai-mempelai Kristus disana.

Tapi permasalahannya apakah engkau benar-benar mencari Tuhan seperti di ayat 2?

33:4 Orang mengumpulkan jarahan seperti belalang pelahap menelan makanannya; mereka menyerbunya seperti serbuan kawanan belalang.

Orang yang kuat akan menjajah yang lemah. Negara yang kuat akan menjadi tuan atas negara yang lemah. Negara yang kuat akan menjarah negara yang lemah.

Akan terjadi goncangan besar dari aspek ekonomi, dari aspek alam, semua tergoncang, akan terjadi kehancuran ekonomi dan kehancuran wujud dunia

33:5 TUHAN tinggi luhur, sebab Ia tinggal di tempat tinggi; Ia membuat Sion penuh keadilan dan kebenaran.

Yesaya 33 : 6

33:6 Masa keamanan akan tiba bagimu; kekayaan yang menyelamatkan ialah hikmat dan pengetahuan; takut akan TUHAN, itulah harta benda Sion.

Ini artinya pengangkatan. Saudara akan diangkat oleh Tuhan.

Masa keamanan akan tiba bagimu, kekayaan yang menyelamatkanmu ialah hikmat dan pengetahuan, takut akan Tuhan.

  • Apakah saudara mau diselamatkan?
  • Benarkah saudara mau bersama-sama dengan Kristus selama-lamanya?
  • Jika ya, saudara harus hidup dalam takut akan Tuhan.
  • Kalau saudara tidak hidup takut akan Tuhan, maka jangan pernah berharap bisa bersama dengan Tuhan.

Jika demikian sia-sia kekristenanmu, dan tidak ada artinya engkau jadi orang Kristen jika tidak “all out” untuk Tuhan.

  • Goncangan harus dimulai dari rumah Tuhan.
  • Tuhan sudah memberikan hujan awal dan akan terjadi hujan akhir.
  • Hujan akhir sudah terjadi saat ini.

Ulangan 11 : 14

11:14 maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,

Hujan awal sudah terjadi ketika Roh Kudus dicurahkan di Kisah Para Rasul.

  • Jadi jika orang Israel mau bercocok tanam agar tanahnya subur harus ada hujan terlebih dahulu.
  • Itulah yang disebut hujan awal.
  • Hujan awal adalah hujan, guna persiapan untuk menanam dan sudah terjadi pada saat pencurahan Roh Kudus.

Yesaya 44 : 3-4

44:3 Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.

44:4 Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai

Pencurahan Roh Kudus sudah terjadi, berarti hujan awal sudah terjadi.

  • Begitu tanahnya sudah gembur dan subur, maka benih sudah bisa ditanam.
  • Begitu benih sudah di tanam, maka kulit benihnya akan pecah.
  • Ketika benih pecah pasti sakit, ketika tunas tumbuh pasti sakit.

Rasa sakit seperti inilah yang dialami orang percaya ketika mulai bertumbuh, karena kekristenan tanpa “rasa sakit” bukanlah kekristenan, bahkan bukanlah kekristenan yang berkualitas.

  • Walaupun kita lahir dari benih dosa, kita seharusnya mampu mengalahkan dosa tersebut.
  • Melalui baptisan dalam air, kita dilahirkan kembali dalam Roh (lahir baru) sehingga benih dosa mati dan kita harus mengalahkan benih dosa ini.
  • Dan dalam menjalani proses tersebut tidaklah mudah, sakitnya luar biasa.
  • Semakin tunasnya bertumbuh menjadi besar, maka akan bertambah sakit.

Setelah tunas semakin besar, dia harus melawan angin, cuaca, iklim, harus beradaptasi dengan semuanya.

  • Saudara harus beradaptasi dengan kekristenan saudara.
  • Jangan sampai kekristenan saudara beradaptasi dengan dunia.
  • Saudara menanam dan bertumbuh.

Yesaya 32 : 15

32:15 Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan.

Inilah hujan awal.

Setiap kita sudah mengalami “hujan awal” ini, jika belum mengalaminya maka segeralah bertobatlah. Bila saudara yang sudah mengalami hujan awal, berarti saudara sudah ditanam oleh Tuhan dan benih sudah masuk ke dalam saudara.

  • Ketika tidak ada pertentangan di hati, akan muncul seakan-akan dosa itu biasa-biasa saja atau sah-sah saja dan engkau menikmatinya, berarti benih dari Roh Kudus belum bertumbuh dalam saudara.
  • Ketika engkau begitu cepat marah dan terus marah-marah, apakah ada rasa bersalah? Bila ada rasa bersalah, mengapa marah-marah terus?
  • Ketika saudara tahu kalau marah-marah itu salah, tapi tetap marah bahkan sangat marah, itu sama saja engkau mempermainkan Tuhan.
  • Jangan sampai kamu pura-pura tidak mengerti.

Ketika saudara mendengar firman ini, janganlah pura-pura tidak mengerti firman ter-sebut, tapi kalau menaburkan gossip menjelekkan orang langsung semangat penuh per-hatian untuk menghancurkan orang lain.

Ingat !  Setiap orang yang ada disini sudah mengalami hujan awal.

Apakah saudara sudah mengalami hujan akhir?

Tuhan memberikan kepada kita hujan akhir.

Daniel 7 : 2

7:2 Berkatalah Daniel, demikian: “Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar

Ada empat angin (Pneuma) artinya ada goncangan Roh Kudus, ada gelombang Roh Kudus yang terjadi. Inilah hujan akhir.

Yohanes 14 : 26

14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Tugas Roh Kudus :

  1. Roh Kudus tugasnya menghibur.

Kalau Roh Kudus tugasnya menghibur, berarti saudara bisa mengalami rasa sedih.

Sedih karena merasa begitu susahnya untuk menyangkal diri, melawan keinginan daging.

Saat saudara disakiti orang, saudara tidak boleh membalasnya, pasti saudara sedih tapi ada Roh Kudus yang menghibur saudara.

Tugas Roh Kudus menghibur kita, karena Tuhan tahu pada saat kita menyangkal diri, memikul salib pasti susah dan sakit.

Oleh karena itu Tuhan memberi kita Roh Kudus untuk menghibur kita.

  1. Roh Kudus tugasnya mengajar.

Saudara belajar dan di ajar oleh Roh Kudus. Dengan belajar maka akan bertambah banyak yang kamu tahu dan semakin banyak yang dituntut daripadamu.

Banyak orang Kristen pura-pura tidak tahu, padahal dia tahu banyak, tapi dia hidup suka-suka. Roh Kudus mau mengajar kita, tapi kita sering menolak diajar.

Tuhan ajar kamu maka kamu harus belajar dengan benar. Jangan main-main lagi. Inilah hujan akhir.

  1. Roh Kudus tugasnya mengingatkan kita.

Jadi jangan pura-pura lupa kalau sudah menerima pengajaran dari Tuhan. Ketika saudara tahu bahwa hal itu salah, jangan pura-pura tidak tahu, jangan menuruti hawa nafsu.

Roh Kudus menghibur kita pada saat kita susah dan Dia mengajar kita pada saat kita tidak tahu dan Dia juga mengingatkan kita pada saat kita lupa.

Jadi janganlah saudara berwajah murung bersedih hati, atau lupa atau tidak tahu, karena ada Roh Kudus didalam saudara yang menghibur saudara, mengajar saudara dan mengingatkan saudara.

Pada saat hujan akhir saudara harus belajar firman dua kali lipat banyaknya. Tuhan banyak menyingkapkan hal-hal yang aneh, yang selama ini tidak pernah di singkapkan dengan tujuan supaya saudara mengenal Tuhan dengan benar.

  • Tujuan kekristenan adalah agar kita mengerti pikiran dan perasaan Tuhan.
  • Kalau saudara tidak mengerti pikiran dan perasaan Tuhan, maka saudara tidak akan pernah menjadi mempelai Tuhan.
  • Inilah yang namanya hujan akhir dan hujan akhir sudah dicurahkan.
  • Tuhan mengajarkan saudara dua kali lipat banyaknya hari-hari ini. Firman-firman yang selama ini tidak tersingkap, akhirnya Tuhan singkapkan.

Keluaran 16 : 22

16:22 Dan pada hari yang keenam mereka memungut roti itu dua kali lipat banyaknya, dua gomer untuk tiap-tiap orang; dan datanglah semua pemimpin jemaah memberitahukannya kepada Musa.

Hari ini sudah hari ke enam dan kita tinggal menunggu pengangkatan terjadi.

Kalau hari ini hari ke enam, berarti saudara harus mengambil firman “double”, karena dunia semakin jahat, manusia bertambah jahat, dosa semakin bertambah.

Kalau saudara tidak baca firman “double”, maka saudara akan hanyut dengan dosa dunia.

Yohanes 17 : 23

17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Yesus ada di dalam saudara dan Bapa di dalam Yesus, artinya Bapa dan Yesus adalah satu. Supaya saudara sempurna, maka saudara harus menyatu dengan firman, tidak bisa tidak.

Tuhan mau saudara menyatu dengan firman-Nya agar saudara sempurna pada saat hujan akhir ini. Roh Kudus akan mengajar saudara lebih lagi sampai saudara benar-benar menjadi seperti Dia.

Tuhan mau kita benar-benar ditempa , awal nya dimulai dari gereja.

2 Korintus 10 : 6

10:6 dan kami siap sedia juga untuk menghukum setiap kedurhakaan, bila ketaatan kamu telah menjadi sempurna.

Kalau saudara sempurna, taat kepada Tuhan dengan sempurna, barulah saudara bisa menghukum kedurhakaan (kedurjanaan). Kedurjanaan itu iblis.

  • Saudara bisa menghukum kedurjanaan atau iblis melalui ketaatanmu.
  • Misalnya ada tas tangan ibu-ibu tergeletak di kursi entah dimana, awalnya kita terdorong untuk mengambilnya dan mencuri uangnya.
  • Tapi dari dalam hati saudara berkata, “saya tidak mau mencuri, dosa”.

Pada saat saudara tidak mau mencuri berarti saudara mengikuti Tuhan dan pada saat itulah saudara sedang menghukum kedurjanaan, saudara sedang menghakimi kegelapan didalam saudara, karena berkata “tidak pada dosa”.

  • Berapa banyak orang yang menghakimi dosa?
  • Berapa banyak orang yang hanyut dalam dosa?
  • Saudara harus taat dulu, barulah saudara bisa menghakimi kedurjanaan itu.

Penghakiman memang harus dimulai dari rumah Tuhan.

1 Petrus 4 : 17

4:17 Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?

Rumah Allah harus pertama kali dihakimi, karena kita sedang belajar kebenaran, tapi penghakiman itu akan mendatangi saudara kalau saudara di luar kebenaran itu.

  • Bagaimana kesudahannya bagi orang yang tidak percaya pada Injil Allah?
  • Jika kamu orang percaya, maka hidupmu harus berpadanan dengan Injil.
  • Jika kamu orang percaya berarti hidupmu berpadanan dengan apa yang kamu percayai, dan kalau hidupmu tidak berpadanan dengan apa yang kamu percayai, berarti engkau belum bisa di sebut orang percaya.

Inilah kebenaran itu. Bukan berarti saya mempersulit saudara.

Kebenaran bagi daging kita memang sulit dimengerti, tapi baik bagi roh kita.

  • Saudara harus menghakimi kedurjanaan di dalam saudara.
  • Penghakiman harus dimulai dari rumah Tuhan, yaitu dimulai terhadap ke-durjanaan yang ada didalam kita sebagai bait Tuhan.
  • Saudara harus belajar firman supaya saudara terbebas dari penghakiman.
  • Saudara yang sudah terbebas dari penghakiman berarti saudara sudah menyatu dengan Tuhan dengan sempurna.

Jika saudara tidak kuat, maka saudara akan diseret oleh dosa-dosa akhir zaman.

Yehezkiel 9 : 6-8

9:6 Orang-orang tua, teruna-teruna dan dara-dara, anak-anak kecil dan perempuan-perempuan, bunuh dan musnahkan! Tetapi semua orang yang ditandai dengan huruf T itu, jangan singgung! Dan mulailah dari tempat kudus-Ku!” Lalu mereka mulai dengan tua-tua yang berada di hadapan Bait Suci.

Jika ada tanda huruf T berarti ada tanda Allah, saudara milik Allah.

Kalau saudara milik Allah saudara tidak bisa disentuh.

Penghakiman dimulai dari gereja dan gereja akan goncang.

9:7 Kemudian firman-Nya kepada mereka: “Najiskanlah Bait Suci itu dan penuhilah pelataran-pelatarannya dengan orang-orang yang terbunuh. Pergilah!” Mereka pergi ke luar dan memukuli orang-orang sampai mati di dalam kota.

Orang-orang yang berada di dalam bait Allah akan terseret keluar masuk ke dalam dosa-dosa dunia.

  • Saudara yang sudah masuk ke dalam rumah Tuhan, saudara bisa terbawa ke dalam arus dunia.
  • Di gereja hanya 2 jam, tapi hidup saudara di luar 22 jam.
  • Kalau kamu tidak kuat dalam firman, maka kamu akan terseret dalam dosa dunia.

9:8 Sedang mereka memukuli orang-orang sampai mati — waktu itu aku tinggal di belakang — aku sujud dan berseru, kataku: “Aduh, Tuhan ALLAH, apakah Engkau memusnahkan seluruh sisa Israel di dalam mencurahkan amarah-Mu atas Yerusalem?”

Saudara akan ditampi, jadi saudara tidak boleh ikut dosa dunia.

  • Saudara memiliki tanda Kristus, jangan hilangkan tanda itu.
  • Kalau saudara sudah milik Kristus ada huruf T (Theo) didalam saudara artinya Allah didalam saudara, jangan sampai Dia keluar dari dalam saudara.

Roma 8 : 9

8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Tanda Kristus bisa hilang, jika saudara hidup didalam daging, sehingga kedagingan dan ego akan semakin bertambah banyak didalam saudara.

Bila kamu tidak memiliki tanda Kristus, berarti kamu bukan milik Kristus.

Efesus 4 : 30-32

4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.

Menjelang kedatangan Tuhan Yesus kali kedua, yaitu menjelang hari penye-lamatan, kamu yang telah di meteraikan Roh Kudus, jangan lagi menduka-kan Roh Kudus.

4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

Buang semua kepahitan, pertikaian, kejahatan, hawa nafsu, kegeraman dan kemarahan karena akan mendukakan Roh Kudus yang ada didalam saudara.

4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

“Ramah seorang terhadap yang lain”, artinya hiduplah dengan harmonis satu dengan yang lain.

  • Ada kasih mesra satu dengan yang lain, saling mengampuni, dan saling me-nyayangi, bukan saling menuntut tapi saling memberi.
  • Kalau kamu mau diampuni oleh Kristus, ampuni juga orang yang bersalah kepadamu, tidak bisa tidak.
  • Kalau kamu tidak mengampuni, maka kamu akan mendukakan Roh Kudus di akhir zaman sekarang ini.

Yesaya 33 : 7

33:7 Lihat, orang-orang Ariel menjerit di jalan, utusan-utusan yang mencari damai menangis dengan pedih. (LAI)

33:7 Behold, their valiant ones shall cry without: the ambassadors of peace shall weep bitterly. (NKJV)

“Valiant”, artinya orang-orang besar, orang-orang terkenal, “ambassadors of peace” atau para duta Injil :

  • Orang besar yang dimaksud adalah duta-duta injil, hamba-hamba Tuhan, pendeta-pendeta yang terkenal.
  • Tapi firman TUHAN berkata, mereka ini akan menjerit di jalan-jalan, karena tertinggal saat pengangkatan gereja (Rapture) terjadi.
  • Mereka menjerit karena kebingungan dan penasaran, mengapa mereka bisa tertinggal, padahal mereka sudah melakukan tugas membawa orang-orang untuk berdamai dengan Tuhan (ambassador of peace)
  • Mereka akan menangis dengan pedih penuh penyesalan karena tertinggal.

Yesaya 33 : 5 – 6

33:5 TUHAN tinggi luhur, sebab Ia tinggal di tempat tinggi; Ia membuat Sion penuh keadilan dan kebenaran.

33:6 Masa keamanan akan tiba bagimu; kekayaan yang menyelamatkan ialah hikmat dan pengetahuan; takut akan TUHAN, itulah harta benda Sion.

Yang dimaksud dengan “masa keamanan” adalah hari “H” pengangkatan.

Kalau kamu hidup didalam hikmat Tuhan dengan benar dan memiliki pengenalan akan Tuhan serta hidup didalam takut akan Tuhan :

  • Maka itu adalah “harta benda yang tidak ternilai harganya”.
  • Karena kamu akan dibawa oleh Tuhan menjadi mempelai-Nya artinya kamu akan mewarisi Kerajaan yang tidak tergoyahkan.
  • Misalnya saudara di adopsi oleh kerajaan Inggris, apakah saudara bangga? Pasti saudara bangga.
  • Bagaimana kalau “Raja diatas segala raja” yang mengadopsi saudara?

Haleluya!!! Tuhan punya Kerajaan yang tidak tergoyahkan, permasalahannya mengapa kita masih mau hidup di kerajaan yang gampang goyah di muka bumi ini?

Kita maunya jadi raja di dunia ini, semua harus sesuai dengan kemauan saudara, karenanya saudara tidak pernah mau berubah.

Yesaya 33 : 7

33:7 Lihat, orang-orang Ariel menjerit di jalan, utusan-utusan yang mencari damai menangis dengan pedih.

Orang-orang Ariel menjerit artinya orang-orang terkenal, hamba-hamba Tuhan besar yang tidak punya keintiman dengan Tuhan, yang tidak punya hubungan dengan Tuhan akan menjerit karena mereka tidak mengajarkan kebenaran.

Mengapa sampai terjadi mereka tertinggal, adalah karena yang para hamba Tuhan itu ajarkan hanya perkara berkat, kesembuhan , mujizat dan sebagainya.

  • Tapi para pendeta besar ini tidak pernah serius mengusik perubahan hidup seseorang.
  • Kebenaran harus dibongkar supaya iblis bisa ditelanjangi.
  • Kita harus hidup didalam kebenaran, kita harus punya hubungan intim dengan Tuhan sehingga kita tidak menjerit di jalan-jalan.
  • Saudara adalah utusan yang membawa damai, ambassador of peace, karena-nya saudara harus ambil bagian dalan pengangkatan gereja (Rapture).

Saudara adalah hamba Tuhan, pembawa damai, jangan sampai saudara menjerit dan menangis karena saudara tidak memenuhi kriteria sebagai seorang mempelai, sehingga saudara tidak diangkat dan mengalami sendiri masa aniaya besar di bumi.

Oleh karena itu, bertekadlah agar memenuhi kriteria sebagai mempelai Kristus, untuk itu hiduplah didalam kebenaran, hidupkanlah kebenaran yang sudah ada di dalam saudara :

  • Dan katakan “tidak” pada dosa.
  • Menyatulah dengan kebenaran.
  • Hiduplah senantiasa didalam kekudusan.
  • Jadilah sabar seorang dengan yang lain.
  • Saling mengasihi seorang dengan yang lain.
  • Saling menyayangi seorang dengan yang lain.
  • Saling menolong seorang dengan yang lain.
  • Dan saling menopang seorang dengan yang lain.

Sehingga saudara tidak mendukakan Roh Kudus. Amen?

Saudaraku sekalian yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus.

Saya lanjutkan kembali berbicara tentang Masa Tribulasi atau Masa Aniaya Besar.

Banyak orang memperdebatkan tentang “kapan” terjadinya pengangkatan, apakah sebelum Masa Tribulasi, atau di tengah-tengah Masa Tribulasi, atau di akhir Masa Tribulasi?

Jawaban saya, pengangkatan gereja akan terjadi “sebelum Masa Tribulasi” dan begitu pengangkatan terjadi, maka secara langsung masa aniaya besar mulai menteror orang-orang yang berdiam di bumi.

Kata “pengangkatan” yang berarti, “diangkat secara vertical”, dalam bahasa Yunani dalam Alkitab menggunakan kata “HARPAZO”.

1 Tesalonika 4 : 17

4:17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Kata “diangkat” dalam Alkitab menggunakan kata “HARPAZO” (Bahasa Yunani)

Matius 24 : 40

24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;

Banyak orang yang bilang ini pengangakatan tapi sebenarnya mereka tidak diambil secara vertical ke atas tapi seperti diambil dari samping dan menggunakan kata “PARALAMBANO” bukan menggunakan kata “HARPAZO”.

2 Korintus 12 : 2

12:2 Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau — entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya — orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.

Kata “diangkat” dalam ayat ini menggunakan kata “HARPAZO”. Tapi ayat ini tidak berbicara mengenai pengangkatan (Rapture), tapi orang yang meninggal dunia.

Masa Tribulasi pasti terjadi setelah pengangkatan gereja, karena saya tahu pasti kebaikan Tuhan dan kasih Tuhan yang luar biasa kepada gereja-Nya.

  • Banyak orang berkata, pengangkatan terjadi “di akhir masa tribulasi” karena di Tesalonika dikatakan bersama Tuhan selama-lamanya.
  • Orang yang diangkat sudah pasti bersama Tuhan selama-lamanya.
  • Memang benar Tuhan akan turun lagi diakhir Masa Tribulasi, tapi sudah bersama orang-orang kudus-Nya, yaitu semua orang yang diangkat, juga termasuk mereka yang akan ikut memerintah bersama Tuhan dalam Kerajaan 1000 tahun di bumi yang telah di pulihkan.

Matius 24 : 37-38

24:37 “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,

Kehidupan orang-orang dunia sekuler semuanya berjalan serba normal, tapi Nuh terlepas dari penghakiman karena dia berjalan dalam kebenaran.

  • Paulus berkata di Efesus : “betapa besar, betapa dalam dan betapa lebar kasih Tuhan untuk kita”.
  • Setiap hari dalam kehidupan saudara dan saya sebagai pengikut Kristus, kita sudah sengsara memikul salib, kita menyangkal diri setiap hari dan kita ikut Tuhan kemanapun Tuhan mau, bagaimana mungkin Tuhan mengijinkan kita mengalami aniaya besar bersama orang-orang fasik?
  • Yesus berkata, “kamu harus tahu betapa besar, betapa lebar, betapa dalam kasih-Ku kepadamu, anak-Ku.

Di Matius 24 : 40 menggunakan kata “PARALAMBANO”, tapi pengangkatan yang dimaksud menggunakan kata “HARPAZO”, yang artinya di bawa naik ke atas dan hanya terdapat di 1 Tesalonika 4 : 17, Wahyu 12 dan 2 Korintus 12 : 2.

Jadi kalau saudara berbicara tentang dinamika pengangkatan, hanya ada di 1 Tesalonika 4.

Pertanyaannya :

“Mungkinkah pengangkatan terjadi “ditengah Masa Tribulasi atau di akhir Masa Tribulasi?”

Jawabannya : (dilihat dari sifat “Maha Adil dan Maha Kasih” nya Tuhan kita).

  • Kita setiap hari sudah menyangkal diri, sudah menolak “siapa kita” (ego).
  • Juga sudah menolak keinginan diri sendiri, sudah menolak hasrat kita, dan sudah menolak kehendak kita sendiri.
  • Mengapa? Karena kita telah memilih jalan Tuhan untuk hidup kudus, serta menjalin hubungan dan keintiman dengan Tuhan.
  • Hal tersebut diatas sudah pasti susah luar biasa untuk melakukan semuanya sesuai keinginan Tuhan.

Jadi, bagaimana mungkin kita masih mengalami aniaya yang amat sangat berat lagi?

Kalau Tuhan mengijinkan kita mengalami Masa Tribulasi yang maha dahsyat tersebut, dimanakah letaknya ke Maha-Adilan dan Maha Kasih nya Tuhan kepada kita?

Oleh karena itu pengangkatan (Rapture) pasti terjadi sebelum Masa Tribulasi.

Yesaya 33 : 2

33:2 TUHAN, kasihanilah kami, Engkau kami nanti-nantikan! Lindungilah kami setiap pagi dengan tangan-Mu, ya, selamatkanlah kami di waktu kesesakan!

Ayat ini berbicara tentang orang yang menanti-nantikan Tuhan.

Kasihanilah kami, Tuhan, kami telah menyangkal diri kami, kami telah memikul salib, selamatkanlah kami dari Masa Tribulasi itu, Tuhan.

  • Tidak mudah kita melewati penyangkalan diri dan pemikulan salib.
  • Tapi Tuhan berkata, “kamu harus melewati semua itu, agar kamu di proses menjadi mempelai Kristus”.
  • Melalui penyangkalan diri dan pemikulan salib, kamu sedang “didandan”, sampai kamu menjadi sempurna, dan itu memang susah sekali melewatinya.

Oleh sebab itu, tidaklah mungkin kamu masih harus mengalami masa aniaya besar itu.

Yesaya 33 : 5 – 6

33:5 TUHAN tinggi luhur, sebab Ia tinggal di tempat tinggi; Ia membuat Sion penuh keadilan dan kebenaran.

Meskipun kamu belum diangkat, sebab Ia tinggal di tempat tinggi, tapi dia tetap menanti-nantikan Tuhan.

Jadi ada yang menanti-nantikan Tuhan dan ada yang tertinggal.

33:6 Masa keamanan akan tiba bagimu; kekayaan yang menyelamatkan ialah hikmat dan pengetahuan; takut akan TUHAN, itulah harta benda Sion.

Yang dimaksud dengan “masa keamanan” adalah pengangkatan, artinya kamu akan diangkat, sehingga kamu tidak akan mengalami aniaya.

Kekayaan yang menyelamatkan kita bukanlah harta, tapi hikmat yaitu Yesus sendiri.

  • Pengenalan akan Tuhan, dan takut akan Tuhan, itulah harta benda kita yang sebenarnya.
  • Pada saat hari kedatangan Tuhan, kita tidak bisa mengandalkan asset, harta atau apapun, tapi yang menyelamatkan kita hanyalah Tuhan Yesus sendiri dan pengenalan kita akan Tuhan.
  • Semakin engkau mengenal Tuhan, maka akan semakin engkau tahu siapa Tuhan dan engkau semakin melekat pada Tuhan.

Kalau saudara masuk dalam masa keamanan, mau di angkat bersama Tuhan sebelum Masa Aniaya Besar terjadi, maka :

  • Saudara harus punya Tuhan, sebagai dasar landasan utama hidup saudara.
  • Saudara harus mengenal Tuhan, dan saudara harus hidup takut akan Tuhan.
  • Saudara harus hidup takut akan Tuhan artinya saudara harus menghormati Tuhan, respect pada Tuhan dalam setiap aspek kehidupan saudara.
  • Barulah saudara bisa mendapatkan masa keamanan.

Bagaimana kalau saudara tidak hidup dalam takut akan Tuhan, tidak hidup dalam hikmat Tuhan, tidak hidup dalam pengenalan akan Tuhan, tidak memiliki hubungan atau ke-intiman dengan Tuhan?

Yesaya 33 : 7

33:7 Lihat, orang-orang Ariel menjerit di jalan, utusan-utusan yang mencari damai menangis dengan pedih.

Isaiah 33 : 7

33:7 Behold, their valiant ones shall cry without: the ambassadors of peace shall weep bitterly.

Orang-orang Ariel atau orang besar atau “ambassador of peace” yaitu hamba-hamba Tuhan, pendeta-pendeta yang memperdamaikan antara manusia dengan Allah, yang menjadi panutan jemaatnya, ternyata mereka akan menjerit di jalan dan menangis dengan pedih karena mereka tertinggal.

  • Sudah capek-capek melayani Tuhan, tapi Tuhan berkata, “Aku tidak me-ngenal kamu”.
  • Jadi yang dicari Tuhan adalah keserupaan dengan Dia.
  • Kalau saudara meninggal di dalam Tuhan, dengan hanya percaya Tuhan, puji Tuhan kalau selamat, tapi di hari Tuhan kalau saudara tidak serupa, maka saudara tidak terangkat.

Yang diangkat bukan orang yang sekadar rajin ke gereja, atau rajin melayani, tapi orang yang serupa, yang menyatu dengan Tuhan dan orang yang hidup matinya sudah untuk Tuhan.

  • Kalau saudara benar-benar mau diangkat maka saudara tidak boleh men-jadikan kekristenanmu seperti permainan.
  • Jangan sebentar dosa, sebentar beres. Tidak bisa begitu.
  • Setiap hari saudara dibereskan oleh Tuhan, setiap hari saudara mengalami sentuhan dengan Tuhan, bergaul dengan Tuhan sampai saudara mengalami pikiran dan perasaan Tuhan.
  • Kalau saudara tahu pikiran dan perasaan Tuhan maka saudara akan berjalan dalam kehendak Tuhan.
  • Kalau saudara berjalan dalam kehendak Tuhan maka saudara tidak perlu takut lagi karena saudara pasti dibawa Tuhan ke padang rumput yang hijau dan ke mata air yang tenang.

Pertanyaannya :  Apakah saudara yakin memenuhi syarat untuk terangkat?

Mungkin saudara masih ragu, apakah bisa terangkat, karena saudara belum percaya diri dengan diri sendiri, karena merasa masih banyak yang harus dibereskan dulu.

  • Puji Tuhan kalau kita masih mengalami kesempatan dari Tuhan, hari ini kita masih diberi kesempatan untuk terus membereskan diri kita.
  • Tuhan terus memberi waktu, supaya kita benar-benar bisa mengenal Tuhan, belajar tentang Tuhan dan berjalan di dalam jalan Tuhan.

Jangan jadikan kekristenan itu permainan.

  • Ibadah memang ada keuntungannya untuk daging kita, untuk keperluan kita, tapi tujuan ibadah yang sebenarnya bukan untuk “aku”, tapi untuk Dia.
  • Kita harus mengembalikan arah ibadah yang benar, bukan ke “saya”, tapi ke Dia.
  • Kalau saudara mengarahkan ibadah saudara ke Dia, maka saudara akan memberikan yang terbaik untuk Dia.
  • Setiap hari itu adalah ibadah.

Berhati-hatilah !!! Akan banyak yang tertinggal. Tuhan sudah peringatkan kita, bahwa hanya sekitar 20 % orang Kristen yang terangkat dari seluruh dunia.

  • Hati-hati karena waktunya sudah sangat-sangat dekat, tanda-tanda zaman semakin nyata.
  • Persiapkanlah diri saudara dengan serius.

Bagaimana caranya kita memperbaiki diri kita setiap hari?

  • Hati-hati, banyak orang Kristen yang tinggal dalam kepalsuan.
  • Pelayanannya adalah ajang kepalsuan, bagaimana caranya dia menampilkan sesuatu yang kelihatannya baik, sementara dia sendiri hatinya jahat.
  • Kelihatannya rohani, kelihatannya benar-benar didalam Tuhan.
  • Pendoa syafaat berdoa yang sepertinya punya hubungan yang benar didalam Tuhan, tapi kosong semuanya.

Saudara harus membereskan manusia batiniah saudara dulu, barulah saudara bisa memberikan yang terbaik bagi Tuhan. Apapun pelayananmu, kalau manusia batiniahnya tidak beres, maka pelayananmu juga tidak akan beres.

  • Saya rindu kita semua mempunyai hubungan yang indah dengan Tuhan.
  • Tuhan tidak melihat kuantitas (jumlah) anggota jemaat dan atau betapa hebatnya kita.
  • Tapi yang Tuhan lihat, “seberapa dalam kita mengenal Tuhan dan seberapa dalam kita mengerti pikiran dan perasaan-Nya”.

Ingat !!! “Ambassador of peace”, pelayan-pelayan Injil, orang-orang yang melayani Tuhan, para pemberita firman, mereka juga akan masuk didalam “penghakiman di rumah Tuhan”.

Hati-hati! Penampian dimulai dari rumah Tuhan.

1 Petrus 4 : 17

4:17 Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?

Rumah Allah yang pertama kali dihakimi, karena akan dilihat kemurniannya.

  • Benarkah saudara sudah menjadi emas murni?
  • Benarkah saudara sudah tampil cemerlang di hadapan Tuhan ?
  • Yang diproses dan dibentuk terlebih dahulu, adalah kita yang percaya kepada Injil Kerajaan-Nya.
  • Kalau kita sudah selesai dibentuk dan diproses oleh orang-orang disekitar kita, barulah kita bisa dijemput oleh Tuhan di awan-yang permai.

1 Korintus 11 : 19

11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji

Sebab diantara kamu harus ada perpecahan, pergesekan karena besi harus menajamkan besi dan sesama harus menajamkan sesamanya.

  • Saudara akan dipertajam dengan sesama, dengan orang di sekitar saudara.
  • Nantinya akan terlihat siapa yang tahan uji dan siapa yang tidak.
  • Nantinya akan terlihat siapa yang tidak berdosa dan siapa yang akan jatuh kedalam dosa.
  • Kita harus mengalami pergesekan demi pergesekan, supaya saudara benar-benar tahu bahwa melalui pergesekan-pergesekan itu setiap hari, saudara semakin tahan uji.
  • Sampai suatu hari nanti saat saudara digesek saudara tidak merasa sakit lagi karena ada firman di dalam kita.

Suatu hari pernah ada seorang pendoa yang berdoa untuk saya dan isteri saya.

  • Saat itu kami sedang mengalami pergumulan yang berat.
  • Begitu dia berdoa, dia kaget karena di tubuh saya banyak sekali anak panah.

Tapi luar biasanya anak-anak panah itu terlepas sendiri dan bekas panah yang tertancap langsung sembuh dengan sendirinya.

  • Dan Tuhan berkata mengapa hal itu bisa terjadi, karena ada firman didalam kita dan firman didalam kita itulah yang menjadi “self healing”.
  • Karena ada firman di dalam kita, jadi kita tidak boleh kepahitan dengan orang, walaupun orang itu telah berbuat jahat pada kita.
  • Apapun alasannya kita tidak boleh kepahitan dengan siapapun, karena Tuhan yang berkata memang harus ada pergesekan.
  • Disitulah akan terlihat siapa yang tahan uji dan siapa yang tidak tahan uji, sehingga kalau saudara mau menjadi orang yang tahan uji maka saudara harus mau digesek.
  • Memang sakit digesek, karena tidak ada pergesekan yang tidak sakit, karena setiap ada pergesekan, besi menajamkan besi pasti sakit.
  • Tapi melalui pergesekan itu, kita akan cakap menanggung segala perkara.

Yesaya 33 : 2, orang mencari dan menantikan Tuhan.

Yesaya 33 : 6, kamu akan mendapat keamanan.

Yesaya 33 : 7, orang-orang menjerit tertinggal.

Yesaya 33 : 8

33:8 Jalan-jalan raya menjadi sunyi dan seorang pun tiada lagi yang lintas di jalan. Perjanjian sudah diingkari, saksi-saksi sudah ditolak, dan manusia tidak dihiraukan.

Inilah masa antikris berkuasa setelah pengangkatan gereja, dan karena ketika antikris berkuasa maka semua perjanjian diingkari.

Siapa yang bisa mengingkari perjanjian? Pasti iblis, dalam wujud manusia. Saksi-saksi sudah ditolak, manusia tidak dihiraukan, karena Antikris tidak akan pernah menghirau-kan nyawa manusia.

Yesaya 33 : 2-5 orang-orang menjerit.

Yesaya 33 : 6 terangkat.

Yesaya 33 : 7 orang-orang yang tertinggal.

Yesaya 33 : 8 masa antikris.

Jadi masa pengangkatan terjadi sebelum masa aniaya berlangsung di bumi.

  • Jalan raya menjadi sunyi, tidak ada seorangpun melintas, dan jalan berbicara mengenai Yesus sebagai jalan kebenaran.
  • Tapi saat ini orang sudah mulai terseret dengan arus dunia, sudah mulai terseret dengan pengajaran antikris, mulai terbawa pola hidup bebas.

Yang menyedihkan, gereja mulai bersatu dengan dunia dan meninggalkan jalan Tuhan, sehingga akhirnya jalan menjadi sunyi dan tidak ada lagi yang melintas.

  • Ini semua menandakan antikris sudah bertahta.
  • Apakah saudara mau coba-coba mengalami Masa Tribulasi?
  • Dalam Masa Tribulasi nyawa sudah tidak dihiraukan lagi.
  • Kita tidak boleh sampai mengalami masa yang sangat kejam ini.

Saya tidak mengajarkan hal yang duniawi, tapi saya mengajarkan kasih Allah yang besar dalam hidup saudara.

  • Kasih Allah akan besar dalam hidup saudara, jika engkau mau sangkal diri, pikul salib dan ikut Tuhan.
  • Asalkan engkau mau menderita bersama dan mati bersama dengan Tuhan, supaya engkau dibangkitkan bersama dengan Tuhan.
  • Kalau hari ini engkau tidak mati bersama dengan Tuhan, masih banyak hasrat, masih banyak kehendak, masih banyak ego, berarti engkau belum mati bersama dengan Tuhan.
  • Katakan pada Tuhan, “Tuhan matikan aku setiap hari, tidak ada yang aku inginkan selain memuliakan Tuhan.”
  • Kalau saudara sudah sampai ke tingkat ini, saudara digesek seperti apapun tidak akan terasa sakit karena focus saudara tidak kepada diri saudara lagi.
  • Tapi, bila masih ada orang yang sakit hati saat disakiti, berarti fokusnya masih pada hatinya sendiri bukan pada Tuhan.

Yang suka mengingkari janji hanyalah iblis dalam wujud manusia yang berwajah penuh dengan senyuman.

  • Oleh sebab itu “kalau bapamu bukan iblis”, jangan suka mengingkar janji dengan orang lain.
  • Kalau sudah janji dengan orang harus ditepati.
  • Salah satu janji yang paling fatal jika tidak ditepati yaitu janji nikah.
  • Janji nikah seorang mempelai wanita harus tunduk pada suami, tapi saat dalam bahtera rumah tangga suami dibawah ketiak isteri.
  • Janji nikah seorang mempelai pria harus mengasihi isteri, tapi saat dalam bahtera rumah tangga isteri terus dihantam dan dimaki-maki.
  • Jika demikian bagaimana dengan kekristenanmu?

Sebagai seorang Kristen, seorang suami atau isteri tidak boleh berbicara kasar pada pasangannya karena mengingkari janji.

Rumah tangga keluarga Chosen Generation, saya yakin semuanya baik-baik.

Saya selalu berkata pada saat ibadah pemberkatan nikah, kedua mempelai sudah terikat dengan janji pernikahan, yang berarti dapat ticket dan bisa pergi tapi tidak bisa pulang lagi.

  • Apakah saudara yang sudah pacaran masih mau menikah?
  • Jika jawaban saudara benar-benar tetap mau nikah, menikahlah!
  • Tapi jangan ada kata cerai dalam pernikahan saudara, tidak boleh cerai atau pun berpisah.
  • Kalau saudara masih memberi peluang untuk bercerai, berarti focus saudara masih pada diri saudara sendiri, saudara tidak menghiraukan pasangan saudara dan terlebih lagi janji pernikahanmu dihadapan Tuhan.

Mereka yang tertinggal sewaktu pengangkatan terjadi, disesatkan iblis dan masuk dalam tipu dayanya.

  • Setiap orang yang tidak mengikuti firman Tuhan, mudah sekali disesatkan, akibatnya jalan-jalannya menjadi sepi.
  • Saya rindu tidak ada seorangpun dari kita semua yang tertinggal.
  • Untuk itu kita semua harus menyatu dengan sempurna dengan Tuhan.
  • Sama seperti Bapak kita di Sorga adalah sempurna.

2 Tesalonika 2 : 4

2:4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.

Ini berbicara tentang antikris, antikris akan menduduki bait Allah.

1 Korintus 3 : 16

3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Kamu adalah bait Allah dan Roh Allah diam di dalam kamu.

2 Tesalonika 2 : 4

2:4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.

Iblis duduk di Bait Allah dan bait Allah itu adalah saudara dan saya. Jika iblis menduduki/berdiam dalam kita, maka dia akan menjajah hidup kita dengan dosa.

Kita menjadi budak dosa atau hamba dosa, seakan-akan dosa sah dalam diri kita.

Sadarkah saudara kalau saudara adalah bait Allah? Ya, saya sadar. Jika saudara adalah bait Allah, siapakah seharusnya yang menduduki atau berdiam di dalam saudara? Allah atau iblis?

  • Kalau Allah yang berdiam di dalam saudara, maka saudara harus taat pada Allah dan berjalan dalam jalan-Nya.
  • Tapi kalau iblis yang menjadi raja didalam saudara, maka saudara akan mengikuti semua kemauan iblis, karena dialah yang menjadi bapamu.
  • Jika saudara berbicara kasar, hidup sesuka hatimu, berbuat dosa apa saja seakan-akan tidak ada Tuhan, iblislah yang menjadi bapamu.

Ketika saudara berbuat dosa, apakah saudara lebih takut kepada Tuhan atau kepada hamba Tuhan?

  • Kalau saudara berbuat dosa lalu bertemu dengan hamba Tuhan, apakah kamu bisa bersembunyi dari hamba Tuhan itu?
  • Yang pasti, hamba Tuhan itu tidak akan tahu kalau saudara bersembunyi karena telah berbuat dosa, tapi saudara tidak bisa bersembunyi dari Tuhan.

Siapakah Tuan kita? Apakah Tuan kita sudah benar-benar Tuhan Yesus atau masih iblis?

  • Kalau keinginanmu terus kepada perbuatan dosa, berarti iblis lah yang men-jadi tuanmu.
  • Tapi kalau keinginanmu hanya kepada Allah, maka Allah lah yang menjadi Tuanmu.

Ingat!!! Tuhan sedang mempersiapkan kita semua, agar kita benar-benar siap untuk ambil bagian dalam pengangkatan gereja (Rapture) :

  • Tuhan sedang mempersiapkan kita menjadi jemaat yang sempurna, yang dipoles oleh Tuhan dan saudara menjadi Ester-Ester di akhir zaman.
  • Saudara sedang didandani oleh Tuhan, enam bulan dengan wangi-wangian, dan enam bulan berikutnya dengan mur yang penuh dengan kebosanan dan penderitaan.
  • Kadangkala melalui penderitaan demi penderitaan itu dan masalah demi masalah, saudara diproses oleh Tuhan sampai saudara kedapatan cantik di hadapan Tuhan.
  • Kalau saudara tidak pernah mengalami masalah, maka wajah saudara tidak akan pernah menjadi cantik dihadapan Tuhan.
  • Kalau saudara benar-benar yakin akan dijemput Tuhan sebagai mempelai-Nya, berdandanlah dengan tekun agar wajah rohanimu cantik jelita.

Ingat! Bukan berdandan secara jasmaniah, tapi berdandan secara rohani yang wajar.

Kamu harus mau diproses dan dibentuk serta didandani oleh Tuhan, sampai kedapatan tidak bercacat dan tidak bercela.

  • Memang sakit bahkan kadangkala sangat sakit ketika sedang didandani.
  • Kadangkala di salon kecantikan di mall-mall, bulu alis dicabut-cabut atau sebaliknya alis disulam segala macam.
  • Kadangkala sampai bulu hidung atau kumis dicabut, tapi kita harus diam, harus sabar dan tetap sadar bahwa kita sedang di dandani.

Kalau masuk masa antikris berkuasa, dia pasti telah menguasai gereja dan gereja pun sudah pasti “dimatikan dan dikubur” olehnya.

  • Antikris tidak peduli dengan siapapun, dia tidak peduli dengan manusia.
  • Antikris tidak peduli dengan kehidupan orang, apakah sudah mati atau masih hidup tapi sekarat, dia tidak peduli, apalagi kalau manusia itu adalah pengikut Kristus.
  • Yang dia pedulikan hanyalah keinginannya harus terpenuhi dan itulah iblis.

Banyak dari kita yang memiliki keinginan dan hasrat yang harus jadi, harus terpenuhi.

  • Ini menandakan kita masih antek-antek iblis dan hal itu tidak bagus.
  • Kita harus mengalihkan keinginan kita dari dunia kepada Tuhan.
  • Yang awalnya keinginan kita diarahkan kepada dunia, maka sekarang kita harus mengalihkan keinginan kita kepada Tuhan.
  • Untuk mengalihkan pandangan kita kepada Tuhan sebenarnya tidak berat, tapi kita lah yang membuatnya berat, karena kita masih terlalu duniawi.
  • Kalau kita masih duniawi, kita tidak bisa sampai ke Tuhan.

Saudara harus melepaskan keduniawian saudara sampai sifat Ilahi masuk dalam saudara sehingga saudara tidak memiliki keinginan apa-apa lagi.

Jika saudara mau berbuat dosa, saudara bisa menolaknya karena yang saudara mau hanya Tuhan, yang saudara mau hanya sorga dan yang saudara mau hanya kebenaran.

Siapa yang bisa disesatkan? Hanya orang dunia dan orang yang tidak tahu jalan Tuhan, hanya orang yang hatinya sarat dengan dosa.

1 Yohanes 2 : 19

2:19 Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.

Mereka berasal dari antara kita, tapi nanti bisa dilihat siapa yang bersungguh-sungguh mengikut Tuhan.

  • Jika saudara bersungguh-sungguh dalam mengikut Tuhan, maka saudara tidak akan rentan dengan luka.
  • Jika saudara bersungguh-sungguh dalam mengikut Tuhan, maka pelayanan saudara akan tahan uji, tidak lagi memikirkan diri saudara yang minta di hargai, minta dihormati.
  • Jika saudara memandang Tuhan, maka saudara tidak akan pusing lagi dengan diri saudara sendiri, mau dianggap atau tidak oleh orang lain tidak masalah, yang penting saudara di anggap oleh Tuhan.
  • Kalau saudara sudah sampai ke tahap ini, berarti saudara siap diangkat.

Pengangkatan ada 2 macam yaitu :

  1. Pengangkatan dalam bentuk kematian.
  1. Pengangkatan ramai-ramai pada saat Tuhan datang kali kedua.

(Rapture/Harpazo/diangkat secara vertical).

Jika saudara sempurna maka saudara akan diangkat ke atas, dibawa oleh Tuhan di awan-awan.

  • Maukah saudara sampai ke tingkat sempurna ini?
  • Apakah sekarang ini saudara yakin, telah memenuhi persyaratan dan siap diangkat?
  • Kalau saudara sudah siap maka saudara tidak takut mati karena mati adalah keuntungan dan saudara siap menyambut kematian asal jangan mati konyol.
  • Mati konyol itu bunuh diri.

Yesaya 33 : 9

33:9 Negeri berkabung dan merana; Libanon tersipu-sipu dan mati rebah; Saron sudah seperti padang belantara, Basan dan Karmel meluruh daun.

Negeri berkabung dan meratap. Antikris resmi berkuasa

Yesaya 24 : 4

24:4 Bumi berkabung dan layu, ya, dunia merana dan layu, langit dan bumi merana bersama

Inilah masa antikris, masa aniaya besar. Bumi akan berkabung dan meratap, siapa yang mau masuk ke masa yang sangat mencekam itu?

Kalau kamu tidak mau masuk kedalam Masa Aniaya, bereskan dirmu hari ini, perbaiki dirimu hari ini. Katakan, “Tuhan saya ingin Engkau saja tidak ada yang lain”

  • Antikris berkuasa, dosa akan semakin meningkat, orang yang tertinggal akan meratap dan berkabung siang dan malam.
  • Negeri berkabung dan merana.
  • Libanon tersipu-sipu dan mati rebah, artinya Libanon malu.

Isaiah 33 : 9

33:9 The earth mourneth and languisheth: Lebanon is ashamed and hewn down: Sharon is like a wilderness; and Bashan and Carmel shake off their fruits.

Lebanon is ashamed and hewn down (mati rebah/ditebang) :

  • Lebanon pegunungan di Syria.
  • Pegunungan artinya tempat tinggi.
  • Libanon artinya orang-orang yang pernah mengalami kasih Tuhan, pernah mengalami persentuhan dengan Tuhan, tapi kembali pada dosa lama, kehilangan kasih mula-mula, maka dia akan malu, jatuh dan ditebang.
  • Kehilangan kasih mula-mula bahaya besar dalam kekristenan.

Wahyu 2 : 2-4

2:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.

Saudara sabar atau tidak terhadap orang jahat? Pasti saudara tidak sabaran.

Saudara tahu firman atau tidak?

Jika saudara tahu firman, saudara bisa berkata, “mereka sesat karena saudara mengetahui pengetahuan tentang firman”.

2:3 Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah

Engkau sabar, engkau menderita oleh karena namaku, engkau pikul salib, engkau sangkal diri, engkau mengalami aniaya, dan engkau melayani Tuhan tanpa lelah.

2:4 Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula

Kasihmu akan Tuhan sudah hilang darimu dan hal itu merupakan bahaya besar bagi keselamatan kekalmu. Kita harus kembali kepada kasih mula-mula.

Keindahan Libanon telah rusak oleh dosa, karena dosa dunia telah masuk kedalam rumah Tuhan.

  • Mengapa dosa bisa masuk ke dalam rumah Tuhan? Karena jemaat-Nya telah kehilangan kasih mula-mula.
  • Waktu saudara pertama kali bertemu Yesus, dibandingkan dengan hari ini, lebih kudus mana? Kalau ternyata lebih kudus saat awal bertemu Yesus, maka bertobatlah.
  • Kamu sudah tahu firman, kamu sudah tahu kebenaran, setiap minggu kita belajar firman, belajar kebenaran, tapi kalau saudara kehilangan kasih mula-mula kepada Tuhan, itu sangat berbahaya bagi keselamatan kekalmu.

Wahyu 2 : 5

2:5 Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

Karena kehilangan kasih mula-mula, akhirnya engkau jatuh begitu dalam, engkau menikmati dosa, menikmati dunia seakan-akan tidak ada Tuhan.

  • Lakukan lagi apa yang semula engkau lakukan.
  • Bagaimana caranya kembali kepada kasih mula-mula?
  • Yesaya berkata, doa lahir dari firman.
  • Jadi untuk kembali pada kasih mula-mula awalnya baca firman, serius dengan firman, maka lahirlah doa.
  • Begitu sudah lahir doa, maka lahirlah keintiman.
  • Begitu sudah lahir keintiman lahirlah kesiapan untuk pengangkatan.

Keindahan Libanon telah rusak oleh dosa, karena kehilangan kasih mula-mula. Dosa telah masuk di dalam rumah Tuhan.

  • Di Libanon tumbuh pohon Aras yaitu pohon yang tingginya 24 meter dan berbicara mengenai iman.
  • Orang-orang yang dulunya beriman, pendoa-pendoa, hamba-hamba Tuhan tapi begitu dosa masuk dalam hidupnya, maka akan kehilangan kasih mula-mula, tidak terangkat dan di tebang.

Yesaya 33 : 9

33:9 Negeri berkabung dan merana; Libanon tersipu-sipu dan mati rebah; Saron sudah seperti padang belantara, Basan dan Karmel meluruh daun.

Libanon malu, mati rebah dan ditebang dan inilah gambaran selama Masa Tribulasi.

  • Pada hari-hari antikris mulai berkuasa, kepercayaan orang mulai roboh, mulai sirna.
  • Saron sudah seperti padang belantara.
  • Saron adalah tempat yang subur, sehingga menjadi tempat yang indah.
  • Oleh sebab itu dikatakan “mawar dari Saron”, karena merupakan tempat yang sangat subur dan indah, tapi berubah menjadi padang belantara.

Selama masa tribulasi, orang-orang yang awalnya indah dihadapan Tuhan, tapi karena kehilangan kasih Tuhan dan dosa sudah masuk, maka jadilah padang belantara.

  • Padang belantara artinya kematian.
  • Gereja yang dulu indah tapi sekarang menjadi gersang.
  • Gereja yang dahulu ramai tapi tidak mengajarkan kebenaran, akhirnya menjadi gersang.
  • Gereja adalah tempat untuk menyampaikan isi hati Tuhan dan kebenaran Tuhan, bukan isi hati dan kebenaran pendeta nya.
  • Kalau gereja menyampaikan isi hati pendetanya, berarti bukan gereja, tapi MPR atau DPR, sehingga akhirnya gereja menjadi sarang keributan.

Berbeda dengan orang yang diproses dan di bentuk Tuhan.

Hosea 2 : 13-14

2:13 “Sebab itu, sesungguhnya, Aku ini akan membujuk dia, dan membawa dia ke padang gurun, dan berbicara menenangkan hatinya.

2:14 Aku akan memberikan kepadanya kebun anggurnya dari sana, dan membuat lembah Akhor menjadi pintu pengharapan. Maka dia akan merelakan diri di sana seperti pada masa mudanya, seperti pada waktu dia berangkat keluar dari tanah Mesir.

Lembah Akhor itu adalah padang gurun, padang gurun yang akan diubah menjadi pintu pengharapan.

  • Saudara saat ini sedang mengalami padang gurun, tapi kalau ini proses dari Tuhan, maka saudara akan melihat “pintu pengharapan”.
  • Melalui proses demi proses maka saudara akan melihat “pintu pengharapan” itu (lembah barakhah).
  • Saudara akan menyerahkan hidup saudara kepada Tuhan seperti pada masa muda yaitu kembali kepada kasih mula-mula, seperti waktu berangkat dari tanah Mesir.

Tuhan mau saudara kembali pada kasih mula-mula, saudara tidak focus lagi pada diri saudara sendiri, tapi kembali focus kepada Tuhan.

  • Tuhan mau supaya saudara benar-benar diangkat, supaya saudara tidak seperti Libanon yang malu dan di tebang.
  • Supaya saudara tidak menjadi Sharon padang yang subur, tapi berubah menjadi padang belantara, padang gurun yang tandus yang penuh dengan kematian.
  • Kalau saudara benar-benar rindu untuk diproses oleh Tuhan, maka saudara akan menjadi tempat kesukaan Tuhan dan saudara akan dibawa dimana Tuhan berada.

Yesaya 33 : 9-10

33:9 Negeri berkabung dan merana; Libanon tersipu-sipu dan mati rebah; Saron sudah seperti padang belantara, Basan dan Karmel meluruh daun

Basan dan Karmel jatuh buahnya. Kalau sudah di tebang maka buahnya jatuh semua, jadi artinya pengharapan saudara sudah tidak ada lagi.

  • Pada Masa Tribulasi dimana antikris berkuasa, maka pengharapan kita akan dihancurkan oleh antikris.
  • Maukah saudara masuk ke masa antikris berkuasa? Kalau saudara tidak mau masuk ke masa aniaya tersebut, bersiaplah untuk diangkat oleh Tuhan.
  • Relakan dirimu untuk diproses, dibentuk oleh Tuhan sampai engkau menjadi serupa dan segambar dengan Tuhan.

33:10 Sekarang, Aku akan bangkit, firman TUHAN, sekarang, Aku akan bangkit berdiri, sekarang, Aku akan berdiri tegak!

Ada 3 bagian dalam ayat ini :

  1. Yang pertama : “Aku akan bangkit”.
  2. Yang kedua : “Aku akan bangkit berdiri”.
  3. Yang ketiga : “Aku akan berdiri tegak”.

Tiga bagian ini melambangkan Bapa, Putra, Roh Kudus.

Artinya ketika antikris sudah berkuasa, maka Tuhan berkata :

  • “Bahwa Tuhan akan bangkit”.
  • “Bahwa Kerajaan Tuhan harus kembali ditegakkan”.
  • “Karena Tuhan mau memulihkan Kerajaan-Nya” (Kerajaan Seribu Tahun di Bumi).

Pada akhir Masa Tribulasi, Tuhan datang menjejakkan kaki-Nya di Sion.

Wahyu 14 : 1-5

14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.

Di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya. Seratus empat puluh empat ribu orang berarti dua belas kali dua belas ribu.

  • Dua belas adalah angka pemerintahan.
  • Dua belas di Perjanjian Lama dan dua belas di Perjanjian Baru, artinya orang yang sempurna.
  • Ini menandakan orang yang sempurna, yaitu seratus empat puluh empat ribu orang sempurna yang akan memerintah bersama dengan Tuhan.

14:2 Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya.

14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorang pun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.

Tidak seorangpun dapat menyanyikan nyanyian baru itu selain dari yang seratus empat puluh empat ribu orang itu, artinya hanya yang sempurna yang memerintah bersama dengan Tuhan.

  • Tidak seorangpun yang bisa mempelajari nyanyian itu, artinya saudara harus menyatu dengan Tuhan, saudara juga harus mengenal pikiran dan perasaan Tuhan.
  • Kalau saudara mengenal pikiran dan perasaan Tuhan, maka saudara akan dapat mempelajari nyanyian ini, saudara akan bisa tahu dan mengerti nyanyian itu.

Kalau saudara tidak menyatu dengan sempurna, tidak mempunyai keintiman dengan Tuhan jangan berharap saudara memerintah bersama dengan Tuhan.

  • Kalau saudara tidak memerintah bersama dengan Tuhan, berarti saudara akan tertinggal saat Rapture terjadi.
  • Kalau saudara tertinggal, maka saudara akan mengalami masa aniaya besar, tapi Tuhan tetap membela saudara.

Seratus empat puluh empat ribu orang, artinya orang yang memerintah bersama dengan Tuhan, tapi bukan jumlah nya seratus empat puluh empat ribu, tapi ini adalah lambang pemerintahan.

  • Tuhan memilih dua belas orang rasul, yang artinya angka pemerintahan.
  • Dua belas kali dua belas artinya orang yang sempurna yang akan turut me-merintah bersama Kristus.
  • Sorga turun ke dunia maka pemulihan terjadi.

14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

Sempurna tidak mencemarkan dirinya dengan dunia, tidak menyatu dengan dunia.

Mereka murni sama seperti perawan.

  • Jika saudara mau menjadi murni sama seperti perawan, maka saudara harus mau di proses dan dibentuk.
  • Mustahil mau mendapat mahkota tanpa pikul salib.
  • Jika kamu mau mendapat mahkota, maka harus pikul salib.
  • Berjalan bersama Tuhan, mengenal pikiran dan perasaan Tuhan dan ikut Tuhan kemanapun dia pergi artinya “ketaatan”.
  • Sebagai korban sulung artinya mati bersama dengan Tuhan.

14:5 Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

Hidupnya murni seperti perawan, barulah bisa turut memerintah bersama dengan Tuhan.

  • Saya tidak mengajarkan saudara sekadar selamat.
  • Tapi saya mengajarkan saudara untuk turut memerintah bersama dengan Tuhan, seperti seratus empat puluh empat ribu orang yang tidak mencemar-kan diri.
  • Untuk itu agar saudara berjalan bersama Tuhan, taat kepada Tuhan, hidup dalam kebenaran Tuhan, saudara tahu langkah Tuhan, mengenal pikiran dan perasaan Tuhan.
  • Sampai saudara mengerti lagunya Tuhan.
  • Lagu atau nyanyian berbicara tentang irama, artinya lagu Tuhan dan lagu kita harus menyatu.
  • Melodi Tuhan dan melodi hidup kita harus sejalan.

Yesaya 33 : 11

33:11 Kamu mengandung rumput kering, dan melahirkan jerami; amarahmu seperti api yang memakan kamu sendiri.

Kamu mengandung rumput kering maksudnya ketika Tuhan datang mereka tidak focus pada firman ataupun belajar firman, tapi yang dipelajari hanya perkara-perkara dunia.

  • Karena kamu focus kepada perkara duniawi, maka kamu mengandung rumput kering dan melahirkan jerami, artinya kamu menjadi duniawi.
  • Kamu akan terbakar habis oleh amarahmu, karena amarahmu seperti api yang memakan dirimu sendiri.
  • Kalau kamu masih suka marah-marah, maka kamu akan mati oleh amarah-mu sendiri.
  • Mereka mati oleh api yang keluar dari mulut mereka sendiri yaitu amarah.

Yakobus 1 : 26

1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

Pernahkah saudara marah-marah setelah doa? Kalau pernah, sia-sialah ibadah saudara.

  • Berarti, setelah doa kita harus mengekang lidah kita.
  • Kalau kita tidak bisa mengekang lidah, maka kita akan mati dengan amarah, dengan fitnah, dengan persungutan kita sendiri.
  • Setelah kedatangan Tuhan semua menjadi jelas dan terang.

1 Korintus 10 : 10

10:10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.

Jangan bersungut-sungut.

Kolose 3 : 8-10

3:8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

Buang semua amarah, geram, kejahatan, fitnah dan kata kotor yang keluar dari mulutmu.

3:9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

Jangan saling menghakimi.

Kolose 3 : 10

3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Artinya kita harus kembali pada gambar Allah semula waktu Tuhan menciptakan kita. Kalau kita tidak kembali pada gambar Allah yang semula, maka kamu tidak akan terangkat.

Yesaya 33 : 12 – 13

33:12 Bangsa-bangsa akan dibakar menjadi kapur dan akan dibakar dalam api seperti semak duri yang ditebang.

Inilah penghakiman terakhir. Artinya orang yang hanya bisa menyakiti orang lain dan melukai hidup orang lain, adalah seperti semak duri, tidak ada artinya bagi Tuhan, harus dipotong dan dibakar, sebab menjadi batu sandungan bagi orang lain. Kita jangan menjadi duri bagi orang lain, agar kita tidak terbuang binasa.

Saat saya sedang mempersiapkan khotbah untuk hari ini tiba-tiba Tuhan berkata, “Kalau hari ini saudara masih kuat, layanilah Tuhan”.

  • Apa yang saudara punya hari ini berikan untuk Tuhan.
  • Bukan hanya uang saja, tapi apapun yang saudara punya seperti tenaga, berikan kepada Tuhan.
  • Berikan yang terbaik untuk Tuhan, karena Dia layak mendapatkan yang terbaik dari saudara.

33:13 Hai orang-orang yang jauh, dengarlah apa yang telah Kulakukan, hai orang-orang yang dekat, ketahuilah keperkasaan-Ku!

Orang-orang yang jauh, artinya orang yang belum mengenal Tuhan, maka mereka harus mendengar keperkasaan Tuhan.

Orang-orang yang dekat, artinya orang yang sudah mengenal Tuhan, maka mereka ini harus mengetahui keperkasaan Tuhan dan menjadi contoh bagi orang lain.

Saya berharap tidak seorangpun dari anggota jemaat Chosen Generation ini yang gagal dan terpaksa tertinggal di bumi, sehingga mengalami aniaya besar pada Masa Tribulasi.

  • Kerinduan saya semuanya termasuk dalam “seratus empat puluh empat ribu orang” yang turut memerintah bersama Kristus.
  • Saudara akan diangkat dan dibawa Tuhan di awan-awan yang permai.
  • Saudara akan memerintah bersama dengan Tuhan, saudara tahu nyanyian Tuhan dan saudara tahu langkah Tuhan, saudara hidup sama seperti Tuhan.

Yesaya 33 : 14

33:14 Orang-orang yang berdosa terkejut di Sion orang-orang murtad diliputi kegentaran. Mereka berkata: “Siapakah di antara kita yang dapat tinggal dalam api yang menghabiskan ini? Siapakah di antara kita yang dapat tinggal di perapian yang abadi ini?”

Sion melambangkan gereja. Neraka itu nyata, siapakah yang mau tinggal di dalam lautan api yang menyala-nyala?

Hanya orang bodoh yang mau tinggal di dalam lautan api yang kekal tak kunjung padam.

  • Kalau saudara bukan orang bodoh, janganlah kembali kepada dosa lama, janganlah kembali kepada cara hidup yang sia-sia.
  • Hanya orang yang “tidak waras” yang senang dengan dosa dan mau tinggal di dalam lautan api kekal.

Janganlah berpikir saudara sudah pasti selamat karena sudah bertobat, dan sudah men-jadi sempurna karena rajin ke gereja dan rajin pelayanan.

  • Sebenarnya tidak susah menjadi sempurna, asal kita mau merelakan diri kita mati bersama dengan Tuhan, kita pasti menjadi sempurna.
  • Maukah saudara mati bersama Tuhan mulai hari ini?
  • Jangan lagi hidup dalam dosa, jangan kembali lagi kepada dosa yang lama, karena saudara akan kehilangan kesempatan untuk terangkat, saudara akan kehilangan kesempatan memerintah bersama dengan Tuhan.

Tidak ada yang kuat berdiam di bumi dalam Masa Tribulasi.

  • Hari ini saja belum ada siksaan besar, kita sudah tidak kuat melawan dosa, bagaimana nanti menghadapi siksaan besar selama Masa Tribulasi?
  • Selagi hari ini masih ada Roh Kudus, dan masih ada kasih karunia Tuhan, siapkan dirimu untuk diproses dan dibentuk oleh Tuhan menjadi bejana yang indah dan siap dijemput sebagai mempelai Kristus.

Amin. Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

Warta 7 Oktober 2018- Pelayanan Hamba atau pura-pura hamba

WhatsApp Image 2018-10-05 at 18.08.16

PELAYANAN HAMBA ATAU PURA-PURA HAMBA?

Terdapat dua tipe orang dalam melayani, yang pertama yaitu yang benar-benar berlaku sebagai hamba. Dan yang kedua yaitu yang mengaku sebagai hamba tapi memperlakukan dirinya laksana sebagai tuan. Saudaraku memang setiap orang yang telah ditebus Tuhan adalah seorang hamba. Hamba berasal dari bahasa Yunani yaitu Doulos yang berarti seseorang yang tidak mempunyai hak dan juga kepentingan, dia hanya memiliki kewajiban yaitu melayani tuannya. Demikian pula kita, jika kita mengaku orang tebusan Tuhan yang telah dipindahkan dari perhambaan dosa kepada perhambaan kebenaran (Roma 6:17-18), maka sudah selayaknya kita melayani dan wajib menjadi pelayan kebenaran dalam hal ini adalah Tuhan Yesus Kristus.
Tapi saudaraku, permasalahannya sekarang ada pada diri manusia sendiri yang kita kenal dengan nama EGO. Ego merupakan racun ular yang nyata telah disuntikan di taman Eden dan kemudian mejalar kepada generasi ke generasi (Roma 5:12). Ego inilah yang menjadi tembok penghalang manusia mengalami perubahan dan menjadi seorang hamba.
Nyata dalam suatu pelayanan kita sering menyaksikan kamuflase manusia yang menyatakan dirinya sebagai hamba tapi terus “mempertuankan” dirinya diantara yang lain. Memang terkadang ego tidak ditunjukan secara gamblang seperti pengendalian pelayanan, atau mengatur pelayanan dan kecewa jika tidak dipenuhi. Tapi ego juga bisa ditunjukan menjadikan dirinya eksklusif, pusat perhatian, atau yang lebih parahnya membangun kubu atau blok dalam melayani. Orang seperti ini biasanya juga merasa memiliki kelebihan dibanding yang lain. Jelas saudaraku jika didalam diri kita masih terdapat sifat seperti ini maka pelayanan kita bukanlah pelayanan hamba melainkan pelayanan yang sekedar “pura-pura sebagai hamba”.

Ciri lain pelayanan “pura-pura hamba” yaitu rentan tersinggung. Hal ini terjadi karena orang tersebut belum benar-benar menundukan dirinya kepada Tuhan sebagai satu-satunya tuan dalam hidupnya. Dia masih merasa dirinya adalah tuan. Orang seperti ini tidak bisa tidak diabaikan pasti dia akan kecewa, karena dia merasa dirinya orang penting.

            Saudaraku jika dalam melayani seseorang sudah merasa eksklusif ditambah lagi rentan dengan harga diri dan membangun kubu, hal lain pastilah orang seperti ini sulit diatur dan diarahkan karena dia merasa punya arah sendiri atau arahnyalah yang paling benar.

Saudaraku yang harus kita ingat pelayanan bukanlah one man show melainkan team work. Dan demi tercapainya tujuan utama masing-masing anggota team haruslah merendakan diri satu sama lain, masing-masing saling melayani dan memperhambakan diri dan semua hanya bisa terwujud dengan kematian kepentingan diri sendiri  (Ego) dan juga harga diri.     

30 SEPTEMBER 2018MASA TRIBULASI BAG.II (VIDEO)

SELASA 2 OKT 2018 PESAN TUHAN MELALUI NUBUATAN

wp-1538588719506851722871.jpg

PESAN TUHAN MELALUI NUBUATAN  SELASA 2 OKTOBER 2018  

(Oeh : PS. FERDI GODJALI , GPPK CHOSEN GENERATION)

Serahkan segala kuatirmu, serahkan segala bebanmu tetaplah percaya kepadaKu, Ditengah ketidak pastian dunia jika engkau berpegang kedapa-Ku engkau akan menyadari hanya Aku satu-satunya Allah yang pasti bagimu. Aku adalah penolongmu Aku adalah pembelamu, ditengah dasyatnya dunia ini ditengah dinginnya malam hari kasihKu tetap melingkupimu, pelukanKu menghangatkanmu. Ditengah panasnya siang kasihKu tetap menaungimu. Dunia tidak bisa menyengatmu asalkan engkau dekat dengan Aku. Dunia tidak akan bisa menyakitimu asalkan engkau intim dengan Aku. Aku telah mengajarmu berjalan sekarang Aku mengajakmu berlari bersama Aku, Aku mengajakmu berlari untuk mendapati Aku. Kejar semua ketertinggalanmu anak-anak-Ku sekarang waktunya berlari. Tuhan berkata semua semakin tidak pasti keadaan cuacah, alam semua tidak pasti, perekonomian juga tidak pasti tapi Tuhan berkata siapa yang berpegang kepada-Ku ia berpegang kepada kepastian. Percayalah hidupmu sepenuhnya kepada-Ku karena Aku yang menjagamu. Jangan engkau berjalan sendiri anak-anakKu karena engkau tidak akan tahan diluar sana, karena engkau tidak akan tahan diluar Aku. Hanya bersama dengan Aku engkau tenang, walaupun dunia hiruk pikuk engkau tetap bisa tenang, engkau tetap bisa tidur, engkau tetap bisa bersantai bersama dengan Aku. Aku menjaminmu anak-anak-Ku asalkan engkau terus mencari Aku, asalkan engkau terus mendekat kepada-Ku. siapapun yang mencari Aku tidak akan pernah Ku tolak, siapapun mendekat Aku tidak pernah Ku jauhi dan Ku singkirkan. Jika engkau terus mencari Aku dan mendekat kepadaKU engkau akan mendapatkan damai sejahtera dan sukacita yang tidak akan pernah berhenti selama-lamanya. Matahari akan berhenti bersinar tetapi kasih-Ku tidak akan pernah sirnah daripadamu. Percayalah kepada-Ku. Tuhan berkata serahkan semua bebanmu karena engkau tidak sanggup memikulnya, engkau tidak akan bisa menyelesaikannya karena Aku yang akan menyelesaikannya. Serahkan bebanmu kepada-Ku, Aku akan menyelesaikan semuanya Aku akan membereskan semuanya gantikanmu engkau akan menyaksikan tangan-Ku yang berkarya dan bekerja, apa yang mustahil selama ini akan Kujadikan jadi asalkan engkau mau menyerahkan kepada-Ku. Serahkan semua bebanmu jangan engkau pikul, masa depan anak-anakmu jangan engkau pikul, biaya-biaya yang harus kau tanggung jangan engkau pikul serahkan semuanya Aku akan bertindak gantikanmu. Terang-Ku bercahaya atasmu dan didalammu, engkau akan menyaksikan pertolongan demi pertolongan dari pada-Ku, engkau akan menyaksikan jalan-jalan yang terbuka bagimu asalkan engkau mau percaya pada-Ku dan jangan ragu . Serahkan hidupmu kepada-Ku, berhentilah mengandalkan kekuatanmu, berhentilah mengandalkan pola pikirmu hiduplah kudus engkau akan melihat pertolongan-Ku. siapapun yang engkau andalkan tidak dapat menolongmu dihari-hari ini, tidak ada seorangpun yang dapat menolongmu selain Aku. Aku akan membuat segala sesuatunya untuk berharap kepada-Ku terus berjalanlah bersama Aku terus ikuti langkah-Ku ikuti ketukan-Ku, Aku akan membawamu ketempat-Ku. Sekali lagi Tuhan berkata serahkan segala beban kuatirmu jangan takut selama engkau hidup bersama-Ku dan berjalan bersama-Ku Akulah jaminanmu. Siapa yang tidak mengandalkan Tuhan akan hancur dengan mengandalkan kekuatan sendiri tetapi siapa mengandalkan-Ku akan hidup selamanya. Engkau akan melihat tangan-Ku bekerja dan berkuasa atas dunia ini semua unsur-unsur dunia akan digoncangkan tetapi siapa yang mengandalkan-Ku dan berharap pada-Ku dia akan hidup selama-lamanya. Alam semesta semakin tidak menentu semua yang berasal dari bawah akan bergerak untuk keluar dan begitu keluar terjadilah gempa akan banyak terjadi bencana-bencana setelah ini lebih banyak lagi bencana setelah ini karena lebih banyak yang dari bawah akan keluar. Dunia akan semakin jahat tetapi siapa yang berjalan bersama Aku ia akan melihat kemenangan demi kemenangan. bersyukurlah pada Tuhan sebab hari ini kita sedang digantikan Tuhan dengan pakaian putih putih bersih karena Tuhan telah mengampuni dosa-dosa kita saat ini. Tuhan memberi penglihatan bumi terbelah dan dari bawah keluar tambah banyak dan bertambah banyak, inilah yang dimaksud Tuhan setiap hari dunia semakin jahat orang-orang semakin jahat tetapi siapapun yang berjalan bersama Tuhan akan dipermuliakan bersama dengan Tuhan dan dekat dengan kemuliaan-Nya.

Tuhan mengajak jemaat untuk berdoa sepakat melepaskan semua ikatan-ikatan dari kegelapan dan merebut semua jiwa-jiwa milik Tuhan, dalam penglihatan saat merebut jiwa-jiwa terlihat pintu-pintu besar terbuka dan banyak jiwa menuju kesana dan semakin banyak jiwa menuju terang. Tuhan memakai alam untuk membawa pertobatan, iblis merancang-rancangkan yang jahat tetapi Tuhan merancang untuk kebaikan. Tuhan memperlihatkan langit menjadi gelap tetapi pintu yang terbuka itu terang dan banyak jiwa-jiwa yang masuk kesana. orang-orang yang selama ini lumpuh dalam arti tidak berjalan didalam kebenaran mereka semua akan berjalan didalam jalan kebenaran, mereka yang selama ini buta tidak bisa melihat kebenaran mereka akan melihat kebenaran itu. Tuhan berkata ada orang-orang asal sumatra ditempat ini, kita merebut sumatra untuk kemulian Tuhan, kami berdoa bagi kalimantan dan diberi penglihatan ada darah Yesus Turun atas kalimantan dan akan ada hujan pertobatan bagi kalimantan kalimantan dibasuh oleh darah Yesus dan saya melihat ada salib-salib tegak di jawa, salib Tuhan akan ditinggikan dipulau jawa. Kami berdoa bagi sulawesi dan Tuhan memperlihatkan ada Api di sulawesi yaitu Api Roh Kudus, Tuhan sedang memurnikan sulawesi. Kami berdoa bagipulau-pulau lain dari sabang sampai merauke dibasuh dengan darah Yesus, dibasuh dengan damai sejahterah dan dibasuh dengan air dari sorga ,di cuci dan dibersihkan dari segala dosa, saat kami berdoa bagi papua ada kegelapan dipapua dan banyak kegelapan dipapua dan saat berdoa bagi papua ada banyak mayat-mayat yang bangkit dipapua artinya akan terjadi kebangunan rohani dipapua. Tuhan berkata hanya Anak Domba yang mampu mengerjakan semuanya tidak ada yang mampu memulihkannya kecuali Anak Domba yang sanggup memulihkannya.

Saya melihat philipina seperti disembelih … sekalipun terjadi pergolakan besar di philipina tetaapi anak-anak Tuhan dijaga dan dirawat Tuhan.  Tuhan berkata Eropa ditinggalkan …. Eropa telah ditinggalkan, Tuhan berkata Eropa timpang. kami berdoa agar Tuhan tidak meninggalkan eropa dan pulihkan eropa agar dapat dapat tegak berdiri kembali dan kami berdoa agar banyak penginjil-penginjil masuk ke eropa.

Kami berdoa bagi Amerika …. Tuhan memberi penglihatan amerika hitam padam seperti karet, tanah yang tandus tanah yang tidak bertuan. kami berdoa bagi amerika agar tanah yang tandus itu menjadi pintu pengharapan didalam Tuhan. Tuhan memberi penglihatan banyak gunung-gunung di amerika artinya gunung-gunung keangkuhan gunung kesombongan gunung harga diri. Gunung-gunung itu penghalang akan pengenalan akan Tuhan. Sekali lagi Tuhan memberi penglihatan amerika seperti karet yang panas dan lengket dan siapa yang menginjaknya dia akan tertarik kesana. Tuhan berkata inilah magnit dunia. Tuhan berkata gereja-gereja sudah menjadi duniawi di amerika dan sudah sulit untuk mencari gereja yang militan disana, hanya sedikit sekali. kami berdoa gereja-gereja di amerika agarbangkit kembali dan tidak duniawi lagi.

Tuhan berkata cina dan jepang mulutnya penuh dengan hujat, kami berdoa agar semua mulut yang menghujat itu ditutup dan dibasuh.

Tuhan berkata Aku telah mati bagimu ….. sekali lagi Tuhan berkata kejar semua ketertinggalanmu gapai Aku supaya engkau mendapati Aku dan engkau akan bersama-sama dengan Aku engkau akan hidup didalam Aku dan Aku hidup didalammu. Engkau akan tinggal bersama dengan Aku dimana Aku berada disitu engkau berada . Tuhan berkata setiap hari adalah hari yang baru …. Tuhan mau setiap hari lembaran kita putih bersih hidup suci dan hidup kudus dan tidak mengotori lembaran putih tersebut.

Tuhan berkata bangkitlah anak-anak-Ku dan jadilah terang dimana engkau berada baik dalam perkataanmu dalam perbuatanmu dalam tingkah lakumu dalam gaya hidupmu jadilah terang dimana engkau berada. engkau semua akan mengibarkan bendera kemenangan-Ku, dimana engkau berada engkau mengibarkan bendera kemenangan-Ku. Nama-Ku akan dipermuliakan melalui hidupmu.

Aminn.

KEKRISTENAN YANG BERKUALITAS – 11 SEPTEMBER 2018

K

“Alat penampi sudah ditangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya kedalam lumbung-Nya, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.” (Lukas 3 : 17)

KEKRISTENAN

YANG BERKUALITAS

KHOTBAH PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH PENDALAMAN ALKITAB

SELASA 11 SEPTEMBER 2018

===============

SHALOM !

Khotbah pada hari Minggu yang lalu, yaitu tanggal 09 September 2018 tentang “Standard Kekristenan” adalah pukulan telak bagi kita semua, dan benar-benar menampar kita, tetapi seharusnya merubah kita.

Saya sendiri benar-benar merasakan perubahan itu. Melalui firman ter-sebut, Tuhan mau kita semua harus benar-benar diubahkan.

Pada sore hari ini kita akan berbicara tentang “Kekristenan Yang Berkualitas”

Ingat !

Ada “standard kekristenan” yang harus kita penuhi, yaitu jika kehidupan kita sehari-hari tidak lebih baik dari para Ahli Taurat dan orang-orang Farisi, maka kita tidak akan masuk kedalam Kerajaan Sorga.

Para Ahli Taurat dan orang-orang Farisi sangat ketat dalam melakukan tuntutan Hukum Taurat dan dalam kehidupan mereka sehari-hari mereka begitu taat beragama, serta melakukan dan mematuhi setiap ketentuan-ketentuan dari TUHAN, antara lain :

  • Mereka taat dalam hal berdoa, taat baca firman setiap hari, mereka taat menjalankan puasa.
  • Mereka juga rajin memberikan persembahan, juga rajin memberikan persepuluhan dan segala macam persembahan yang telah ditetapkan oleh TUHAN bagi mereka.

Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengingatkan kita semua, jika kekristenan kita tidak me-lebihi para ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu, maka kita tidak bisa masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Dan inilah “Standard Kekristenan” yang telah kita pelajari sebelumnya.

  • Tuhan mau kita memenuhi standard kekristenan bagi kita tersebut, bahkan Tuhan menaikkan standardnya dengan kata “Sempurna”.
  • Tuhan mau saudara dan saya mencapai “tingkat kesempurnaan”
  • Standardnya tidak dikurangi, justru standard-nya ditingkatkan, karena kita mau dijadi-kan Tuhan sempurna dan ikut memerintah bersama Dia.

Tuhan mau kita menjadi orang Kristen yang bukan hanya ikut-ikutan Kristen karena keturunan, bukan pula hanya sekadar ikut-ikutan ibadah ke Gereja, tapi kita harus menjadi orang Kristen yang benar-benar berkualitas.

  • Kualitas kekristenan kita akan terbentuk, jika kita benar-benar sudah membangun hubungan yang intim dengan Allah secara pribadi.
  • Jika kita ada keintiman dengan Allah dan kita bersatu dengan firman Allah, barulah kita bisa melihat kualitas kekristenan kita seperti apa.
  • Tuhan mengibaratkan kekristenan kita dengan gandum”.
  • Gandum merupakan bahan dasar untuk “pembuatan roti”.

Imamat 21 : 22

21:22 Mengenai santapan Allahnya, baik persembahan-persembahan maha kudus maupun persembahan-persembahan kudus boleh dimakannya

Roti berbicara mengenai santapan Allah atau makanan Allah.

Saudara dan saya harus bisa menjadi santapan Allah, artinya saudara dan saya harus menjadi orang Kristen yang berkualitas tinggi, supaya bisa dinikmati oleh Allah.

  • Sesuatu yang nikmat, sesuatu yang enak, dan pasti akan terus saudara gali, yaitu firman-Nya.
  • Demikian juga Tuhan mau menggali saudara lebih lagi, dan lebih lagi dan Tuhan mau menjadikan saudara “santapan-Nya”, supaya saudara benar-benar menjadi roti yang hidup.
  • Semakin baik kualitas gandumnya, semakin enak rotinya.
  • Tapi kalau gandumnya berkualitas rendah, maka rotinyapun tidak akan berkualitas rendah, rotinya pun pasti tidak enak dan dibuang.

Jadi Tuhan mau menjadikan saudara sebagai gandum yang berkualitas tinggi, supaya saudara bisa menjadi roti yang hidup yang bisa disantap Allah setiap saat.

Tapi permasalahannya :

  • Apakah kita punya kerinduan untuk dekat dengan Allah?
  • Apakah kita punya kerinduan untuk menjadi “makanan” Allah?
  • Apakah kita punya kerinduan untuk “menyantap firman” Allah?

Kalau saudara menyantap firman Allah, maka saudara akan diubah oleh firman dan firman yang merubah hidup saudara dan menjadikan saudara sebagai santapan Allah.

Dalam pelepasan selalu saya katakan, bahwa Roh Allah ada didalam kita.

  • Supaya Roh Allah menjadi lebih besar dan semakin besar didalam kita, maka kita harus banyak makan firman-Nya, sehingga Dia pun semakin besar didalam kita.
  • Sedangkan roh jahat makannya adalah dosa, sehingga bila saudara berbuat dosa terus menerus, maka roh jahat yang akan semakin berkuasa didalam saudara dan roh jahat yang akan menjadi semakin besar didalam saudara.
  • Kalau dosa sudah berkuasa didalam saudara, maka saudara tidak akan menjadi enak, saudara tidak akan disantap oleh Allah dan saudara tidak akan menjadi roti yang berkualitas.
  • Tuhan mau menjadikan saudara orang-orang Kristen yang berkualitas tinggi, bukan sekadar pengikut Kristus yang asal-asalan.

Di hari-hari penantian akan “kedatangan Tuhan kali kedua” sekarang ini, banyak sekali orang Kristen yang asal-asalan :

  • Banyak sekali orang Kristen hari-hari ini yang asal berdoa, asal ibadah, asal percaya.
  • Tuhan tidak mau saudara menjadi orang Kristen asal-asalan, tapi Tuhan mau saudara benar-benar menyatu dengan Dia sampai saudara benar-benar sempurna.
  • Tuhan tidak mau kita seperti batu yang di lempar ke dalam air, batu tersebut pasti tenggelam dan basah, tapi batunya sendiri tidak menyerap air tersebut.
  • Banyak orang Kristen hari-hari ini yang seperti batu itu, sepertinya menyatu dengan Yesus, tapi tidak menyerap Yesus.
  • Yang berubah hanya tampak luarannya saja, tapi pola tingkah lakunya dan karakternya tidak pernah berubah, masih kompromi dengan dunia, kompromi dengan dosa dan hatinya masih bebal, masih kompromi dengan keadaan, bahkan masih kompromi dengan keluarga dan lingkungannya.

Tuhan mau kita menjadi seperti “sponge” (karet busa), dimana setelah “sponge” tersebut dilempar ke dalam air, maka “sponge” tersebut akan menyerap air disekelilingnya. Saat “sponge” itu diperas, maka akan keluar banyak air.

  • Semakin banyak air yang diserap oleh “sponge” itu, maka “sponge” tersebut semakin berat.
  • Tuhan mau kita seperti “sponge” yang menyerap Tuhan.
  • Semakin kita berkualitas, maka kita semakin banyak menyerap Tuhan dan semakin banyak firman yang saudara serap, maka saudara pun semakin berguna dihadapan Allah.

Semakin banyak saudara menyerap Tuhan, maka saudara pun akan se-makin menjadi santapan Allah yang nikmat.

Tapi untuk menjadi gandum yang baik, saudara harus ditumbuk terlebih dahulu, kulit gandum harus dipisah, hanya isinya yang diambil.

Lukas 3 : 16-17

3:16 Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

 3:17 Alat penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung-Nya, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”

Gandum dikumpulkan kedalam lumbung-Nya, tapi debu jerami atau kulitnya akan dibakar dalam api yang tidak terpadamkan.

Kulit gandum akan terbuang dan isinya yang akan dikumpulkan oleh Allah.

1 Korintus 15 : 50

15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

Kulit gandum berbicara mengenai “darah dan daging”.

Manusia jasmaniah kita, tidak ada artinya dihadapan Allah, tapi mengapa banyak orang yang lebih focus dengan perkara jasmaniah?

  • Mereka lebih focus dengan apa yang dipakai, dengan apa yang dimakan, dengan apa yang diminum hari ini.
  • Mereka takut ketika tidak memiliki uang, tapi tidak pernah takut ketika tidak memiliki Tuhan!
  • Inilah permasalahan di kekristenan hari-hari ini.

Banyak orang menangis sedih ketika tidak punya uang, tapi tidak pernah menangis ketika tidak  bersentuhan dengan Tuhan.

Matius 6 : 25

6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Bayangkan apa yang dikatakan Yesus ini, “Janganlah kuatir dengan tubuhmu, dengan apa yang kamu pakai, bukankah hidup saudara hari ini lebih penting daripada makanan dan tubuh saudara lebih penting daripada pakaian?” :

  • Artinya kekudusanmu jauh lebih penting dan berharga daripada apa yang kamu pakai dan apa yang kamu makan hari ini”.
  • Permasalahannya, jika kulit gandum masih ada didalam kita, maka focus kita akan ke tujuan kita dan lebih fatal lagi bila fokus kita sudah salah.
  • Fokus kita bukan ke Tuhan atau ke salib, tapi hanya kepada diri kita sendiri yaitu kepada apa yang kita pakai, minum dan kita makan hari ini.

Firman Tuhan berkata, banyak orang di akhir zaman ini yang dipikirkan hanya makan, minum, pesta pora, kawin mengawinkan, sampai akhirnya pada saat hari Tuhan tiba mereka tidak siap.

  • Kita mendidik anak kita dari kecil sampai besar untuk menjadi orang berhasil, tapi berhasil dalam hal apa?
  • Yang paling utama adalah berhasil dalam iman.
  • Kalau berhasil dalam iman, maka anak ini akan berhasil dalam segala hal.
  • Kalau anak ini dididik dalam takut akan Tuhan, maka anak ini akan menjadi berkat bagi banyak orang.

Yang paling utama adalah kerohanian kita yang harus berkualitas tinggi, bukan fisik atau tubuh kita, karena walaupun kita mempercantik diri sedemikian rupa, tetap saja nantinya akan berkerut juga di hari tua.

  • Saudara mau fitness sehebat apapun, tetap saja saat sudah tua ya tua saja, semua akan berkerut.
  • Sehebat apapun kita jaga tubuh kita, tapi kalau sudah waktunya Tuhan, tetap saja akan kembali ke rumah Bapa semua.

Permasalahannya :

Tuhan berkata, “ketika Aku datang, adakah Aku dapati iman di bumi ini?” Maksudnya, ketika Tuhan datang apakah saudara sudah siap?

Tuhan saja masih meragukan kita, sampai Tuhan bertanya, “Adakah Kudapati iman di bumi ini?”

  • Apakah saudara hidup berkenan kepada Tuhan?
  • Apakah saudara benar-benar ngotot mencari Tuhan setiap hari?
  • Apakah saudara benar-benar hidup kudus setiap hari?
  • Bagaimana caranya agar saudara bisa berjalan dalam kekudusan dan hidup menjadi berkat bagi sesama setiap hari ?

Ini permasalahan yang sangat fatal, kalau saudara tidak peduli dengan yang rohani, bagaimana mungkin saudara akan mendapatkan semua yang jasmani?

  • Sekarang banyak orang yang hanya peduli dengan perkara jasmaniah, tapi tidak mempedulikan perkara rohani mereka.
  • Jika saudara sangat peduli dengan perkara rohani, maka yang jasmaniah akan mengikuti.

Ketika saya baru terima Yesus, saya langsung di proses dan sempat menganggur 8 bulan.

  • Justru disaat-saat saya menganggur itulah yang menjadikan saya seperti saat ini dan hal itu tidak bisa terbayarkan.
  • Saat menganggur saya lebih banyak berdiam di kamar, saya berdoa, saya baca firman dan menyembah Tuhan.
  • Itulah yang menjadi bekal saya hari ini.
  • Peristiwa dalam 8 bulan itu tidak bisa terbayangkan sampai hari ini.

Bisakah saudara bayangkan, kalau saudara mengejar yang rohani maka saudara akan mendapatkan segala-galanya, tapi kalau saudara mengejar yang jasmani maka saudara akan mendapatkan dunia ini yang akan binasa pada akhirnya.

  • Tuhan mau menjadikan saudara orang Kristen yang berkualitas, menjadi gandum tanpa kulit.
  • Kulit berbicara mengenai darah dan daging yang akan binasa.
  • Kalau saudara salah focus, maka saudara tidak akan mendapat apa-apa.

Kulit gandum berbicara mengenai manusia lama atau manusia daging

2 Korintus 5 : 4

5:4 Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup.

Selama saudara tinggal di dunia ini, akan banyak tekanan, susah sekali tinggal di dunia ini, apalagi ketika saudara dengar dan baca firman yang kontradiktif dengan dunia :

  • Saudara akan merasakan semakin terbatasnya ruang gerak saudara dan saudara akan semakin sulit untuk hidup semau saudara, karena saudara semakin terkontrol oleh firman Tuhan.
  • Semakin saudara dikendalikan oleh firman Tuhan, ruang gerak saudara akan semakin terbatas sekali, karena yang menggerakan saudara adalah firman atau Roh Allah yang ada didalam saudara.

Selama saudara tinggal di dunia ini akan terasa berat, karena kedagingan saudara masih tebal, karena masih ada “manusia lama” saudara yang masih mau menikmati dunia ini.

  • Oleh karena itu kedagingan saudara harus dikikis terus-menerus dan manusia lama saudara harus ditanggalkan terlebih dahulu, barulah kemudian saudara bisa memakai baju “manusia baru”.
  • Baju lama saudara harus terlepas dahulu, barulah saudara bisa ganti baju dengan yang baru

Tapi permasalahannya, banyak orang tidak mau melepaskan baju lamanya terlebih dahulu, tapi langsung dilapisi dengan baju yang baru, sehingga baju yang baru menjadi robek, ikut kotor dan dan kiut menjadi jelek.

  • Tuhan tidak mau saudara melakukan seperti itu yang sesat.
  • Tuhan mau saudara melepaskan manusia lama saudara terlebih dahulu, kemudian barulah saudara memakai baju manusia baru saudara.
  • Saudara tidak bisa memakai baju lama dan baju baru secara bersamaan dan tumpang tindih.
  • Saudara harus memilih yang mana mau saudara pakai, tetap manusia lama atau mau manusia yang baru?

Kulit gandum juga berbicara mengenai kedagingan atau manusia lama.

  • Kedagingan harus ditumbuk, artinya kedagingan kita harus digerus atau di aniaya bahkan dimatikan.
  • Semua keinginan kita mengalami “penganiayaan”, bahkan juga harus di-matikan.
  • Kedagingan kita harus ditumbuk sedemikian rupa, sampai manusia lama terpisah dari manusia baru, sampai kita tidak punya kehendak dan keinginan apa-apa lagi selain Tuhan.
  • Sampai manusia rohani kita benar-benar muncul dan bertumbuh dan berumbuh, sementara manusia jasmaniah kita semakin lama semakin merosot.

Saudara tidak lagi direpotkan dengan manusia jasmaniah saudara, tapi bagaimana caranya agar hidup saudara berkenan setiap saat di hadapan Tuhan.

  • Kalau saudara mengejar yang rohani, meskipun saudara disakiti seperti apapun, maka saudara tidak akan pernah bisa terluka.
  • Meskipun saudara dihantam orang seperti apapun juga, maka saudara akan tetap mengasihi dia karena fokusnya sudah ke Tuhan bukan lagi ke diri sendiri.

Kalau fokusnya masih ke diri sendiri maka masih mudah terluka, masih mudah sakit hati, masih mudah kecewa.

  • Manusia rohani sudah tidak bisa lagi kecewa.
  • Tadi pagi saya “ditantang” oleh kawan saya sendiri, karena dia tidak percaya dengan hal yang rohani.
  • Dia berkata “tidak usah berbicara yang rohani dengan saya, buktikan saja”.
  • Akhirnya saya diam, saya tidak berbicara kepadanya, tapi saya berbicara dengan rohnya, lebih baik saya mundur.
  • Padahal dia adalah seorang hamba Tuhan, dia seorang pelayan Tuhan.

Dapatkah saudara bayangkan seseorang yang berdiri dibelakang mimbar, ketika dia tidak mendapatkan apa yang dia inginkan, sehingga dia begitu kecewa dengan Tuhan?

  • Hal ini menandakan dagingnya masih kuat didalam dia.
  • Saat dorongan kedagingannya kuat, maka manusia dagingnya yang timbul dan dominant dalam dirinya.
  • Tapi saat roh yang kuat, maka manusia roh yang timbul.

Kalau rohani kita bagus dan kuat, maka rohani kita akan bersinar, dan kita akan tampil cemerlang di hadapan sesama.

  • Orang akan melihat betapa murni dan salehnya hidupmu.
  • Tapi kalau jasmaniah kita yang timbul, maka kita akan terus menerus kecewa dengan Tuhan.
  • Kalau kita terus menerus mempertanyakan Tuhan, itu bisa berarti seakan-akan kita juga mempertanyakan kedaulatan Tuhan terhadap kita.
  • Tuhan sudah pasti berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, kita tidak bisa semena-mena dengan Tuhan, tapi Tuhan bisa semena-mena dengan kita.

Pola pikir dan paradigma kita harus berubah, karena Tuhan adalah Tuan kita, dan kita bukanlah tuannya Tuhan.

Roma 6 : 6

6:6 Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.

Kita tahu bahwa manusia lama kita sudah turut disalibkan.

Pertanyaannya :

Apakah “manusia lama” kita benar-benar sudah disalibkan?

Kalau benar manusia lamamu sudah disalibkan, mengapa kamu terkadang masih hidup sesuka hatimu sendiri, masih punya keinginan, masih punya kehendak, masih punya angan-angan, masih mau bersenang-senang, bahkan masih bersungut-sungut?

  • Paulus berkata, “manusia lama kita turut disalibkan, artinya saya berserah penuh kepada Tuhan”.
  • Apapun yang Tuhan lakukan dalam hidup saya, itulah yang terbaik dalam hidup saya yang Tuhan kerjakan.

Efesus 4 : 21

4:21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus.

4:22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,

Kamu telah mendengar dan kamu telah menerima pengajaran.

Kamu “harus” menanggalkan manusia lamamu dulu, apabila kamu mau menjadi orang Kristen yang berkualitas, tapi kalau kamu tidak menanggalkan manusia lamamu, maka kamu akan binasa.

4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu

4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Supaya kamu benar-benar dibaharui dalam roh dan jiwamu (pikiranmu), supaya kamu benar-benar mengalami perubahan transformasi kehidupan.

Supaya kamu mengenakan pakaian yang baru yang diciptakan menurut kehendak Allah, artinya kamu kembali pada ciptaan Allah yang semula.

Ingat!

Yesus mati di kayu salib bukan sekadar untuk menyelamatkan kita, tapi juga untuk mengembalikan kita kepada kodrat ilahi, yaitu segambar dan serupa dengan-Nya

4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota

Inilah ciri manusia lama. Kalau saudara masih suka berbohong, buang hal itu.

Saudara harus berkata jujur seorang dengan yang lain, karena kita bersaudara.

Kalau ada dusta diantara kita, berarti kita manusia lama. Kita semua adalah keluarga.

Katakan sama-sama, “Chosen Generation adalah keluarga, jangan ada dusta diantara kita”.

Efesus 4 : 26-32

4:26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

4:27 dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.

Matahari terbenam tanda kegelapan telah tiba, kalau kamu marah berhati-hatilah, karena kuasa kegelapan akan masuk kedalammu.

Apakah ini berarti kita boleh marah, bahkan sangat marah, karena yang penting sebelum matahari terbenam amarahnya sudah reda?

Bukan begitu pemahamannya. Tetap saja tidak boleh marah, apapun alasannya, karena kalau kamu marah berarti sudah berikan tempat pijakan bagi iblis untuk menguasai kamu.

Ingat, jangan pernah memberi pijakan untuk iblis.

4:28 Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.

Orang yang mencuri jangan mencuri lagi.

Orang yang mencuri berarti kekurangan, oleh sebab itu dia harus bekerja keras agar berhenti mencuri, dia harus melakukan pekerjaan dengan tangannya supaya dia menjadi berkat bagi orang lain.

Jadi orang yang meninggalkan manusia lama akan diberkati Tuhan.

4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Jangan berbicara kasar, kalau saudara berbicara kasar bisa menghalau Tuhan, tapi saudara harus berbicara yang baik supaya orang bisa mengalami Tuhan dan saudara bisa membawa kasih karunia bagi sesama saudara.

4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.

Jangan mendukakan Roh Kudus, tapi bagaimana caranya?

4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

Caranya agar tidak mendukakan Roh Kudus, kalau ada kepahitan, segera buang !!!

Jika masih ada kegeraman, pertikaian, kemarahan, ataupun fitnah, buang semua itu, karena hai-hal itulah yang mendukakan Roh Allah.

Efesus 4 : 32

4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Kamu harus penuh kasih mesra dan saling mengampuni satu dengan yang lain, jangan saling melukai satu dengan yang lain.

Kolose 3 : 9

3:9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya

Salah satu bentuk atau ciri khas manusia lama, adalah suka berbohong.

  • Kalau saudara masih suka berbohong, berarti masih pakai baju lama.
  • Jadi jangan suka berbohong, karena saudara adalah manusia baru.
  • Jika kedaginganmu masih terpelihara dengan baik didalam saudara, di manakah kemenanganmu?
  • Kemenangan kita bukanlah saat kita mengalahkan musuh-musuh kita, tapi kemenangan kita ketika daging sudah tidak berkuasa lagi dalam kita.
  • Itulah kemenangan yang sesungguhnya.

Jadi kemenangan yang sebenarnya sudah kita peroleh, adalah ketika kedagingan kita sudah mati atau sudah terkikis habis, dan inilah sebenarnya kemenangan yang hakiki bagi kita.

  • Kita bukan sekadar menjadi orang Kristen biasa, tapi kita harus menjadi orang Kristen yang sungguh-sungguh berbobot, karena Tuhan mau saudara terus menang dan menang.
  • Kalau saudara benar-benar menjadi orang Kristen yang berbobot didalam kehidupan saudara, maka saudara akan mendapatkan kemenangan demi kemenangan.

Kita belajar dari cara hidup orang Israel.

1 Samuel 4 : 1-2

4:1a Dan perkataan Samuel sampai ke seluruh Israel.

4:1b Orang Israel maju berperang melawan orang Filistin dan berkemah dekat Eben-Haezer, sedang orang Filistin berkemah di Afek.

Eben-Haezer artinya batu pertolongan.

1 Samuel 4 : 2

4:2 Orang Filistin mengatur barisannya berhadapan dengan orang Israel. Ketika pertempuran menghebat, terpukullah kalah orang Israel oleh orang Filistin, yang menewaskan kira-kira empat ribu orang di medan pertempuran itu.

Orang Israel dikalahkan oleh orang Filistin, sehingga empat ribu orang Israel tewas. Mengapa orang Israel bisa kalah? Karena orang Filistin mengatur barisannya, sedangkan orang Israel santai, tidak mengatur barisan.

  • Banyak orang Kristen hari-hari ini, walaupun tinggal dekat Batu Perlindungan (Tuhan) tapi hidupnya santai, tidak hidup dalam kewaspadaan, tidak hidup didalam takut akan Tuhan, tidak mau peduli dengan kerohanian, tetapi mereka hanya sibuk menikmati kedagingan mereka.
  • Orang-orang seperti itu tidak pernah waspada sama sekali, sedangkan musuh yang mereka tahu telah siap sedia di depannya matanya bersiap untuk menyerang, tetapi mereka tidak peduli dan tetap saja dengan santai menikmati dunia mereka.
  • Ingat! Saudara tidak bisa melihat iblis musuh kita, tapi iblis bisa melihat kita, sehingga saat kita santai tidak ada perlindungan, dia bisa menyerang kita pada saat tersebut.

Kalau saudara tahu iblis bisa menyerang saudara setiap waktu ketika saudara tanpa perlindungan, maka bagaimanakah saudara bisa mengetahui “waktu yang kritis” ketika saudara tidak dalam perlindungan?

  • Waktu yang kritis bagi saudara untuk diserang iblis adalah ketika saudara memberi kesempatan kepadanya dengan hidup keluar dari jalan Tuhan.
  • Yaitu ketika saudara hidup dalam dosa, dan ketika saudara hidup sesuka hati saudara sendiri tanpa mempedulikan firman Tuhan.
  • Berarti, ketika iblis saudara beri kesempatan untuk menyerang saudara, maka iblis akan menghancurkan hidup saudara.

Permasalahannya :

Kita tidak bisa melihat iblis, tapi dia bisa melihat kita.

Begitu kita tidak dalam perlindungan Tuhan, maka kita akan menjadi sasaran iblis.

  • Kita akan menjadi sasaran iblis pada saat kita lengah dan santai.
  • Orang Israel kalah karena mereka lengah, karena mereka tidak peduli dengan perlindungan dari TUHAN.
  • Akhirnya Israel kalah telak dan empat ribu orang tewas, mati sia-sia.

Begitu juga orang-orang Kristen yang hidup diluar perlindungan Tuhan, orang Kristen yang hidup santai, orang-orang Kristen yang selalu dikalahkan oleh dosa, dan orang-orang Kristen yang dikalahkan oleh masalah.

  • Begitu masalah dating, mereka tidak kuat menahan gempuran, sehingga mereka akan lemah, letih dan lesu.
  • Tapi kalau kita benar-benar berada didalam Tuhan, maka kita akan terus semangat didalam Tuhan, walaupun ada masalah bertubi-tubi, kita bisa terus bertahan dan kita akan membuktikan bersama Tuhan, kita cakap menanggung segala perkara.
  • Tuhan mau saudara benar-benar waspada setiap hari dan untuk itu sau-dara harus “mengatur barisan” saudara setiap bangun tidur.

Masalahnya : Bagaimana mau “mengatur barisan” kalau bangun tidurnya jam 12 siang?

  • Ingat !!! Iblis menyerang kita, tidak peduli apakah kita lagi tidur atau tidak sedang tidur.
  • Orang Israel sudah dikalahkan dan tewas empat ribu orang, karena tidak berjaga-jaga.
  • Inilah ciri khas orang Kristen daging atau orang Kristen kulit, yang tinggal di pelataran atau halaman KemahSuci.

1 Samuel 4 : 3-4

4:3 Ketika tentara itu kembali ke perkemahan, berkatalah para tua-tua Israel : “Mengapa TUHAN membuat kita terpukul kalah oleh orang Filistin pada hari ini? Marilah kita mengambil dari Silo tabut perjanjian TUHAN, supaya Ia datang ke tengah-tengah kita dan melepaskan kita dari tangan musuh kita.”

Orang Israel mulai waspada dan mulai mencari TUHAN, tapi ternyata tidak ada kemuliaan TUHAN, tidak ada Tabut Perjanjian, sehingga harus mengambil Tabut Perjanjian tersebut ke Silo supaya mereka bisa menang.

 

4:4 Kemudian bangsa itu menyuruh orang ke Silo, lalu mereka mengangkat dari sana tabut perjanjian TUHAN semesta alam, yang bersemayam di atas para kerub; kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas, ada di sana dekat tabut perjanjian Allah itu.

Hofni dan Pinehas suka mencuri uang persembahan. Israel tetap perang dengan orang Filistin, tapi apa yang terjadi ketika Tabut datang?

4:5 Segera sesudah tabut perjanjian TUHAN sampai ke perkemahan, bersoraklah seluruh orang Israel dengan nyaring, sehingga bumi bergetar

Inilah antara lain ciri khas kekristenan daging, mereka baru mencari Tuhan ketika mereka bermasalah, mereka baru mencari Tuhan setelah mengalami kekalahan demi kekalahan baru ingat Tuhan.

  • Tapi Tuhan tidak mau orang yang Kristen yang kualitas kekristenannya seperti itu, yang hanya mencari Tuhan pada saat mereka bermasalah.
  • Justru saudara harus selalu mencari Tuhan dan tetap berjaga walaupun tidak ada masalah, sehingga saudara memiliki tameng yang kuat untuk melawan kekuatan kegelapan.
  • Tapi jika saudara santai dan tidak pernah berjaga, maka saudara akan selalu dikalahkan oleh kegelapan, karena saudara tidak memiliki senjata rohani sama sekali sehingga setiap saat jadi sasaran kegelapan.
  • Inilah type orang Kristen daging yang baru mencari Tuhan saat bermasalah.

Seharusnya saudara terus mencari Tuhan walaupun saudara sedang tidak bermasalah, supaya ketika masalah datang saudara sudah cukup kuat untuk menghadapi masalah.

  • Tetapi bila saudara tidak pernah mencari Tuhan dan baru mencari Tuhan saat diterpa masalah, maka saudara akan menjadi orang Kristen yang lemah dan kecewa disepanjang hidup saudara.
  • Jadi walaupun hari ini saudara sedang tidak bermasalah, tetaplah cari Tuhan karena disitulah kekuatanmu sehingga ketika masalah datang, kamu akan tetap berdiri teguh dan berkata “hai maut, dimanakah sengatmu?”

Ingatlah, jangan seperti orang Israel ini yang baru ingat TUHAN dan buru-buru mengambil Tabut dari Silo untuk ditempatkan dalam perkemahan mereka :

  • Hasilnya? Orang Israel tetap dikalahkan orang Filistin, walaupun mereka berada di dekat Eben – Haezer, walaupun sudah bawa Tabut Perjanjian kedalam perkemahan mereka, walaupun mereka sudah “bersorak-sorak”, artinya mereka memuji dan memuliakan TUHAN.
  • Mengapa? Karena TUHAN berkata, “Aku tidak butuh pujianmu, karena Aku tidak mau mendekati orang yang baru mau mencari Aku ketika sedang ber-masalah. Seharusnya carilah Aku ketika kamu sedang tidak bermasalah, supaya ketika kamu bermasalah Aku ada di sana dan pertolongan-Ku tidak akan pernah terlambat”

Begitu juga bagi orang-orang Kristen zaman akhir ini, fokuslah dahulu pada perubahan hidupmu, setelah itu barulah kamu focus pada kemenangan demi kemenangan.

Tetapi, sebelum saudara benar-benar menang, saudara harus focus terlebih dahulu pada perubahan hidupmu sendiri, sehingga ketika saudara benar-benar sudah berubah, itulah kemenanganmu yang sesungguhnya.

Ingat!!! Tuhan tidak mau saudara dikalahkan musuh, tapi Tuhan mau membuat saudara memperoleh kemenangan demi kemenangan, dengan terlebih dahulu saudara harus bisa mengalahkan diri sendiri.

  • Masalah terbesar yang saudara hadapi bukan masalah keuangan, bukan masalah pekerjaan, bukan masalah keluarga, tapi “diri kita sendiri”.
  • Kalau masalah keuangan, dengan tiba-tiba saja bisa terselesaikan bagi saudara dan kita tahu Tuhan sedang menolong saudara.
  • Tapi masalah “diri sendiri”, sungguh sulit sekali untuk di kalahkan.

Oleh karena itu, Goliath, si manusia ukuran raksasa orang Filistin itu, sebenarnya bukan berdiri di hadapan kita, tapi sekarang si raksasa ini ada didalam kita.

  • Raksasa yang ada di dalam kita itulah yang harus bisa kita kalahkan.
  • Kita baru bisa mengalahkan “raksasa yang ada di luar kita”, dengan cara terlebih dahulu mengalahkan “raksasa yang ada didalam kita”.
  • Raksasa yang ada didalam kita adalah “siapa aku”, sehingga raksasa “siapa aku” inilah yang harus kita kalahkan terlebih dahulu, baru kita bisa menga-lahkan masalah kita yang lain.

Kalau saudara sudah sampai ke tingkat ini, berarti saudara telah menang dan inilah kemenangan yang sesungguhnya.

Ayat ini mengajar kita supaya kita mencari Tuhan bukan hanya ketika kita perlu atau sedang bermasalah, tapi Tuhan harus menjadi keperluan yang utama dalam hidup kita, supaya kemenangan kita terjamin.

  • Orang Israel bersorak-sorak memuji dan memuliakan TUHAN, tapi tetap saja tidak ada perkenanan TUHAN.
  • Saudara harus mencari Tuhan secara terus menerus.
  • Jangan sampai hari ini cari Tuhan, tapi besok tidak cari Tuhan.
  • Yang benar adalah hari ini mencari Tuhan dan besok juga mencari Tuhan lebih dalam lagi, besoknya juga harus lebih dalam lagi.
  • Jika saudara baru mencari Tuhan saat saudara ada masalah, maka seumur hidupmu akan terus bermasalah.

Masalah terbesar kita adalah “diri sendiri” yang harus dihancurkan terlebih dahulu, yaitu keinginan kita atau hasrat kita ; bila sudah dihancurkan/dikalahkan, barulah saudara bisa mengucap syukur dalam segala hal.

Apabila sampai saat ini saudara belum bisa mengucap syukur dalam segala hal, hal itu disebabkan oleh keberadaan “Goliath si raksasa” didalam kita.

Raksasa ini harus dimatikan dahulu, baru kita bisa mengucap syukur dalam segala hal.

1 Samuel 4 : 6-10

4:6 Dan orang Filistin yang mendengar bunyi sorak itu berkata: “Apakah bunyi sorak yang nyaring di perkemahan orang Ibrani itu?” Ketika diketahui mereka, bahwa tabut TUHAN telah sampai ke perkemahan itu,

4:7 ketakutanlah orang Filistin, sebab kata mereka: “Allah mereka telah datang ke perkemahan itu,” dan mereka berkata: “Celakalah kita, sebab seperti itu belum pernah terjadi dahulu.

Orang-orang Filistin takut, tapi yang terjadi kemudian Israel tetap kalah.

4:8 Celakalah kita! Siapakah yang menolong kita dari tangan Allah yang maha dahsyat ini? Inilah juga Allah, yang telah menghajar orang Mesir dengan berbagai-bagai tulah di padang gurun.

4:9 Kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki, hai orang Filistin, supaya kamu jangan menjadi budak orang Ibrani itu, seperti mereka dahulu menjadi budakmu. Berlakulah seperti laki-laki dan berperanglah!”

4:10 Lalu berperanglah orang Filistin, sehingga orang Israel terpukul kalah. Mereka melarikan diri masing-masing ke kemahnya. Amatlah besar kekalahan itu: dari pihak Israel gugur tiga puluh ribu orang pasukan berjalan kaki.

Sebelum ada Tabut di perkemahan orang Yahudi, yang gugur 4.000 orang, tapi setelah ada Tabut bertambah jadi 30.000 orang pasukan berjalan kaki (infantry) yang gugur atau tewas, belum termasuk pasukan yang berkuda (kavalery).

Sangat besar kekalahan terakhir itu, bahkan lebih fatal lagi, yaitu Tabut Perjanjian yang berada dalam kemah Israel dijarah (diambil) orang Filistin.

Bagaimana dengan orang-orang Kristen di akhir zaman sekarang ini?

  • Kalau saudara baru mau mencari Tuhan ketika di terpa masalah, maka Tabut Tuhan (kemuliaan Tuhan) bisa saja diambil dari saudara.
  • Akibatnya saudara tidak punya kekuatan apa-apa sama sekali dan setiap waktu dapat “diterkam” oleh iblis musuh kita.

1 Samuel 4 : 19

4:19 Adapun menantunya perempuan, isteri Pinehas, sudah hamil tua. Ketika didengarnya kabar itu, bahwa tabut Allah telah dirampas dan mertuanya laki-laki serta suaminya telah mati, duduklah ia berlutut, lalu bersalin, sebab ia kedatangan sakit beranak.

Apa yang terjadi pada istri Pinehas yang hamil tua? Dia stress dan tiba-tiba bersalin.

1 Samuel 4 : 20-22

4:20 Ketika ia hampir mati, berkatalah perempuan-perempuan yang berdiri di dekatnya: “Janganlah takut, sebab engkau telah melahirkan seorang anak laki-laki.” Tetapi ia tidak menjawab dan tidak memperhatikannya.

Karena terlalu kaget dan sedih, karena mertua dan suaminya ikut tewas sampai-sampai dia tidak merasakan sakitnya bersalin, tau-tau bayinya sudah lahir ketika dia sedang berlutut.

4:21 Ia menamai anak itu Ikabod, katanya: “Telah lenyap kemuliaan dari Israel” — karena tabut Allah sudah dirampas dan karena mertuanya dan suaminya.

Jadi kalau saudara sudah punya anak laki-laki yang baru lahir, jangan beri nama Ikabod, karena Ikabod artinya kemuliaan Allah sudah pergi.

Telah lenyap kemuliaan Allah dari Israel, karena Tabut Allah sudah dirampas orang Filistin, bahkan mertua dan suaminya yang bernama Pinehas sudah mati, artinya :

  • Jika saudara baru mau mencari Tuhan hanya ketika saudara bermasalah, maka Tabut Allah (kemuliaan Allah) akan diambil dari saudara.
  • Dan ketika Tabut Allah diambil dari saudara, maka saudarapun tidak bisa menjadi teladan lagi bagi orang lain.

4:22 Katanya: “Telah lenyap kemuliaan dari Israel, sebab tabut Allah telah dirampas.”

Jika kemuliaan Allah telah diambil dari saudara, maka saudara tidak bisa lagi menjadi teladan, tidak bisa lagi menjadi berkat bagi sesama saudara dan saudara akan melahirkan anak-anak tanpa pengenalan akan Tuhan.

Saudara memang menginjili terus tapi begitu saudara mendapatkan jiwa, maka saudara tidak bisa mendidik dia menjadi murid Kristus.

Saudara “melahirkan” dia hanya untuk menjadi percaya, tapi saudara menjadikan dia lebih jahat dari sebelumnya.

Matius 23 : 15

23:15 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.

Kamu menjadikan dia orang neraka yang dua kali lebih jahat, artinya kamu melahirkan orang-orang yang tidak berkualitas.

  • Kalau saudara ternyata gandum yang tidak berkualitas, maka saudara akan melahirkan gandum-gandum yang tidak berkualitas juga.
  • Kalau kekristenan saudara benar-benar berkualitas, maka saudara akan melahirkan anak-anak yang juga berkualitas.

Titus 2 : 7

2:7 dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,

Jadikan dirimu sendiri menjadi teladan dalam hal berbuat baik :

  • Kalau kamu berbuat baik, maka kebaikanmu akan menjadi berkat bagi banyak orang lain dan orang akan melihat perbuatan baikmu itu.
  • Kalau kamu mengajar orang, bersungguh-sungguhlah dalam ajaranmu itu.
  • Kalau kamu berbicara firman kepada orang lain, kamu juga harus sungguh-sungguh menerapkan firman itu dalam kehidupanmu sehari-hari.

Jangan sampai terjadi, kita terus bicara firman sampai berbusa, tapi kita sendiri tidak melakukan firman itu :

  • Saudara mendorong orang untuk berdoa tapi engkau sendiri tidak berdoa.
  • Saudara mendorong suami-istri atau anak saudara untuk berdoa, tapi engkau sendiri tidak berdoa atau jarang sekali berdoa.
  • Saudara mendorong orang untuk baca firman, tapi saudara sendiri tidak baca firman.

Ingat! Jika kemuliaan Allah telah hilang darimu, maka kamu akan “melahirkan” anak-anak yang tidak berkualitas.

1 Samuel 7 : 1-2

7:1 Lalu orang-orang Kiryat-Yearim datang, mereka mengangkut tabut TUHAN itu dan membawanya ke dalam rumah Abinadab yang di atas bukit. Dan Eleazar, anaknya, mereka kuduskan untuk menjaga tabut TUHAN itu.

Tabut itu diambil dan dibawa ke Filistin, saat ada di Filistin , dewa-dewa Filistin sujud semua, patung-patung dewa Filistin kalah semua dengan Tabut Tuhan. Akhirnya orang Filistin takut dan mengembalikan Tabut itu ke Israel.

7:2 Sejak saat tabut itu tinggal di Kiryat-Yearim berlalulah waktu yang cukup lama, yakni dua puluh tahun, dan seluruh kaum Israel mengeluh kepada TUHAN.

Israel dua puluh tahun dikalahkan oleh Filistin karena mereka tidak dapat jalan keluar. Mereka tidak menemukan kuncinya. Saudara mungkin saja telah bermasalah bertahun-tahun, tapi Tuhan hanya berkata :

  • “Aku mau menyelesaikan masalahmu hari ini, tapi kamu belum juga mau berubah, oleh sebab itu Aku akan menyelesaikan masalahmu ketika kamu sudah berubah”.
  • “Kalau kamu belum juga mau berubah, maka kamu akan terhilang ketika masalahmu selesai”.
  • “Tapi Aku akan menyelesaikan masalahmu ketika engkau layak mendapat-kannya, anak-Ku”.

Ketika saudara terima Yesus, berarti saudara “terima cek-giro mundur” dan masalahmu akan selesai ketika kamu berubah seperti yang Tuhan mau.

  • Inilah yang disebut dengan kemenangan.
  • Oleh karena itu kualitas kekristenan kita dilihat dari seberapa dalam kita mengasihi Tuhan dan seberapa dalam “raksasa Goliath” atau ke “aku”an didalam kita, telah kita jatuhkan atau kita kalahkan.

Dua puluh tahun orang Israel mencari solusi untuk mengalahkan orang Filistin, tapi mereka tidak mendapatkan solusinya.

1 Samuel 7 : 3

7:3 Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: “Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.”

Inilah kuncinya :

  • Dua puluh tahun mereka tidak mendapatkan solusinya.
  • Sampai akhirnya mereka harus melepaskan “allah-allah” mereka, dewa-dewa mereka.

Apakah saudara punya Allah yang hidup? Ya, saya punya.

  • Tapi mengapa masih ada “allah lain” didalam saudara?
  • Yang dimaksud dengan “allah lain” adalah “ego” saudara.
  • Mengapa “ego” saudara masih menjadi “allah lain” didalam diri saudara

Contoh “ego” didalam diri saudara dan saya :

  • Saudara akan mudah terluka oleh orang. Itulah ego
  • Saudara sulit mengampuni orang. Itulah ego.

Contoh lainnya dari “ego” :

  • Saudara ingin dihormati. Itulah ego.
  • Saudara ingin dihargai. Itulah ego.
  • Saudara menjadi orang yang emosional. Itulah ego.
  • Saudara sedikit-sedikit marah. Itulah ego.
  • Saudara tidak peduli dengan orang lain dan saudara mencari kesenangan diri sendiri. Itulah ego.

Semua “ego” inilah yang harus saudara matikan, karena itu termasuk “allah lain”.

  • Terkadang anak bisa menjadi “allah lain”.
  • Kalau manusia kita berhalakan, jelas bisa menjadi “allah lain” tapi kalau dirimu sendiri yang kita berhalakan engkau kurang jelas.
  • Engkau pusing dengan apa yang kamu mau, itu termasuk ego.
  • Engkau kecewa dengan Tuhan, karena Tuhan belum memberi yang engkau mau, itu termasuk ego dan itulah “allah lain”.
  • Orang-orang Israel, dua puluh tahun lamanya mereka dijajah orang Filistin, karena ada “allah lain”.

Pertanyaannya :

  • Masih adakah “allah lain” didalam dirimu?
  • Keberadaan “allah lain” inilah yang jadi penghambat kemenanganmu dan “allah lain” inilah yang menjadikanmu orang Kristen yang tidak berkualitas.

1 Samuel 7:4

7:4 Kemudian orang-orang Israel menjauhkan para Baal dan para Asytoret dan beribadah hanya kepada TUHAN.

Akhirnya orang Israel beribadah hanya kepada TUHAN.

1 Samuel 7 : 7-10

7:7 Ketika didengar orang Filistin, bahwa orang Israel telah berkumpul di Mizpa, majulah raja-raja kota orang Filistin mendatangi orang Israel. Serta didengar orang Israel demikian, maka ketakutanlah mereka terhadap orang Filistin.

7:8 Lalu kata orang Israel kepada Samuel: “Janganlah berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin itu.”

Mereka sudah mulai percaya, sehingga berkata kepada nabi Samuel jangan berhenti berdoa untuk kami. Mereka sudah meninggalkan “allah lain” dan mereka juga sudah mulai mencari TUHAN. Mereka sudah menemukan kuncinya.

1 Samuel 7 : 9

7:9 Sesudah itu Samuel mengambil seekor anak domba yang menyusu, lalu mempersembahkan seluruhnya kepada TUHAN sebagai korban bakaran. Dan ketika Samuel berseru kepada TUHAN bagi orang Israel, maka TUHAN menjawab dia.

Samuel mengambil “anak domba yang menyusui” artinya anak domba yang tidak ber-cela, masih kanak-kanak.

  • Bertahun-tahun orang Israel melawan orang Filistin yang sama.
  • Bertahun-tahun kita menghadapi masalah yang sama sampai hari ini karena focus kita masih pada diri sendiri.
  • Kalau fokusmu sudah pada Tuhan dan engkau tidak peduli dengan masalahmu maka Tuhanlah yang akan menolongmu.
  • Kalau engkau masih focus pada dirimu maka Tuhan tidak bisa turun tangan bagimu. Jangan focus pada dirimu tapi fokuslah kepada Tuhan.

7:10 Sedang Samuel mempersembahkan korban bakaran itu, majulah orang Filistin berperang melawan orang Israel. Tetapi pada hari itu TUHAN mengguntur dengan bunyi yang hebat ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka, sehingga mereka terpukul kalah oleh orang Israel.

Majulah orang Filistin berperang melawan orang Israel, tetapi pada waktu itu Tuhan mengguntur.

Mereka berperang berhadap-hadapan, tapi yang kacau hanya orang Filistin dan Israel tidak kacau.

7:11 Keluarlah orang-orang Israel dari Mizpa, mengejar orang Filistin itu dan memukul mereka kalah sampai hilir Bet-Kar.

7:12 Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: “Sampai di sini TUHAN menolong kita.”

Samuel mendirikan batu itu dan menamainya Eben-Haezer, artinya “Sampai disini TUHAN menolong kita” :

  • Apakah kita benar-benar telah menjadi orang Kristen yang berkualitas?
  • Apakah kita sudah benar-benar mencari Tuhan?
  • Apakah kita baru mencari Tuhan hanya ketika kita bermasalah?
  • Apakah kita sudah “all out” untuk Tuhan?
  • Apakah focus kita sudah benar kepada Tuhan?
  • Apakah focus kita masih pada “ego” kita masing-masing?

Kalau focus saudara masih pada ego saudara, jangan harap saudara ketemu jalan keluar. Fokuslah kepada Tuhan. Jangan pedulikan masalahmu karena percayalah Tuhan yang akan menyelesaikan masalahmu tepat pada waktu-Nya.

  • Waktu Tuhan bukan waktumu, cara Tuhan bukan caramu.
  • Percayalah semuanya pasti beres dan percayalah Tuhan akan membuat semuanya tidak terlambat dan saudara akan melihat pertolongan Tuhan tepat pada waktu-Nya.
  • Dua puluh tahun Israel dijajah orang Filistin hanya karena ada “allah lain”, juga bertahun-tahun kita bermasalah hanya karena ada “allah lain” dalam hidup kita.
  • Tuhan tidak mau ada “allah lain” atau ego dalam dirimu, sebab kamu sudah milik Tuhan, kamu hidup untuk Tuhan, bukan untuk “allah lain”.
  • Ego-mu harus dimatikan, dan jangan pedulikan lagi dengan apapun, selain bagaimana caranya Tuhan disenangkan dengan hidupmu.

1 Samuel 7:13

7:13 Demikianlah orang Filistin itu ditundukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan TUHAN melawan orang Filistin seumur hidup Samuel,

Tuhan memelihara orang Israel sedemikian rupa dan ketika mereka membuang “ego” mereka, ketika mereka membuang semua “allah lain” mereka, maka mereka pun mendapatkan solusi dari Tuhan atas semua permasalahan mereka.

  • Maukah saudara menjadi orang Kristen yang berkualitas, dengan menying-kirkan semua penghalang yang ada didalam diri saudara?
  • Maukah saudara melepaskan “ego” saudara dan hidup untuk Tuhan mulai hari ini?

Jika saudara tidak peduli lagi dengan apapun dan yang kamu utamakan hanya Tuhan :

  • Percayalah hidupmu akan menjadi berkat dan banyak orang akan mencari engkau, banyak orang akan melihat Tuhan didalammu.
  • Percayalah Tuhan tidak akan pernah mempermalukanmu dan Tuhan akan membuka setiap jalanmu dan Tuhan akan bekerja tepat pada waktu-Nya.

Amin. Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK – CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

Warta 30 September 2018 – SIAPAKAH TUAN DALAM HIDUPMU?

WhatsApp Image 2018-09-26 at 19.23.39

SIAPAKAH TUAN DALAM HIDUPMU?

Barangsiapa menabur dalam daging, dia akan menuai kebinasan, tapi barangsiapa menabur dalam Roh, dia akan menuai hidup yang kekal (Galatia 6:8). Siapa menjadikan dagingnya sebagai tuan, maka hidupnya diperhamba oleh dosa sekalipun orang ini mengaku percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat. Dagingnya akan menyeret dia dalam kerusakan rohani yang kian hari kian parah sampai dia mengalami kematian rohani. Kematian rohani merupakan indikasi kematian kekal.
Tapi sayangnya iblis membuat seseorang tidak menyadari kematian rohani. Mereka tetap beribadah, tetap melayani di Gereja, tapi semuanya tidak lagi didasarkan pada kerinduan untuk Tuhan melainkan sudah menjadi rutinitas belaka. Orang seperti ini terlihat melayani Tuhan tapi sesungguhnya pelayanannya sarat dengan ego dan kepentingan diri sendiri. Pelayanan seperti ini bukanlah pelayanan yang berkenan. Dalam 1 Samuel 15:22 Tuhan berkata mendengar suaranya itulah pelayanan yang terbaik. Jika demikian yang Tuhan kehendaki adalah pelayanan yang menjadikan Roh Allah sebagai Tuan, yaitu dengan cara mendengar, melangkah dan berbuah. Apa jadinya dengan pelayanan yang sarat dengan kedagingan? Alkitab berkata dalam Matius 7:21-23, pelayanan sehebat apapun pasti tertolak.
Saudaraku kita tidak akan pernah bisa mengabdi pada dua tuan, kita pasti akan mengabaikan yang satu dan mempedulikan yang lain. Jika kita mencurahkan semua pikiran, kekuatan dan kasih kita pada daging (bagaimana saya selamat didunia, dihormati, kaya, terpandang dan sebagainya) maka sudah pasti saya akan kehilangan kesempatan menjadi pelayan Roh. Dan jika saya tidak memperhambahan diri pada Roh bagaimana Roh itu akan membawa saya pada tempat dimana Roh itu berasal yaitu sorga.

Saudaraku betapa rindu hati Tuhan untuk kembali mengumpulkan kita dalam kerajaanNya kelak, bahkan bukan sekedar berkumpul melainkan memerintah bersama Dia. Tapi siapapun yang rindu memerintah bersama denganNya kelak harus merelakan dirinya diperintah oleh RohNya selama hidup didunia. Jika kita memberi diri dikendalikan oleh RohNya maka Roh itu akan memimpin kita untuk kembali pada ciptaan awal yaitu serupa dengan Allah (Kejadian 1:26-27). Oleh karenanya penting kita memahami ini, setiap saat adalah pilihan kita untuk melayani daging kita atau melayani RohNya. Jika kita tidak memahami pikiran dan perasaanNya maka kita tidak akan pernah melayani Dia dengan benar. Saudaraku dibutuhan keintiman dengan Firman dan Roh supaya kita dapat kembali menyatu denganNya. Penyatuan yang sempurrna akan membawa pengenalan juga yang sempurna. Pengenalan yang sempurna akan membawa kita pada pola hidup sorgawi yang menjadikan Allah sebagai Tuan dan Raja sampai selamanya.

25 SEPTEMBER 2018 PELAYANAN KAIN ATAU HABEL (VIDEO)

23 SEPTEMBER 2018 MASA TRIBULASI BAG.1(VIDEO)

KASIH SEBAGAI DASAR KEKRISTENAN – 16 SEPTEMBER 2018

 

ks

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing  (1 Korintus 13 : 1)

 

“KASIH YESUS”

SEBAGAI DASAR KEKRISTENAN

 

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH RAYA

MINGGU,16 SEPTEMBER 2018

===================

SHALOM !

Sesuai dengan perkembangan zaman, maka “nilai kekristenan” pada Akhir Zaman ini ber-geser terus dari tahun ke tahun, sehingga semakin merosot nilainya, karena focus manusia sudah tidak lagi kepada Allah, tapi kepada dunia atau kepada dirinya sendiri atau kepada siapapun yang bisa menyenangkan mereka.

Oleh karena itu maka khotbah hari ini berjudul “Kasih Yesus Sebagai Dasar Kekristenan”.

Karena fokus kekristenan orang-orang percaya sudah bergeser, maka akhirnya nilai-nilai kekristenan juga bergeser. Di negara-negara maju dan modern, kekristenan mulai ber-adaptasi dengan modernisasi di segala bidang.

  • Kekristenan dipaksa beradaptasi dengan modernisasi sedemikian rupa dan kondisi ini sangat berbahaya bagi orang percaya.
  • Maka terjadilah, antara lain di-sah-kannya oleh Negara pernikahan sesama jenis, kemudian orang-orang yang tadinya percaya berpindah menjadi Atheis.
  • Kondisi ini sangat berbahaya bagi gereja dan gereja bertanggung jawab atas hal ini, karena tugas dan tanggung jawab gereja seharusnya menyampaikan kebenaran, supaya nilai kekristenan atau nilai gereja di tegakkan kembali.

Ketika manusia mulai menjadi pusat perhatian, maka manusia mulai menjadikan dirinya segala-galanya. Banyak orang Kristen yang tidak memahami kemunduran kekristenan ini.

  • Kekristenan di Korea Selatan, misalnya, dari 53% menyusut drastis menjadi 20%, karena gereja “dipaksa” memasuki dunia modernisasi, sehingga masuk-lah K Pop dan drama Korea mempengaruhi kekristenan dalam gereja.
  • Dan akhirnya, kekristenan disana kehilangan nilai kebenarannya yang sangat mendasar, karena sudah bergeser begitu cepat menjadi hanya sebatas agama.
  • Jika kondisi seperti ini dibiarkan terus menerus berlangsung, maka tidaklah mustahil bisa saja terjadi lagi seperti pada masa “abad-abad kegelapan bagi kekristenan selama sepuluh abad di Eropa”, yang dimulai pada awal abad ke-5 ketika seluruh system berhala sudah sepenuhnya masuk kedalam gereja Romawi.
  • Kondisi inilah yang menyebabkan hari-hari ini nilai kekristenan mulai hilang di Eropa, dengan masuknya banyak hal yang aneh-aneh kedalam gereja, sebagai dampak dari pesatnya modernisasi dalam segala bidang.

Oleh karena itu, Yesus menyampaikan suatu perumpamaan yang merupakan salah satu pergeseran nilai kekristenan dan juga merupakan ego yang memusatkan pada diri sendiri.

Lukas 12 : 16-21

12:16 Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.

Tanahnya luas dan hasilnya berlimpah-limpah.

12:17 Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.

Dalam hatinya dia berkata, aku punya hasil banyak, aku kaya sekali. Apa yang harus kuperbuat?

12:18 Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.

Aku akan memperbesar lumbung-lumbungku dan aku akan simpan hartaku disitu.

12:19 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!

Disinilah dimulai terjadinya persegeran yang dimaksud :

  • Dia punya banyak sekali tanah pertanian, hasilnyapun berlimpah-limpah dan dia mengisi lumbung-lumbung dan penuh semuanya, malah tidak muat.
  • Sampai akhirnya dia berkata kepada jiwanya supaya tenang karena sim-panannya sudah banyak, hartanya sudah banyak, uangnya sudah banyak dan tidak akan habis sampai 7 keturunan, tenang sajalah, hai jiwaku.

Ini lah yang dimaksud dengan terjadinya pergeseran.

12:20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?

Saya menekankan di ayat 20 ini.

  • Betapa hampa hidup ini tanpa Tuhan. Walaupun saudara punya segala-gala-nya dan saudara hebat dalam bidang apapun, tapi jika “tidak memiliki Tuhan” dalam artian “jauh dari Tuhan”, percuma saja karena akhirnya engkau akan mati binasa.
  • Sehebat apapun engkau, sekaya apapun engkau, tapi jika engkau tidak punya Tuhan maka engkau mati.

Lebih baik si janda miskin tapi dia memiliki Tuhan, daripada orang-orang kaya yang tidak ber-Tuhan atau atheis.

  • Saudara mungkin berkata saudara sudah punya-Tuhan karena saudara pikir setiap minggu ke gereja, setiap minggu beribadah, tapi apakah benar saudara sudah punya Tuhan?
  • Bagaimana dengan nilai-nilai kebenaran kekristenan yang ada pada saudara hari-hari ini, apakah saudara benar-benar sudah punya TUHAN?

Banyak orang mengejar segala sesuatu yang salah, mulai dari bangun tidur, makan pagi-makan siang-makan malam, bersenang-senang sepanjang waktu karena banyak hartanya, tapi ketika hartanya habis karena bangkrut, dia menangis sedih siang dan malam.

  • Inilah kesalahan fatal yang dilakukan orang percaya.
  • Semua sudah digeser oleh kuasa kegelapan tanpa mereka sadari.
  • Akhirnya yang sekunder menjadi primer dan yang primer berubah menjadi sekunder.
  • Semua yang tidak penting menjadi penting, dan semua yang penting menjadi tidak penting.

Apa yang saudara siapkan hari-hari ini? Jika saudara hanya menyiapkan harta kekayaan untuk anak cucu saudara, belum tentu anak cucu saudara bisa menikmatinya.

  • Kalau kekristenanmu tidak mau bergeser, maka saudara harus prioritaskan penyiapan untuk kehidupan saudara nanti di balik kubur.
  • Siapkanlah segala sesuatu untuk kehidupan saudara yang akan datang, sebab manusia hidup di dunia ini hanya untuk 70-80 tahun atau lebih, tapi berapa lama kehidupan yang akan datang, setelah kita meninggal dunia?
  • Kalau kehidupan dibalik kubur waktunya lebih daripada 70-80 tahun bahkan untuk selama-lamanya, mengapa kita tidak mempersiapkan kehidupan kita untuk kehidupan yang akan datang?

Pertanyaannya :

  • Mengapa kita mengejar dunia ini, dan terus berusaha dengan tujuan supaya jiwa kita tenang?
  • Apakah dengan harta yang saudara miliki saudara hari-hari ini sudah pasti tenang?
  • Sebanyak-banyaknya saudara mengumpulkan harta, saudara tidak akan bisa tenang, bila tidak ada Tuhan dalam hidupmu.
  • Meskipun saudara mengumpulkan harta sedikit, tapi jika ada Tuhan dalam hidupmu, barulah saudara bisa tenang.

Walaupun saudara tidak punya harta, tapi bila ada Tuhan dalam hidup saudara, maka saudara akan tenang. Kuncinya harus ada Tuhan.

  • Kalau saudara terus menerus mengejar harta duniawi yang tidak akan bisa saudara bawa ke balik kubur, hal tersebut akan sangat membahayakan bagi keselamatan kekal saudara dalam kehidupan yang akan datang.
  • Kita terus mengejar apa yang sebenarnya tidak perlu ngotot kita kejar karena seharusnya saudara tempatkan pada kebutuhan sekunder setelah Tuhan.
  • Dari bangun tidur di pagi hari, kita langsung sibuk berkuatir dengan urusan dunia, tapi kita tidak menghiraukan tentang apa yang akan terjadi setelah tubuh fana kita berada di balik kubur.
  • Karena yang selalu kita pikirkan adalah bagaimana caranya agar bisa survive hari ini, sementara Tuhan sudah memberi kita survive setiap hari.

Kalau kita “ada” di muka bumi ini sampai hari ini, dengan ketidak-mampuan kita secara ekonomi dalam rumah tangga kita, ternyata kita masih bisa hidup, masih bisa survive, itulah penyertaan Tuhan yang luar biasa sekali dalam hidup kita.

  • Berapa banyak harta yang harus kita tumpukkan supaya kita bisa tenang?
  • Sebanyak apapun harta kita, kita tidak akan pernah bisa hidup tenang.
  • Saya bertemu banyak orang dengan berbagai macam masalah hidup yang saya temui di dalam pelayanan, ternyata tidak ada satupun yang bisa hidup tenang karena masalah uang.
  • Padahal firman Tuhan jelas berkata, “semakin banyak engkau memiliki uang, semakin banyak engkau menghabiskannya, karena kebutuhanmu semakin banyak.”

Ada orang memiliki uang sudah sekian milyar rupiah, tapi hidupnya tergantung dengan obat-obatan segala macam jenisnya setiap hari supaya bisa bertahan untuk tetap hidup dan bernafas setiap hari ; tapi sayangnya dia tidak pernah bisa menikmati kekayaannya yang berlimpah tersebut.

  • Karena harus minum obat-obatan yang begitu banyak setiap hari, lama-lama ginjalnya rusak.
  • Bisakah saudara bayangkan betapa nikmatnya hidup sehat setiap hari, walaupun semuanya pas-pasan untuk makan-minum untuk satu hari?
  • Mana yang saudara pilih, hartamu berlimpah tapi kesehatanmu bermasalah serius, atau penghasilanmu pas-pasan tapi engkau bersyukur kepada Tuhan, karena engkau masih punya Tuhan?
  • Ada orang yang sudah memiliki satu mobil, dia ingin tambah mobil satu lagi, kemudian mau tambah satu lagi setelah memiliki dua mobil.

Pertanyaannya :

Dalam waktu yang bersamaan, dapatkah saudara menggunakan dan menikmati naik semua mobil sekaligus?  Hanya bisa gunakan satu mobil.

Misalnya ilustrasi berikut ini :

  • Ada seseorang mengejar mobil Ford warna biru dalam kecepatan cukup tinggi di jalan raya.
  • Tapi kemudian si pengejar yang begitu ngotot dan dipaksakan, membuat si pengejar itu sangat sibuk karena mobil yang melintas cukup padat.
  • Tiba-tiba muncul mobil Ford lain, warna biru dan yang serupa yang dia kejar, sehingga dia bingung mau mengejar yang mana, tapi kemudian dia yakin mobil mana yang harus dia kejar, tapi ternyata salah sasaran.
  • Akhirnya dia tidak mendapatkan apapun.

Demikian juga cara kerja iblis, dia mengalihkan pandangan saudara dan masuk ke tengah-tengah saudara, dengan maksud dan tujuan untuk membinasakan saudara, agar saudara menemani dia dan hidup bersama dengan dia dalam api abadi Gehenna, dalam kehidupan yang akan datang.

  • Kalau saudara mengenal firman Tuhan, maka saudara akan mudah berkata “tidak”, karena saudara tetap percaya dan tetap setia kepada Tuhan.
  • Kalau saudara mengenal firman Tuhan, maka ketika saudara didera oleh masalah, saudara akan tetap bertahan, saudara tetap bisa bersyukur, saudara tetap bisa angkat tangan berserah penuh pada Tuhan.
  • Tapi kalau saudara sudah tahu firman dan diberi kenyamanan dengan semua yang serba enak penuh kenikmatan, maka saudara “bisa tertidur dalam kenyamanan” tersebut.

Inilah cara iblis mengalihkan pandangan kita.

Jika selama saudara hidup di dunia ini saudara tidak pernah puas mengejar harta duniawi, maka ketika saudara tersadar, ternyata “waktu saudara yang berharga” habis begitu saja untuk mengejar harta duniawi, bukannya digunakan dengan baik untuk mencari Tuhan.

  • Saudara berkata setelah punya uang sekian juta atau sekian milyar, barulah saudara bisa tenang.
  • Saya jamin, sebanyak apapun jumlah uang saudara yang saudara miliki, saudara tidak akan bisa tenang, jika saudara tidak punya Tuhan.
  • Saudara harus prioritaskan mencari Tuhan terlebih dahulu, maka berapapun yang saudara punya hari-hari ini saudara pasti tenang.
  • Apa yang paling utama saat saudara datang ke Tuhan?

Tuhan berkata, “Yang terutama dan yang terpenting dalam hidup saudara hari-hari ini, adalah KASIH”.

Kasih Yesus yang paling dibutuhkan oleh semua orang percaya saat ini.

1 Korintus 13 : 1

13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

Inilah ayat “pembuka hati dan pikiran” saudara supaya saudara mudah mengerti.

Kasih itu Allah dan tanpa kasih (tanpa Allah) tidak ada kehidupan yang sebenarnya.

1 Yohanes 4 : 16

4:16 Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Allah adalah kasih.

  • Saudara harus mengejar kasih ini, karena sebenarnya kasih inilah yang terpenting dan yang saudara butuhkan.
  • Kalau saudara tetap di dalam kasih, berarti saudara tetap berada di dalam Allah dan Allah tetap berada di dalam saudara.

1 Yohanes 5 : 11-12

5:11 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

Hidup ada di dalam Anak-Nya dan Anak-Nya adalah kasih.

Kalau saudara tinggal di dalam Anak-Nya, berarti saudara tinggal di dalam kasih. Kalau saudara tinggal di dalam kasih, berarti Allah ada di dalam saudara dan didalam saudara ada kehidupan.

5:12 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.

Barangsiapa memiliki Anak, berarti dia memiliki hidup. Kalau saudara memiliki Kristus, berarti saudara memiliki kasih.

Saudara harus memiliki Kristus supaya saudara memiliki kasih. Kalau saudara memiliki kasih, barulah saudara bisa hidup.

1 Yohanes 3 : 15

3:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.

Kalau saudara masih benci kepada satu orang saja, maka saudara sudah termasuk dalam kategori seorang pembunuh, karena didalam seorang pembunuh tidak ada kasih.

  • Adakah seorang pembunuh penuh dengan kasih? Tidak ada.
  • Adakah seorang penggosip penuh dengan kasih? Tidak ada.
  • Kalau didalam seorang pembunuh atau seorang penggosip ada kasih, dia tidak mungkin menjadi pembunuh ataupun menjadi penggosip.
  • Jadi, karena dia tidak ada kasih, maka dia sampai hati membunuh seseorang, artinya seorang pembunuh/penggosip tidak memiliki hidup di dalam dirinya.

Berarti kalau saudara tidak memiliki Allah, saudara tidak memiliki Kasih.

Kalau saudara tidak memiliki Kasih, berarti saudara tidak memiliki Hidup.

Jadi Hidup adalah Kasih dan kasih yang kita butuhkan adalah Kasih Yesus.

Dengan demikian, maka hal yang terutama yang harus saudara cari adalah Kasih, yaitu Kasih yang benar yaitu Kasih Yesus, bukan kasih akan dunia ini.

  • Kalau saudara mencari kasih akan dunia, maka saudara akan kehilangan kasih akan Allah.
  • Kalau saudara hanya mau kasih akan dunia, hanya mau foya-foya, hanya mau yang enak-enak, maka saudara akan kehilangan kasih akan Allah.
  • Tapi kalau saudara serius kepada Tuhan, maka saudara akan mendapatkan kasih yang sesungguhnya.

1 Korintus 13 : 1

13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

Aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

  • Sepandai-pandainya manusia, sehebat-hebatnya manusia, kalau tidak mempunyai kasih, berarti tidak mempunyai kehidupan.
  • Sehebat-hebatnya saudara sebagai orang Kristen, saudara bisa ber-bahasa malaikat sekalipun, tapi kalau saudara tidak mempunyai kasih, berarti kamu tidak mempunyai kehidupan.
  • Ada apa dan mengapa dikatakan gong yang berkumandang dan canang yang bergemerincing?

Pertanyaannya, mengapa Paulus menulis surat kepada jemaat di Korintus?

Jawabannya, kalau saudara pelajari Alkitab, ternyata Paulus menulis banyak surat, tapi ada surat yang ditujukan kepada jemaat yang paling bermasalah atau paling berengsek, yaitu jemaat di Korintus.

1 Korintus 3 : 1

3:1 Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.

Aku tidak bisa berbicara kepada kamu seperti aku berbicara kepada manusia rohani, karena kamu masih manusia duniawi. Kalau aku berbicara tentang yang rohani, kamu tidak akan bisa mengerti, karena kamu masih anak-anak.

3:2 Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya.

Kamu belum bisa makan makanan yang keras, karena kamu masih minum susu, karena kamu masih mau dimanjakan oleh dunia, karena yang kamu mau hanya mujizat dan mujizat terjadi, berarti kamu masih kanak-kanak.

Sampai sekarang masih terlalu banyak orang Kristen belum bisa menerima ajaran sehat.

Pengajaran sehat adalah didikan dan teguran yang sebenarnya.

3:3 Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?

Karena kamu masih daging, masih duniawi, maka akhirnya kamu belum bisa menerima sesuatu yang sehat. Yang bisa kamu terima hanya susu dan susu terus menerus.

Paulus menegur jemaat di Korintus karena dalam jemaat tersebut berkembang adanya iri hati dan dengki serta perselisihan, ada masalah serius di dalam jemaat, karena mereka masih duniawi, mereka masih kanak-kanak.

Di 1 Korintus 12, judul perikopnya yaitu “rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh”.

  • Satu pasal penuh membahas mengenai anggota jemaat dan karunia Roh.
  • Ada karunia yang berbeda-beda, sehingga kita harus saling menutupi dan melengkapi.
  • Mereka terlihat rohani tapi sebenarnya palsu, banyak sekali perselisihan, banyak sekali masalah, banyak sekali fitnah dan pergosipan.
  • Apakah di Chosen Generation ada kondisi kebobrokan mentalitas seperti di jemaat Korintus ini? Semoga tidak ada.

(Saudara baca sendiri di rumah 1 Korintus 12 : 1-31, yang berbicara mengenai karunia roh)

Pada 1 Korintus 13, Paulus menegur jemaat di Korintus, Paulus berkata, walaupun kamu punya bahasa-bahasa yang luar biasa, kamu bisa berbahasa roh, kamu bisa berbahasa malaikat sekalipun, atau tangan kananmu berkibar luar biasa :

  • Tapi kalau kamu masih membenci orang,
  • Kalau kamu masih suka iri hati dan menggosipi orang lain,
  • Kalau kamu masih suka menghakimi orang lain,

maka karunia bahasa roh atau bahasa malaikat yang kamu miliki, sama saja dengan bahasa tanpa kehidupan atau palsu.

Meskipun saudara sampai berbusa berbahasa Roh dari pagi sampai malam, saudara me-nyembah dari pagi sampai malam, dan tanganmu berkibar keras seperti bendera ditiup angin kencang, tapi kalau saudara ada iri hati dan benci terhadap orang, maka tetap saja didalam kamu tidak ada kasih :

  • Pada 1 Korintus 3 : 3 Paulus menulis tentang adanya perselisihan dalam jemaat, yang menunjukkan bahwa mereka masih manusia duniawi.
  • Di 1 Korintus 12 ada rupa-rupa karunia tetapi satu Roh.
  • Di 1 Korintus 13 Paulus berkata, “sekalipun aku bisa berkata-kata dengan bahasa manusia dan bahasa malaikat, tapi kalau aku tidak punya kasih, maka aku sama dengan gong yang berkumandang”, artinya meskipun kamu berbahasa Roh, tapi tidak ada kehidupan dalam dirimu.

Canang yang bergemerincing, artinya meskipun kamu menyembah, tanganmu berkibar kencang, tapi kalau tidak ada Kasih didalammu, maka tidak ada kehidupan disana.

  • Tanpa kasih, tidak ada kehidupan dalam dirimu.
  • Gong berkumandang dan canang bergemerincing, artinya tetap menghasilkan suara, tapi tidak ada kehidupan dalam suara yang diperdengarkan itu dan inilah ilustrasi yang murni dari karunia Roh.
  • Sekarang saya khotbah dari mimbar ini, bila saya ada iri atau benci terhadap satu orang saja, untuk apa saya khotbah sampai teriak-teriak apabila tidak ada kehidupan dalam diri saya.
  • Saudara mau menginjili orang kemanapun dan dimanapun, tapi kalau ada benci kepada satu orang saja, maka tidak ada kehidupan disana.

Jadi 1 Korintus 13 yang kita sering pakai untuk pernikahan, sebenarnya adalah teguran yang keras untuk jemaat di Korintus, yang selalu berkata tentang karunia Roh, bahasa Roh, pelayanan hebat, tapi tanpa kasih tidak ada hidup dalam diri kita.

Sebenarnya 1 Korintus 13 adalah teguran bagi jemaat di Korintus karena yang mereka kejar adalah karunia Roh, tapi masih hidup dalam perselisihan, iri hati dan dengki serta menebarkan fitnah berbisa kepada sesama.

Meskipun saudara mengejar Tuhan, setiap hari berdoa, setiap hari baca Alkitab, mencari Tuhan siang dan malam, tapi tidak membereskan hubungan dengan sesama, maka kamu bermasalah.

  • Jika saudara tidak membereskan hubungan dengan sesama, maka tidak ada hidup didalammu.
  • Bereskan hubungan saudara dengan sesama saudara, karena bila saudara beres dengan sesama, maka saudara juga beres dihadapan Tuhan
  • Bila saudara tidak beres dengan sesama, bagaimana mungkin bisa beres kepada Tuhan?
  • Resikonya bagi saudara, meskipun kamu “disakiti” orang seperti apapun, Tuhan sepertinya akan “tutup mata” saja.

Kadangkala Tuhan ijinkan kita disakiti orang terlebih dahulu, untuk mengasah ketajaman kasih kita untuk mengampuni orang. Inilah obat yang paling mujarab supaya engkau bisa mengasihi orang dengan benar :

  • Sehingga kamu harus diasah terlebih dahulu, besi menajamkan besi.
  • Saudara akan dipertajam dengan sesama saudara.
  • Atau kadangkala Tuhan tempatkan orang-orang aneh atau orang-orang ber-masalah di sekitar kita.
  • Mungkin saudara bertanya, “Tuhan mengapa dia ada dekat saya, jauhkan dia dari saya”.
  • Tapi Tuhan berkata kepadamu, “kamu akan dipertajam oleh dia, kamu akan dibentuk oleh dia sampai kamu berubah, sampai kamu bisa mengasihi dia walaupun dia tidak mengasihi kamu, sampai dia bisa mengasihi Aku karena kamu mengasihi dia”.
  • Kamu harus bawa dia ke Tuhan, seret dia ke Tuhan, sehingga dia merasakan kasih Tuhan Yesus yang mengalir dari dalammu kepadanya.

Meskipun saudara berbahasa Roh, pelayanan, menyembah Tuhan, mau mati-matian dalam Tuhan, tapi tanpa Kasih Yesus tidak ada artinya bagimu.

1 Korintus 13 : 2

13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Meskipun kamu memiliki karunia pengetahuan, memiliki iman yang sempur-na yang bisa memindahkan gunung, tetapi jika kamu tidak mempunyai Kasih semua itu tidak berguna sama sekali bagimu.

Sekadar contoh orang yang tidak punya kasih :

  • Misalnya, saudara bekerja disuatu perusahaan yang bonafid, dan dipimpin langsung oleh pemilik perusahaan itu sendiri.
  • Pimpinan perusahaan itu orangnya pintar, hebat, punya pengetahuan hebat, kekayaannya luar biasa, tapi dia arogan, sombong bahkan memeras tenaga dan pikiran karyawannya sedemikian rupa, tapi dengan penghasilan sangat rendah tidak manusiawi.
  • Bila dipikir-pikir dengan akal sehat, pasti perlakuan pimpinan saudara itu dilakukan oleh seorang manusia dunia yang jahat dan tidak punya kasih.

Begitu juga dengan saudara, apabila misalnya saudara berada dalam posisi seperti pimpin-an perusahaan tempat saudara bekerja itu :

  • Apa artinya kepintaran, apa artinya harta kekayaan berlimpah, jika saudara tekan orang, peras orang sedemikian rupa hingga menderita batin dan fisik?
  • Apa artinya orang hebat, apa artinya saudara terpandang didunia bisnis jika saudara membuat tekanan di kanan kiri saudara.
  • Semuanya itu tidak ada artinya atau tidak berguna bagi saudara.

(Dalam 1 Korintus 13 : 2 dikatakan karunia bernubuat)

Matius 7 : 22-23

7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

Inilah orang-orang Kristen yang ajaib, yang bisa bernubuat, mengusir setan demi nama Tuhan, bahkan melakukan banyak mujizat, tapi Tuhan tidak mengenalnya.

7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Pergi dari hadapan-Ku, Aku tidak mengenal kamu, sebab kamu orang-orang jahat, karena tidak ada kasih didalam kamu, tidak ada kebaikan didalam kamu.

Meskipun kamu bernubuat, berbahasa Roh, tanganmu berkibar atau memiliki iman seperti apapun, tapi kalau tidak ada kasih, maka kamu adalah orang Kristen mati.

Mengapa demikian?  Karena kekristenan itu tidak bisa lepas dari Kasih.

  • Misalnya, saudara diberi tugas oleh orang tersohor dan saudara harus menyelesaikan tugas dalam 3 hari harus selesai.
  • Walaupun dia Bos yang hebat seperti apapun, tapi kalau dia tidak memiliki KASIH seperti tidak ada hari esok, dia bukan manusia.

Tanpa KASIH, orang sehebat dan sepenting apapun, tidak berarti atau tidak berharga di mata Tuhan. Jadi, cara pandang Tuhan dan cara pandang manusia bertolak belakang.

  • Tuhan tidak memandang dari kedudukan, dan apa yang saudara punya, Tuhan tidak peduli meskipun engkau orang terkenal atau orang terpandang,
  • Tapi yang Tuhan cari adalah apakah ada kasih di dalammu?

Meskipun saudara terkenal sebagai ahli Alkitab dan jago “kupas” firman, jago berkhotbah, hafal firman dari Kejadian sampai Wahyu, tapi kalau saudara TIDAK PUNYA KASIH, berarti saudara masih daging dan saudara masih tidak memiliki hidup.

Pertanyaannya :

  • Apakah saudara punya kasih?
  • Apakah ketika saudara diserempet mobil, saudara langsung marah dan me-maki si penyerempet seraya berteriak, “matamu dimana, monyong?”
  • Bila demikian, maka sikap dan perilaku saudara ini menunjukkan, bahwa saudara tidak punya kasih, sehingga saudara tidak punya hidup.

Apabila sepasang suami istri tidak punya kasih, berarti mereka tidak punya kehidupan di dalam rumah tangganya.

  • Di dalam rumah tangga ada anak dan orang tua, jika tidak punya kasih berarti tidak ada kehidupan didalam rumah itu.
  • Di dalam setiap rumah tangga Kristen harus dilengkapi dengan kasih.
  • Karena di mata Tuhan yang di lihat adalah apakah ada kasih atau tidak?

Saat kita bertemu orang terkenal, kita langsung minta foto bersama dengan orang itu, tapi Tuhan berkata “untuk apa kamu minta foto bersama dengan dia, kamu lebih terkenal dibanding dia, karena yang kenal kamu adalah Sorga”.

  • Jika hanya terkenal di bumi, tapi tidak dikenal oleh Sorga, untuk apa minta foto bersama dengan dia?
  • Tuhan berkata, “kamu semua pembuat kejahatan, Aku tidak kenal kamu”
  • Lebih baik kita tidak terkenal selama jadi manusia, tapi kita dikenal oleh Tuhan kita, karena ada unsur Allah didalam kita yang bernama

Kasih ada 2 macam yaitu :

  1. Kasih manusia, cenderung meminta dan tidak lepas dari tuntutan.
  • Contohnya : jika saudara baik kepada saya, maka saya juga baik kepada saudara, tapi jika saudara jahat kepada saya, maka saya akan lebih jahat daripada saudara.
  • Inilah kasih manusia.
  1. Kasih Allah, cenderung memberi.
  • Apakah saudara baik ataupun jahat kepada saya, maka saya tetap sayang kepada saudara. Itulah kasih Allah.
  • Tuhan mau ada kasih Allah didalam saudara dan saya.
  • Tuhan tidak peduli dengan nama baik, dengan harta kekayaan dan siapa saudara, karena yang Tuhan nilai adalah, apakah ADA KASIH didalammu?
  • Kalau tidak ada kasih Allah didalam saudara, tetap saja tidak ada artinya.

Kasih manusia cenderung menuntut, tapi Kasih Allah cenderung memberi.

Matius 7: 12

7:12 “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Apa yang saudara inginkan orang lain lakukan untuk saudara?

  • Jika saudara ingin diberi, maka saudara harus memberi terlebih dahulu.
  • Jika saudara ingin disayang, maka saudara harus menyayangi terlebih dahulu, meskipun dia menyakiti saudara, atau mengecewakan saudara, menginjak-injak saudara.
  • Dan sesakit apapun itu Tuhan tidak peduli karena kamu harus memiliki unsur Allah di dalam kamu.
  • Jika kamu tidak memiliki unsur Allah di dalam kamu, maka kamu bukan anak Allah.

Kasih manusia dan kasih Allah keduanya tampak serupa, tapi tak sama.

1 Korintus 13 : 3

13:3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

Sekalipun saudara membagikan harta saudara, tapi kalau saudara tidak mempunyai KASIH, tidak ada faedahnya bagi saudara.

Sekalipun saudara menyerahkan tubuh saudara untuk dibakar, tapi kalau di dalam saudara tidak ada KASIH, tidak ada artinya samasekali bagi saudara.

Contoh, para pahlawan nasional kita.

  • Apakah mereka rela berkorban bagi negara dan bangsanya? Iya, rela.
  • Apakah mereka juga rela mengorbankan nyawa? Iya, rela.

Bila demikian, apakah dasar pengorbanan para pahlawan nasional kita, apakah berdasar-kan kasih Allah atau berdasarkan Nasionalisme?  Berdasarkan Nasionalisme.

  • Pada umumnya banyak orang rela mati untuk memperjuangkan sesuatu, dengan motivasi unsur kasih duniawi.
  • Misalnya ada orang yang rela mati untuk saya, karena dia mengasihi saya.
  • Tapi kalau kasih itu berbalaskan sesuatu, itu bukan unsur kasih Allah.

Firman ini sebenarnya dalam sekali.

  • Kalau saudara rela mati untuk seseorang yang baik kepada saudara, pasti semua orang bisa melakukannya.
  • Tapi Tuhan mau saudara mati untuk orang yang tidak beres, dengan tujuan orang yang tidak beres itu menjadi beres, apakah saudara rela berkorban?.
  • Para pahlawan nasional rela berkorban dengan menyerahkan segala-galanya, motivasinya bukan karena kasih Allah, tapi karena nasionalisme semata.
  • Mahasiswa dulu berdemo sampai mengorbankan nyawa, mereka berkata karena demi kebenaran, sebenarnya bukan juga karena kebenaran, bukan karena ada kasih Allah, tapi karena kebenaran parsial yang mereka anggap itu benar.

Kalau saudara menjadi orang Kristen yang benar, kelihatannya pasif seolah-olah saudara diam saja tapi perubahan terjadi.

Tapi kalau kita merasa jadi orang Kristen dan kita merasa kita aktif, kita giat, kita kerja, kita menyerahkan segala-galanya, tapi tidak ada dasar kasih Allah, percuma saja.

Uji diri kita sendiri:

  • Apakah saudara sudah benar-benar mengasihi Allah?
  • Apakah saudara sudah tulus melayani Tuhan?
  • Kalau saudara tulus melayani Tuhan, maka saudara tidak akan menuntut apa-pun dalam pelayanan.

Kalau saudara benar-benar tulus melayani Tuhan dengan benar, saudara lakukan saja yang menjadi bagian saudara, dan biar Tuhan mengurus yang menjadi bagian Tuhan.

  • Banyak orang karena dendam kesumat dan dibakar api amarah, akhirnya dia rela membunuh orang, walaupun dia tahu kalau membunuh bisa masuk penjara, bisa dihukum mati.
  • Ketika seseorang membunuh orang lain, akhirnya dia rela dihukum mati, karena dia sudah puas melampiaskan dendam kesumatnya dan emosinya ; apakah hal ini termasuk kasih Allah?

Jika hati saudara seperti ini, berarti saudara mempunyai konsep sendiri tentang kebenaran dan apa yang saudara pikir benar, oleh karena itu saudara rela mati untuk hal tersebut.

  • Jika konsep saudara salah, bukan pada kasih Allah, maka saudara akan mati sia-sia.
  • Oleh sebab itu, konsep saudara harus berubah, bila focus saudara masih pada nama baik, masih pada diri sendiri, maka semuanya itu sia-sia bagi saudara.
  • Kalau saudara mengasihi Allah maka saudara pasti mengasihi pekerjaan Allah dan saudara akan mati-matian untuk melayani Tuhan.

Apakah saudara sudah mati-matian dalam melayani Tuhan?  Iya, saya sudah mati-matian melayani Tuhan.

  • Tapi kenapa saat dibangunkan dari tidur karena mau ke gereja susah sekali, tapi kalau mau pergi ke Mall saat dibangunkan, langsung bangun?
  • Tapi kenapa saat ada acara makan-makan di Mall, pasti tidak pernah ter-lambat datang, tapi kalau ke gereja saudara berlambat-lambat?
  • Apakah bukan karena tidak ada unsur kasih didalammu, sehingga kamu ber-malas-malasan.
  • Kalau kondisinya demikian, seharusnya saudara benar-benar bertobat.

Terkadang saya juga malas-malasan untuk berangkat ke Ichtus Ministry, tapi saya sadar kalau saya mengikuti keinginan badan yang ingin santai dulu, ini bukan kasih Allah.

  • Kalau saya ada kasih Allah, berarti saya giat luar biasa di pelayanan.
  • Kalau saudara mau mendapatkan wanita idaman dan saudara tahu wanita ini susah untuk didapatkan, apakah saudara akan datang terlambat kerumahnya ketika diundang orang tuanya?
  • Kalau datang terlambat, resikonya saudara akan dinilai oleh orang tuanya sebagai seorang “pria yang tidak bertanggung-jawab”.
  • Pasti saudara tidak akan terlambat, karena saudara berharap dapat memper-sunting wanita itu jadi teman hidup saudara.

Bagaimana dengan pelayanan?

  • Jika kamu sering terlambat setengah jam, berarti kamu harus berangkat setengah jam lebih pagi.
  • Saya tidak mau menyinggung perasaan saudara, tapi saya mau kita semuanya berubah.
  • Kalau saudara tahu ada hukuman di dalam suatu pekerjaan, maka saudara bisa mati-matian untuk tidak terlambat datang.
  • Kalau saudara berkata, didalam Tuhan tidak masalah dengan keterlambatan, berarti saudara meremehkan kasih karunia Tuhan.

Kita semua harus berubah, tunjukkan kalau kita mengasihi Allah. Hari Minggu depan tidak ada yang telat ke gereja. Kasih saudara akan Allah harus benar.

  • Melayani adalah pengorbanan, tapi apakah selalu didasarkan pada kasih Allah? Belum tentu.
  • Ada orang yang melayani, supaya hidupnya lebih bermakna.

Apakah benar kita melayani Tuhan pada hari-hari ini karena kita mengasihi Allah?

  • Kalau saudara mengasihi Allah, berarti saudara mati-matian untuk Allah.
  • Banyak orang punya latar belakang pelayanan, dengan alasan karena mengisi kekosongan hidupnya saja, bila demikian alasannya maka pelayanan saudara bukan berdasarkan kasih akan Allah.
  • Semua alasan pelayanan saudara tersebut terbalut dengan rapi, karena kurangnya pengetahuan saudara akan pelayanan yang benar.
  • Saudara merasa sudah berkorban, apa lagi yang kurang? Kurangnya adalah saudara kurang mengasihi Allah.
  • Kalau saudara mengasihi Allah, walaupun ada hujan badai, angin topan seperti apapun, saudara akan tetap datang tepat waktu.

Markus 12 : 41-44

12:41 Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.

Yesus sengaja duduk di dekat peti persembahan, karena mau memperhatikan orang-orang yang memberi persembahan.

12:42 Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.

Dua peser adalah hasil kerja satu hari, tapi dipersembahkan semuanya.

12:43 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.

12:44 Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.”

Janda ini menyerahkan seluruh nafkahnya. Kalau saudara benar-benar mengasihi Allah berarti harus ada devosi. Seringkali kita memberi perpuluhan tapi dikurang-kurangi. Kita sering perhitungan dengan Tuhan, sementara Tuhan memberi kita tidak dengan hitung-hitungan. Jika demikian kita bermasalah.

Tuhan mau kita memberi karena mengasihi. Kalau saudara memberi karena mengasihi, maka saudara akan memberi dengan devosi, dengan mengabdi.

  • Kalau saudara memberi karena takut terkena kutuk, karena takut dihukum, itu berbahaya luar biasa bagi saudara.
  • Jika demikian, berarti saudara memberi bukan berdasarkan kasih.
  • Kalau dasar pelayanan saudara adalah karena saudara mengasihi Allah, maka saudara tidak akan pernah kecewa dalam melayani Tuhan.
  • Tugas apa saja yang saudara lakukan, saudara akan rela berlelah-lelah dan tetap semangat. Inilah yang dipandang Allah dengan tersenyum.

Saudara tidak akan pilih-pilih pelayanan, karena semua yang saudara kerjakan adalah berdasarkan kasih Allah, maka saudara akan rela berlelah-lelah, saudara akan tetap semangat dan saudara tidak akan kecewa dalam melayani.

  • Sebagai manusia saya bisa mengecewakan saudara, tapi kalau saudara fokus kepada Tuhan, maka saudara tidak pusing dengan apa yang saya perbuat.
  • Yang saudara pusingkan adalah bagaimana cara saudara menempatkan diri dihadapan Allah dan saudara kedapatan berkenan di hadapan Allah.

Saya baca salah satu buku Psikology. Di buku itu dijelaskan bahwa orang yang suka mem-beri ternyata umurnya lebih panjang, karena dampaknya pada kesehatannya.

  • Demikian juga ketika saudara mempunyai sifat menuntut, maka dampaknya juga pada kesehatan saudara.
  • Jika saudara suka menuntut orang, pasti akan lelah sendiri, dan begitu lelah saudara mulai tertekan dan begitu tertekan akhirnya saudara sakit-sakitan.
  • Jika saudara mau sehat, maka apa saja yang Tuhan mau, lakukan saja, tidak usah menuntut orang, tidak usah pusing dengan orang.
  • Kalau saudara menuntut orang harus mau buang sampah saudara, akhirnya saudara menggerutu terus gara-gara sampah bisa sampai 15 menit.

Bisa saudara bayangkan posisi saudara dihadapan Tuhan, jika menggerutu terus?

  • Orang yang suka memberi, umurnya lebih panjang daripada orang yang suka menuntut.
  • Orang yang suka menuntut biasanya umurnya lebih pendek.
  • Jadi, tidak usah menuntut orang lain untuk melakukan sesuatu, tapi lakukan saja yang kamu bisa lakukan untuk Tuhan, bukan untuk siapapun.
  • Semakin banyak engkau menuntut orang lain untuk berubah, maka semakin banyak pula engkau kecewa.
  • Dan semakin banyak engkau kecewa, maka semakin banyak pula engkau bermasalah.

1 Korintus 13 : 4

13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

Kasih itu sabar.

  • Apakah saudara sudah sabar dengan orang lain?
  • Apakah saudara sudah sabar terhadap anak?
  • Apakah saudara sudah sabar terhadap orang tua?
  • Apakah saudara sudah sabar terhadap teman?
  • Apakah saudara sudah sabar dalam melayani?
  • Bila saudara masih suka marah-marah, masih suka kecewa, berarti kamu belum punya kasih Allah.

Kasih itu murah hati.

  • Apakah saudara suka memberi?
  • Ataukah lebih banyak menuntut?
  • Kalau saudara lebih banyak menuntut daripada memberi, berarti kamu belum punya kasih Allah.

Kasih itu tidak cemburu.

  • Apakah saudara suka cemburu atau iri kepada orang lain?
  • Kalau masih suka cemburu, kasihmu masih kasih daging.

Kasih itu tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

  • Apakah saudara masih suka sombong?
  • Apakah saudara masih ingin dipandang?
  • Apakah saudara masih ingin dilihat orang?
  • Apakah saudara masih ingin dihargai orang?
  • Begitu tidak dihargai, harga dirinya langsung rontok. Akhirnya bermasalah

1 Korintus 13 : 5-6

13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

Kasih itu tidak melakukan yang tidak sopan.

  • Artinya saudara sopan dalam segala hal.

13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.

Kasih itu tidak bersukacita karena ketidak-adilan, tapi karena kebenaran.

  • Totalitas iblis tidak adil.
  • Iblis berbanding terbalik dengan Tuhan, tapi kebenaran Allah adalah Kasih.
  • Kasih adalah expresi kehidupan ilahi yang tidak pernah bersukacita atas ketidak-adilan iblis, tapi bersukacita karena kebenaran Allah.

Kalau orang yang berbuat jahat kepadamu didera masalah dan engkau bersukacita karena-nya, berarti engkau belum memiliki kasih Allah.

  • Apakah saudara masih suka bersukacita saat orang-orang yang jahat kepada saudara sedang terkena masalah?
  • Kalau kita tidak berubah, Tuhan tidak akan mengenal kita.

Tuhan memandang saudara dengan cara pandang yang berbeda dengan manusia.

  • Apakah ada Tuhan di dalam saudara?
  • Apakah ada kasih di dalam saudara?
  • Terkadang saudara dan saya butuh model kasih Allah atau yang disebut dengan panutan dari sesama kita.
  • Terkadang kita bisa melihat panutan dari sesama kita.

Oleh sebab itu saudara dan saya harus menjadi teladan, harus menjadi garam dan harus memberi rasa kepada sesama, karena “kasih itu berkorban”.

  • Misalnya saudara masak soup ayam.
  • Mungkinkah soup bisa berasa asin, jika tidak diberi garam? Tidak mungkin.

Bagaimana caranya agar soup ayam yang saudara masak bisa asin?

  • Harus diberi garam dan setelah garam masuk, suhunya harus panas lalu diaduk-aduk.
  • Inilah yang dimaksud kasih itu berkorban.

Jika saudara mengasihi istri saudara, tapi saudara tidak mau berkorban bagi istri saudara, berarti saudara tidak memiliki kasih.

  • Jika istri saudara mengasihi saudara, tapi tidak mau berkorban bagi saudara, berarti istrimu belum mengasihi saudara.
  • Kasih harus rela berkorban.

1 Korintus 13 : 8

13:8 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

Kasih tidak pernah berkesudahan, walaupun semua akan berakhir, artinya :

  • Kasih kita akan berhenti ketika kita mati, tapi kasih Allah yang ada pada kita akan membawa kita kepada-Nya masuk di dalam alam yang penuh kasih.
  • Tapi kalau tidak ada kasih Allah di dalam kita, maka kita akan masuk kedalam alam yang tidak punya kasih, yaitu Neraka kekal.

Kasih manusia ada batasnya.

  • Jika saudara punya kasih Allah, maka saudara akan masuk ke dalam alam yang penuh kasih.
  • Tapi kalau saudara tidak punya kasih Allah, maka saudara tidak akan masuk ke dalam alam yang penuh kasih Allah, melainkan saudara akan masuk ke dalam alam tanpa kasih.
  • Kasih manusia pasti gagal, tapi kasih Allah tidak pernah gagal.
  • Kasih manusia ada batasnya, tapi kasih Allah tidak ada batasnya.

Matius 18 : 21-22

18:21 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”

Manusia maunya mengampuni hanya dibatasi hanya sampai tujuh kali saja. Oleh sebab itu jika orang ini menyakiti saya sampai tujuh kali dalam satu hari, maka aku boleh tidak mengampuni dia. Artinya 3,5 jam sekali orang itu menyakiti saya, maka saya berhak membenci dia, dan saya bisa menjauh dari orang brengsek ini.

Tapi Yesus berkata di ayat 22 sebagai berikut :

18:22 Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu : Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Tujuh puluh kali tujuh = empat ratus sembilan puluh kali, berarti walaupun dalam 3 menit sekali ada orang yang menyakiti saya, maka saya harus bisa terima dia.

  • Tapi Yesus tambahkan satu kata “kali”, berarti tujuh puluh kali tujuh kali artinya tanpa batas, tanpa syarat dan tanpa sisa.
  • Apakah saudara mengampuni masih bersisa?

Contoh :

Kaum Hawa cenderung menyimpan yang menyakitkan dalam memorinya. Begitu suaminya menyakiti dia, perempuan langsung mengingat dan simpan dalam memorinya, bahwa dia pernah disakiti suaminya 10 tahun yang lalu.

Bayangkan sejak 10 tahun yang lalu, ternyata masih disimpan dalam hati (memori).

Tapi laki-laki biasanya lebih banyak “easy going”. Tapi para wanita yang ada hadir disini semuanya baik-baik sehingga di kecualikan, tidak mau simpan hal-hal yang buruk di hati.

Inilah yang dimaksud tanpa sisa.

  • Banyak orang mengampuni, tapi masih bersisa.
  • Apakah saudara mengampuni tanpa syarat?
  • Kalau kamu berubah menjadi baik, maka saya baru mau terima kamu, ini termasuk mengampuni bersyarat.

Tapi kalau kita punya kasih Allah, orang mau baik atau tidak baik kepada kita, kita tetap terima dia.

  • Tuhan mau saudara sampai ke tingkat ini.
  • Saudara harus mengampuni tanpa batas, tanpa syarat dan tanpa sisa, karena kita pun diampuni Tuhan tanpa batas, tanpa syarat dan tanpa sisa.

Mengapa kasih manusia menjadi dingin?

Matius 24 : 12

24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin

Kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin, karena mereka sering disakiti, sering dilukai, sehingga akhirnya kasih menjadi dingin tanpa disadari.

Misalnya, saya lebih mengasihi si A daripada si B, karena si A tidak pernah menyakiti saya, tapi si B sering sekali menyakiti saya, sehingga saya jadi kurang mengasihi dia.

  • Ini bukan termasuk kasih Allah.
  • Kasih Allah tidak akan pernah dingin walaupun dia melukaimu.
  • Bagaimana saudara bisa berkata setia bertahan sampai akhir, kalau kasih saudara tambah hari tambah dingin?
  • Bagaimana saudara mau setia dengan pasangan saudara, kalau kasih saudara tambah hari tambah dingin?
  • Bagaimana saudara bisa setia kepada pasangan saudara, jika saudara tidak punya kasih Allah?

Kasih saudara akan menjadi suam kepada Tuhan, karena saudara masih daging, saudara masih melihat dengan sudut pandang saudara sendiri.

Mula-mula saudara mengasihi Allah 100%, lalu Tuhan godok saudara dengan masalah, sehingga saudara mulai kecewa dengan Tuhan dan kasih saudara akan Allah menyusut lagi menjadi 80%.

Lalu saudara diberi kenyamanan, akhirnya menyusut lagi menjadi 20%.

  • Akhirnya saudara tidak mengasihi Allah lagi, saudara mulai mengasihi dunia karena fokusmu sudah salah.
  • Tuhan mau engkau duduk diam dengan Tuhan dan minta kasih Allah mengalir lagi dalam saudara.

Roma 5 : 5

5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita

Roh Kudus telah mencurahkan kasih Allah didalam hati kita, oleh karena itu :

  • Mintalah kasih Allah, supaya saudara menerima kasih Allah.
  • Mintalah kasih Allah, supaya saudara bisa melayani Allah dengan benar.
  • Mintalah kasih Allah, supaya saudara bisa mengasihi sesama saudara dengan benar.
  • Mintalah kasih Allah, supaya saudara mengasihi sesama saudara tidak dengan tuntutan apapun.

Tuntutan tidak akan pernah merubah orang, tuntutan justru membuat orang semakin jauh dari Tuhan, tapi Kasih yang akan merubah orang dari orang yang tidak beres menjadi beres.

Yesaya 53 :1

53:1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?

Kita sulit menerima kasih Allah yang besar itu, karena kita masih daging, kita selalu menuntut kepada orang, tapi Yesaya berkata siapa yang bisa percaya dengan kasih Allah yang begitu luar biasa?

Kalau saudara percaya, maka saudara akan bisa mengasihi sesama saudara dengan kasih Allah.

Roma 5 : 7-8

5:7 Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar — tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati –.

5:8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

Siapa yang bisa percaya akan kebenaran ini?

Saudara lihat gambar Yesus yang ada mahkota duri di kepala, tangannya berlubang paku, punggungnya dicambuk.

Yesus luka diseluruh tubuh-Nya karena kita, bukan karena kita baik, tapi karena Dia me-ngasihi kita sehingga Dia meninggalkan luka di tubuh-Nya.

  • Seharusnya kita malu setiap kali kita melihat Yesus memakai mahkota duri.
  • Apakah kita yang telah ditebus oleh darah-Nya, masih mau hidup sesuka hati kita atau semau-mau kita?
  • Apakah kita masih mau hidup semena-mena seperti tidak ada aturannya?
  • Kita seharusnya malu, karena Tuhan begitu mengasihi kita, tapi kita masih saja hidup bertentangan dengan firman-Nya.
  • Kita seharusnya selalu menghargai darah-Nya yang tercurah, agar kasih-Nya tetap mengalir dalam kita, barulah Tuhan bisa memandang kita dengan benar.

Tinggalkan semua masa lalu saudara yang kelam, tinggalkan cara hidup lama yang di-rekayasa kuasa kegelapan dan berlarilah ke depan menuju hidup yang berkelimpahan.

  • Mulailah berdamai dengan siapapun tanpa syarat, tanpa batas dan tanpa sisa.
  • Mulailah bereskan kasih saudara terhadap sesama, jangan sampai menjadi surut, jangan sampai menjadi suam.
  • Walaupun orang terus menggesek saudara, janganlah sampai kasih itu hilang.

Ijinkanlah diri saudara dibentuk melalui gesekan dari kanan-kiri saudara, sampai saudara kedapatan sempurna dan Tuhan melihat kasih-Nya ada di dalam saudara.

Kasih yang tidak akan pernah surut, kasih yang tidak akan pernah pudar di dalam saudara terus mengalir dan saudarapun akan mendapat mahkota dalam kehidupan kekal yang akan datang.

Sudah adakah kasih Allah mengalir di dalam saudara?

Amin.

Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

11 SEPTEMBER 2018 KEKRISTENAN YANG BERKUALITAS(VIDEO)

16 SEPTEMBER 2018 – KASIIH YESUS SEBAGAI DASAR KEKRISTENAN (VIDEO)

Warta 16 September 2018 – JANGAN MENYERAH DALAM MENGASIHI SESAMA

WhatsApp Image 2018-09-07 at 10.18.28

JANGAN MENYERAH DALAM MENGASIHI SESAMA

Manusia sudah terbiasa dibesarkan dengan ego dimana perasaan diri sendiri diutamakan. Ego inilah yang menjadikan setiap individu sebagai pusat. Dan nyata ego telah menjadi racun yang sangat mematikan dalam menggiring Tuhan apalagi dalam menggungkapkan kasih kepada Allah dan juga kepada sesama. Jadi ego akan bekerja sebagai penghalang kasih Allah mengalir dalam manusia.

Saudaraku ego telah membuat perasaan dan kepekaan manusia akan sesama menjadi demikian tumpul. Ketika ego dikedepankan maka perasaan diri sendiri yang ditinggikan. Dan ketika perasaan diri sendiri menjadi central maka menjadi rentan terluka dan kasih akan menuntut balasan. Lantas apa jadinya jika kasih bertepuk sebelah tangan? Maka yang muncul hanya  perasaan  yang  terluka. Dan ketika luka mulai berperan maka yang terjadi hanya menyerah untuk mengasihi yang melukai.

Dewasa ini banyak orang percaya yang tahu apa yang harus dilakukan (dalam hal ini mengampuni dan  tidak menyerah dalam mengasihi), tapi yang terjadi malah menjauhi. Mereka tahu firman Tuhan yang berkata mengampuni tujuh puluh kali tujuh kali(Matius 18:21-22), tapi enggan melaksanakannya hanya karena mengutamakan ego belaka.  Mereka menyangka hanya mengampuni lewat doa cukup tapi hati tidak perlu diubah. Jika ini dibiarkan yang terjadi hanya menjauhi dan menghindar (Imamat 19:17) tanpa mengampuni dan mengasihi dengan benar.

Saudaraku memang bukan hal yang mudah untuk mengasihi tanpa syarat, kepada orang yang baik mungkin mudah tapi bagi orang yang berseberangan dengan kita bagaimana? Butuh penyangkalan diri sungguh-sungguh untuk dapat sampai pada tahap ini. Bahkan ketika luka terus menerus terjadi, kasih yang dikorbankan, kian lama kasih kian pudar, puncaknya kita tidak mau ketemu lagi, tidak perduli, dan menyerah dalam mengasihinya.

Saudaraku adalah kerinduan hati Tuhan agar kita tidak pernah menyerah dalam mengasihi sesama bahkan jika perbuatannya bertentangan dengan kita terus menerus. Tuhan merindukan kita  menjadi seperti dia yang mengasihi kita tanpa syarat, mengampuni tanpa sisa atau bekas, menerima dengan tulus dan mengampuni tanpa batas. Tuhan mau kita sempurna dalam menyatu dengan kasihNya agar kita dapat mengasihi juga dengan kasihNya (Matius 5:48). Tanpa penyatuan denganNya bagaimana kita bisa mendapatkan kasihNya serta meyalurkan kepada setiap danorang juga kepada mereka yang berseberangan? 

STANDRAD MENGIKUT YESUS – 9 SEPTEMBER 2018

ST

Maka Aku berkata kepadamu : Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesung-guhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)

 

STANDARD MENGIKUT YESUS

 

KHOTBAH PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH RAYA-MINGGU, 09 SEPTEMBER 2018

=====================

 

SHALOM !

Khotbah saya pada hari ini berbicara tentang “STANDARD MENGIKUT YESUS”, agar kita yang percaya kepada-Nya minimal dapat mencapai standard tersebut untuk bisa memasuki Kerajaan-Nya.

Apa yang dibagikan dalam khotbah ini, harus kita sikapi dengan hati-hati, dengan pandangan lurus, supaya jangan sampai terjadi kesalahan fatal, ketika saudara mencoba memahaminya.

Karena mungkin saja saudara akan langsung berpikir bahwa firman yang ditaburkan ini adalah salah, karena mungkin saja ada kesan seolah-olah “keselamatan kekal diperoleh berdasarkan perbuatan” atau yang dikenal dengan sebutan “Gospel of Work.

  • Ingat, Tuhan ingin kita mencapai tingkat tertinggi dalam keselamatan kekal kita, bukan hanya “sekadar selamat”.
  • Karena “dengan iman sekadar selamat atau dengan iman yang pas-pasan”, resikonya sangat serius bagi kita yang hidup di penghujung Akhir Zaman sekarang ini, karena tidak akan ikut diangkat ketika “Rapture” tiba-tiba terjadi.

Tuhan memberikan standard yang begitu tinggi kepada kita semua, agar kita bisa masuk kedalam Kerajaan-Nya. Untuk itu saya akan membahas materi khotbah ini melalui pendekatan (tema) “Kita harus jauh melebihi kebenaran para ahli Taurat dan orang-orang Farisi, agar bisa sempurna seperti Bapa kita di Sorga sempurna”

I. STANDARD YANG PERTAMA : “HARUS MELEBIHI AHLI TAURAT DAN ORANG FARISI

Jika saudara berprinsip, “saya berbuat dosa atau tidak, itu terserah saya, yang penting saya percaya kepada Yesus dan saya yakin saya pasti selamat”.

Prinsip “asal selamat” seperti ini salah besar, karena Tuhan menetapkan standard yang begitu tinggi sebagai syarat keselamatan yang sempurna supaya kita bisa ikut memerintah bersama Dia didalam Kerajaan-Nya.

Matius 5 : 17

5:17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

“Aku datang untuk menggenapi hukum Taurat, bukan untuk menghapusnya”.

Yesus datang ke dunia ini bukan untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi, tapi justru untuk menggenapi hukum Taurat atau kitab para nabi itu.

  • Banyak orang Kristen yang berkata, “hukum Taurat dalam Perjanjian Lama, sudah dihapus.
  • Pendapat ini adalah kesalahan fatal dari pengajaran ke-Kristen-an hari-hari ini, karena justru didalam hukum Taurat inilah dirangkum satu firman untuk “mengasihi Allah lebih dari apapun juga”.
  • Bila demikian, kalau hukum Taurat dihapus, berarti sama saja artinya dengan “tidak usah mengasihi Allah lebih dari apapun”.

Tuhan Yesus berkata, “Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, tapi untuk menggenapi hukum Taurat, karena Aku adalah hukum Taurat itu sendiri”.

  • Banyak orang berprasangka, “karena Yesus selalu duduk dengan orang-orang berdosa, dengan pemungut cukai dan Yesus mencurahkan darah-Nya, maka standard kekristenanjadi berkurang. Ini kesalahan yang fatal.
  • Hanya karena Yesus duduk dengan para pendosa, yaitu dengan para ahli Taurat dan orang-orang Farisi, dengan pemungut cukai, dengan penjinah atau siapapun yang orang berdosa, hingga banyak orang beranggapan standart kekudusan sudah berkurang atau standard kebenaran sudah berkurang.

Dengan adanya kasih karunia atau anugerah dari Tuhan, justru memperparah pemahaman orang-orang yang dangkal pengetahuan kekristenannya, karena banyak orang Kristen seperti ini beranggapan bahwa standard mengikut Yesus sudah berbeda.

  • Tapi sebenarnya Yesus tidak pernah menurunkan standard untuk mengikut Dia, sehingga menjadi lebih rendah.
  • Banyak pengajaran hari-hari ini yang membuat turunnya standard mengikut Yesus atau dikuranginya persyaratan untuk bisa masuk Kerajaan Sorga.
  • Ini kesalahan fatal yang membuat orang Kristen tidak mengerti kebenaran.
  • Karena banyak yang tidak mengerti kebenaran firman, akibatnya mereka membuat kebenaran berdasarkan pola pikir sendiri atau pola pikir manusia.
  • Seharusnya firman mengubah kita, tapi banyak orang Kristen dengan penge-tahuannya sendiri mengambil firman “dengan cara kutip sana – kutip sini” ayat-ayat Alkitab, sehingga akhirnya firman tersebut jauh dari kebenaran, karena telah mereka sesuaikan dengan keinginan illah zaman.

Akibatnya “standard mengikut Yesus” turun, sehingga banyak orang Kristen terperangkap dalam pemahaman “asal selamat” sudah lebih dari cukup bagi mereka, padahal tingkatan iman “asal selamat” ini, telah membuat mereka tetap tinggal di pelataran/halaman Kemah Suci.

Artinya mereka tidak akan pernah memasuki Ruang Suci dan Ruang Maha Suci, dengan resiko serius, mereka akan “kehilangan kesempatan ikut serta untuk diangkat dalam Rapture”.

Berkurangnya “standard mengikut Yesus”, bisa kita lihat di negara-negara maju karena yang sudah berasimilasi dengan dunia, yang disalahkan adalah para pengajar atau gereja.

  • Tuhan Yesus memang berkata penyesatan harus ada, oleh sebab itu orang-orang yang menyesatkan ini hukumannya lebih berat daripada yang disesat-kan, karena kondisi ini berbahaya luar biasa bagi kekristenan.
  • Standard untuk mengikut Yesus tidak boleh ditawar-tawar dan tidak boleh berkurang, bahkan harus melebihi persyaratan “asal selamat”.
  • Karena standard yang rendah membuat orang tidak takut untuk berbuat dosa, merasa diri benar, merasa diri kudus, akibatnya terperangkap pemahaman kekristenan yang salah.

Akhirnya kekristenan hanya menjadi cibiran orang dunia, mereka memandang rendah kekristenan, orang akan menganggap orang Kristen sama saja dengan orang dunia.

  • Padahal kita yang salah menterjemahkan isi hati Tuhan.
  • Tuhan tidak mau kita salah menterjemahkan isi hati-Nya.
  • Khotbah ini bukan mengajarkan keselamatan berdasarkan perbuatan, tapi jika kita mengaku sebagai orang yang “sudah diselamatkan”, maka sudah seharusnya kita hidup sebagai orang kudus yang layak untuk diselamatkan.

Banyak yang mengaku dirinya “sudah diselamatkan”, tapi hidupnya tidak mencerminkan seperti orang-orang yang sudah diselamatkan, hidupnya justru semau-maunya sendiri.

  • Apakah ini yang disebut dengan keselamatan dari Tuhan?
  • Kalau saudara berasimilasi dengan dunia seperti ini, berarti tanpa saudara sadari, saudara telah mengurangi standard kekristenan yang benar.
  • Seharusnya kita hidup benar-benar layaknya orang yang sudah diselamatkan, kita harus berbuah, jika tidak, kita akan seperti pohon ara yang tidak berbuah, akan mati dan tidak berbuah selama-lamanya.

Puji Tuhan kalau saudara masih bisa menginjakkan kaki di sorga dengan pemahaman asal selamat itu, tapi tidak mungkin ikut memerintah di Sorga atau menjadi seperti Tuhan.

  • Jika saudara menganggap diri saudara sebagai raja (karena kuatnya “ego” saudara), maka saudara tidak akan pernah mendapat Kerajaan yang benar.
  • Selama saudara hidup di dunia dan tidak menghilangkan “raja” di dalam diri-mu, maka kamu tidak akan pernah bisa memerintah bersama dengan Tuhan.
  • Apabila “raja” dalam dirimu sudah diganti dengan Tuhan Yesus dan saudara tidak memiliki kehendak apa-apa lagi selain untuk Kristus, barulah saudara bisa ikut memerintah bersama dengan Dia dalam kerajaan-Nya.
  • Kondisi ini berarti, “standard mengikut Yesus” sudah bisa saudara penuhi.

Paulus juga tidak mengurangi standard kekristenan yang benar dalam pelayanannya, bahkan dia memberi standard yang lebih tinggi bagi orang-orang yang melayani Tuhan.

Tuhan datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, tapi untuk menggenapinya. Kalau hukum Taurat ditiadakan, berarti keharusan mengasihi Tuhan juga ditiadakan.

1 Korintus 5 : 1-5

5:1 Memang orang mendengar, bahwa ada percabulan di antara kamu, dan percabulan yang begitu rupa, seperti yang tidak terdapat sekalipun di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, yaitu bahwa ada orang yang hidup dengan isteri ayahnya.

Jadi di dalam jemaat di Korintus, ada percabulan begitu rupa yaitu ada orang yang hidup dengan istri ayahnya.

5:2 Sekalipun demikian kamu sombong. Tidakkah lebih patut kamu berdukacita dan menjauhkan orang yang melakukan hal itu dari tengah-tengah kamu?

Sudah dosa, bukannya sedih karena dikalahkan dosa, tapi kamu malah sombong, seharusnya kalau kamu hidup didalam dosa kamu menangis. Ini yang dimaksud standard tinggi tidak dikurangi, “jauhkan orang-orang itu, jauhkan dari pelayanan”

5:3 Sebab aku, sekalipun secara badani tidak hadir, tetapi secara rohani hadir, aku — sama seperti aku hadir — telah menjatuhkan hukuman atas dia, yang telah melakukan hal yang semacam itu.

Meskipun aku tidak datang, tapi aku tahu secara rohani apa yang terjadi dan aku telah menjatuhkan hukuman atas dia yang melakukan percabulan itu.

Jadi menurut Paulus, ada hukuman jika ada orang yang semena-mena di dalam pelayanan, tidak wajar di dalam pelayanan, karena ada standardnya dan berdasar-kan standard tersebut, akhirnya ada hukuman baginya.

5:4 Bilamana kita berkumpul dalam roh, kamu bersama-sama dengan aku, dengan kuasa Yesus, Tuhan kita,

Ketika kamu berdoa, aku tahu dalam roh. Kamu sedang menangis, karena ada masalah di dalam pelayanan itu. Pelayanan tidak bisa berbaur dengan dosa, karena kamu melayani Allah yang kudus jadi kamu harus kudus.

Kamu tidak bisa melayani Allah yang kudus sementara dirimu terus menerus cemar. Kalau kamu mau melayani, kamu harus kudus.

5:5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

Paulus berkata “biarkan dia sakit, karena yang penting jiwanya selamat”.

Terkadang pertobatan terjadi di ranjang orang sakit.

  • Apakah Paulus mengurangi standard kekudusan? Tidak, Paulus sama sekali tidak mengurangi standard kekudusan.
  • Paulus tahu standardnya Tuhan dan hal itu tidak berkurang.

Misalnya :

  • Saya punya standard kualitas mie goreng yang enak seperti apa.
  • Dan mie yang enak itu pasti standard harganya lebih mahal.
  • Jika saudara tahu ada barang yang bagus dan berhrga, tapi saudara tidak mengindahkan-nya, berarti saudara yang salah.

Kita tahu barang yang enak atau bagus, dan pasti harganya berbeda. Demikian pula halnya dengan Kerajaan Sorga. Saudara tahu, Kerajaan Sorga itu pasti sangat mahal harganya.

  • Sebesar apapun dan sekuat apapun Kerajaan Dunia ini, pasti goyah bahkan bisa tumbang, tapi Kerajaan Sorga tidak akan pernah goyah sedikitpun.
  • Inilah Kerajaan yang amat sangat mahal harganya, tapi mengapa kita sering menganggap sorga itu murahan? Inilah bahaya yang mengancam kekristenan.
  • Kalau saudara menganggap sorga itu murahan, maka saudara akan hidup di dunia ini sesuka hati saudara sendiri, ini amat sangat berbahaya sekali bagi keselamatan saudara.
  • Karena bila sikap hidup saudara demikian itu, maka saat Tuhan datang kali kedua, Tuhan tidak akan mengenal saudara dan konsekwensinya sudah pasti tidak akan ikut pengangkatan (Rapture).

Hukum Taurat dirangkum dalam satu firman.

Lukas 10 : 27

10:27 Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Hukum Taurat dirangkum dalam keharusan mengasihi Allah, mengasihi sesama.

Tapi permasalahannya, iblis suka memperdaya manusia dan memakai sesama kita untuk kepentingannya, sehingga orang itu mengatakan mengasihi Allah, padahal tidak.

  • Banyak orang berkata, mereka mengasihi Tuhan, tapi ternyata mereka tidak mengasihi sesama.
  • Hal ini bohong karena tidak mungkin orang bisa mengasihi Tuhan, jika dia tidak mengasihi sesama.

Saudara mau seratus kali berkata mengasihi Tuhan, tapi kalau masih ada benci atau kecewa terhadap seseorang, maka celah itu bisa dipakai iblis dan Tuhan mengijinkan, karena Tuhan sedang mengasah kasih kita kepada orang-orang seperti ini.

  • Kita terus diasah sampai tajam, Tuhan berkata “jika kamu mengasihi orang yang jahat kepadamu, berarti kamu anak-Ku, tapi jika kamu hanya mengasihi orang yang baik kepadamu, apa upahmu?”.
  • Orang dunia punya standard dan Tuhan juga punya standard.
  • Kalau kamu mengasihi orang yang jahat kepadamu, itulah standard Tuhan dan hal itu tidak bisa diubah.
  • Tuhan rindu kita mengasihi Dia lewat sesama, Tuhan rindu kita mengasihi Dia dengan sungguh-sungguh.

Saudara harus mengerti kebenaran, supaya saudara benar-benar bisa berubah. Tapi sekarang banyak yang menjadi orang Kristen ala kadarnya, karena yang penting bisa berdoa, beribadah, status dalam KTP adalah Kristen, yang penting rajin ke gereja, saudara punya standard sendiri, tapi Tuhan memiliki standard yang tidak bisa diubah.

  • Kekristenan bukan soal status, bukan soal ibadah tapi bagaimana caranya kamu “mati dari keinginan, mati dari hasrat, mati dari ego, mati dari kehen-dak” diri sendiri.
  • Kehendak kita tidak bisa harus selalu dituruti oleh orang lain. Ingat! Tuhan punya standard dan tidak bisa diubah.

Saudara jangan hanya menjadi orang Kristen status, tapi harus ingat bahwa Yesus mati untuk saudara dan saudara mati juga untuk diri saudara sendiri agar saudara tidak binasa dan saudara hidup untuk Dia.

2 Korintus 5 : 15

5:15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.

Kristus telah mati untuk saudara, supaya saudara tidak hidup untuk diri saudara lagi tapi saudara hidup untuk Dia, tapi permasalahannya apakah saudara sudah hidup untuk Dia?

  • Kalau saudara masih hidup untuk diri saudara sendiri dan sesuai dengan kemauan saudara sendiri, lantas kapankah kemauan Tuhan dituruti?
  • Katakan pada Tuhan, “Tuhan, hari ini aku berserah penuh kepada Tuhan.
  • Jika saudara terus berserah penuh kepada Tuhan dan terserah Tuhan apa yang Dia mau kamu lakukan” maka kamu akan mudah dibentuk oleh Tuhan.
  • Jika demikian, maka focus kita harus mulai beralih, awalnya focus pada diri sendiri, mulai sekarang beralih focus pada Tuhan.

Perhatikan baik-baik, tata surya kita berpusat pada matahari, bukan pada bumi, karena bumi dan planet-planet lainnya mengitari matahari, bukan matahari mengitari bumi.

  • Dalam kehidupan ini, kepada siapakah saudara focus? Kepada Yesus
  • Kalau focus saudara hanya pada kepentingan diri saudara sendiri, maka bertobatlah, karena kamu tidak akan bisa masuk kedalam Kerajaan Sorga.
  • Kalau ego saudara masih dominant, masih ingin menang sendiri, masih ingin dipuji, masih sulit mengampuni, atau sulit berdamai, berarti pusatnya atau focus saudara masih pada dirimu sendiri, masih belum kepada Tuhan.
  • Tapi kalau pusatnya sudah pada Tuhan, saudara mau diinjak-injak, kaki jadi kepala dan kepala jadi kaki, saudara akan tetap berkata terima kasih Tuhan, itu baik untuk saya.

Saudara ingin dapat “barang murahan” atau barang yang mahal?

  • Kalau saudara ingin dapat “barang mahal”, berarti saudara harus siap bayar dengan harga mahal pula.
  • Kalau saudara ingin dapat “barang murah”, berarti saudara hidup santai dan menjadi orang Kristen murahan pula.
  • Kalau saudara hanya melihat diri sendiri, maka saudara tidak akan melihat sorga sampai kapanpun.

Tadi pagi Tuhan mengajarkan saya tentang hal ini, yaitu tentang pertobatan.

  • Suatu kenyataan, bahwa kita masih ingin dihormati orang lain, dipuji orang, dihargai orang, diterima orang dan segala hal yang memuaskan “ego” kita.
  • Kalau saudara masih berkeinginan akan segala hal tersebut diatas, pertanya-annya “keinginan saudara akan Tuhan dimana saudara letakkan?”
  • Kalau saudara masih berprinsip : “bila keinginan saudara tidak dikabulkan Tuhan”, maka saudara berhak kecewa kepada Tuhan.

Pertanyaannya : “Apakah ini standard kekristenan yang benar?

  • Jika saya memiliki keinginan, harus Tuhan turuti. Apakah ini kekristenan?
  • Jika kita memaksakan semua keinginan kita kepada orang lain, akhirnya orang lain tertekan karena saya. Apakah ini kekristenan?

Hati-hati, Tuhan juga punya standard.

  • Jika saudara ingin berhasil melampaui prestasi sang juara lompat tinggi pemegang rekor dunia sebelumnya (lihat ilustrasi gambar cover), maka saudara harus mampu lompat tinggi melebihi standard nya sang juara itu.
  • Dan seperti itulah gambaran standardnya Tuhan bagi kita semua.

Mulai hari ini, kita harus jadikan Tuhan menjadi pusat perhatian dan kepedulian kita, apapun yang terjadi Tuhan tetap baik.

  • Saudara tidak perlu minta perhatian lagi dari orang lain, saudara tidak perlu lagi dimanja oleh orang lain.
  • Kalau saudara masih mau dimanja terus, bertobatlah dengan segera.

Kalau ada jemaat yang absen berminggu-minggu, sebaiknya bagaimana?”

  • Saya akan menghubungi mereka untuk mengetahui bagaimana kabarnya, apakah ada masalah atau apakah sakit?
  • Jika mereka baik-baik saja, puji Tuhan.

Kalau saudara melayani saya, maka saya akan mencari saudara kemanapun, tapi karena saudara melayani Tuhan, berarti Tuhan lah yang akan mencari saudara kemanapun dan di-manapun saudara berada.

  • Saudara sudah dewasa, saudara pasti sudah tahu menentukan sikap, saudara tahu mana firman yang benar.
  • Jika saudara dewasa, maka saudara tidak perlu lagi mendengar yang namanya berkat, di buai dengan firman yang mengenakkan telinga.
  • Karena yang saya perlukan adalah bagaimana caranya firman itu menampar saya dan mengubah saya.

Matius 5 : 19

5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Dari firman ini, kita dapat mengetahui adanya tingkatan didalam Kerajaan Sorga.

  • Karena kalau kita sungguh-sungguh mengajarkan kebenaran, mengajarkan hal-hal terkecil sekalipun dari hukum Taurat, maka kita akan menduduki tempat tertinggi di Sorga (Tingkat I).
  • Tetapi kalau saudara hanya mengajarkan berkat dan berkat yang membuai jemaat, maka saudara akan mendapatkan tempat paling rendah di Kerajaan Sorga (Tingkat III atau Firdaus).

Firman Tuhan jelas berkata “carilah didikan, carilah teguran”

Sampai Rasul Paulus berkata “pada akhir zaman akan banyak sekali orang yang hanya menyampaikan firman yang enak didengar dan menyenangkan hati jemaatnya”.

Jika saudara sudah dewasa dalam rohani, jangan lagi terlalu fokus untuk mendengarkan khotbah yang menyenangkan hati lagi.

  • Sekaranglah waktunya saudara cari firman yang keras, makan makanan keras agar saudara berubah sesuai dengan kehendak Tuhan.
  • Saya sudah teriak-teriak di mimbar ini, tapi banyak yang berkata khotbah saya keras, tapi kalau kamu tidak berubah, kamulah yang harus lebih keras berusaha.
  • Walaupun dengar firman sekeras apapun, tapi kalau kamu keras hati, maka tidak akan bisa berubah.
  • Walaupun dengar firman setegas apapun, kalau kita mengeraskan hati tidak akan pernah bisa berubah.
  • Tapi resikonya, jika saudara mengeraskan hati sampai kedatangan Tuhan kali kedua, Tuhan tidak akan mengenal saudara atau gagal jadi mempelai Kristus.

Tujuan hidup kita bukan hanya sekadar asal selamat, tapi tujuan kita adalah agar ikut memerintah ber-sama dengan Dia. Saya beri contoh :

  • Misalnya saya mengikuti 1 mata kuliah dalam 1 semester, jadi selama 6 bulan saya sungguh-sungguh belajar.
  • Tapi ada saja mahasiswa yang main-main, sehingga begitu mau ujian malam sebelumnya mereka baru belajar sampai begadang, dan ketika ujian dia mencari tempat duduk terbaik atau yang strategis.
  • Dalam ujian inilah yang akan menentukan kualitas kita menguasai materi atau tidak.

Demikian juga kita sekarang ini, apakah kita sudah menguasai firman atau belum?

  • Jangan berkata menguasai firman kalau perbuatan kita berbeda dengan firman.
  • Meskipun saudara hafal 1.000 firman, tapi kalau perbuatan saudara berbeda dengan firman tersebut, maka firman Tuhan yang saudara terima itu hanya sebatas pengetahuan dan tidak mempunyai kuasa untuk mengubah hidup saudara.
  • Seharusnya firman berkuasa untuk mengubah hidup saudara dan saya.

Jadi, tujuan kita bukan sekedar lulus tapi menguasai materi firman sampai dimuliakan ber-sama dengan Tuhan.

  • Tuhan mau kita berhubungan dengan Tuhan lebih dalam lagi, lebih daripada sekadar ibadah.
  • Tuhan mau kita memiliki kerinduan untuk datang terus kepada Tuhan.

Matius 5 : 20

5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Pertanyaannya :

  • Apakah orang Farisi cinta Tuhan? Iya, sudah pasti. Lalu bagaimana dengan saudara, apakah saudara cinta Tuhan?
  • Apakah orang Farisi rajin puasa? Rajin dan taat. Lalu bagaimana dengan saudara, apakah saudara rajin puasa?
  • Apakah orang Farisi taat memberi perpuluhan? Lalu bagaimana dengan saudara, apakah saudara juga taat memberikan perpuluhan?

Ini standard Tuhan. Kalau kamu tidak lebih baik dari ahli Taurat dan orang Farisi, maka kamu tidak bisa masuk Kerajaan Sorga.

Pertanyaannya lagi :

  • Apakah orang Farisi menghormati orang tua? Iya, mereka taat sekali.
  • Lalu bagaimana dengan saudara, apakah saudara menghormati orang tua?

Contohnya, anak muda yang kaya.

  • Apakah saudara sudah melewati standardnya Tuhan?
  • Tadi pagi saya belajar hal ini, saya juga merasa tertegur.

Hidup keagamaan dalam bahasa Ibrani, dalam Alkitab menggunakan kata “Dikaiosune”, yang artinya kebenaran berdasarkan perbuatan.

  • Jikalau perbuatanmu tidak lebih baik daripada ahli Taurat dan orang Farisi, maka kamu tidak akan masuk Kerajaan Sorga.
  • Apakah orang Farisi taat beribadah? Sangat saat. Lalu bagaimana dengan saudara, apakah saudara sudah taat beribadah?
  • Berapa kali orang Farisi berdoa dalam satu hari? Lima kali sehari. Lalu bagaimana dengan saudara, berapa kali saudara berdoa dalam satu hari?
  • Apakah kita sudah melampaui standard kekristenan yang benar?
  • Kalau kita belum mencapai standard kekristenan yang benar, apakah kekristenan kita dalam bahaya? Iya, sudah pasti.
  • Kalau saudara sudah sadar berada dalam bahaya, mengapa kamu tidak mati-matian untuk mendapatkan keselamatan kekal saudara?

“Dikaiosune” (kebenaran berdasarkan perbuatan) adalah standard yang tinggi dari orang Yahudi tentang ibadah dan kita harus melampuinya, tidak bisa tidak.

Jika saudara berpikir orang Farisi munafik, apakah mereka sadar kalau mereka munafik? Mereka tidak menyadarinya.

Lalu bagaimana dengan saudara, apakah saudara mau mengaku “tidak munafik?” Apakah banyak kemunafikan dari diri kita?

  • Di gereja kita bisa duduk manis, tapi di luar gereja sikap saudara munafik.
  • Munafik adalah tahu firman, tapi tidak melakukannya.
  • Apakah saudara tahu firman? Pasti tahu.
  • Tapi apakah saudara melakukan firman? Jawab sendiri.

Jika saudara berkata orang Farisi munafik, apakah saudara sudah yakin kalau saudara tidak munafik?

  • Bila ternyata saudara munafik, pulang dari tempat ini saudara harus benar-benar bertobat, jangan main-main lagi dengan kekristenan saudara.
  • Apabila Tuhan datang mendadak untuk mengangkat gereja-Nya, saudara baru sadar setelah kenyataan pahit saudara masih tertinggal, yang artinya saudara bisa terhilang.
  • Amat sangat berbahaya jika saudara masih main-main dengan kekristenan saudara.

Kita berpikir para ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu yang munafik, tapi kitapun masih munafik sampai hari ini.

  • Kita sepertinya begitu rajin beribadah, tapi dosa jalan terus, hidup suka-suka jalan terus, bergosip jalan terus, rasa diri paling rohani dan benar jalan terus, orang lain yang salah dan harus ditegur, karena kamu punya penglihatan.
  • Kalau saudara merasa diri saudara yang paling benar dan orang lain yang salah, saudara yang paling rohani, apakah kamu tidak salah?
  • Kamu salah besar, karena kamu merasa diri paling benar, sehingga kamu mau mengurus orang lain dengan bergosip, itu tandanya karaktermu bermasalah, siapapun kamu dan apapun kedudukanmu.

Saya bombardir saudara dengan firman ini, tapi jika saudara tidak berubah juga, sama saja saudara dengan tembok Yerikho.

  • Apakah saudara menganggap diri saudara benar.
  • Bila demikian, siapa yang mengatakan saudara benar?
  • Apa takaran kebenaran saudara? Menurut diri saudara sendiri?
  • Lebih baik saudara tutup mulut saja, biar Tuhan yang mengurus orang lain yang menurut saudara salah, bukan saudara.

Bagaimana saudara bisa lebih baik dari mereka yang saudara gosipkan, kalau saudara berpikir mereka adalah batu sandungan bagi saudara?

  • Bagaimana saudara bisa lebih baik dari mereka, sementara karakter saudara sendiri masih bermasalah dan belum juga berubah?
  • Saudara kecewa dengan orang lain di sekitar saudara, saudara kecewa terhadap si A, B dan C, sementara saudara tidak sadar, saudara sendiri sedang bermasalah di hadapan Tuhan.
  • Saudara terlalu focus dengan orang disekitar saudara, saudara terlalu focus untuk mengubah si A, B dan C yang menurut saudara perlu diubah.
  • Saudara tidak perlu mengubah orang lain, tapi ubahlah diri saudara sendiri, jangan munafik, dirimu sendiri bermasalah.

Jangan menginginkan perubahan pada diri orang lain, sementara kamu sendiri tidak mau berubah walaupun kamu merasa punya karunia tertentu, sehingga akhirnya justru meng-hakimi orang lain.

  • Apakah saudara mau berubah?
  • Kalau saudara tidak mencapai standard Tuhan, maka saudara tidak akan masuk sorga.
  • Apa yang saudara kejar hari-hari ini?
  • Kalau saudara tahu apa yang saudara kejar, maka saudara akan hidup seperti tidak ada hari esok.

1 Korintus 9 : 24-25

9:24 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!

Jika kita tahu hadiahnya, pasti kita akan mati-matian agar berhasil dapat hadiahnya. Kalau saudara tidak tahu hadiahnya, pasti saudara akan santai saja.

  • Misalnya saya ikut pertandingan dan hadiahnya handphone, rintangan seperti apapun pasti tetap saya kejar.
  • Apa yang saudara kejar sekarang? Nama baik? Asset? Harta?

Jika saudara mengejar semua itu, maka saudara akan kehilangan harta yang sesungguhnya.

9:25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

Ingatlah selalu :

  • Orang Farisi taat persepuluhan.
  • Orang Farisi taat beribadah.
  • Orang Farisi taat berpuasa.
  • Orang Farisi taat berdoa.

Tapi bagaimana dengan kita, apakah kita bisa melampaui standard orang-orang Farisi?

Orang Farisi itu sabar.

  • Mereka marah, bahkan mau membunuh orang, hanya karena orang tersebut melanggar firman.
  • Sedangkan kita yang ingin masuk sorga, kitalah yang melanggar firman itu.
  • Jika demikian, bagaimana mungkin kita bisa melampaui standard yang Tuhan tetapkan bagi kita?
  • Kalau hidup keagamaanmu tidak sesuai dengan standard-nya Tuhan, maka kamu tidak akan masuk kedalam Kerajaan Sorga.
  • Oleh karena itu jangan curiga pada saya dan pada firman, saudara harus memiliki hati yang lembut supaya bisa diubah.
  • Saudara pulang dari tempat ini menjadi orang yang berbeda.

Kisah Para Rasul 23 : 6

23:6 Dan karena ia tahu, bahwa sebagian dari mereka itu termasuk golongan orang Saduki dan sebagian termasuk golongan orang Farisi, ia berseru dalam Mahkamah Agama itu, katanya: “Hai saudara-saudaraku, aku adalah orang Farisi, keturunan orang Farisi; aku dihadapkan ke Mahkamah ini, karena aku mengharap akan kebangkitan orang mati.”

Aku orang Farisi, bahkan keturunan orang Farisi, tapi mengapa aku dihadapkan ke Mahkamah Agama ini?

Filipi 3 : 5-6

3:5 disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,

3:6 tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.

Apakah saudara bercacat?

  • Kita masih bercacat sampai hari ini.
  • Paulus yang dahulu orang Farisi berkata “aku tidak bercacat”.
  • Paulus tidak bercacat alam hal melakukan dan mentaati hukum Taurat.

Tuhan mau kita melampaui standardnya orang Farisi ini. Standard kita adalah kalau hidup kita tidak lebih baik dari mereka, maka kita tidak akan masuk sorga.

  • Apakah dengan adanya kasih karunia, maka standard Allah di turunkan? Tentu tidak.
  • Standardnya tetap, tapi untuk mencapainya ada Penolong, Tuhan yang akan menolong saudara, tapi dengan syarat “ada kemauan” dari diri sendiri.
  • Standard tidak pernah turun, tapi kita ditolong oleh Tuhan untuk melewati standard itu. Tapi harus ada kemauan dari diri kita sendiri.

Yakobus berkata, saya orang beriman tapi apa artinya iman tanpa perbuatan? Maksudnya,

saya orang percaya, tapi apa artinya kepercayaan saya, kalau saya tidak berbuah?

Yakobus 2 : 18

2:18 Tetapi mungkin ada orang berkata: “Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan”, aku akan menjawab dia: “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”

Aku orang yang punya iman dan padaku juga ada perbuatan. Adakah orang yang punya iman, tapi tidak punya perbuatan?

Yakobus minta ditunjukkan orang yang punya iman tanpa perbuatan, apakah bisa?

  • Saudara berkata saudara adalah orang beriman, maka saudara harus berbuat seperti orang beriman.
  • Saudara berkata saudara adalah orang beriman, maka saudara harus hidup seperti orang beriman.
  • Jika saudara mengaku orang beriman tapi hidup sesukamu, apakah saudara termasuk orang beriman?

Orang Farisi memiliki jadwal puasa yang teratur, maka saudara harus tertib dalam berpuasa, jangan lupa berpuasa.

Kita harus tertib dalam berdoa, dalam mencari Tuhan.

  • Orang Farisi tertib dalam berdoa.
  • Mereka berdoa 5 kali dalam satu hari. Jam 9, jam 12, jam 3, jam 6 dan malam dia berdoa lagi.
  • Apakah saudara tertib dalam berdoa?
  • Jika saudara tidak tertib berdoa, saudara tidak bisa masuk sorga.

Kita sering berkata orang Farisi adalah orang-orang munafik, tapi sebenarnya kita juga munafik karena kita sering melihat status orang saja.

Kalau kita hanya memandang status orang, misalnya saudara tahu status orang itu tidak beres, maka saudara akan pandang dia hanya dengan sebelah mata saja.

  • Sebaliknya, jika orangnya bisa diandalkan, maka saya akan baik kepada dia.
  • Ini termasuk munafik juga.
  • Kita sering melihat status orang, kita sering melihat perbuatan orang, kalau cara pandang kita seperti ini terhadap orang, apakah kita tidak munafik?
  • Yang saudara nilai luarnya orang saja, tapi tidak menilai terhadap dalamnya orang.
  • Jika saudara melihat orang lain dari tampak luarnya saja, maka tanpa saudara sadari, saudara akan kehilangan manusia batiniahmu.

Kamu punya target yang harus kita capai, tapi ternyata kita sendiri tidak sampai ke tingkat itu, akhirnya orang lainlah yang akan ambil alih target kita tersebut.

  • Akhirnya saudara pusing sendiri dengan hidupmu.
  • Saudara tidak tahu apa yang saudara urus, saudara sibuk mengurus rohani orang lain dan menghakimi orang lain dengan gosipmu.
  • Seharusnya saudara urus rohani saudara sendiri yang munafik, tapi saudara justru sibuk mengurus rohani orang lain dengan bergosip.

Mulai hari ini berhenti mengurus orang lain, urus rohani saudara sendiri. Bereskan rohani saudara hari ini, kalau saudara mau masuk sorga.

Matius 5 : 20

5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Kalau kamu tidak lebih benar dari ahli Taurat dan orang Farisi, maka kamu tidak akan pernah masuk kedalam Kerajaan Sorga.

5:21 Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum

Pembunuh harus dihukum, dia tidak akan masuk Kerajaan Sorga. Apakah saudara pikir saudara tidak pernah membunuh?

  • Siapa disini yang pernah membunuh orang?
  • Mungkin disini tidak ada yang pernah membunuh orang secara fisik, tapi tanpa saudara sadari, saudara pernah membunuh karakter orang dengan cara membenci orang atau dengan cara menggosipkan orang dengan fitnah.
  • Kamu termasuk membunuh jika kamu membenci orang dan bergosip.

Ingat! Orang-orang Farisi tidak membunuh orang, berarti saudara harus lebih baik dari-pada mereka.

  • Jika kamu membenci orang, maka kamu tidak bisa masuk sorga.
  • Tuhan beri standard, jika kamu membunuh karier orang dengan bergosip, maka kamu juga tidak bisa masuk sorga.
  • Kalau kamu tidak lebih baik daripada orang Farisi, maka kamu tidak akan bisa masuk sorga, artinya hanya karena kamu membenci orang saja, maka kamu tidak akan bisa masuk sorga.
  • Orang yang membenci, masih bisa bersalaman, saling pegang tangan, tapi saat berpisah saling menjelekkan dibelakangnya.
  • Jika saudara bersikap demikian, saudara tidak lebih daripada orang Farisi.

Jika saudara berkata orang Farisi munafik, sebenarnya saudara lebih munafik. Jika saudara berkata orang Farisi tidak beres, sebenarnya saudara yang lebih tidak beres lagi.

  • Saya minta saudara berubah.
  • Tuhan mau saudara dan saya menjadi sempurna.
  • Tuhan mau saudara 100% kudus, bukan hanya 99% kudus.
  • Saudara harus dimiliki 100% oleh Yesus.

Apakah ciri-ciri orang yang dipenuhi dengan Roh Kudus? Apakah berbahasa Roh, tangan bergetar-getar, atau menangis? Salah satu ciri utama orang yang kepenuhan Roh Kudus adalah sabar yaitu penguasaan diri.

  • Jika saudara belum bisa sabar, berarti saudara belum penuh Roh Kudus.
  • Kalau saudara sudah penuh Roh Kudus, saudara akan diam walaupun disakiti.
  • Jikalau saudara kepenuhan Roh Kudus, maka saudara bisa menguasai diri, tidak emosional.
  • Jikalau saudara sudah dapat menguasai diri sendiri, maka saudara tidak akan pernah tersesat.
  • Jikalau saudara tidak bisa menguasai diri, maka saudara akan terdampar entah dimana.

Apabila saudara sudah sampai pada tingkatan menguasai diri, pada suatu waktu saudara menginginkan sesuatu, maka saudara tidak akan langsung membelinya, tapi lebih dahulu berusaha menguasai diri.

Ketika saudara disakiti orang, atau difitnah orang, atau di gossipkan orang atau diperlakukan apapun oleh orang lain dengan kejam, maka saudara akan diam saja, berserah pada Tuhan saja.

Inilah penguasaan diri.

II.STANDARD YANG KEDUA : “HARUS SAMA SEPERTI BAPA DI SORGA SEMPURNA

Matius 5 : 48

5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.

Yesus berikan standard untuk mengikut Dia, kalau kamu ingin masuk sorga, kamu harus sempurna sama seperti Bapamu di sorga sempurna, untuk itu kamu harus melebihi orang Farisi, barulah kamu bisa masuk sorga.

Bila saudara baca Matius 5 : 20–47, semua isi nya tentang mengasihi, mengampuni orang lain, sampai pada ujungnya, yaitu di ayat 48 tersebut diatas, Yesus tutup dengan kata, “…… sempurna, sama seperti Bapa mu yang di sorga adalah sempurna”.

Misalnya :

  • Joshua ingin menjadi juara lompat tinggi, maka dia harus bisa melompat lebih tinggi dari standard tinggi lompatan yang sudah ditentukan.
  • Disinilah standard baginya untuk memperoleh kemenangannya.
  • Kalau dia tidak bisa melewati standard yang telah ditetapkan tersebut, maka dia belum bisa menjadi pemenang.

Demikian pula halnya, bila kita ingin memasuki Kerajaan Sorga, maka standard nya adalah “sempurna, sama seperti Bapa yang di sorga adalah sempurna” artinya saudara harus menjadi “fotocopy”nya Allah, sama seperti Allah.

  • Kalau saudara tidak sampai ke tingkat ini, maka saudara tidak akan pernah bisa ikut memerintah bersama dengan Bapa di Sorga.
  • Apakah saudara mau ikut memerintah bersama Tuhan Yesus? Pasti mau.

Jika saudara mau, maka saudara harus melampaui standard.

  • Standardnya yaitu jauh melebihi orang Farisi dan sama seperti Bapa di sorga.
  • Jika saudara mau dapat “sorga yang mahal” maka saudara harus bayar harga.

Jika saudara mau mendapat emas, saudara tidak bisa mendapat secara gratisan. Saudara harus bayar harga “dengan mengikut Tuhan”, tidak bisa main-main.

Matius 5 : 22

5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

“Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum” :

  1. Tingkat pertama yaitu diadili, yaitu mereka yang awalnya hanya marah biasa terhadap saudara-nya.
  2. Tingkat kedua, yaitu bagi mereka yang karena dibakar oleh marahnya hingga mengeluarkan perkataan mengumpat, Bego, bodoh, tolol.

Bahasa asli kata “Kafir” adalah “Raka”, artinya bodoh, tolol, bego.

Awalnya marah, emosi, lalu akhirnya mengumpat dengan kata bodoh, tolol.

Di tahap ini saudara sudah masuk ke Mahkamah Agama.

  1. Tingkat ketiga, yaitu bagi mereka yang masuk ke tahap penghakiman ini karena berkata “jahil”. Jahil sama dengan bebal.

Mazmur 14 : 1

14:1 Untuk pemimpin biduan. Dari Daud. Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Allah”. Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik.

Yang berkata tidak ada Allah, itulah orang bebal.

Apabilla saudara berkata orang lain “bebal”, maka saudara sudah masuk kedalam tahap hukuman api neraka.

  • Jadi tahap api neraka adalah tahapan hukuman karena menghakimi sesama, dengan gossip kejam dan sebagainya.
  • Awalnya saudara hanya kesal kepada orang lain, lalu keluar kata-kata mengumpat bego, tolol, bencong dan seterusnya, pada akhirnya keluar kata-kata penuh kemarahan, antara lain “bebal”, “mampus kau”.

Jika saudara marah dan mulai membenci kemudian diteruskan dengan menghakimi, maka kamu tidak lepas dari api neraka.

Ketika saudara benci, panas hati, kesal dengan orang, sebenarnya neraka sudah hadir dalam hidup saudara dan neraka itu sedang membakar api amarahmu, agar saudara mulai menghakimi orang lain.

Jika demikian itu yang terjadi dalam kerohanian saudara, berarti saudara sudah berada dalam masalah serius, sehingga pertanyaannya bagi saudara :

  • Maukah saudara berubah?
  • Maukah saudara benar-benar bertobat dengan benar?

Orang yang penuh dengan Roh Kudus, emosinya dibawah kendali Allah.

Kekudusan bertalian dengan kasih akan Allah dan kasih akan sesama.                            Tapi permasalahannya, iblis sering memakai sesama kita, supaya kita mem-buat jarak dengan Allah.

Mungkin saudara berpikir, saudara tidak memasang jarak dengan Allah, tapi ketika engkau bermasalah dengan sesama, maka engkau sedang membuat jarak dengan Allah dan engkau sedang bermasalah. Sama saja engkau sedang mencicipi neraka, dan janganlah lupa kalau Tuhan Yesus mempunyai standard untuk mengikuti Dia :

  1. Standard pertama, kamu harus melampaui orang Farisi dalam hal ketaatan beribadah, yang rajin dan taat berpuasa, ketaatan berdoa dan baca firman.
  1. Standard kedua, Tuhan berkata kamu harus sempurna sama seperti Bapamu di sorga yang adalah sempurna.

Ingat tema khotbah hari ini, “melampaui kebenaran ahli Taurat dan orang Farisi.

Kalau saudara benar-benar ingin masuk Kerajaan Sorga, maka saudara harus sempurna seperti Bapamu di sorga sempurna, dan untuk itu saudara harus bisa “melampaui kebenaran para ahli Taurat dan orang-orang Farisi”.

Tapi kalau saudara tidak bisa lebih baik daripada mereka, maka saudara tidak akan bisa masuk kedalam Kerajaan Sorga. Oleh sebab itu, melalui firman ini relakanlah hatimu menerima teguran keras dari Tuhan kepada saudara dan saya.

Pertanyaannya :

  • Apakah kita mau diubah oleh Tuhan?
  • Apakah kita mau kembali kepada jalan Tuhan?
  • Apakah kita mau ikut apa yang dikehendaki oleh Tuhan?
  • Apakah kita mau menyerahkan hidup kita sepenuhnya untuk Tuhan?

Janganlah main-main lagi dengan kerohanian kita, sekaranglah waktunya “hidup-mati” kita hanya untuk Tuhan, atau “all out” untuk Tuhan.

Janganlah berpikir kita sudah benar, tapi kejar terus kebenaran sampai pada saatnya engkau sendiri kaget, ternyata engkau sudah serupa dengan Tuhan.

Kalau kamu merasa dirimu yang paling benar, maka kamu akan kehilangan kebenaran yang sesungguhnya.

Amin.

Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

9 SEPTEMBER 2018 – STANDARD MENGIKUT YESUS ( VIDEO )

PERSEMBAHAN GRATIS YANG MENUNTUT SEGALA-GALANYA – 2 SEPTEMBER 2018

persembahan

“Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku” (Lukas 14:26-27)

 

PERSEMBAHAN GRATIS

YANG MENUNTUT SEGALA-GALANYA

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH RAYA

MINGGU 2 SEPTEMBER 2018

==============

Shalom !

Berbahagialah saudara dan saya yang telah dipilih sejak semula, karena kita mendapat semuanya serba gratis dari Tuhan, tapi waspadalah janganlah kiranya hak istimewa kita ini membuat kita hidup sesuka hati kita sendiri atau hidup semena-mena.

“Persembahan Gratis” yang Tuhan berikan itu, justru menuntut segala-galanya dari kita, karena hari-hari sekarang ini :

  • Bukanlah waktunya lagi kita main-main dengan hidup kita, tapi waktunya kita focus kepada Tuhan, focus dengan firman-Nya dan sudah waktunya kita dengan tekun menantikan kedatangan-Nya kali kedua.
  • Bukanlah waktunya lagi kita menikmati dunia ini, justru sebaliknya sudah waktunya kita menikmati Tuhan.
  • Sudah waktunya kita bersungguh-sungguh dengan Tuhan, karena Tuhan mau kita harus extrim kepada-Nya.
  • Tuhan ingin menjadikan kita semua orang-orang Kristen yang luar biasa, Tuhan mau menjadikan kita orang-orang Kristen yang extrim, sehingga kita benar-benar militant dalam Tuhan, tapi bukan fanatik.

Allah telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal kepada kita (Yohanes 3:16) secara gratis, tapi janganlah sampai terjadi kita menjadikan keselamatan kekal kita itu sebagai barang murahan yang bisa dikendalikan oleh kita, justru TUHAN memberikan Anak-Nya kepada kita, supaya Anak-Nya itu menjadi Raja atas kita.

Oleh karena kita sudah menerima anugerah yang semuanya gratis itu, maka seharusnya kitalah yang dikendalikan oleh Tuhan.

  • Ibaratnya saudara punya HP, saudara bisa gunakan sekehendak hati saudara, tapi ketika saudara menemukan Tuhan, maka Tuhan lah yang akan menggunakan hidup saudara.
  • Tapi ingatlah, saudara dan saya tidak punya keuntungan apa-apa lagi dari urusan dunia ini, sampai akhirnya hidup kita adalah Kristus yang hidup didalam kita dan mati adalah keuntungan bagi kita.

Oleh sebab itu saya tekankan terus dalam khotbah-khotbah saya, kalau saudara masih takut mati, maka kekristenanmu belum benar. Sadarilah akan hal ini !

  • Justru kematian dalam Tuhan, adalah kenikmatan yang tiada taranya.
  • Tapi kalau kekristenan saudara masih main-main, maka saudara akan takut mati, karena saudara akan selalu berpikir, “apakah hidup saya sudah benar atau belum”.
  • Oleh sebab itu, bereskanlah hidupmu mulai dari sekarang, engkau harus menata hidupmu dengan benar dan menjalani hidupmu itu dengan benar pula, janganlah hidup semena-mena, dan tidak main-main lagi dengan dosa.

Allah memberi Anak-Nya kepada kita, bukan menjadikan keselamatan itu sebagai barang murahan, tapi justru menjadikan kita murid-Nya, sehingga kita diatur dan dikendalikan oleh Dia.

  • Anugerah memberikan kita undangan dalam pesta perjamuan kawin.
  • Tapi untuk masuk dalam pesta perjamuan kawin Anak Domba, kita harus dibentuk dahulu sampai kita layak untuk masuk dalam pesta perjamuan kawin itu.

Lukas 14 : 22-25

14:22 Kemudian hamba itu melaporkan :  Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat.

14:23 Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.

Tuhan memerintahkan untuk terus menyebarkan undangan pesta pernikahan, “karena Rumah-Ku harus penuh”.

Jadi Tuhan punya target tertentu untuk keselamatan itu, dan kalau Rumah-Nya sudah penuh, maka Tuhan akan datang untuk kali kedua, untuk menjemput mempelai-Nya.

14:24 Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorang pun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku.”

Ironis nya justru orang yang sudah diundang mengabaikan undangan itu, artinya banyak orang yang diundang tapi hidupnya semena-mena sehingga pola hidup atau gaya hidup lama belum terkikis, masih dipraktekkan dan ini berbahaya.

14:25 Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka:

Lukas 14:26

14:26 “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Pada waktu orang banyak berduyun-duyun mengikut Yesus, Yesus menoleh kebelakang melihat orang banyak itu berkata “kamu harus membenci ayahmu, ibumu dan saudara-saudaramu”

Arti kata “membenci” disini, benar-benar berarti membenci, bukan berarti kurang mengasihi karena banyak orang menafsirkan kata membenci ini dengan kata “kurang mengasihi”.

  • Saudara harus melihat dengan sudut pandang yang benar, kalau saudara melihat dari sudut pandang yang salah, pasti saudara berkata Yesus kejam.
  • Karena Yesus berkata, “kita harus membenci orang tua kita”, sementara hukum Taurat berkata, “hormati ayah dan ibumu”.
  • Tuhan Yesus bukan pelanggar hukum-Nya sendiri, tapi kita harus melihat pernyataan Yesus itu dari sudut pandang yang tepat.

Jika saudara percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, maka saudara tidak boleh tinggal diam saja menikmati kekristenan saudara, Tuhan mau saudara terus bergerak maju, yaitu dengan dimuridkan.

  • Saudara harus masuk ke Tahap Pemuridan (pembentukan).
  • Pemuridan adalah pembentukan karakter saudara dan saya, dari manusia lama, Tuhan ubah sampai menjadi manusia yang baru.
  • Dalam penyembahan saudara begitu mudah berkata, “I love You Lord, saya mengasihi Tuhan”.
  • Pada saat beribadah, atau pada saat pelayanan, saudara begitu mudahnya berkata mengasihi Tuhan.

Ingat! Saudara harus membuktikan bahwa saudara benar-benar mengasihi Tuhan seumur hidup saudara, dan hal itu tidaklah main-main. Tuhan mau kita terus bergerak. Ketika Tuhan memanggil kita maka kita dimuridkan.

Tuhan memanggil kita untuk menjadikan kita dapat berperan dalam 3 hal :

  1. Tuhan panggil kita sebagai seorang atlet.

Bagaikan seorang atlet yang terus bergerak, tidak boleh berhenti dan terus berlatih tidak boleh berhenti. Kalau saudara adalah seorang atlet, tapi tidak pernah latihan, maka saudara tidak akan pernah menjadi juara.

Bagi seorang atlet, yang terpenting adalah berlatih. Oleh sebab itu saudara dipanggil Tuhan sebagai seorang atlet agar terus bergerak dengan berlari dan mendapat hadiah.

1 Korintus 9 : 24

9:24 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!

Kamu harus lari sedemikian rupa agar kamu yang memperoleh hadiah itu.

Tuhan berkata saudara jangan main-main, saudara tidak bisa semena-mena didalam kekristenan saudara.

  • Ingat! Saudara sudah mendapatkan anugerah, tapi sadarilah bahwa ketika saudara mendapat anugerah, maka saudara dituntut segala-galanya.
  • Seorang atlet tidak akan tinggal diam, dia akan terus berlatih, dan terus bergerak.

Filipi 3 : 12

3:12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Bukan seolah-olah aku telah mendapat, tapi aku terus mengejarnya, siapa tahu aku bisa menangkapnya dan aku menjadi sempurna.

Apa tujuan saudara?

  • Kalau tujuanmu hanya sekedar selamat, maka kamu tidak akan pernah ngotot menjadi orang Kristen.
  • Tapi kalau tujuanmu adalah untuk mencapai tingkat sempurna, maka kamu akan berlari sedemikian rupa, untuk mengejarnya, supaya bisa menang-kapnya layaknya seorang atlet.
  • Kata “mengejar” menggunakan kata “THIOOKE” dalam bahasa Yunani, yang artinya berlari atau mengejar.

Filipi 3 : 6

3:6 tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat

Kata “penganiaya” menggunakan kata yang sama dengan kata “mengejar”, yaitu kata “THIOOKE”, tapi terjemahan dalam bahasa Indonesia dibedakan,yang artinya memburu dan membuat tidak nyaman atau tidak tenteram, tidak bisa memberi kelegaan pada jemaat Tuhan.

Kata “penganiaya” artinya dikejar-kejar sampai jemaat tidak bisa lega, karena terus dikejar. Maksud Paulus memakai kata mengejar (THIOOKE), agar kamu jangan merasa nyaman dulu, tapi harus mengejarnya sampai kamu mendapatkannya dan kamu sempurna.

  • Kamu jangan merasa lega dulu, kalau kamu sudah diselamatkan hari ini.
  • Kamu yang sudah mendapat anugerah dari Tuhan, bukan berarti bisa hidup sesuka hatimu.
  • Paulus berkata “kalau-kalau aku bisa menangkapnya karena aku sendiri telah ditangkap”, artinya jangan pernah merasa lega, terus bergerak layaknya seorang atlet, terus berlatih layaknya seorang atlet, kamu kejar terus dan jangan pernah lega”.

Apakah yang kita kejar?

  • Kalau saudara mengejar Kristus, maka saudara akan menjadi altet Kristus dan saudara akan mendapatkan Mahkota yang sebenar-benarnya.
  • Karenanya, jangan pernah merasa nyaman, kalau saudara sudah merasa nyaman, maka saudara akan cenderung tertidur.
  • Tapi kalau saudara dikejar terus oleh seorang psikopat (misalnya), maka saudara tidak akan bisa nyaman, tidak bisa tidur dan saudara akan waspada terus.

Dan inilah gambaran dari kata “THIOOKE” yang digunakan Paulus.

Saudara harus mengejar Tuhan terus menerus dan jangan pernah merasa lega sehingga saudara akan terfokus terus pada kebenaran, saudara tidak akan berjalan di dalam kefasikan dan saudara akan hidup teratur, sesuai dengan firman Tuhan.

Tapi permasalahannya banyak orang Kristen pada hari-hari ini begitu santai, dan salah kejar.

Saya beri contoh :

  • Misalnya saya punya anjing, kalau saya berikan anjing saya makan, pasti dia senang.
  • Setelah dia puas makan dan kenyang, pasti langsung tidur.
  • Sekarang bagaimana dengan manusia?
  • Manusia yang selalu sibuk mengejar kekayaan, mengejar kepentingan diri sendiri, apakah manusia ada puasnya seperti anjing saya itu?
  • Jawabannya tidak.

Jadi, manusia lebih parah daripada anjing, karena anjing ada puasnya, tapi manusia tidak pernah ada puas-puasnya, mau dan terus menerus mau, sehingga akhirnya muncullah yang namanya “serakah”.

Tapi semua anggota keluarga besar Chosen Generation yang ada disini baik semua, karena yang ada disini adalah para malaikat tidak bersayap.

Contoh lain :

  • Saya baca tentang beruang, setelah dia makan kenyang, dia bisa tidur selama 6 bulan, karena perutnya sudah kenyang.
  • Tapi manusia bukan beruang, karena manusia tidak ada kenyangnya, manusia akan terus mengejar kenikmatan, terus mengejar kedagingan.
  • Akhirnya “manusia lebih parah daripada beruang, bahkan lebih parah dari semua hewan”.
  • Manusia yang mengejar hal-hal jasmaniah “hidupnya akan lebih parah dari hewan”.
  • Kalau saudara terus menerus mengejar uang, terus mengejar harta, berarti “saudara lebih parah daripada hewan”.

Saya tidak habis pikir, bila ada suami istri bisa bermusuhan, gara-gara urusan harta. Kondisi ini lebih parah daripada hewan.

Seharusnya kita tidak usah pikirkan atau tidak usah pedulikan dengan apa yang ada di dunia ini, yang harus kita pedulikan adalah :

  • Bagaimana caranya, agar hidup kita berkenan dihadapan Tuhan.
  • Bagaimana caranya kita mengejar Tuhan, agar jangan sampai gagal.
  • Paulus berkata, kejar terus kalau-kalau aku bisa menangkapnya.
  • Kalau fokusmu hanya sekadar selamat, maka engkau tidak akan pernah jadi sempurna, tapi kalau fokusmu adalah menjadi sempurna, minimal engkau akan mendekati tingkatan sempurna.

Manusia sulit sekali untuk menjadi puas, karena manusia terus mengejar hal-hal yang jasmaniah.

  • Mulai hari ini saudara tidak usah direpotkan lagi dengan hal-hal jasmaniah.
  • Mulai hari ini yang harus saudara utamakan adalah mengejar bagaimana caranya agar hidupmu berkenan kepada Tuhan
  • Kalau saudara mengejar hidup untuk berkenan kepada Tuhan, maka saudara akan hidup teratur sesuai dengan firman Tuhan.

Yohanes 6 : 26

6:26 Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.

Saudara selidiki diri saudara sendiri, apa alasan saudara mencari Tuhan.

  • Ada yang bilang supaya diberkati, supaya tidak terkena kutuk, tapi Yesus berkata “Sesungguhnya kamu mencari Aku bukan karena telah melihat tanda-tanda bahwa Aku adalah Anak Allah melainkan kamu telah makan roti dan kamu telah kenyang.”
  • Hal ini menandakan kamu terus mengejar hal-hal yang duniawi, sampai kebenaran yang hakiki kamu lupakan.
  • Tuhan berkata agar kamu menjadi seperti atlet, kamu harus berusaha, kamu harus mengejar, kamu harus berlatih dan tidak boleh berhenti.
  • Tuhan mau kita terus bergerak layaknya seorang atlet.
  1. Tuhan panggil kita sebagai seorang prajurit

Tuhan mau kita terus bergerak layaknya seorang prajurit, artinya kita harus siap sedia sebagai seorang prajurit.

Apakah kita dalam situasi lagi berantakan, apakah kita sedang disakiti orang, kita tetap maju terus bersama dengan Tuhan.

Dalam situasi seperti apapun kita jangan pernah mundur, karena Tuhan mau kita men-jadi prajurit yang siap sedia setiap saat.

  • Meskipun dijelekkan orang seperti apapun, meskipun ada masalah sebesar apapun, tidak akan menghalangi kita untuk datang melayani Tuhan.
  • Prajurit tidak boleh ada tenggang rasa, atau toleransi, jika prajurit ada toleransi, negara kita bisa hancur.
  • Prajurit harus siap sedia setiap saat dan harus waspada.

Kalau saudara dipanggil sebagai seorang prajurit, maka saudara harus waspada terus dalam Tuhan, siap sedia dan “tidak ambil pusing” lagi dengan penghidupan dan saudara terus mendekat kepada Allah.

Filipi 1 : 29

1:29 Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,

Inilah kasih karunia.

Kepada saudara bukan saja dikaruniakan kasih karunia, tetapi juga di-karuniakan menderita bersama dengan Dia.

  • Bukan hanya kasih karunia yang kamu dapat, tapi juga bagian dari kasih karunia itu, yaitu penderitaan.
  • Kasih karunia tanpa penderitaan, bukanlah kasih karunia.

Ingat! Kamu bukan hanya dikaruniakan untuk percaya, tapi kamu juga dikaruniakan untuk menderita bersama Kristus. Siapkah saudara mengikut Yesus?

  • Saudara harus selalu siap ikut Yesus, jangan pernah berpikir mau lari ke illah lain, Tuhan mau saudara tetap mengikut Dia.
  • Di dunia ini kita hidup hanya 70-80 tahun atau lebih, tapi yang Tuhan inginkan, agar kita hidup selama-lamanya bersama dengan Dia, bahkan ikut memerintah bersama dengan Dia dalam kehidupan yang akan datang.
  • Kalau kita mau memerintah bersama dengan Dia, maka kita harus siap diperintah oleh Tuhan selama kita hidup di dunia sekarang ini.

Kalau saudara tidak mau diperintah oleh Dia, berarti kamu bukan anak-Nya, namun demikian Tuhan tetap mengasihimu dan kamu harus bisa dikendalikan oleh Tuhan karena kamu sudah dibeli dengan darah-Nya. Kamu bukan milikimu lagi tapi milik Yesus.

  • Perhatikan baik-baik, kalau kita langsung mendapatkan yang baik dari Tuhan, apa artinya proses dan pembentukan bagi kita?
  • Tuhan mau kita dimuridkan, Tuhan mau kita menjadi prajurit yang siap sedia.
  • Tuhan mau kita bergerak layaknya seorang atlet.
  • Tuhan mau kita bergerak layaknya seorang prajurit.

2 Timotius 2 : 3-4

2:3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.

2:4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.

Ikutlah menderita sebagai prajurit yang baik dari Kristus Yesus, supaya dengan demikian si prajirit berkenan kepada komandan-Nya.

Saya ada kenalan, mantan komandan pasukan, dia ngobrol dengan saya.

  • Pada waktu itu ada pergerakan, sehingga prajurit dari Kodam di Jawa dikirim ke daerah Sulawesi untuk menumpas pemberontakan disana, tapi ternyata mereka (prajurit asal Jawa ini) mengalami kegagalan, mengapa?
  • Yang menyebabkan kekalahan mereka adalah disebabkan warga setempat memperdengarkan music lagu-lagu Jawa.
  • Para prajurit suku Jawa yang mendengar lagu-lagu Jawa, jadi teringat keluarganya serta kampung halamannya, dan itulah sebabnya mereka tidak focus menjalankan tugas operasional militer di daerah itu.

Inilah yang disebut dengan perang urat syaraf atau perang intimidasi.

Begitu juga kalau saudara tidak focus kepada Tuhan, maka saudara akan menjadi bulan-bulanan iblis, saudara akan dipermainkan oleh iblis, karena iblis tahu siapa saudara dan iblis tahu dimana titik kelemahanmu.

  • Permasalahanmu, kalau iblis tahu kelemahanmu, maka titik kelemahanmu itulah yang akan selalu diserang oleh iblis terus menerus, sehingga kamu akan dibuat kalah terus-menerus pula.
  • Walaupun kamu “sudah menang” sekalipun, titik kelemahanmu itu akan selalu dijadikan sasaran empuk untuk diserang iblis, seakan-akan Tuhan mengijinkan hal itu terjadi, seakan-akan Tuhan lepas tangan, seakan-akan Tuhan tidak peduli dan diam saja.

Mengapa demikian?

  • Karena Tuhan berkata, “Aku tahu rancangan-Ku mengenai kamu yaitu rancangan damai sejahtera, untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan”.
  • Karena kamu diproses, maka titik kelemahanmu selalu jadi sasaran tembak iblis, sampai kamu bisa menanganinya dan mencari jalan keluarnya.

Jadi jangan mengeluh ketika kamu diproses dan dibentuk oleh Tuhan, karena semuanya yang menyakitkan bagi dagingmu itu, adalah demi masa depanmu yang penuh dengan harapan, untuk itu katakanlah kepada Tuhan :

  • “Terima kasih Tuhan buat orang yang mengesalkan ini, Tuhan” ;
  • “Tuhan tolong saya, supaya saya bisa menang melawan kejahatan orang ini”.
  • “Tuhan, saya tahu saya bukan mau melawan jasmani orang itu, tapi saya melawan rohnya yang menguasai karakternya”.

Ingat! Musuhmu tidak terlihat, saudara tidak bisa melihat dia, tapi dia bisa melihatmu. Kalau tidak ada Tuhan besertamu, maka kamu akan kalah terus.

Tuhan mau saudara benar-benar menjadi prajurit yang menderita untuk Tuhan, bukan hanya mau senang-senang untuk diri kita sendiri.

  1. Tuhan panggil kita sebagai seorang imam

Filipi 2 : 17

2:17 Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian

Siapakah yang mencurahkan darah pada korban dan ibadah imanmu?  èImam.

Saudara dipanggil sebagai seorang imam, artinya saudara harus menjadi roti yang terpecah dan menjadi anggur yang tercurah.

Saudara boleh-boleh saja berkata, “Tuhan, proses saya, belah saya, Tuhan jadikan saya saluran berkat bagi semua orang”. Tapi tanpa saudara sadari, permasalahannya ada dalam diri saudara sendiri :

  • Bagaimana mungkin saudara bisa menjadi berkat bagi banyak orang, kalau saudara kerjaannya hanya rajin bergosip atau menjelekkan orang lain, merusak hidup orang lain, seolah-olah saudara seorang malaikat tanpa sayap?
  • Bagaimana mungkin saudara mau menjadi imam kalau kerjaan saudara hanya iri hati dan menjelekkan orang lain?
  • Bagaimana mungkin saudara bisa mencapai tingkat serupa dan segambar dengan Tuhan, walaupun wajah saudara selalu berhiaskan senyuman, tapi hati saudara penuh ulat kedengkian dan rajin menghakimi orang lain disekitar saudara, padahal orang itu baik bahkan dekat dengan saudara?

Seharusnya kamu bisa menjadi berkat, menjadi roti yang terpecah dan menjadi anggur yang tercurah.

  • Tanganmu harus menjangkau banyak orang dan jangan kotori mulutmu dengan bergosip dan menjelekkan orang lain lagi.
  • Tanganmu jangan hanya menjangkau orang yang baik kepadamu, tapi juga harus menjangkau orang yang aneh disekitarmu.
  • Ingat!!! Kekristenan tanpa pengorbanan, bukan Kristen sejati.

Orang Kristen harus berkorban segala-galanya untuk Tuhan, supaya saudara berhasil menjadi seperti Yesus.

  • Saudara harus bersedia menjadi roti yang terpecah, dan menjadi anggur yang tercurah bagi sesama.
  • Waktu Yesus berkata “Akulah Roti hidup”, apakah Yesus berkata kepada semua orang atau hanya kepada para murid-Nya?
  • Yesus berbicara kepada semua orang, tapi ketika Dia memecah-mecahkan roti, itu hanya kepada murid-murid-Nya.

Ketika Yesus berkata kepada semua orang itu, “Akulah Roti yang turun dari sorga”, secara langsung mengundang reaksi keras dari orang banyak yang hadir ditempat itu, dan berkata, bahwa khotbah Yesus ini sangat keras dan aneh.

  • Banyak orang meninggalkan Yesus karena khotbah-Nya yang keras ini.
  • Mereka tidak kuat mendengar khotbah yang keras, karena yang terpukul hebat adalah daging mereka.
  • Karena yang dihantam adalah daging mereka secara terus menerus, maka mereka akan berkata kalau khotbahnya menghakimi.

Kalau ada orang-orang Kristen hari-hari ini bereaksi seperti orang-orang Yahudi setelah mendengar khotbah Yesus itu, berarti mereka itu masih manusia lama yang masih di-kuasai daging.

  • Berarti daging mereka atau mungkin saja daging saudara belum siap untuk diubah, karena saudara belum siap mengubah karakter saudara yang suka bergosip, karena bergossip sudah hobby kesayangan saudara.
  • Kalau daging kita sudah siap untuk diubah, firman sekeras apapun yang kita dengar, kita masih dapat menerimanya dengan rasa syukur, karena Tuhan masih mau menegur kita karena Dia sayang kepada kita.
  • Berapa banyak orang Kristen yang mau berubah setelah dengar firman?

Waktu Yesus berkata, “Akulah Roti yang turun dari sorga, Akulah Roti hidup”, kemudian Yesus membagi-bagikan Roti itu hanya kepada para murid, ternyata tidak kepada semua orang.

  • Begitu Yesus memecah-mecahkan roti itu dan membagikannya kepada para murid-Nya, apakah murid-murid ikut menderita? èIya, ikut menderita.
  • Itulah yang dimaksudkan dengan “menjadi serupa dengan Yesus”.
  • Saudara harus menjadi serupa dengan Yesus, yaitu menderita bersama dengan Yesus.

Ada 12 rasul, terhilang 1 rasul, lalu bertambah 1 rasul yaitu Paulus. Dari 12 rasul ini hanya satu rasul yang matinya wajar, yaitu Yohanes, karena Tuhan mau dia matinya wajar. Tapi sepanjang hidupnya rasul Yohanes mengalami penderitaan.

  • Kalau saya undang para rasul ini untuk bersaksi di mimbar ini, adakah dari antara mereka yang 12 orang ini bisa bersaksi, bahwa ketika mereka sakit langsung disembuhkan? Tidak ada.
  • Kalau saya undang Lukas untuk bersaksi di mimbar ini, pasti dia bersaksi bahwa dia diseret disepanjang jalan di India, sampai kulitnya pecah-pecah terluka parah, sehingga Lukas mati berlumuran darahnya sendiri.
  • Kalau Paulus bersaksi di mimbar ini, pasti dia berkata, “aku telah serahkan leherku di Roma, leherku dipenggal disana”.
  • Kalau Petrus yang diundang bersaksi dari mimbar ini, pasti dia bersaksi aku di salibkan terbalik, kedua kakiku diatas dan kepalaku dibawah.

Tidak ada yang mati wajar.

Apakah saudara siap menderita dan mati secara tidak wajar seperti itu demi Injil?

  • Memang tidak mudah sampai ke tingkat ini, tapi kita tidak diberi pilihan oleh Tuhan.
  • Tuhan mau kita benar-benar menjadi seperti Dia.
  • Ingat! Waktu Yesus memecah-mecahkan roti yang menikmati hanya para rasul saja.

Rasul artinya murid. Jadi kalau nanti kita masuk dalam Perjamuan Kudus, yang akan mengalami transformasi hanya yang berstatus murid. Hanya saudara yang mau diubah. Tapi kalau saudara tidak mau diubah, jangan harap saudara akan berubah.

  • Tuhan pernah berkata kepada saya “Kalau saudara siap menjadi roti yang terpecah maka hidupmu baru berubah tapi kalau saudara tidak siap menjadi roti yang terpecah jangan harap ada perubahan”.
  • Kekristenan jangan hanya percaya kepada doktrin, jika saudara hanya percaya kepada doktrin, maka firman tidak akan pernah ada kuasanya.
  • Jika saudara percaya kepada firman Kristus dengan motivasi supaya saudara tidak binasa, maka firman tidak akan mengubah hidupmu, tapi kalau saudara percaya dan saudara menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan, barulah firman itu berkuasa atas hidupmu.

Ingat! Kasih Karunia itu Gratis, karena tidak seorangpun yang mampu untuk membelinya. Siapakah yang bisa membeli kasih karunia? Tidak ada. Justru saudara dipilih oleh Tuhan karena saudara tidak mampu membeli keselamatan itu.

  • Kasih karunia itu gratis, tapi setelah saudara mendapat kasih karunia, Tuhan berkata, bahwa saudara harus menyerahkan semuanya kepada Tuhan.
  • Jadi kasih karunia adalah pemberian gratis yang menuntut segala-galanya.
  • Saudara mendapat kasih karunia secara gratis, secara cuma-cuma, karena-nya jangan menjadikan kasih karunia itu percuma.
  • Jadikan kasih karunia itu amat sangat berharga, karena tidak seorangpun mampu membelinya, bahkan sampai hari ini kita tidak bisa membelinya.

Lukas 14 : 25-28

14:25 Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka :

14:26 “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

14:28 Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?

Yesus ingin agar kita benar-benar berserah penuh kepada-Nya, bahkan harus selalu mengutamakan dan mendahulukan Tuhan didalam hidup kita.

Tuhan berkata, “Kamu harus pikul salib kalau mau mengikut Aku”, artinya kalau mau ikut Tuhan, kamu harus hitung-hitungan terlebih dahulu bisakah kamu menyerahkan seluruh hidupmu untuk Tuhan.

  • Jadi misalnya saya mau berikan saudara pesawat tempur, oleh karena itu saudara harus belajar menjadi pilot pesawat.
  • Yang pertama saudara harus belajar, yang kedua saudara harus mampu membayar perawatannya.
  • Jadi kalau kamu mau mendapat anugerah, maka kamu harus hitung-hitungan, apakah kamu bisa sampai di puncaknya?

Kita harus berani menyatakan kebenaran ini, Tuhan yang berbicara tidak ada yang dikurangi dan tidak ada yang ditambah.

  • Kalau saudara mau mendapat anugerah, saudara harus perhitungkan saudara bisa selesaikan atau tidak?
  • Kalau saudara mau mendapat anugerah, maka saudara harus menyerahkan semuanya untuk Tuhan.
  • Kalau kamu tidak menyerahkan semuanya, kamu tidak akan mendapatkan pesawat itu dan alih teknologi untuk perawatannya.
  • Kamu harus menyerahkan seluruh hidupmu supaya Tuhan bisa mengatur hidup-mu.

Itulah anugerah Tuhan.

Anugerah itu gratis, tapi setelah saudara terima maka saudara harus memberikan segala-galanya bagi Tuhan.

  • Tapi tanpa saudara memberi semuanya untuk Tuhan maka saudara tidak ada artinya. Anugerah menjadi tidak berarti, tidak ada harganya.
  • Tujuan kekristenan adalah menjadikan kita serupa dengan Kristus bukan sekadar selamat.
  • Oleh sebab itu saudara harus dimuridkan dan pemuridan identic dengan pikul salib.

Lukas 14 : 27

14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Salib adalah tanda penderitaan dan kematian.

Salib ini adalah alat eksekusi Kristus dan juga alat eksekusimu.

Jadi barangsiapa tidak memikul alat eksekusinya dan mengikut Tuhan, ia tidak dapat bisa dimuridkan.

Misalnya, golok merupakan alat eksekusi kita, karena kita dibunuh dengan memakai golok tersebut, artinya Tuhan memberi golok itu kepada kita dan kita harus memikulnya sendiri.

  • Golok itu untuk memenggal kepala saudara dan saya, apakah saudara mau memikul golok itu?
  • Memang sangat menyakitkan, tapi Tuhan tidak memberi kita pilihan lain, sebagaimana Dia sendiri telah menerima Salib sebagai alat untuk meng-eksekusi diri-Nya di Golgota.
  • Tuhan menyuruh kita untuk memikul alat eksekusi-Nya, yaitu Salib itu, karena kita juga harus mati bersama dengan Dia dengan memakai Salib ini.
  • Namun sayangnya, ketika memikul Salib kebanyakan dari orang-orang Kristen punya kecenderungan mengeluh dengan berkata, “capek, sangat menyakitkan, terlalu berat dan sebagainya.”

Justru disitulah sebenarnya kita belajar dimuridkan oleh Tuhan, kita dilatih oleh Tuhan, untuk mematikan kedagingan kita agar kita mampu berkata tidak terhadap dosa.

  • Tujuannya yaitu kalau saudara mati untuk Tuhan, maka saudara akan turut memerintah bersama dengan Tuhan.
  • Tuhan tidak mau ketika saudara sudah sekarat di ruang ICU Rumah Sakit, saudara baru mau berkata Tuhan, “Tuhan Yesus, ampuni dosa saya, saya percaya kepada-Mu, Tuhan”, lalu diselamatkan dan dijemput malaikat sorgawi untuk dibawa ke rumah Bapa.
  • Tuhan berkata enak sekali kamu, ketika sudah sekarat beberapa detik lagi mati, baru kamu mau percaya kepada Tuhan.
  • Tuhan juga berkata, “kalau kamu mau memerintah bersama dengan Aku, maka kamu harus mati seperti Aku di kayu salib”.

Saudara yang mendengar khotbah ini saya anggap benar-benar sudah dewasa, rohani saudara sudah dewasa.

  • Karena Firman ini sebenarnya hanya untuk orang-orang yang sudah dewasa rohaninya.
  • Telinga kita harus terbiasa mendengar khotbah seperti ini, supaya saudara benar-benar mengejar kebenaran sampai saudara sempurna.
  • Firman ini hanya untuk orang-orang yang benar-benar mau diubah oleh Tuhan dan kalau saudara benar-benar mau dibentuk oleh Tuhan, maka saudara harus pikul salib, jangan main-main lagi dengan dosa.
  • Pikul salibmu dengan benar, bukan diseret.
  • Jangan ikut-ikutan dengan orang dunia zaman sekarang, dimana orang-orang membuat semuanya serba gampang dan serba enak.

Dahulu orang-orang kalau membawa koper pakaian dipikul diatas pundak, tapi zaman sekarang sudah diseret menggunakan roda. Semuanya sekarang dipermudah.

  • Sampai firmanpun sekarang di permudah, orang-orang Kristen cenderung lebih suka dengar firman tentang berkat dan berkat yang berlimpah, yang ringan-ringan saja, yang lucu-lucu dan menyenangkan hati saja.
  • Saya katakan, Firman tidak bisa dipermudah, kalau kamu dewasa rohani kamu harus dengar firman yang benar-benar akan menjaga kekudusan saudara, agar keselamatan kekal saudara terpelihara dan tidak dianulir oleh perbuatan saudara sendiri.
  • Tadi pagi begitu Tuhan mengajarkan hal ini, saya hanya tundukkan kepala, “aduh Tuhan, saya masih jauh, tapi saya mau menjadi sempurna”.

Kita semua harus menjadi sempurna, bukan sekadar selamat, karena dengan iman pas-pasan asal selamat itu, pasti tertinggal saat Rapture terjadi. Kalau tertinggal belum tentu selamat.

  • Memang benar, salib itu diberikan gratis, Yesus juga tidak membeli salib-Nya, orang-orang Romawi yang memberikan salib itu kepada Yesus.
  • Saudara juga tidak perlu membeli salib, begitu saudara percaya, saudara langsung mendapatkan salib secara gratis.
  • Begitu saudara percaya kepada Tuhan Yesus, Tuhan berkata, “ini tandanya kalau kamu percaya pada-Ku, yaitu dengan memikul salib, ambil dan bawa salib ini supaya Aku bisa memproses kamu, membentuk kamu”.
  • Banyak orang Kristen yang berkata, capek sekali memikul salib, tapi Tuhan berkata, “kalau kamu mau masuk kedalam Kerajaan-Ku, maka kamu harus harus dibentuk sampai kamu menjadi seperti Aku, karena yang bisa masuk ke dalam Kerajaan-Ku hanya yang serupa dengan Aku”.

Lukas 14 : 26

14:26 “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Terjemahan dengan kata “membenci”, sebenarnya memang harus menggunakan kata “membenci”, tapi ada banyak orang Kristen dan para hamba Tuhan yang menafsirkan dengan kata “kurang mengasihi”.

Kata “membenci” jangan dilihat dari sudut pandang kita manusia, karena kalau kita melihat dari sudut pandang kita, maka kita akan curiga dengan Tuhan seolah-olah Tuhan itu jahat.

Maksud kata “membenci” disini, adalah “jika kamu tidak extrem dalam Tuhan, maka kamu tidak bisa Tuhan bentuk”.

Memang benar kita harus mengasihi orang tua kita, tapi Tuhan berkata, “sebelum kamu mengasihi orang tuamu, kamu harus extrim terlebih dahulu kepada-Ku”, barulah kamu bisa mengasihi keluargamu dengan benar.

  • Berapa banyak orang Kristen demi keluarganya, dengan senang hati mengikuti upacara adat istiadat untuk menyenangkan komunitas keluarga dan suku, tanpa memperdulikan perasaan hati Tuhan?
  • Berapa banyak orang Kristen lebih mengasihi keluarganya dari mengasihi Tuhan, demi menyenangkan hati keluarganya.
  • Orang Kristen model begini, juga dengan senang hati menjelekkan orang dan menyakiti hati orang lain, demi menyenangkan hati keluarganya.

Disinilah letak permasalahannya.

Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata, kamu harus membenci dahulu keluargamu, supaya kamu bisa mengasihi Aku dengan benar.

  • Kalau kamu bisa mengasihi Aku dengan benar, maka Aku akan memberi kasih-Ku untuk keluargamu dengan benar pula.
  • Kata “membenci” disini artinya “one control”, “hanya satu control, yaitu hanya ada pada Tuhan saja”, tidak ada yang lain.
  • Selama masih ada “kasih yang berlebihan” terhadap sesuatu atau terhadap seseorang, maka masih ada control yang lain.

Berapa banyak dari orang Kristen yang dengan sadar telah mengecewakan Tuhan, demi untuk menyenangkan hati pasangannya (cewek/cowok)?

  • Berapa banyak orang Kristen yang begitu rela meninggalkan Tuhan nya, demi cintanya pada laki-laki atau perempuan pacarnya?
  • Berapa banyak orang Kristen yang tidak peduli dengan Tuhan, hanya untuk menyenangkan keluarganya?
  • Berapa banyak orang Kristen yang masih memiliki karakter penggosip?
  • Jika saudara termasuk kelompok orang Kristen yang memiliki karakter seperti ini, kamu pasti tidak extrem pada Tuhan dan kamu tidak bisa menjadi murid-Nya, walaupun kamu merasa sering dapat penglihatan.

Tidak salah kalau Tuhan berkata, “ayo ikut Aku”. Tapi setelah mereka semua ikut, Tuhan menoleh ke belakang dan berkata, “kamu harus menyerahkan semuanya kepada-Ku, barulah kamu bisa mengikut Aku”

  • Atau dengan kata lain, “kamu harus extrem dulu kepada-Ku, barulah kamu bisa mengikuti Aku, karena Aku adalah extrem.
  • Kalau saya extrem, maka saudara akan mengikuti saya dengan cara yang extrem pula.

Kalau saudara “tidak extrem” kepada Tuhan, maka saudara akan menjadi orang Kristen yang paling santai, tetapi sebaliknya Tuhan menghendaki :

  • “Saudara harus ngotot dengan firman dan harus extrem dengan firman, supaya saudara benar-benar menjadi orang Kristen yang extrem.
  • Saudara harus belajar dimuridkan, untuk itu buka pikiran saudara dengan benar.

Kata “membenci” disini, artinya memberi kepada Tuhan dengan porsi yang lebih besar, dengan contoh seperti yang dilakukan Abraham ketika Abraham mengulurkan tangannya mau mengorbankan Ishak.

Inilah contoh yang dimaksudkan dalam konteks kata “membenci” dalam Lukas 14:26.

Kejadian 22 : 9-10

22:9 Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.

Inilah contoh lainya yang namanya “membenci”, yaitu merelakan semuanya untuk Tuhan dan demi untuk mendahulukan Tuhan dalam segala hal.

Kalau saudara sudah sampai ke tingkat iman seperti Abraham ini :

  • Ketika saudara di perlakukan atau di gossipkan oleh orang lain dengan sangat keji, saudara tidak akan pernah terluka.
  • Ketika saudara di gossipkan orang lain dengan fitnah yang sangat kejam, saudara tidak akan terluka apapun.
  • Karena saudara sudah anti gores, sudah tahan banting.
  • Bahkan saudara dengan tulus bisa mengampuni orang yang telah menabur fitnah karena kedengkian yang mendalam dari si penggosip tersebut ter-hadap saudara.

Kejadian 22:10

22:10 Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

Inilah yang dimaksudkan dengan kata “membenci”.

Beranikah saudara sampai ke tingkat ini?

  • Kalau Abraham bertanya kepada saya, pasti saya berkata, bahwa itu per-sembahan untuk Molok.
  • Tapi karena Abraham dekat dan intim dengan TUHAN, maka Abraham …..

Abraham dapat mengenali suara TUHAN nya, yang memerintahkan dia untuk mempersembahkan Ishak dan hal itu tidak bisa dibohongi.

Oleh sebab itu, Abraham disebut sebagai “sahabat Allah”.

  • Apakah saudara sudah memenuhi persyaratan sebagai “sahabat Allah?”
  • Apakah saudara masih ragu, kalau saudara “sudah menjadi sahabat Allah atau belum?”
  • Apakah saudara masih suka berkata yang buruk tentang Tuhan, dengan berkeluh kesah, “Tuhan, kenapa begini Tuhan?” seakan-akan engkau orang yang paling menderita di dunia ini.
  • Jika ada orang Kristen yang berkeluh-kesah seperti ini, berarti dia adalah orang Kristen KTP.

Tapi seorang Kristen yang benar, dihantam badai sebesar apapun, dia tetap berdiri teguh dan masih bisa berkata :

  • “Terima kasih, Tuhan. Ini adalah pembentukan untukku, supaya aku men-jadi serupa dan segambar dengan Engkau”.
  • “Apapun yang terjadi, silakan Tuhan; karena saya percaya semuanya akan mendatangkan kebaikan bagiku”.

Inilah yang Tuhan mau.

Kata “membenci” disini, sama dengan waktu Abraham mengulurkan tangannya untuk menyembelih dan mempersembahkan Ishak.

  • Abraham membuktikan kasihnya kepada TUHAN diatas segala-galanya.
  • Jika saudara sudah bisa membuktikan kasih saudara kepada TUHAN, baru-lah saudara bisa disebut sahabat.
  • Saya minta setelah saudara mendengar khotbah ini, setelah pulang ke rumah, saudara jangan lagi kembali ke habitat lamamu.

Kalau kamu mau percaya kepada Tuhan, maka kamu harus hitung-hitungan, yaitu apa-kah saudara bisa menyelesaikannya?

  • Kita tidak akan bisa menyelesaikannya, tapi Tuhan berkata, “kalau kamu tidak bisa, biarkan Aku yang akan menutup semuanya, Aku yang akan menolongmu, sampai kamu bisa”.
  • “Yang penting kamu serahkan seluruh hidupmu untuk-Ku, biar Aku yang menyelesaikan semuanya”.
  • Banyak orang yang memikirkan apa yang tidak patut dipikirkan, sehingga tanpa dia sadari, dia “tidak membenci (melepaskan ego)” dirinya sendiri, sehingga dia akan terjerat dan terbelenggu oleh iblis.

Ada 7 belenggu iblis, ketika saudara masih terikat dengan mengasihi serta mengasihani dirimu sendiri, sehingga saudara akan selalu dibelenggu oleh iblis dalam berbagai belenggu.

  1. Dibelenggu oleh dosa.

Yohanes 8 : 34

8:34 Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.

Setiap orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa.

  • Kalau saudara masih berbuat dosa, berarti kamu adalah hamba dosa.
  • Kalau saudara berbuat kebenaran, berarti kamu adalah hamba kebenaran.
  • Bila demikian, apakah kita termasuk hamba dosa atau hamba kebenaran?

Kalau saudara ikut Tuhan, maka saudara harus menyerahkan semuanya.

  • Tapi, kalau masih ada ego, masih mengasihi diri sendiri, maka saudara akan rentan dengan dosa.
  • Akibatnya, saudara tidak akan pernah bisa berubah karena saudara masih mau menyerahkan diri kepada dosa.
  • Saudara akan diperhamba oleh dosa, saudara akan diperbudak oleh dosa.
  • Kalau saudara masih mengasihani diri sendiri, maka saudara akan terus di-belenggu oleh “ego” saudara sendiri.
  1. Dibelenggu oleh uang.

Matius 6 : 24

6:24 Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.

Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.

Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Ciri orang yang masih mengabdi kepada Mamon (dibelenggu oleh uang), maka dia masih selalu kuatir dengan hidupnya.

  • Kalau kamu tidak kuatir, berarti kamu mengabdi kepada Allah.
  • Karena damai sejahteramu atau sukacitamu selalu ada, karena ada Tuhan yang senantiasa besertamu, bukan karena ada uangmu bertimbun.
  1. Dibelenggu oleh hawa nafsu dan kesenangan

Apabila saudara masih mengasihi diri sendiri, maka saudara akan dibelenggu oleh hawa nafsu dan kesenangan duniawi.

Seperti orang Israel setelah dibawa keluar dari Mesir, tapi ketika setiap hari diberikan makan roti manna, mereka menjadi muak karena makan roti manna terus.

Bilangan 11 : 4

11:4 Orang-orang bajingan yang ada di antara mereka kemasukan nafsu rakus; dan orang Israel pun menangislah pula serta berkata: “Siapakah yang akan memberi kita makan daging?

Mereka selalu bertanya, siapa yang akan memberi kita makan daging? Kalau makan manna terus-menerus begini, siapa yang tidak bosan?

  • Apakah kita mengeluh karena setiap hari hanya makan “tempe dan tahu” saja terus menerus?
  • Bersyukurlah karena masih bisa makan “tahu dan tempe”, karena tahu dan tempe, sebenarnya lebih sehat daripada makan daging.
  • Mau makan nasi dengan tahu-tempe saja tidak masalah, yang penting perut kenyang.
  • Jadi bersyukur saja dengan apa yang bisa saudara makan hari ini.

Saudara jangan terbelenggu dengan “hawa nafsu dan kesenangan” duniawi.

Titus 3 : 3

3:3 Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan : tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci.

Tuhan berkata, “kamu hidup dengan berbagai nafsu dan keinginan”, antara lain nafsu rakus akan makanan dan nafsu sex.

Banyak orang tidak puas, walaupun sudah punya satu istri/suami masih juga tidak puas, lalu cari yang lain.

Walaupun saudara sudah punya istri seribu orang sekalipun, tapi apabila keinginanmu tidak berubah, maka saudara tidak akan pernah puas.

Rasa hausmu harus diubah kepada Tuhan.

  • Kalau rasa hausmu masih tetap pada manusia, maka kamu tidak akan pernah puas dengan manusia, karena manusia banyak kekurangannya.
  • Karena manusia tidak akan pernah puas.
  • Berterima kasih saja kepada Tuhan untuk apa yang Tuhan beri untuk saudara hari ini, karena itu yang terbaik untuk saudara.

Ada seorang hamba Tuhan namanya Blackeby, dia punya pelayanan di gereja terbesar di Amerika.

  • Setiap kali dia khotbah, istrinya selalu marah-marah dibelakang, menghina suaminya tapi suaminya diam saja, menahan hati terus.
  • Satu waktu istrinya dipanggil Tuhan, ketika istrinya meninggal Ps. Blackeby menangis dan terus menangis.
  • Lalu majelisnya berkata, untuk apa kamu menangis, bukankah istrimu selalu berbuat salah karena terus menerus menghinamu selama hidupnya?
  • Tapi Blackeby berkata, saya menangis karena telah kehilangan “orang yang membentuk saya”.

Dalam kasus ini, Ps. Blackeby melihat kasusnya dengan sudut pandang yang berbeda.

  • Terima kasih Tuhan, karena melalui ulah istri saya, saya telah dibentuk.
  • Saya tidak akan menjadi manusia model seperti ini, jika saya tidak melewati proses pembentukan demi pembentukan.

Inilah yang namanya salib.

Saya tidak akan bisa tertawa di tengah cercaan orang, jika saya masih punya ego, begitu juga kalau ego saya tidak mati, maka saya tidak akan bisa berdiri disini.

  • Ego kita harus mati, hawa nafsu kita harus mati, supaya kita bisa menjadi berkat bagi orang lain.
  • Terhadap orang yang telah mengenal firman, walaupun iblis serang dengan masalah, biasanya iblis gagal.
  • Misalnya iblis serang saya dengan masalah keuangan, atau dengan masalah apapun, tapi karena saya sudah kebal terhadap serangan iblis, maka iblis pasti gagal.
  • Tapi kalau iblis serang saya lagi dengan memberikan kepada saya kenyamanan, atau dengan berkat yang banyak, pasti saya akan terlena disitu, saya akan hanyut disitu.

Kalau saudara kenal firman dan iblis menyerang saudara dengan masalah, maka saudara sudah punya perisai, saudara pasti sudah ada tameng.

  • Tapi kalau iblis menyerang saudara dengan memberikan kenyamanan, pasti saudara akan terbuai dan lama-lama akan ketiduran.
  • Contohnya 5 gadis bodoh dan 5 gadis bijak dalam Alkitab.
  • Semuanya tertidur ketika sedang menantikan kedatangan mempelai pria untuk menjemput mempelai wanitanya, tapi bedanya lima gadis yang bijak pelitanya terisi minyak penuh, dan 5 gadis bodoh hanya punya sedikit sekali minyak untuk pelitanya.
  1. Dibelenggu oleh harga diri dan perasaan

Ketika saudara masih mengasihi diri sendiri, maka saudara akan dibelenggu oleh “harga diri dan perasaan” saudara.

Jika saudara terbelenggu oleh “harga diri dan perasaan” iri serta dengki, maka saudara akan selalu punya semangat tinggi untuk bergosip.

  • Hidupmu akan kamu habiskan hanya untuk bergosip menjelekkan bahkan memfitnah orang yang ada didekat saudara, karena hatimu penuh dengan ulat iri hati.
  • Saudara mengaku tidak membenci orang, tapi manusia punya kamuflase yang luar biasa hebatnya.
  • Saudara mengaku tidak membenci orang, tapi dibelakangnya saudara menjelek-jelekkan orang tersebut dengan gossip mematikan.
  • Secara fisik saudara bisa kamufalse, apalagi kalau masuk gereja saudara bisa salam damai, cipika-cipiki kepada semua orang, tapi begitu keluar gereja, cipika-cipiki sudah berubah menjadi salam perang.
  • Inikah yang disebut dengan kekristenan?

Kalau saudara masih seperti ini, sebenarnya saudara belum layak dikatakan pengikut Kristus yang disebut orang Kristen.

  • Walaupun saudara ke gereja dalam seminggu tujuh kali, punya pengurapan dan dengan pelayanan model apapun hebatnya, tapi kalau saudara tidak punya kasih, itu hanya omong kosong belaka (1 Korintus 13).
  • Katakan kepada diri saudara sendiri, “Apakah saya benar-benar sudah Kristen?”
  • Apakah kita sudah benar dihadapan Tuhan?
  • Tuhan mau kita extrem luar biasa, Tuhan tidak mau kita menjadi orang Kristen kacangan yang masih suka main-main dengan dosa.

Kalau masih ada kepentingan diri sendiri maka saudara akan terbelenggu dengan harga diri dan perasaan saudara.

Saudara akan masuk didalam posisi mengasihani diri sendiri dan saudara berkata, “saya orang yang paling kasihan di muka bumi ini”.

Begitu saudara focus pada diri sendiri, maka saudara akan sulit mengampuni orang, saudara akan rentan membenci orang dan saudara akan rentan iri hati kepada orang.

  • Apakah saudara mau menjadi orang Kristen yang benar?
  • Apakah saudara mau menjadi orang Kristen yang extrem?
  • Apakah saudara mau menjadi orang Kristen kacangan?

Saudara dan saya harus menjadi orang Kristen yang extrem, saudara tidak boleh dibelenggu oleh harga diri dan perasaan.

Mulai hari ini saudara harus tulus dalam berdamai dengan orang lain, bukan kamuflase, karena Tuhan tidak bisa dibohongi.

  1. Dibelenggu oleh manusia.

Kamu boleh-boleh saja kamuflase menutupi kebusukan hatimu dengan berlagak orang yang paling rohani dan merasa diurapi, tapi Tuhan tahu isi hatimu.

  • Selama saudara masih mengasihani diri sendiri, saudara akan dibelenggu oleh manusia.
  • Dibelenggu oleh manusia maksudnya, saudara menjadi budak manusia.

1 Korintus 7 : 23

7:23 Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

Kamu milik Kristus, bukan milik manusia, manusia tidak berhak mengatur hidupmu, hanya Kristus yang berhak mengatur hidupmu.

Kalau kamu masih mau diatur oleh manusia dengan cara manusia, maka kamu akan di-kendalikan oleh manusia, dan kamu pun menjadi hamba manusia.

  • Berapa banyak orang Kristen masih terbelenggu menjadi hamba manusia?
  • Misalnya saya sangat menyayangi anak saya, sehingga tanpa saya sadari kecintaan saya kepada dia, telah membuat saya dikendalikan oleh dia.
  • Berapa banyak orang Kristen yang tanpa mereka sadari masih dikendalikan oleh anak-anak mereka?
  • Berapa banyak orang Kristen masih dikendalikan oleh orang yang paling dia sayangi?

Misalnya :

Ada yang berkata, “Kamu boleh-boleh saja menggosipi orang lain, tapi jangan pernah coba menggosipi ibu saya, karena kamu akan berhadapan dengan saya, hidup atau mati”.

  • Jika terjadi demikian ini, tanpa saudara sadari sebenarnya saudara sudah dikendalikan oleh manusia.
  • Tapi bukan berarti saudara tidak bisa ditegur, saudara harus berani ditegur tapi bukan menjadi hamba manusia.

Saudara melayani di Chosen Generation, saudara melayani saya atau melayani Tuhan?

  • Kalau saudara melayani Tuhan, kamu bukan hamba saya.
  • Kalau kamu menjadi hamba saya, kamu dalam bahaya.
  • Semua keputusan di Chosen Generation harus berdasarkan kehendak Tuhan.
  • Walaupun Karen banyak salah membuat jadwal, tapi inilah hasil doa.

Dia membuat jadwal penugasan tidak main-main, walaupun banyak yang terlewat, inilah tugas saudara untuk mengampuni dia, karena dia kelelahan tidak focus.

  • Saudara berkata, pak saya maunya begini, kamu maunya begini, tapi Tuhan maunya bagaimana, apakah kamu mau atur Tuhan?
  • Apakah kamu mau menjadi raja atas Tuhan? Tidak bisa.
  1. Dibelenggu oleh rasa takut.

Selama saudara masih mengasihani dirimu sendiri, saudara akan dibelenggu oleh rasa takut.

Berapa banyak orang Kristen hari ini yang dibelenggu oleh rasa takut?

Ayub 3 : 25

3:25 Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku

Apa yang kutakutkan, itulah yang terjadi. Baru ada bisul kecil tak berarti, tapi sudah ber-pikiran daging tumbuh dan mungkin ganas, akhirnya benar-benar daging tumbuh.

  • Baru sakit kepala sedikit saja karena masuk angin, tapi sudah takut ada penyempitan pembuluh darah.
  • Saya pernah bertemu dengan orang yang saya layani, setiap hari bertemu saya dia selalu bertanya “bengkak tidak tangan saya, pak?”
  • Karena saya kesal, saya sampai katakan “iya bengkak”, dia langsung panik, “bengkak ya, wah berarti asam urat tinggi”. Orang ini dibelenggu rasa takut.

Inilah yang dimaksud dengan “dibelenggu oleh rasa takut”, jika kamu tidak dapat mengatasi rasa takutmu, maka kamu akan takut seumur hidupmu.

  1. Dibelenggu oleh leluhur dan kepercayaan palsu

Ketika saudara masih mengasihi dan mengasihani diri sendiri, maka sau-dara akan dibelenggu oleh leluhur dan kepercayaan palsu.

  • Berapa banyak orang Kristen masih dibelenggu oleh kepercayaan leluhur dan kepercayaan palsu?
  • Kemarin saya melayani orang Kristen, yang bertanya pada saya, “matanya sering kedutan, pertanda apa ya?”
  • Juga banyak orang percaya, kalau ada kupu-kupu tiba-tiba datang masuk rumah, dikatakan akan ada tamu.

Ada banyak yang masih dipengaruhi oleh kepercayaan palsu.

  • Telapak tangan kiri gatal, dikatakan akan dapat uang entah dari mana.
  • Bermimpi gigi copot, dikatakan ada anggota keluarga yang akan meninggal.

Jadi sebagai orang Kristen yang sudah mengerti firman dan yang sudah berserah penuh kepada Tuhan, kita tidak boleh lagi terbelenggu :

  1. Kita tidak boleh lagi dibelenggu oleh “dosa”.
  1. Kita tidak boleh lagi dibelenggu oleh “uang”.
  1. Kita tidak boleh lagi dibelenggu oleh “hawa nafsu dan kesenangan”.
  1. Kita tidak boleh lagi dibelenggu oleh “harga diri dan perasaan”.
  1. Kita tidak boleh lagi dibelenggu oleh “manusia”.
  1. Kita tidak boleh lagi dibelenggu oleh “rasa takut”.
  1. Kita tidak boleh lagi dibelenggu oleh “leluhur dan kepercayaan palsu”.

Kalau saudara menyerahkan hidup saudara sepenuhnya kepada Tuhan, maka saudara akan menjadi orang yang sudah merdeka, sudah bebas belenggu iblis.

Amin. Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

2 SEPTEMBER2018 PERSEMBAHAN YANG MENUNTUT SEGALA-GALANYA (VIDEO)

Warta 2 sept 2018 PANAS HATI HANYA ADA DI DADA ORANG BODOH

WhatsApp Image 2018-08-30 at 21.59.32

PANAS HATI HANYA ADA DIDADA ORANG BODOH

                    Apa yang dapat dilakukan orang yang sedang emosi? Tidak ada selain kebodohan belaka. Bisakah saudara bayangkan jika panas hati itu menetap dalam seseorang, tidak ada yang dia bisa lakukan selain kebodohan belaka. Semua keputusannya bukan lagi beralaskan akal sehat, apapun yang dia lakukan hanya demi melampiaskan amarahnya belaka. Jika ini dibiarkan akan semakin banyak korban yang dilukainya dan bukan hal yang mustahil akan semakin banyak orang bodoh lagi.

            Saudaraku kita hidup didunia yang tidak bersahabat. Kuasa kegelapan yang semakin hari bekerja semakin gencar membuat kita rentan untuk digesek dengan sesama. Tuhan berkata kita harus tulus seperti merpati dan cerdik seperti ular (Matius 10:16). Merpati selain melambangkan Roh kudus, juga melambangkan kasih, jadi Tuhan menghendaki kita mengampuni dengan tulus, menerima dengan tulus dan mengasihi dengan tulus, tidak didasarkan pada apa yang orang lain perbuat tapi berdasarkan apa yang Tuhan telah perbuat. Jika kita mengasihi hanya berdasar apa yang orang perbuat maka kasih kita akan menjadi kasih daging dan kita rentan dengan amarah serta panas hati. Tapi jika kita mengasihi berdasarkan apa yang Tuhan telah perbuat kepada kita, maka kasih kitapun bukan lagi kasih yang bersyarat, melainkan kasih yang sempurna karena kasih Allah sungguh telah mengalir didalam kita (Matius 5:46-48).

            Selain itu Tuhan menghendaki kita cerdik seperti ular, apakah  arti perkataan ini? Kita tahu ular selalu dikonotasikan dengan kuasa kegelapan, selain itu ular juga salah satu binatang yang licin dan sulit ditangkap. Saudaraku Tuhan mengajar kita untuk dapat mengalahkan kuasa gelap , kita harus mengenal triknya dan bagaimana cara melemahkannya. Tuhan menghendaki kita menjadi licin dan tidak bisa lagi diperdaya oleh kuasa kegelapan. Kita harus belajar triknya dan juga tipu dayanya dengan belajar kebenaran Tuhan. Firman Tuhan adalah kebenaran dan dengan mempelajari kebenaran kita mempelajari keinginan, isi hati juga kehendak Tuhan. Dan melalui kebenaran itulah kita dapat dengan sungguh terlepas dari jerat iblis yang salah satunya adalah panas hati. Melalui kebenaran kita sungguh akan terlepas dari berbagai jenis ikatan, baik itu dengan amarah rasa kecewa dan jerat dosa atau terlepas dari tipu daya iblis (Yohanes 8:32).

 Ingat saudara diayat yang sama (Matius 10:16), Tuhan lebih dulu menggingatkan kita kalau Dia menempatkan kita bak domba ditengah srigala. Ayat ini memberi pengertian kepada kita domba adalah hewan yang lemah dan tidak bisa melawan. Dia ditempatkan ditengah srigala berarti ancaman. Saudaraku domba tidak akan bisa menang jika tidak dilindungi Gembalanya. Domba harus bergantung dengan sang Gembala dalam hal ini Tuhan karena disitulah kemenangannya

Saudaraku selama didunia jangan berharap semua serba enak dan bisa dinikmati, Tuhan memproyeksikan kita demi kekekalan bukan nikmat sementara kemudian mati kekal. Selama kita didunia kita akan terus digesek dan diasah oleh sesama, dengan satu tujuan yaitu supaya kasih kita akan mereka kian tajam. Kalau kita mengasihi hanya pada yang baik apa upahnya? Justru Tuhan ijinkan orang yang bertolak belakang disekitar kita agar kita belajar memadamkan panas hati senantiasa sehingga ditengah gesekan dan pertentangan sekalipun kita tetap tenang dan bersukacita serta memiliki damai yang tidak akan pernah sirna. Saat inilah kita bukan lagi menjadi orang bodoh melainkan berhikamat.    

             

           

MALAIKAT TUHAN – 26 AGUSTUS 2018

 

MT

Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu : Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga (Matius 18:10).

MALAIKAT TUHAN

 

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH RAYA, MINGGU 26 AGUSTUS 2018

====================

Shalom!

Dalam ibadah raya hari ini kita akan berbicara mengenai “Malaikat Tuhan”.

Mungkin saja pengertian kita atau bayangan yang ada di pikiran kita tentang malaikat selama ini, bahwa para malaikat Tuhan itu adalah “makhluk sorgawi yang bersayap” dan yang kuat serta hebat.

Kata malaikat dalam bahasa Yunani adalah “Angelos”, yang berarti pembawa pesan. Sedangkan dalam Bahasa Ibrani, malaikat Tuhan disebut dengan kata “Mal’ot” yang artinya pembawa pesan.

Tahun 2000 an saya membaca buku yang berjudul “Kunjungan Utusan Sorgawi”. Saya merasa tersentuh dengan buku ini, dan saya mulai penasaran karena saya ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang “Malaikat, Utusan Sorgawi” itu.

Saya berkata kepada Tuhan, “Tuhan, Marie Frances Hunter bisa mengalami melihat malaikat, saya juga ingin melihat malaikat, Tuhan”.

Saya bergumul satu minggu untuk melihat malaikat, karena pada dasarnya saya orang yang suka penasaran bila ingin tahu, sampai akhirnya Tuhan ijinkan saya melihat malaikat-Nya.

  • Saya sedang berdoa jam 7 malam, di ruang keluarga di rumah orang tua saya, waktu itu saya belum menikah.
  • Saya terus berdoa supaya Tuhan ijinkan saya melihat malaikat-Nya.
  • Kemudian Tuhan berkata, “buka matamu”, begitu saya buka mata saya, maka saya pun melihat sosok yang tinggi nya sekitar 2 meter, tanpa sayap.

Pengertian kita selama ini, para malaikat itu bersayap. Memang ada malaikat yang ber-sayap, yaitu malaikat Serafim dan malaikat Kerubim. Tapi malaikat yang lain, semuanya tanpa sayap.

  • Serafim, adalah malaikat yang hadir pada saat kehadiran Tuhan, pada saat pujian dan penyembahan. Dan dia memiliki 6 sayap.
  • Kerubim, adalah malaikat yang menutupi wajahnya dengan sayap. Malaikat Kerubim adalah malaikat yang hadir pada saat ada kemuliaan Tuhan.

Yang Tuhan tunjukkan kepada saya waktu itu, adalah malaikat yang tinggi dan besar, tapi tidak bersayap. Saya bertanya kepada Tuhan, mengapa malaikat yang saya lihat tidak bersayap? Tuhan berkata, tidak semua malaikat bersayap.

  • Malaikat adalah makhluk sorgawi.
  • Kata malaikat, selain Serafim dan Kerubim, disebut sebanyak 105 kali dalam Perjanjian Lama.
  • Sedangkan dalam Perjanjian Baru, disebutkan sebanyak 180 kali.
  • Ini berarti, bahwa “malaikat” adalah mahluk sorgawi yang penting sekali bagi orang percaya, tapi banyak orang percaya justru tidak mempedulikan keberadaan malaikat Tuhan ini.

Ingat! Peperangan kita melawan iblis tidak sebanding, karena iblis bisa melihat kita, tapi kita tidak bisa melihat mereka. Luar biasanya Tuhan memberi saudara dan saya malaikat yang bisa berperang antara roh dengan roh.

  • Jadi, malaikat adalah salah satu anugerah dari Tuhan, untuk melindungi dan menjaga saudara dan saya sebagai orang percaya.
  • Malaikat adalah makhluk sorgawi yang diciptakan Tuhan, berarti malaikat adalah ciptaan Tuhan.
  • Jadi kalau ada “malaikat yang terbuang”, mereka akan menjadi setan atau pengikut iblis lainnya, yang namanya roh jahat.

Saudara bayangkan kalau orang Kristen pergi ke dukun, berarti dia minta petunjuk dari “malaikat yang terbuang”. Seharusnya kita menyembah Sang Pencipta, yaitu Yesus. Tapi berapa banyak orang yang menyembah ciptaan-Nya?

  • Ciptaan tidak bisa atau tidak layak untuk disembah sampai kapan pun.
  • Allah yang benar atau Pencipta yang benar, hanya satu yaitu Yesus.
  • Diluar Yesus Kristus adalah malaikat yang terbuang, yang tidak bisa atau tidak layak disembah karena mereka adalah ciptaan.

Nehemia 9 : 6

9:6 “Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu.

Tuhan menjadikan langit dan bala tentaranya :

  • Tapi dalam firman-Nya, Tuhan tidak menulis kapan malaikat itu diciptakan.
  • Tapi yang pasti, malaikat diciptakan sebelum alam semesta di ciptakan.

Kolose 1 : 16-17

1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.

Tuhan menciptakan yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. Kita tidak bisa melihat malaikat, tapi malaikat juga termasuk ciptaan Tuhan.

Saya bicara seperti ini karena ingin menunjukkan, bahwa malaikat itu adalah “ciptaan Tuhan”, sehingga kalau ada orang Kristen mau menyembah malaikat atau menyembah illah lain, sama saja artinya mereka mau menyembah ciptaan Tuhan.

  • Saudara harus menyembah Allah yang hidup, bukan menyembah ciptaan-Nya.
  • Malaikat adalah petugas Allah untuk kepentingan gereja.
  • Gereja yang dimaksud disini bukan berupa bangunan Gedung tempat ibadah, tapi diri kita masing-masing sebagai orang percaya.

Mengapa Lucifer sampai memberontak terhadap Allah, padahal dia adalah penghulu malaikat yang berada di sisi Allah?

  • Karena dia mau menjadi seperti Allah.
  • Lucifer menyeret 1/3 pasukan malaikat sorgawi menjadi pengikutnya.
  • Berarti masih ada 2/3 pasukan malaikat yang bersama Allah.

Apakah saudara percaya jika saat ini di sekitar saudara ada malaikat sorgawi yang ber-jaga untuk mengawal dan melindungi saudara?

Misalnya :

  • Saudara jatuh dan menjadi sakit, apakah Tuhan tahu? Tahu, karena ada malaikat-Nya yang menjaga saudara.
  • Apakah Tuhan tahu kalau saudara hari ini bermasalah? Pasti tahu.

Kalau Tuhan tahu semua tentang keadaan kita dan Tuhan peduli dengan kita, mengapa kita kecewa dengan keadaan kita, mengapa kita kecewa dengan masalah-masalah kita?

Tuhan mengirim malaikat-Nya bagi saudara dan saya, supaya saudara dan saya dipelihara oleh Tuhan.

Malaikat sudah ada sebelum bumi ini dijadikan.

Ayub 38 : 4-7

38:4 Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian!

Tuhan bertanya kepada Ayub, dimanakan engkau ketika Aku meletakkan dasar bumi, ceritakanlah kalau kamu tahu.

38:5 Siapakah yang telah menetapkan ukurannya? Bukankah engkau menge-tahuinya? — Atau siapakah yang telah merentangkan tali pengukur padanya?

38:6 Atas apakah sendi-sendinya dilantak, dan siapakah yang memasang batu penjurunya

38:7 pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai?

Siapakah yang disebut dengan anak-anak Allah? Bukan Yesus, Yesus itu tunggal.

Job 38 : 7

38:7 When the morning stars sang together, and all the sons of God shouted for joy?

Kata “sons” of God, dalam ayat 7 ini adalah bentuk jamak, dan yang dimaksudkan dengan “anak” disini, adalah malaikat. Jadi malaikat, juga disebut anak Allah. Saudara adalah anak Allah, tapi malaikat juga anak Allah.

Malaikat disebut dengan “sons of God”, atau “anak-anak Allah”.

Malaikat memiliki sifat dan karakter, dan Tuhan ingin saudara dan saya bisa memiliki 7 karakter seperti yang ada pada para malaikat-Nya dan menggabungkannya menjadi satu didalam diri saudara dan saya.

Jadi, 7 karakter yang dimiliki malaikat Tuhan, digabung menjadi satu nama yaitu nama saudara dan saya masing-masing.

  • Saudara dan saya, yang sekarang ini ada di tempat ini, suatu hari nanti akan menjadi malaikat terang.
  • Kalau hidupmu benar, maka 7 karakter ini pasti dijadikan satu didalammu, engkau akan sempurna dan menjadi penghuni sorga dan engkau akan ber-tahta di sorga bersama dengan Allah dan disebut anak-anak Allah.
  • Tapi kalau karakter saudara tidak beres, maka engkau akan menjadi “malaikat pencabut nyawa”, yang kerjanya hanya membuat keributan saja.

Malaikat juga disebut anak Allah, dan jumlah malaikat sorgawi banyak sekali.

  • Saudara harus benar-benar mengerti tentang malaikat, jadi hidup saudara harus hati-hati karena ada yang menjaga saudara, kemanapun saudara pergi dan dimanapun saudara berada.
  • Apakah malaikat ikut belok, jika kamu berbelok dari jalan Tuhan? Tidak, malaikat tetap pada jalur Tuhan.
  • Oleh karena itu saudara harus mengenal pikiran dan perasaan Allah, supaya engkau berjalan dalam jalan Tuhan dan perlindungan Tuhan sempurna atasmu.

Malaikat adalah anugerah dari Tuhan, yang Dia utus untuk menjaga dan memelihara kita semua didalam segala jalan kita.

Wahyu 5 : 11

5:11 Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa,

Alkitab berkata, jumlah malaikat beribu-ribu laksa, bukan berarti jumlah mereka terhitung sesuai angka itu, maksudnya tidak terhitung jumlahnya.

Saat Yohanes melihat sekeliling tahta Tuhan, dia melihat sangat banyak malaikat dan jumlahnya tidak terhitung.

  • Saudara bayangkan, malaikat jumlahnya banyak dan yang menyertai serta menjaga saudara juga banyak, tapi roh jahat juga sangat banyak.
  • Ingat, malaikat yang terbuang telah menyeret sepertiga dari malaikat Tuhan ke pihaknya untuk mengganggu dan menyerang saudara dengan luar biasa, tapi Tuhan membuat engkau menjadi pribadi yang luar biasa juga.
  • Gabungan dari karakter malaikat berdasarkan nama dan fungsinya, merupa-kan gabungan dari karakter dan sifat Yesus.

Oleh karena itu saudara dan saya harus menjadi seperti Yesus, itulah kesempurnaan kita dalam mengiring atau mengikut Tuhan.

  • Tujuan utama dalam mengiring Tuhan, agar kita menjadi sempurna yaitu ketika kita berhasil menjadi serupa dan segambar dengan Dia.
  • Tuhan datang bukan hanya sekadar untuk menyelamatkan saudara saja.
  • Kalau hanya sekadar selamat, saudara tinggal berseru saja pasti selamat, tapi Yesus mati untuk kita sampai Dia menjadi Roh dan memberi hidup.
  • Dia (Roh) menjadi banyak, Dia ada dimana-mana, dengan tujuan untuk mengenalkan pikiran dan perasaan Allah.

Lewat pikiran dan perasaan Allah, saudara akan berjalan dalam kehendak Allah, sehingga ketika saudara berjalan dalam kehendak Allah, maka saudara pasti berhasil menjadi serupa dan segambar dengan Allah.

  • Jadi, tujuan Allah, adalah untuk menjadikan saudara seperti Allah.
  • Dan untuk mencapai tujuan itu, salah satu fasilitas yang Tuhan berikan agar dapat tercapai, adalah malaikat sorgawi.

Kita sudah belajar mengenai kekalahan Lucifer (iblis).

  • Misalnya si A memiliki pasukan 1/3 kekuatan dan si B memiliki pasukan 2/3 kekuatan.
  • Kemudian si A kalah di kayu salib, kalau si A adalah iblis dan dia sudah kalah, tapi mengapa dia masih menggoda manusia?
  • Tujuan iblis menggoda manusia, supaya orang yang sudah percaya kepada salib, atau orang yang sudah percaya kepada Yesus, ditarik paksa untuk meinggalkan Yesus dan akhirnya dibinasakan.

Saudara sekarang sudah selamat, saudara sudah punya ticket keselamatan, tapi dengan ticket ini, saudara harus menjadikannya suatu kenyataan dalam hidup saudara.

Bagaimana caranya?

Caranya supaya ticket keselamatanmu menjadi kenyataan :

  • Saudara harus datang kepada jalan keselamatan itu.
  • Saudara harus berjalan dalam jalan keselamatan itu
  • Saudara harus realisasikan keselamatan itu melalui perbuatan saudara, kalau saudara adalah orang-orang yang diselamatkan.

Kalau saudara tidak merealisasikan keselamatan itu, maka saudara akan terus dirongrong oleh iblis dan saudara akan jatuh dan jatuh terus tiada hentinya, hingga akhirnya sardara binasa.

  • Iblis akan “mengobrak-abrik” kehidupan saudara, iblis akan menipu saudara sampai saudara jatuh dan saudara binasa, sehingga darah Yesus menjadi sia-sia bagi saudara.
  • Itulah tujuan iblis, yaitu sampai saudara terlepas dari tangan Tuhan, dan mengikut iblis, berarti ada tambahan jiwa untuk menemani dia di Neraka.

Jadi, kalau saudara hari-hari ini mau berbuat dosa :

  • Saya hanya mengingatkan saudara, agar jangan jadikan darah Yesus menjadi sia-sia, karena Tuhan sudah berikan semuanya untuk saudara.
  • Oleh karena itu, saudara harus memberikan semuanya juga untuk Tuhan.

Daniel 3 : 25

3:25 Katanya: “Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!”

Rupanya (wajahnya) “seperti anak dewa” atau anak Tuhan.

Jadi, Tuhan di identikkan dengan malaikat, karena ada sosok sorgawi yang hadir di tengah-tengah nyala api itu.

Pertanyaannya :

Kalau Tuhan diidentikkan dengan malaikat, apakah saudara juga bisa diidentikkan dengan malaikat?

Jawabannya :

  • Bisa, apabila hidup saudara sekarang adalah hidup sorgawi.
  • Kalau hidup saudara adalah hidup sorgawi, maka saudara sekalian adalah malaikat-malaikat yang hidup di dunia.

Jadi, kalau saudara sudah benar-benar berubah, tidak salah kalau Rasul Paulus menyebutkan saudara sebagai “Man of God” atau “manusia Allah”.

Malaikat postur tubuhnya seperti manusia, dengan postur tubuh yang sempurna dengan tinggi badan di atas rata-rata tinggi manusia.

Kejadian 18 : 2

18:2 Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah,

Disini tidak disebut sosok ini sebagai Tuhan, tapi disini ada tiga sosok yang menandakan Bapa, Putra dan Roh Kudus. Sehingga saat Abraham melihat tiga sosok tersebut, Abraham langsung sujud.

Kemudian yang terjadi, satu pergi dan dua pergi ke Sodom dan Gomora.

  • Yang pergi ke Sodom dan Gomora disebut malaikat.
  • Malaikat itu akan menghancurkan Sodom dan Gomora.

Mereka pergi menyampaikan pesan kepada Lot, kemudian Sodom dan Gomora baru dihancurkan.

Kejadian 19 : 1

19:1 Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,

Malaikat yang tiba dihadapan Lot adalah malaikat tanpa sayap.

Perawakannya seperti manusia dengan postur tubuh yang sempurna dan tinggi badan diatas rata-rata.

2 Raja-raja 6 : 16-17

6:16 Jawabnya: “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka.

Jadi Elisa dikepung sehingga bujang-bujangnya ketakutan. Lalu Elisa minta TUHAN supaya bujang-bujangnya dibuka matanya dan mereka melihat bahwa yang menyertai mereka ternyata lebih banyak.

6:17 Lalu berdoalah Elisa: “Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.

Gunung itu penuh dengan bala tentara. Bala tentara adalah sosok yang sepertinya manusia dengan postur tubuh sempurna dan tanpa sayap.

Dalam Alkitab hanya Kerubim dan Serafim yang disebut malaikat bersayap.

Matius 28 : 3

28:3 Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.

Wajahnya bersinar dan pakaiannya putih bagaikan salju, artinya kebenarannya sempurna. Sosoknya tidak disebut bersayap. Kalau saudara lihat di film saat Yesus bangkit, ada malaikat yang duduk di pinggir dan disebut tidak bersayap.

  • Jadi ada sosok tidak bersayap seperti manusia, tapi berjubah putih bersinar.
  • Malaikat itu kuat, dia penghuni sorga bersama dengan Allah, tapi malaikat tidak maha kuasa.
  • Malaikat lebih tahu daripada manusia, karena dia tinggal bersama dengan Allah, tapi malaikat tidak maha tahu.
  • Malaikat itu tidak maha hadir, tapi yang maha hadir adalah Allah Roh Kudus.

Oleh sebab itu kita harus menyembah Allah dalam roh dan kebenaran, bukan menyembah malaikat ciptaan Tuhan.

Iblis adalah malaikat yang sebelumnya tinggal bersama dengan Allah.

Yesaya 14 : 12

14:12 “Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!

Dia yang tadinya bersama dengan Allah, tapi dia jatuh dan dibuang kebumi. Oleh sebab itu malaikat yang jatuh atau iblis yang tadinya tinggal bersama dengan Allah, memiliki akses ke sorga.

  • Dalam peristiwa Ayub, iblis bisa masuk ke Sorga tingkat Satu.
  • Dalam peristiwa Joshua, iblis juga bisa masuk ke Sorga tingkat Satu, dimana Allah tinggal.
  • Iblis sudah kalah dan dia membawa sepertiga pasukan malaikat bersama dengan dia, tapi dia tidak menyerah, karena dia hendak membawa anak Tuhan sebanyak-banyaknya bersama dengan dia.

Pertanyaannya :

  • Apakah kita terbawa bersama dengan malaikat yang jatuh? Ataukah kita telah menang?
  • Apakah kita terseret oleh tipu muslihat iblis? Ataukah kita telah menang?

Kalau saudara benar-benar orang yang telah menang, maka saudara harus benar-benar menang dalam kehidupan ini. Dan satu-satunya cara agar saudara benar-benar bisa menang, adalah saudara harus menyatu dengan Allah yang sudah menang.

Kalau saudara tidak pernah menyatu dengan Allah yang sudah menang :

  • Bagaimana mungkin saudara bisa mendapatkan perlindungan dari Allah?
  • Bagaimana mungkin saudara bisa mendapatkan penyertaan dari Allah?
  • Bagaimana mungkin saudara bisa mendapatkan fasilitas dari Allah, ter-masuk fasilitas malaikat sorgawi yang menjaga saudara didalam segala jalan saudara?

TUGAS-TUGAS MALAIKAT TUHAN

I. MELAKUKAN PUJIAN DAN PENYEMBAHAN BAGI ALLAH

Yesaya 6 : 1-3

6:1 Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

6:2 Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.

6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”

Malaikat melakukan pujian dan penyembahan bagi Allah.

  • Dapatkah saudara bayangkan seandainya saudara tidak pernah memuji dan menyembah Allah dalam roh dan kebenaran?
  • Apakah saudara akan “terbiasa” menjadi mahkluk sorgawi yang untuk sementara waktu berdiam di bumi, jika saudara tidak pernah memuji dan menyembah Allah?

Wahyu 4 : 1-9

4:8 Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.”

Sepanjang waktu para malaikat Serafim menyembah Tuhan.

4:9 Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,

 II. MELAKSANAKAN KEHENDAK ALLAH

Beberapa tugas malaikat untuk Melaksanakan Kehendak Allah :

A. Tugas Pertama Para Malaikat :

Menjaga Kita

Kalau saudara melihat dengan kasat mata, saudara pasti tidak melihat, tapi percayalah bahwa saat ini ada malaikat yang menjaga kita masing-masing.

Contohnya :

  • Saat Sadrakh, Mesakh dan Abednego dimasukkan kedalam dapur perapian, lalu malaikat menyertainya.
  • Saat Daniel di gua singa, malaikat menyertainya.
  • Saat anak-anak Ayub tidak bisa dijamah oleh iblis, karena Ayub menaruh pagar berapi di sekitar anak-anaknya.

Artinya Ayub nya beres, tapi anak-anaknya tidak beres. Tapi disebabkan Ayub menaruh pagar berapi maka anak-anaknya dilindungi.

Kalau anak-anaknya Ayub beres, maka Ayub akan memenangkan anak-anaknya tapi Tuhan mengijinkan pagar berapi itu diangkat, artinya penyertaan-Nya dan perlindungan-Nya diangkat.

B. Tugas Kedua Para Malaikat :

Menyediakan Kebutuhan Kita

Apakah Tuhan berkehendak baik bagi saudara? Pasti baik.

  • Kalau Tuhan berkehendak baik, maka Tuhan juga pasti menyertai saudara.
  • Kalau Tuhan menyertai saudara, berarti Tuhan menyertai saudara dengan mengutus malaikat sorgawi untuk menjaga saudara.
  • Jadi kalau saudara takut dengan gelapnya malam tanpa lampu penerang, berarti saudara meremehkan malaikat yang menjaga saudara.

Jika saudara suka menonton film setan, berarti saudara menikmati sepak terjang malaikat maut, sehingga saudara semakin hari semakin akrab dengan setan.

  • Dulu manusia takut dengan setan, tapi sekarang setan yang takut dengan manusia, karena di kejar-kejar dan disuruh main film setan tanpa bayaran (makanya setan lari, cuma bikin capek, tapi tidak dibayar, kata setan).
  • Jika saudara menonton film setan, maka dari film ini setan bisa masuk ke dalam saudara dan bisa merusak saudara.
  • Jika saudara menonton film setan, berarti “malaikat yang terbuang” dapat akses untuk masuk kedalam saudara.

Kalau malaikat yang terbuang “masuk ke dalam saudara”, apakah saudara bisa ikut ter-buang juga? Iya, sangat bisa.

Ingat khotbah saya tentang kekalahan Lucifer.

  • Lucifer adalah ahli music, berarti music sudah mengalir dalam dirinya.
  • Jika saudara mendengarkan musik-musik dunia, maka tanpa saudara sadari, roh dari malaikat yang terbuang itu, bisa masuk ke dalam saudara dan saudara punya potensi terbuang.
  • Orang yang tadinya benar dan baik, setelah gemar mendengar lagu-lagu dunia, karakternya pun mulai berubah menjadi keras, pemarah, sulit mengampuni orang, emosional.

Saudara bayangkan, jika music dari Lucifer masuk ke dalam saudara maka saudara bisa kerasukan.

Dalam music ada kekuatan hipnotis, karenanya kalau saudara dengar lagu bisa menangis karena saudara ingat pacar. Inilah salah satu bentuk hipnotis tanpa orang sadari.

Misalnya saudara pergi naik Kapal Pesiar di laut dan saudara mendengarkan lagu Celine Dion “My heart will go on”, pasti yang saudara bayangkan kapal mau tenggelam, karena dalam lagu tersebut ada rohnya. Jadi tidak boleh mendengar lagu itu atau sejenisnya.

Semakin saudara intim dengan Tuhan maka seleramu akan lagu dan music dunia akan berubah. Tapi, kalau saudara masih punya selera tinggi dengan lagu dan music dunia, maka karaktermu akan sulit berubah.

Kejadian 21 : 17-20

21:17 Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.

21:18 Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.”

21:19 Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.

Tadinya tidak ada sumur, lalu Tuhan sediakan, inilah fungsi malaikat yaitu menyediakan.

21:20 Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.

Jika fungsi malaikat adalah menyediakan, lalu apa fungsi Roh Kudus?

  • Roh kudus adalah Roh Allah, Dialah yang menginstruksikan malaikat.
  • Roh Allah ada di dalam saudara.
  • Saudara harus belajar mengenal Allah, maka Dia akan menginstruksikan malaikat untuk menyediakan apa yang saudara rindukan.

1 Raja-raja 19 : 5-6

19:5 Sesudah itu ia berbaring dan tidur di bawah pohon arar itu. Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya: “Bangunlah, makanlah!”

19:6 Ketika ia melihat sekitarnya, maka pada sebelah kepalanya ada roti bakar, dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan dan minum, kemudian berbaring pula.

Pernahkah saudara mengalami sama sekali tidak ada makanan, tapi tiba-tiba ada yang membawakan makanan? Tanpa saudara sadari Tuhan mengutus malaikatnya tapi dalam bentuk manusia.

Ketika saya baru menikah, saya pernah mengalami tidak ada uang sama sekali.

  • Pagi doa belum dapat apa-apa, siang berdoa juga belum dapat apa-apa, sore saya doa baru Tuhan menyuruh saya untuk pergi ke ATM.
  • Akhirnya saya pergi ke ATM dan benar tiba-tiba ada uang.

Ke esokan harinya, ada ibu-ibu bersaksi ke saya, dia yang sedang menonton TV tiba-tiba tangannya ditarik malaikat dan dia menyuruh saya pergi ke bank.

Saat di bank, malaikat itu menuliskan nama saya dan mentransfer sejumlah uang.

Ini menandakan malaikat disuruh Tuhan untuk menyediakan.

C. Tugas Ketiga Para Malaikat :

Melayani Kita

Matius 4 : 11

4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

Malaikat datang melayani Yesus dan malaikat juga datang untuk melayani saudara.

Malaikat akan datang untuk melayani saudara, asalkan saudara berjalan dalam kehendak Tuhan.

Kalau saudara berjalan dalam kehendak Tuhan, maka Tuhan mengutus malaikat-Nya kepada saudara untuk menjadikan kehendak-Nya jadi dalam hidup saudara.

D.Tugas Ke-empat Para Malaikat :

Menyampaikan Jawaban Doa Kita

Wahyu 8 : 3-5

8:3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.

Arti kemenyan, adalah berdoa dengan roh. Saudara berdoa karena saudara banyak pergumulan.

8:4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.

Dari tangan malaikat itu ditaruh ke hadapan Allah.

8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

Artinya, ada doa-doa yang terjawab.

Malaikat diutus Tuhan untuk menyampaikan jawaban doa-doa saudara.

  • Jadi pentingkah fungsi malaikat ini? Ya, sangat penting.
  • Percayakah saudara ada malaikat-malaikat yang menyertai saudara?

Ya, saya percaya.

  • Percayakah saudara kalau jalan saudara benar, maka saudara akan disertai oleh malaikat? Ya, saya percaya .

E. Tugas Kelima Para Malaikat : “Melepaskan dan Menuntun Kita

Kisah Para Rasul 12 : 5

12:5 Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.

Fungsi malaikat juga bisa untuk melepaskan dan menuntun.

Kisah Para Rasul 12 : 7-11

12:7 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.

12:8 Lalu kata malaikat itu kepadanya: “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Ia pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: “Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!”

Paulus dituntun malaikat keluar dari penjara.

12:9 Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan.

Sangka Paulus yang dilihat adalah sebuah penglihatan, tapi ternyata benar-benar terjadi. Kalau saudara benar-benar berdoa, doa saudara bisa dijawab dan kalau saudara terus berdoa maka hal-hal yang mustahil bisa terjadi. Seperti rantai-rantai diputuskan dan pintu penjara bisa dibuka.

12:10 Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia.

Ketika sudah dituntun keluar barulah malaikat itu pergi.

Kisah Para Rasul 12:11

12:11 Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: “Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

Apakah saudara percaya bahwa malaikat menyertai saudara? Apakah saudara percaya, bahwa Tuhan mengutus malaikatnya untuk melepaskan saudara? Ya, saya percaya.

  • Jadi jangan menangis lagi, kalau lagi ada masalah, karena saudara disertai oleh pasukan malaikat sorgawi.
  • Jadi kalau saudara jatuh atau sedang bermasalah berarti Tuhan sedang bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi saudara.

 F. Tugas Ke-enam Para Malaikat :

Menyampaikan Pesan Bagi Kita

Kisah Yusuf dan Maria, mereka mendapatkan pesan dari malaikat.

Kisah Para Rasul 5 : 19-20

5:19 Tetapi waktu malam seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara itu dan membawa mereka ke luar, katanya:

5:20 “Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak.”

Fungsi malaikat berikutnya yaitu menyampaikan pesan, termasuk kepada Yusuf dan Maria.

Malaikat juga menyampaikan pesan kepada saudara dan saya, asalkan saudara benar-benar intim dengan Tuhan.

  • Kalau saudara benar-benar intim dengan Tuhan, maka saudara akan benar-benar bisa membedakan mana suara yang berasal dari Tuhan (malaikat) dan mana suara yang berasal dari kuasa kegelapan, karena keduanya sama-sama berbentuk roh.
  • Firman Tuhan berkata dalam Injil Yohanes, bahwa kita harus berhati-hati karena roh jahat menyamar sebagai malaikat terang, karena dia akan berkata-kata sepertinya perkataan itu semua berasal dari Tuhan, padahal bukan.
  • Hati-hati membedakannya, karena keduanya berbentuk roh.

 G.Tugas Ketujuh Para Malaikat :

Memisahkan Yang Baik Dari Yang Jahat

Matius 13 : 49

13:49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar

Malaikat akan memisahkan yang baik, dari yang jahat.

Saudara tidak bisa netral, dengan berdiri di tengah-tengah. Jika saudara mau benar ya benar, jangan setengah benar.

Saudara dipisahkan, ibarat memisahkan kambing dari domba.

Matius 25 : 31-32

25:31 “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.

25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Domba dan kambing adalah hewan sejenis.

Kambing bukan berbicara mengenai orang yang tidak mengenal Tuhan, tapi berbicara mengenai orang yang sudah mengenal Tuhan, tapi hidup didalam dosa dan kefasikan.

  • Jadi orang yang hidup didalam dosa, sama saja dengan kambing, yang selalu menanduk kiri dan kanan, serta tidak bisa diatur.
  • Tuhan tidak bisa memerintah di dalam dia, karena dia memerintah atas dirinya sendiri.
  • Mau berbuat dosa apa saja, terserah dari dia sendiri karena dia merasa punya hak untuk berbuat dosa.

Inilah para kambing yang suka menanduk dan yang bersikap tidak peduli.

  • Saya berharap disini tidak ada orang-orang yang bermentalitas seperti kambing-kambing berbulu hitam, disini seharusnya hanya ada orang-orang rindu menjadi domba-domba yang berbulu putih.
  • Saudara dengar firman, langsung kerjakan, dan atau langsung lakukan.
  • Kemudian langsung bertobat sungguh-sungguh dan tinggalkan semua kejahatanmu, sehingga saudara berubah menjadi domba.
  • Dan dari domba saudara akan berubah menjadi mempelai Kristus

H. Tugas Kedelapan Para Malaikat :

Menjalankan Penghakiman Tuhan

Wahyu 7 : 1-2

7:1 Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.

7:2 Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut,

Bumi ini rentan. Tuhan pernah memberitahu saya kalau saya sekarang tinggal di bumi yang sudah seperti kayu rapuh.

Tanpa saudara sadari, bumi ini sudah seperti kayu rapuh. Jika sudah seperti kayu rapuh berarti kesenggol sedikit akan hancur.

Waktu doa malam tanggal 5 Agustus 2018 yang lalu, Tuhan berkata “gempa Lombok baru permulaan dan akan banyak bencana setelah itu”. Saya tidak menakut-nakuti saudara, tapi saya minta saudara bersiap-siap”.

  • Ingat! Dunia ini bukan rumah kita, rumah kita bersama dengan Tuhan.
  • Kalau saudara punya proyeksi ke sorga, maka saudara harus mempersiapkan diri ke Sorga juga.
  • Kalau saudara memproyeksikan bumi ini adalah rumah saudara, maka saudara akan memproyeksikan diri saudara disini dan saudara akan kehilangan kesempatan bersama dengan Tuhan selama-lamanya.

Tuhan benar-benar rindu saudara berubah, mengikuti jalan-Nya.

  • Tuhan mau menyertai saudara,
  • Tuhan mau menjawab doa saudara,
  • Tuhan mau menyediakan semua kebutuhan saudara,
  • Tuhan mau melayani saudara dengan cara-Nya,
  • Tuhan mau melepaskan dan menuntun saudara,
  • Tuhan mau menyampaikan pesan untuk saudara, sampai suatu hari Tuhan mau menghakimi.
  • Dan Tuhan mau memisahkan saudara dari yang jahat.

I. Tugas Kesembilan Para Malaikat :

Menjemput Orang Percaya Pada Saat Dia Meninggal

Ada 2 macam malaikat yang akan menjemput, yaitu Malaikat Gelap dan Malaikat Terang.

  • Kalau dijemput malaikat gelap, pasti dibawa ke Neraka.
  • Kalau dijemput malaikat terang dibawanya ke Sorga.

Lukas 16 : 22

16:22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham

Malaikat-malaikat membawa orang miskin yang meninggal itu ke pangkuan Abraham, artinya dia diselamatkan tapi kalau yang menjemputnya malaikat gelap maka dia dibinasakan.

Saya pernah pergi ke suatu rumah sakit, saya diundang untuk mendoakan orang Kristen yang sedang dirawat di Rumah Sakit.

  • Begitu saya sampai kamarnya, saya melihat mahkluk-mahkluk hitam menarik-narik dia ke bawah.
  • Lalu Tuhan berkata, orang itu jangan didoakan.
  • Saya baru balik badan mau pergi keluar, akhirnya dia meninggal.
  • Posisi badan dia di tempat tidur biasa-biasa saja, tapi sebenarnya dia di tarik-tarik ke bawah dan bukan hanya satu roh jahat yang menarik dia, tapi banyak yang menarik dia, ada yang kecil , ada yang besar.
  • Begitu Tuhan berkata jangan berdoa bagi dia, saya tahu orang ini terhilang.

Dan kejadian seperti ini sudah saya alami 4 kali, berarti sudah 4 kali saya melihat orang sakit ditarik-tarik ke bawah. Sangat mengerikan.

  • Mungkin saat ini saudara hidup di dunia sepertinya nyaman, enak tapi lihat nanti siapa yang jemput.
  • Saudara harus pikirkan matang-matang, jangan sembarangan hidup.
  • Kalau kamu mau masuk sorga ada peraturannya.
  • Peraturannya tidak bisa dilanggar.

Tuhan berkata “kalau kamu mau masuk sorga, kuduslah kamu sebab Aku kudus, tanpa kekudusan kamu tidak bisa berhadapan dengan-Ku”

Puji Tuhan kalau masih bisa selamat, tapi kalau tidak kudus tidak bisa berjumpa dengan Tuhan.

Malaikat membantu kita, apabila Roh Kudus sudah ada di dalam kita dan tugas malaikat adalah melaksanakan tugas Roh Kudus.

  • Ada hamba Tuhan menulis dalam bukunya “ketika Roh Kudus sudah ada didalam orang percaya, maka tugas malaikat dikurangi”. Statement ini salah fatal.
  • Justru ketika Roh Kudus ada didalam saudara, maka tugas malaikat diaktif-kan lebih banyak lagi.
  • Apabila saudara berdoa, “Tuhan, saya ingin kudus, Tuhan”, maka Tuhan kirim malaikat untuk membelokkan jalan saudara dari jalan dunia, supaya saudara berjalan dalam kebenaran.

Kita perlu melekat dengan Tuhan, semakin saudara melekat dengan Tuhan maka semakin penyertaan Tuhan sempurna dan malaikat akan senantiasa melayani saudara.

  • Dalam kitab Kisah Para Rasul, ketika Roh Kudus turun pada hari Pentakosta ada 21 kali kata malaikat di ucapkan.
  • Mulai dari hari pencurahan Roh Kudus kata malaikat disebut dan hanya ada di kitab Kisah Para Rasul.
  • Tugas malaikat tidak dikurangi, tugas malaikat justru dilipat gandakan.

Hampir semua kitab dalam kitab Perjanjian Baru, ada kata penutup tapi ada kitab yang tanpa kata penutup, yaitu kitab Kisah Para Rasul.

Kisah Para Rasul 28 : 31

28:31 Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.

Kalimat terakhir dalam Kisah Para Rasul ini, bukan termasuk Kata Penutup.

Mengapa Kisah Para Rasul tidak ada Kata Penutup nya?

  • Karena tugas Para Rasul sebagaimana ditulis dalam Kisah Para Rasul, tidak bisa ditutup sampai disitu saja, karena harus berlanjut terus di sepanjang zaman gereja, bahkan termasuk tugas bagi saudara dan saya untuk meneruskannya.
  • Saudara dan saya yang akan melanjutkan tugas mulia pemberitaan firman kemana-mana, bahkan keseluruh dunia.
  • Semua kitab sampai Wahyu, selain kitab Kisah Para Rasul, ada Kata Penutupnya, karena firman Tuhan masih terus disampaikan sampai hari ini dan tidak bisa berhenti di Kisah Para Rasul, tapi terus berlanjut sampai hari ini.

TUJUH NAMA MALAIKAT TUHAN & TUJUH KARAKTER MALAIKAT YANG HARUS KITA MILIKI

NAMA-NAMA MALAIKAT TUHAN DALAM ALKITAB

Alkitab menyebutkan 4 nama malaikat ada di dalam seluruh Alkitab, dan ada 3 nama malaikat lainnya hanya ada dalam kitab Henokh.

  1. SERAFIM, (artinya Terbakar Oleh Api Penyembahan).

Serafim adalah Malaikat Penyembahan.

Ketika menyembah, akan terlihat sayapnya ada 6 yang kegunaannya :

  • Dua sayap (kanan/kiri) untuk menutup bagian kaki.
  • Dua sayap (kanan/kiri) untuk menutup bagian kepala.
  • Dan dua sayap lagi (kanan/kiri) untuk terbang.

Malaikat sebenarnya tidak perlu sayap untuk terbang karena dia Roh.

Dia tutup bagian kepala dan bagian kaki supaya dia tidak terbakar.

Serafim artinya terbakar oleh api penyembahan.

Yesaya 6 : 2

6:2 Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.

Pada saat penyembahan dia melayang-layang.

Yesaya 6 : 6

6:6 Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah

Jadi Serafim berhubungan dengan penyembahan. Serafim artinya terbakar oleh api penyembahan. Inilah karakter pertama yang harus ada pada saudara dan saya.

  • Kalau saudara tidak terbakar pada api penyembahan, maka saudara tidak bisa terbang ke awan-awan.
  • Jika saudara setiap hari mendengarkan music ke dunia, maka saudara akan terseret ke bawah.
  • Saudara harus mendengar lagu rohani, menyembah Tuhan setiap hari, setiap saat maka saudara akan terbang ke atas.

Jadi kalau saudara mau terbang ke awan-awan yang permai, maka saudara harus memiliki “karakter Serafim”, yaitu terbakar oleh api penyembahan.

  1. KERUBIM, (artinya Menjaga Kekudusan).

Hal ini berhubungan dengan kemuliaan.

Kejadian 3 : 24

3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Tuhan pakai malaikat Kerub untuk menjaga, sehingga manusia tidak bisa melanggar kekudusan.

  • Kalau saudara kudus, barulah saudara bisa berjumpa dengan Tuhan.
  • Tanpa kekudusan, saudara tidak akan pernah bisa berjumpa dengan Tuhan.
  • Jadi kata Kerub adalah kata tunggal, kata jamaknya Kerubim, yang makna-nya menjaga kekudusan.

Oleh karena itu, kalau saudara mau terbang ke awan-awan, saudara harus memiliki karakter Kerub yaitu menjaga kekudusan.

Roma 8 : 17

8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Supaya saudara benar-benar dipermuliakan bersama dengan Kristus, maka saudara harus menderita bersama dengan Dia.

Penderitaan apa yang dimaksud?

1 Petrus 4 : 1

4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamu pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, — karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa –,

Penderitaannya ternyata ketika berhenti berbuat dosa, menjaga kekudusan.

Saudara harus terbakar dengan api penyembahan, barulah saudara bisa terbang ke awan-awan.

  1. MIKHAEL, (artinya Tidak Ada Yang Seperti Allah).

Mikhael adalah malaikat yang berperang.

Wahyu 12 : 7

12:7 Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu  dibantu oleh malaikat-malaikatnya,

Jadi kalau saudara mau naik ke awan-awan maka saudara harus memiliki “karakter Mikhael”, yaitu berperang.

Kekristenan tanpa peperangan, bukan kekristenan yang benar.

  • Orang Kristen harus berperang melawan ego, melawan perasaan, melawan keinginan, melawan diri sendiri, melawan kebiasaan buruk.
  • Ketika saudara terbiasa dengan dosa, maka saudara harus berperang.
  • Kalau sudara tidak berperang, maka saudara akan seperti kuasa kegelapan.
  1. GABRIEL, (artinya Perlindungan Tuhan)

Tugas malaikat Gabriel adalah menyampaikan kabar baik.

Jadi kalau saudara mau naik ke awan-awan, maka saudara harus memiliki “karakter Gabriel”, yaitu menyampaikan kabar baik, bukan kabar buruk.

Berapa banyak dari kita yang masih sering menyampaikan kabar buruk (misalnya dengan bergosip), itu bukan kabar baik?

Saudara harus membawa berita kabar baik, saudara harus membawa berita benar untuk sesama saudara, supaya sesama saudara benar-benar dimerdekakan.

Tiga Nama Malaikat terakhir ini hanya disebutkan dalam kitab Henokh

  1. URIEL, (artinya Terang Allah)

Jadi saudara harus :

  • Terbakar dengan api penyembahan,
  • Menjaga kekudusan,
  • Berperang,
  • Membawa kabar baik
  • Dan berikut ini saudara harus “menjadi terang bagi orang lain”.

Jadi kalau saudara mau naik ke awan-awan, maka saudara juga harus memiliki “karakter Uriel”, yaitu menjadi terang Allah bagi orang lain.

  1. RAGUEL (artinya Sahabat Allah)

Saudara harus membangun hubungan intim dengan Allah sampai saudara bersahabat dengan Allah.

  • Kalau saudara tidak membangun hubungan dengan Allah, bagaimana mungkin saudara bisa menjadi sahabat Allah.
  • Kalau saudara tidak menjadi sahabat Allah, jangan harap saudara bisa men-jadi penghuni sorga.

Jadi kalau saudara mau naik ke awan-awan, maka saudara juga harus me-miliki “karakter Raguel”, yaitu bersahabat dengan Allah.

  1. RAPHAEL, (artinya Allah Yang Menyembuhkan)

Berapa banyak dari kita yang berhasil membawa kesembuhan ilahi bagi orang-orang yang terluka?

  • Berapa banyak dari saudara mengobati orang-orang yang terluka?
  • Berapa banyak dari saudara yang masih menyimpan luka?
  • Berapa banyak dari saudara yang hatinya masih tergores?

Kalau saudara masih terluka, maka saudara tidak akan pernah bisa terbang ke awan-awan. Saudara harus mengampuni orang lain meskipun sakit.

  • Yesus juga menderita sakit sekali saat Dia di sesah, yaitu dicambuk dengan cambuk berkait besi yang tajam.
  • Bahkan telapak tangan-Nya dan kaki-Nya juga di dipakukan di kayu salib sebelum Dia digantung di kayu salib.
  • Bahkan tanpa kita sadari, kita juga termasuk orang-orang yang menyakiti Dia, yang mencambuk Dia, yang menikam Dia, tapi Tuhan mengampuni kita dan Tuhan tetap menerima kita.

Jadi kalau saudara mau naik ke awan-awan :

  • Maka saudara juga harus memiliki “karakter Raphael”,
  • Yaitu membawa kesembuhan bagi orang-orang yang terluka.

Jadi sifat dan karakter malaikat-malaikat ini, digantikan oleh satu personal yaitu saudara dan saya.

  • Saudara harus menjadi malaikat Serafim yang terbakar oleh api penyembahan.
  • Saudara harus menjadi malaikat Kerub yang menjaga kekudusan.
  • Saudara harus menjadi malaikat Mikhael yang berperang.
  • Saudara harus menjadi malaikat Gabriel yang membawa kabar baik.
  • Saudara harus menjadi malaikat Uriel yang menjadi terang bagi orang lain.
  • Saudara harus menjadi malaikat Raguel yang menjadi sahabat Allah.
  • Saudara harus menjadi malaikat Raphael yang membawa kesembuhan bagi sesama.

Saudara dilindungi oleh malaikat seperti pagar berapi, tanpa seijin Tuhan sesuatu apapun tidak akan bisa terjadi terhadap saudara, tapi kalau sampai terjadi maka semuanya itu pasti mendatangkan kebaikan.

Ingat! Ada “malaikat yang terbuang”, pemimpinnya Lucifer dan pasukannya.

  • Kalau saudara menang, barulah saudara bisa menghakimi malaikat yang ter-buang itu.
  • Tapi kalau saudara kalah, maka saudara yang akan dihakimi oleh iblis.
  • Dan saudara juga akan di jebloskan bersama Iblis itu kedalam Gehenna yaitu lautan api kekal, setelah berakhirnya Kerajaan Seribu Tahun Kristus di Bumi.

1 Korintus 6 : 4

6:3 Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari

Saudara akan menghakimi malaikat yang terbuang, tapi kalau saudara tidak menjadi seperti Tuhan, maka saudara juga akan dihakimi seperti halnya malaikat-malaikat yang terbuang itu.

Sebaliknya, kalau saudara berhasil menjadi seperti Tuhan, maka saudara berhak menghakimi malaikat-malaikat yang terbuang tersebut.

Pertanyaannya :

Sudah lengkapkah karakteristik malaikat sorgawi di dalam saudara dan saya?

Kita harus mempertanyakan hal itu pada diri kita masing-masing.

Percayakah saudara kalau Tuhan menyertai saudara dengan sempurna?

Apa yang terjadi di ruang ICU itu, tidak pernah hilang dari memori saya.

  • Saya telah melihat siapa itu “pencabut nyawa”.
  • Saya melihat bagaimana orang Kristen diambang ajalnya, bisa ditarik-tarik oleh malaikat gelap kebawah seperti itu, sampai dia meninggal.
  • Bukan malaikat terang yang merebut dia, karena Tuhan sudah melepaskan dia dari statusnya sebagai pengikut Kristus.

Sebelum engkau didalam bahaya, bereskan hidupmu sekarang juga, karena engkau tidak tahu kapan waktunya akan tiba.

  • Bagaimana seandainya saudara keluar (pulang) selesai ibadah “waktunya saudara” selesai?
  • Bagaimana seandainya ketika saudara turun tangga waktunya selesai?
  • Apakah saudara sudah siap?
  • Apakah saudara sudah memiliki karakter 7 malaikat ini di dalam saudara?

Kita harus benar-benar menggeliat didalam kekristenan kita.

  • Kita tidak bisa semena-mena, dengan seminggu sekali datang ke gereja, kita melayani atau kita berbuat apapun, jangan berpikir saudara sudah benar.
  • Firman Tuhan berkata, ada jalan yang disangkanya lurus, tapi ujungnya menuju maut.
  • Kita berpikir kita benar, kita pikir kita melayani Tuhan, kita pikir kita sudah ke gereja, tapi tanpa saudara sadari ujungnya menuju kebinasaan.

Tuhan tidak jahat.

Ingat! Ketika saudara masih hidup, Tuhan memberi kesempatan hidup kudus, saudara menikmati anugerah kasih karunia Tuhan, tapi begitu nafas saudara berhenti saudara akan menikmati keadilan Tuhan.

  • Apakah saudara masih hidup sesuka hati saudara, menikmati dunia kesukaan saudara?
  • Apakah saudara masih ingin menikmati hidup semau-maunya, atau menikmati dunia semau-maunya?
  • Apakah saudara hidup benar, menderita bersama dengan Tuhan, dan tetap berpengharapan akan menerima kemuliaan di kekekalan nanti?

Pilihan ada di tangan saudara.

Ingat! Tuhan mau karakteristik malaikat sorgawi itu ada di dalam kita, sehingga :

  • Kita semua akan terbang di awan-awan bersama dengan Tuhan.
  • Kita semua menjadi sempurna, sama seperti Tuhan yang adalah sempurna adanya.
  • Dan kita semua akan memerintah bersama dengan Tuhan dalam kehidupan yang akan datang.

Tapi permasalahannya :

  • Apakah saudara mau diperintah oleh Tuhan mulai hari ini
  • Ingat! Malaikat Sorgawi itu diperintah oleh Tuhan dan para malaikat melaksanakannya.
  • Sekarang, apakah saudara mau Tuhan memerintah di dalam saudara atau tidak???

Keputusan di tangan saudara mulai saat ini.

Amin.

Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

28 AGUSTUS 2018 BERAPA NILAI TUHAN BAGI KITA (VIDEO)

26 AGUSTUS 2018 MALAIKAT TUHAN(VIDEO)

FUNGSI GEREJA – 12 & 19 AGUSTUS 2018

FG

Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah (1 Petrus 2:5)

 

FUNGSI GEREJA

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

MINGGU 12 & 19 AGUSTUS 2018

=================

 

Shalom !

Hari Selasa pagi tanggal 7 Agustus 2018 saya sedang berdoa, lalu Tuhan berikan penglihatan ada “orang-orang pakai baju pengantin”, tapi Tuhan berkata, “itu mempelai palsu” karena banyak gereja hari-hari ini tidak mengajarkan kebenaran, banyak gereja hari-hari ini hanya memberikan apa yang enak didengar telinga.

Meskipun mereka pakai baju pengantin, tapi bajunya tidak layak, bajunya compang camping dan bajunya berwarna “pink”.

Tuhan berkata, “Gereja harus mengajarkan kebenaran, dan menggiring jemaatnya kepada kebenaran, gereja harus membawa jemaatnya menjadi mempelai Kristus yang utuh, yang benar, yang tidak bercacat dan tidak bercela”.

Apa yang saya khotbahkan hari ini (12 Ags) dan minggu depan (19 Ags) sebenarnya adalah visi dan misi yang Tuhan berikan untuk Chosen Generation.

  • Dan hal ini sangat penting supaya kedepannya, kita tahu kita mau jadi apa, dan mau melakukan apa.
  • Inilah visi dan misi dari gereja yang harus diterapkan.

Tuhan mau menjadikan saudara dan saya mempelai Kristus, tapi saudara dan saya harus mempunyai tujuan dan tekad kuat untuk menjadi mempelai Kristus.

  • Kalau tujuan saudara “bukan” untuk menjadi mempelai, maka saudara tidak akan pernah menjadi mempelai.
  • Tapi bila bagi saudara yang penting adalah sekadar selamat, cukup dengan iman pas-pasan saja dan cukup hanya percaya dan berseru kepada Yesus.
  • Saya ingatkan, posisi tersebut bukanlah tujuan kekristenan yang benar dan tidak akan bisa ikut pengangkatan (Rapture) sebagai mempelai Kristus.
  • Dan ingatlah, “Yesus sudah mati di atas kayu salib untuk menjadi Roh”, agar Dia bisa hidup di dalam saudara dan juga di dalam saya.
  • Dengan tujuan, “agar Roh-Nya bisa berbicara, mengajar dan memberitahukan pada kita tentang segala sesuatu yang kita tidak tahu”.
  • Karena yang saudara tidak tahu adalah pikiran dan perasaan Allah, serta hati nurani Allah, yang Tuhan terjemahkan melalui Roh-Nya.

Begitu saudara tahu kehendak-Nya, maka saudara akan berjalan dalam kehendak-Nya dan disitulah terjadi pemulihan kodrat Ilahi.

  • Ingat! Tujuan Yesus datang ke dunia bukan sekadar menyelamatkan, tapi untuk “mengembalikan gambar Allah yang hilang” di dalam saudara dan saya.
  • Gambar Allah yang hilang itu, “harus dipulihkan” didalam saudara dan saya, tapi apabila tidak pulih, berarti kekristenan saudara dan saya gagal.

Oleh karena itu, untuk “menjadi mempelai Kristus”, harus menjadi tujuan utama kita.

  • Persyaratan menjadi mempelai, adalah orang Kristen yang sudah dewasa, yang sudah serupa dan segambar dengan Kristus.
  • Kalau saudara tidak serupa dan segambar dengan Kristus, maka saudara tidak akan pernah menjadi mempelai dan tidak akan pernah ikut “Rapture”.
  • Mungkin saja saudara selamat, bila saudara meninggal sebelum Rapture, tapi “tidak memenuhi syarat” ikut memerintah bersama dengan Kristus.

Bila demikian, siapakah yang akan memerintah bersama dengan Kristus?

  • Hanyalah orang Kristen yang rela diperintah oleh Kristus hari-hari ini.
  • Jika hari-hari ini saudara belum rela diperintah oleh Kristus, dan belum mau menjadikan Kristus sebagai Raja dalam hidupmu, maka saudara tidak akan pernah terangkat dan memerintah bersama Kristus selamanya.
  • Tapi, bila tujuan utama saudara adalah menjadi mempelai, maka akan terlihat dari cara saudara beribadah, cara saudara pelayanan, cara saudara berhubungan dengan sesama dan cara hidup saudara.
  • Meskipun saudara ke gereja 4 x dalam seminggu atau ibadah 8 x dalam seminggu, tetap tidak bisa menjadi jaminan bagimu menjadi mempelai.

Karena “ibadah yang benar” akan terlihat dari pola hidup saudara, gaya hidup saudara, dan perkataan saudara.

  • Kalau saudara masih menyimpan kepahitan atau saudara masih benci atau suka mengosipi seseorang, maka saudara bukan orang yang beribadah.
  • Meskipun saudara beribadah 100 kali dalam satu minggu sekalipun, tapi kalau saudara menyimpan kepahitan atau kesal dengan 1 orang saja, maka saudara bukanlah orang yang beribadah.

Kalau tujuan utama saudara adalah menjadi mempelai Kristus, maka pelayanan saudara harus diubah dan murni hanya untuk Tuhan :

  • Dalam pelayanan tidak ada unsur kedagingan, maupun unsur “ego”.
  • Pelayanan saudara hanyalah untuk Tuhan, dan hanya dikendalikan oleh Tuhan.

Kalau tujuan utama saudara adalah menjadi mempelai Kristus, maka akan terlihat juga dalam hubungan saudara dengan sesama.

  • Bagaimana saudara bersentuhan dengan sesama.
  • Bagaimana kehidupan sosial saudara.
  • Apakah saudara masih sering menyakiti hati sesama saudara.
  • Apakah gaya hidup saudara masih sering menjadi batu sandungan bagi orang lain.

Saudara harus terus berlatih beribadah, ini sangat penting, sampai Rasul Paulus berkata, “latihlah dirimu beribadah”, artinya bukan hanya berlatih berdoa saja :

  • Tapi latihlah dirimu bersentuhan dengan sesama.
  • Latihlah dirimu dalam berkata-kata.
  • Latihlah dirimu dalam beribadah ke gereja.
  • Latihlah dirimu dalam menyembah.

Kalau saudara tidak terbiasa untuk menyembah Tuhan, maka saudara tidak akan tahan hidup di Sorga, karena di Sorga saudara hanya menyembah Tuhan.

  • Di Gereja saudara merasa menyembah Tuhan terlalu lama, merasa capek.
  • Bahkan ada kalanya “sound system” ada gangguan, tapi kalau saudara sudah terhubung dengan Tuhan, tanpa “sound system” pun akan tetap tersambung dengan Tuhan.
  • Tuhan ijinkan “sound system” bermasalah, agar saudara berlatih untuk benar-benar intim dengan Tuhan melalui penyembahan.
  • Dan penyembahan di gereja seperti ini adalah penyembahan korporat.

Tapi yang Tuhan inginkan dari saudara dan saya adalah penyembahan individu, penyem-bahan saudara secara pribadi kepada Tuhan.

  • Kalau penyembahan korporat mudah, karena saudara akan terbawa dalam emosi di dalam lingkungan gereja, musik nya keras maka saudara akan terbawa hanyut.
  • Kalau di rumah, tanpa alunan music pun saudara harus bisa hanyut juga dalam penyembahan.
  • Di rumah, latihlah dirimu beribadah demi mencapai kesempurnaan rohani.

Ingat !!!  Ibadah bukan sekedar berdoa, atau baca Alkitab, atau sekadar pergi ke Gereja, tapi ibadah adalah gaya hidup saudara, tutur kata saudara dan pelayanan saudara tanpa pamrih atau tanpa malas.

Tuhan mau mengembalikan fungsi gereja yang benar di Chosen Generation ini.

Yakobus 1 : 26

1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

Saudara berkata, saudara beribadah tapi nyatanya saudara masih cepat marah-marah bahkan sudah merupakan kesenangan pribadi, apakah ini yang disebut beribadah?

Sangat jelas firman Tuhan dalam Yakobus 1:26 tersebut diatas berkata, “kalau saudara tidak bisa mengekang lidah saudara”, misalnya saudara masih suka menggossipkan orang lain, “maka sia-sialah ibadah saudara”.

Kalau saudara benar-benar mau menjadi orang yang beribadah dengan benar, maka saudara harus mengubah gaya hidup saudara menjadi gaya hidup Kristus.

  • Tutur katamu juga harus berubah menjadi tutur kata yang lemah lembut dan penuh kasih, tutur kata yang benar-benar dari Tuhan.
  • Pelayananmu juga harus berubah, pelayananmu jangan setengah-setengah tapi harus tulus untuk Tuhan.

Jika saudara mau menjadi mempelai Kristus, maka saudara harus mempertahankan pelita saudara agar tetap menyala dengan cara membangun hubungan dengan Tuhan secara berkesinambungan (continue).

  • Saudara harus terus membangun hubungan dengan Tuhan supaya pelitamu terus menyala.
  • Jika saudara tidak membangun hubungan dengan Tuhan, kerjaan saudara main handphone terus, maka pelitamu akan padam dan saudara tidak pernah akan menjadi mempelai, karena engkau tidak melatih dirimu beribadah.
  • Saudara boleh-boleh saja menguasai teknologi, teknologi ada di tanganmu, tapi saudara tidak bisa menguasai dirimu, karena dirimu dikendalikan oleh teknologi yang ada di tanganmu.
  • Akibatnya “esensi kekristenan yang benar”, menjadi bergeser dan hilang, karena tidak ada lagi yang namanya hubungan, pergaulan atau keintiman dengan Tuhan.
  • Akibatnya saudara berdoa asal-asalan, pagi bangun berdoa, mau makan berdoa tapi hanya sebatas rutinitas, tidak ada kerinduan dari hati saudara yang harus dibangun setiap hari dengan Tuhan.

Kalau saya rindu dengan istri saya, misalnya, pasti setiap hari saya rindu bersekutu dengan dia, saya rindu berkomunikasi dengan dia.

Inilah yang dimaksud dengan kerinduan.

Kerinduan inilah yang harus ada dalam hati dan pikiran kita kepada Tuhan. Kita seharusnya rindu berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa, pujian daan penyembahan kita kepada-Nya. Kita seharusnya tidak perlu menggosipi atau menuding orang lain, yang sudah pasti Tuhan tidak berkenan.

  • Bahkan janganlah kiranya dalam doa-mu setiap hari, saudara berkata pada Tuhan, “Tuhan, hari ini saya mau kerja, lindungi saya, Tuhan”, ini berarti saudara menjadikan Tuhan sebagai perahanmu.
  • Saudara memeras Tuhan untuk kepentingan diri pribadi saudara.
  • Janganlah kiranya saudara ke gereja karena saudara takut terkena masalah, saudara cari Tuhan karena saudara takut terkena masalah.
  • Kalau saudara benar-benar mencari Tuhan, justru masalah yang akan mencari saudara, masalah yang mendekatimu, karena melalui masalah itu Tuhan akan menyatakan kemuliaan demi kemuliaan, selalu terjadi dalam hidupmu.
  • Kalau saudara takut dengan masalah, berarti saudara takut untuk naik ke tingkatan kerohanian yang lebih tinggi lagi bersama dengan Tuhan.

Tapi kalau tujuan saudara adalah “untuk menjadi mempelai Kristus”, berarti saudara tetap mempertahankan pelita saudara tetap menyala.

  • Bila itu yang saudara rindukan, maka isi terus minyakmu melalui pergaulan dengan Tuhan, keintiman dengan Tuhan.
  • Saudara harus belajar firman, agar pakaian saudara benar-benar meng-gunakan pakaian putih, menggunakan pakaian pesta.
  • Gereja Tuhan diibaratkan dengan Yerusalem baru, seperti mempelai perempuan yang berhias untuk mempelai laki-lakinya.

Wahyu 21 : 2

21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Yerusalem baru diibaratkan dengan Gereja. Gereja adalah mempelai perempuan. Saudara ke Gereja, berarti saudara sedang berhias.

  • Tugas saya selaku Gembala, hanya menyediakan “alat make up” nya saja, saudara yang menggunakannya, tapi saudara mau berdandan atau tidak menggunakannya, itu urusan saudara.
  • Kalau saudara mau berdandan dan tahu caranya, maka saudara akan menjadi mempelai yang sempurna yang segambar dan serupa dengan mempelai Pria, yaitu Kristus.

GAMBAR “KEMAH SUCI”

RMRS

GAMBAR-1 “RUANG SUCI DAN RUANG MAHA SUCI”

“Kemah Suci” (Gambar-1) juga disebut “Yerusalem baru”, dengan Ruang Suci dan Ruang Maha Suci, sebagai Pusat Pemerintahan Allah.

Bila kita ibaratkan, :

  • Kemah Suci Lengkap (lihat Gambar-2 dan Gambar-3), yaitu mulai dari Halaman (Pelataran), Ruang Suci, sampai dengan Ruang Maha Suci, adalah Replika dari Kerajaan Sorga yang kita rindukan,
  • Maka keseluruhan Kemah Suci itulah yang disebut sebagai “langit baru, bumi baru”, tempat tinggal semua orang kudus dalam tubuh kemuliaan, “baik rakyat jelata” maupun “yang ikut memerintah bersama dengan Kristus”, dalam Masa Kekekalan.

Dalam Kitab Wahyu pasal 21 dikatakan, “tirai nya sudah terbelah tidak ada pembatas lagi antara Ruang Kudus dan Ruang Maha Kudus”.

Persyaratan bagi kita semua yang hidup dipenghujung Akhir Zaman sekarang ini untuk bisa masuk ke Yerusalem Baru, adalah menjadi mempelai Kristus yang sempurna, tidak ada dosa dan tidak ada cacat maupun cela.

Wahyu 21 : 27

21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Tidak ada dosa, tidak ada sesuatu yang najis, tidak ada yang keji bisa masuk. Hanya yang suci, kudus, tidak bercacat dan tidak bercela yang boleh masuk ke Yerusalem baru.

Oleh sebab itu, tujuan utama saudara harus ke Yerusalem baru, karena itulah kota yang kudus buatan Allah. Spesifikasi Sorga, ada pada Yerusalem baru, karena Yerusalem baru adalah tempat kediaman Allah dan Allah itu kudus, jadi tidak ada dosa yang bisa masuk ke Yerusalem baru, sehingga mempelai Kristus harus sempurna.

  • Untuk bisa masuk ke Yerusalem baru, harus menjadi mempelai Kristus.
  • Jangan asal-asalan menjadi orang Kristen dan berpikir bahwa yang penting ke gereja, ikut beribadah, berdoa, memberi persembahan, itu sudah cukup.
  • Saya beritahukan, semua itu tidak ada artinya, karena yang Tuhan tuntut adalah menyerahkan hidup saudara sepenuhnya kepada Tuhan.
  • Bila saudara menyerahkan semuanya untuk Tuhan, itu baru benar.

Untuk jelasnya, perhatikan Gambar-2, “Kemah Suci” (tampilan lengkap). Kemah Suci adalah “Replica Yerusalem baru”, mulai Pelataran, Ruang Kudus, dan Ruang Maha Kudus

TENDA

GAMBAR – 2 : “KEMAH SUCI” DI PADANG GURUN

Denah Kemah Suci

TABER

GAMBAR – 3 : DENAH KEMAH SUCI

Ingat! Meskipun saudara sudah pelayanan puluhan tahun, punya pelayanan sehebat apapun, banyak orang mengenal siapa saudara, memiliki banyak harta, semuanya itu tetap tidak merubah statusmu sebagai seorang hamba atau jongos (“doulos”).

  • Saudara dan saya adalah para hamba Tuhan.
  • Kita semua adalah hamba yang tidak berguna bagi dunia, tapi bagi Tuhan kita adalah para hamba yang melakukan apa yang diperintahkan-Nya.
  • Jadi, jangan pernah berpikir saya lebih hebat dari saudara.
  • Saya tidak tahu banyak, tapi saya hanya tahu lebih awal dari saudara.
  • Pengetahuan saya dan saudara sama saja, hanya beda waktu belajar saja.
  • Tapi saudara harus belajar dengan benar, kekristenan bukan main-main.

Jangan sengaja berbuat dosa, karena merasa Tuhan Maha Pengasih, Tuhan Maha Penyayang, dan Tuhan pasti mengampuni dosa kita. Tapi ingat kesabaran Tuhan juga ada batasnya, tidak bisa main-main dengan Tuhan.

Visi dan misi Chosen Generation adalah menjadi gereja yang Tuhan idamkan yaitu gereja yang berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan, dan menyenangkan hati Tuhan.

  • Kita semua harus memiliki visi dan misi yang sama yaitu hanya me-nyenangkan hati Tuhan.
  • Saudara jangan memiliki kepentingan apa-apa, karena kalau saudara tidak memiliki kepentingan apa-apa, percayalah hak mu dipelihara Tuhan.
  • Apa yang Tuhan mau lakukan atas hidup saudara, ijinkan saja Tuhan lakukan, dan saudara harus percaya yang Tuhan mau bagi saudara, itu pasti yang terbaik untuk saudara.
  • Tuhan mau saudara dipermuliakan, Tuhan mau saudara menjadi gereja-gereja yang cantik.

Ingat! Gereja yang cantik adalah karya Roh Kudus, bukan karya kita, tapi kemauan untuk menjadi cantik harus dari diri kita sendiri.

Masalahnya, saudara tidak bisa menjadi gereja yang tidak mau di dandani, tapi saudara harus memberi diri untuk di dandani, untuk di proses, untuk dididik, untuk dibentuk oleh Tuhan, sampai menjadi seperti yang Tuhan inginkan.

  • Memang benar kadangkala pembentukan itu menyakitkan, bahkan sangat menyakitkan kita.
  • Kalau saudara tidak kuat dan proses ini tetap berjalan terus tanpa ujung, berarti Tuhan tidak adil.
  • Tuhan mengijinkan sesuatu terjadi, pasti ada batas kemampuan kita dan Tuhan tahu batas kemampuan kita dimana.
  • Orang Kristen seharusnya tidak mungkin stress, orang Kristen tidak mungkin gila karena stress, Tuhan tahu batas kemampuan kita.
  • Tapi kalau sampai kita mengalami stress, percayalah Tuhan ada disana dan Tuhan menyertai kita, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

Tapi perhatikan baik-baik, apa yang saudara kejar selama hidup di dunia menentukan kekekalan saudara dalam kehidupan yang akan datang.

Kalau saudara mengerjar dunia, mengejar harta, mengejar asset, mengejar nama baik atau apapun, maka saudara akan menuai kebinasaan, tapi kalau saudara mengejar kebenaran maka saudara akan menuai kemuliaan.

Gereja harus berfungsi maksimal, agar kemuliaan Tuhan dalam diri saudara dan saya dapat dinyatakan dalam hidup kita.

Yerusalem baru harus menjadi tujuan utama hidup kita.

  • Katakan pada diri saudara sendiri, “kalau sampai Tuhan panggil saya, saya mau ditempatkan di Yerusalem baru”.
  • Yerusalem baru harus menjadi focus kerinduan kita semua, bukan hanya sekadar selamat, tapi ikut memerintah.

Gereja tidak hanya terlatih untuk menjala manusia, tapi gereja juga harus tahu cara menggembalakannya.

  • Menggembalakan bukan hanya tugas gembala, tapi tugas kita semua karena kita semua adalah gereja.
  • Kalau kita semua adalah gereja, maka kita semua juga harus menjala ikan, tapi jangan sebatas menjala, melainkan juga harus membawa ikan itu ke darat supaya kita semua menjadi berkat.
  • Karena kalau hanya sebatas menjala dan tidak membawa ikan itu ke darat, maka semua pekerjaan tersebut tidak akan menjadi berkat.

Matius 13 : 47-49

13:47 “Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.

Dilabuhkan di laut lalu mengumpulkan berbagai jenis ikan.

13:48 Setelah penuh, pukat itu pun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.

Pukat berisi semua ikan yang ditangkap di laut itu, juga harus “diseret” ke pantai dan dipisahkan mana yang baik dan mana yang tidak baik.

Oleh sebab itu gereja bukan hanya menjala, tapi bagaimana caranya, supaya gereja juga berperan aktif mendidik orang, melatih orang, memuridkan orang, supaya benar-benar menjadi murid Kristus, dan benar-benar menjadi mempelai Kristus.

  • Ikan seharusnya tidak hanya di jala, tapi juga diseret sampai ke pantai, barulah bisa menjadi berkat.
  • Yang baik di tampung dan yang tidak baik di buang.

13:49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,

Memisahkan orang jahat dari orang benar.

Orang jahat yang dimaksud disini, bukan berarti orang tidak percaya, tapi orang percaya namun jahat, yang jalannya tidak sesuai dengan kehendak Allah.

Gereja harus mendidik jemaatnya supaya mereka bisa tahu pikiran dan kehendak Allah.

Gereja harus mendorong jemaatnya supaya mereka bisa bersekutu dengan Allah secara pribadi, sampai setiap individu tahu pikiran dan perasaan Allah serta hati nurani Allah.

  • Gereja tidak boleh hanya membicarakan berkat terus menerus, karena tidak akan mengubah anggota jemaatnya, hanya mengejar berkat.
  • Karena berkat tidak akan mengubah seseorang, karena berkat hanya bisa membuat orang menjadi “bertambah duniawi”, tapi ketahanan imannya lewat gempuran dari masalah hidupnya, akan membuat dia tidak dapat bertahan.
  • Tapi orang Kristen yang benar, meskipun dihantam terus berkali-kali dengan masalah, dia tidak akan roboh tapi tetap tegak berdiri, sampai iblis bosan sendiri menyerang dia.
  • Percayalah, Tuhan berkata, “engkau tidak akan jatuh tergeletak” dan inilah janji-Nya, sekali lagi “percayalah, Tuhan setia menyertai saudara”.

Bagaimana caranya, saudara terus belajar sampai saudara kuat?

Tuhan memperlihatkan satu visi dari gereja yang sempurna dan Tuhan mau hal itu ada pada kita, yaitu kumpulan kaum bangsawan, kumpulan kaum mempelai yang hidup suci, kudus, tidak bercacat dan tidak bercela.

Saat Tuhan memperlihatkan mempelai yang tidak layak, Tuhan berkata :

  • Banyak Gereja yang justru mempersiapkan mempelai yang tidak layak.
  • Tapi Tuhan mau mengajar saudara dan saya, supaya kita semua menjadi mempelai yang layak.

Oleh sebab itu, Tuhan memberikan visi dan misi bagi kita semua, supaya menjadi gereja yang sempurna. Keprihatinan Tuhan kepada Gereja-Gereja, karena Gereja tidak ber-sungguh-sungguh menyampaikan isi hati Tuhan

  • Gereja sekarang hanya taat sebatas Liturgis atau rutinitas belaka, tidak menyentuh firman yang benar.
  • Oleh karena itu gereja harus kembali kepada Fungsi Gereja yang benar.
  • Saya rindu Fungsi Gereja benar-benar dipulihkan, dimulai dari gereja kita, dimana fungsinya harus benar dan tepat.

Inilah 4 fungsi gereja yang sempurna yaitu menjadi rumah roti, rumah api, rumah garam, rumah doa.

Kalau dijalankan dengan benar maka akan menjadi gereja yang sempurna.

Jika saudara menjadi rumah roti, rumah api, rumah garam dan rumah doa, pasti saudara akan banyak membawa jiwa untuk Tuhan, pasti saudara akan menjadi mempelai Kristus dan dewasa dalam iman.

FUNGSI GEREJA

  1. Fungsi Gereja sebagai Rumah Roti

Dalam bahasa Ibrani, rumah roti disebut BETHLEHEM.

Lekhem itu roti. Ingat roti sajian (Lekhem happanim), roti pertunjukan.

Bethelem artinya rumah roti

Konotasi Bethlehem, pasti kelahiran Yesus, dan karena Yesus adalah roti hidup. Mengapa Yesus lahir di Bethlehem? Karena Yesus adalah roti hidup dan Bethlehem adalah rumah roti.

  • Gereja yang benar adalah gereja yang ada Yesus nya.
  • Memang benar semua gereja ada Yesus nya, tapi Yesus model apa?
  • Banyak gereja yang hanya mencari kantongnya Yesus, gereja yang hanya mengajarkan uang dan berkat-berkat saja.

Ajaran gereja ini menyatakan : “Jika saudara memberi persembahan, maka akan Tuhan balas 100 kali lipat ganda”.

  • Jika ajaran ini benar dari Tuhan, maka Tuhan tidak adil.
  • Karena kalau orang memberikan persembahan Rp. 1.000.000,- maka Tuhan akan balas 100 kali lipatnya menjadi Rp. 100.000.000,-.
  • Bagaimana bila saya hanya mampu memberikan persembahan Rp. 1.000,-? apakah Tuhan membalasnya sedikit juga, yaitu Rp. 100.000,-?

Apakah dalam hal ini, Tuhan berlaku adil? Tidak!!!

Padahal Tuhan itu Maha Adil, berarti ajaran ini tidak benar, hanya ingin merogoh kantong jemaat, mengeruk uang saudara dengan janji palsu.

Jadi kalau orang berkata bahwa Tuhan akan membalas persembahanmu 100 kali lipat ganda, berarti Tuhan tidak adil.

  • Misalnya si A hanya mampu memberi persembahan 5.000,- dan diganti oleh Tuhan menjadi Rp.500.000,-
  • Dan si B yang mampu memberi persembahan Rp. 500.000,- dan diganti oleh Tuhan menjadi Rp. 50.000.000,-.
  • Apakah Tuhan adil?
  • Jika benar demikian, maka yang memberi banyak akan mendapat gantinya yang lebih banyak lagi.
  • Tuhan tidak mau seperti itu, saudara jangan mau dibodohi oleh pendeta, karena bila demikian, maka Tuhan tidak adil, itu bukan karakter Allah.

Saya sudah janji, tidak akan membicarakan soal uang di mimbar.

  • Kalau hal persepuluhan, 10% itu adalah ketaatan.
  • Tapi di Perjanjian Baru, Tuhan tidak minta 10%, tapi Tuhan minta 100% yaitu pengabdian (devosi) 100%.
  • Ingat! Tuhan sudah beli saudara, tapi saudara mau membayar-Nya dengan apa?
  • Saudara tidak bisa membayar pakai uang, karena Tuhan tidak butuh uang-mu, lagipula Tuhan tidak bisa disogok atau di suap.
  • Kalau kamu berdosa, ya tetap berdosa.

Waktu saya dibawa Tuhan ke Neraka, saya melihat satu orang yang sering menyumbang di gereja, dia memiliki panti asuhan, dia memiliki banyak anak yatim, tapi Tuhan berkata, dosa bukan setumpuk perbuatan jahat yang bisa dibayar dengan setumpuk perbuatan baik.

  • Tapi dosa adalah statusmu yang bermasalah dihadapan Tuhan, yang hanya bisa dibayar dengan darah Yesus dan dengan pertobatanmu.
  • Tidak ada cara lain.

Pertanyaannya, apakah dosa ada “expired”nya atau “masa berlakunya”?

  • Ada, dosa tidak berlaku lagi, yaitu ketika saudara mau bertobat dan mulai menyesali dosamu, serta ketika saudara membutuhkan darah Yesus.
  • Tapi ketika saudara tetap dalam ikatan dosa terus- menerus, maka dosamu masih berlaku atau tidak akan “expired” sampai kapanpun.
  • Sampai akhirnya Tuhan berkata, “dimana pertobatanmu?”
  • Kalau saudara menikmati dosa terus-menerus tanpa ada expired-nya, maka akhirnya saudara akan bermasalah dimana-mana dan akan binasa.

Jika demikian, saudara tidak bisa masuk sorga, baru sampai pintu gerbang Tuhan sudah berkata, pakaianmu tidak layak untuk masuk sorga.

  • Di luar, saya bisa menjadi sahabat bagi saudara, tapi di mimbar saya harus tegas, karena saya membawa firman yang tidak bisa dimain-mainkan.
  • Gereja yang benar adalah gereja yang ada Yesus, artinya gereja yang benar adalah gereja yang ada roti hidupnya, ada kebenarannya, ada Yesus secara utuh bukan sebagian saja.
  • Antara rumah roti Holland Bakery dan roti Law pasti ada perbedaan kualitas dan harganya jualnya.
  • Kalau saudara mau menjadi gereja yang berkualitas tinggi, maka saudara harus dibakar lebih panas dan lebih panas lagi, saudara harus siap diproses dan di proses lebih dalam lagi.

Tidak mudah melewatinya, secara manusia saya tidak kuat tapi kalau Tuhan mengijinkan saya melaluinya Tuhan berkata bahwa Tuhan akan memberi saya kekuatan dan Tuhan tahu sampai dimana batas kapasitas kemampuan saya.

  • Satu masalah selesai, datang lagi masalah yang lain dan kita harus terima semua masalah itu dan harus mengucap syukur dengan masalah yang ada.
  • Inilah yang dimaksud dengan “pengikisan waktu”, waktu kita akan dikikis terus menerus jika kita terpaku terus menerus dengan masalah itu.
  • Waktu dan tenaga kita akan dikikis terus dalam masalah tersebut, karena kita hanya terpaku atau fokus pada masalah itu.
  • Semua aspek kehidupan kita dikikis terus kalau kita focus pada masalah.

Tapi kalau saudara dan saya hanya focus kepada Tuhan, maka kita tidak akan bisa dikikis oleh iblis.

Rut 1 : 1-2

1:1 Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing.

1:2 Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana.

Ada kelaparan di tanah Israel, maka pergilah Elimelekh dari Bethlehem (rumah roti) ke tanah Moab. Elimelekh artinya Tuhan adalah Rajaku.

Tapi setelah Elimelekh keluar dari “Rumah Roti”, Tuhan sudah bukan lagi menjadi Raja-nya, karena rajanya adalah dirinya sendiri.

  • Kalau saudara tidak keluar dari “Rumah Roti”, saudara hidup di dalam firman, saudara hidup di dalam kebenaran, maka saudara menjadikan Tuhan sebagai Raja saudara.
  • Tapi kalau saudara keluar dari “Rumah Roti”, dan saudara tidak hidup didalam kebenaran dan tidak hidup di dalam firman, maka saudara sama dengan Elimelekh yang keluar dari Betlehem ke Moab.
  • Seseorang yang pergi dari kebenaran, sudah pasti menuju ke kefasikan.

Betlehem adalah Rumah Roti yang dipenuhi dengan kebenaran.

Roti artinya firman Tuhan

Gereja harus benar-benar menjadi Rumah Roti, tapi roti yang isi nya ber-kualitas, roti yang dibuat dari tepung halus berkualitas tinggi, sehingga bukan sembarang roti, tapi roti yang benar-benar berkualitas tinggi.

Rumah Roti, rotinya harus berkualitas tinggi, masing-masing berbeda kualitas dan Tuhan mau menjadikan saudara rumah roti yang berkualitas.

  • Jangan sampai gereja menjadi rumah roti yang sembarangan, yang isi nya hanya budi pekerti, motivasi atau kata-kata yang indah, yang hanya mengajarkan supaya saudara menjadi orang baik.
  • Kalau gereja, hanya mengajarkan bagaimana caranya kita menjadi orang baik, maka gereja itu bukanlah gereja sempurna, tapi gereja harus mengajarkan bagaimana caranya supaya kita menjadi sempurna, gereja harus memiliki roti yang padat, roti yang benar, firman Tuhan yang benar.
  • Kalau sekadar menjadi orang baik, tidak perlu ke gereja karena agama lainpun mengajarkan untuk menjadi orang baik.

Didalam kekristenan, Tuhan tidak mau menjadikan saudara hanya sekadar jadi orang Kristen yang baik, tapi Tuhan mau menjadikan saudara orang Kristen yang sempurna.

  • Oleh karena itu, saudara harus buktikan kalau Allah hidup didalam saudara, saudara berjalan bersama dengan Allah.
  • Saudara juga harus menampilkan wujud Allah melalui gaya hidup saudara.

Mengapa Betlehem disebut juga Betlehem Efrata?

  • Betlehem ini letaknya 100 kaki di atas Yerusalem.
  • Jadi Betlehem adalah tempat yang tinggi.
  • Efrata adalah tempat yang subur, yang menghasilkan buah.
  • Jadi kalau saudara tinggal di Rumah Roti yang benar, maka saudara pasti berbuah.

Itulah sebabnya, mengapa Betlehem disebut Betlehem Efrata.

Mikha 5 : 1

5:1 Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Akan bangkit pemerintahan di Rumah Roti.

  • Kalau saudara tinggal didalam Rumah Roti, berarti saudara tinggal di dalam kebenaran.
  • Dan saudara pasti akan memerintah bersama dengan Tuhan, dan bukan sekadar selamat.
  • Kalau saudara tinggal di Betlehem berarti saudara adalah orang yang tinggal di tempat tinggi dan saudara adalah orang yang berbuah dalam kebenaran.

Contoh lain : Mengapa Rahel istri Yakub dikubur di Betlehem?

Kejadian 30 : 14

30:14 Ketika Ruben pada musim menuai gandum pergi berjalan-jalan, didapatinyalah di padang buah dudaim, lalu dibawanya kepada Lea, ibunya. Kata Rahel kepada Lea: “Berilah aku beberapa buah dudaim yang didapat oleh anakmu itu.”

Rahel mau membuat Yakub subur, dengan memberi buah dudaim kepada Yakub.

Kejadian 31 : 32-35

31:32 Tetapi pada siapa engkau menemui dewa-dewamu itu, janganlah ia hidup lagi. Periksalah di depan saudara-saudara kita segala barang yang ada padaku dan ambillah barangmu.” Sebab Yakub tidak tahu, bahwa Rahel yang mencuri terafim itu.

Rahel mencuri patung dewa, lalu Laban mau menggeledah.

31:33 Lalu masuklah Laban ke dalam kemah Yakub dan ke dalam kemah Lea dan ke dalam kemah kedua budak perempuan itu, tetapi terafim itu tidak ditemuinya. Setelah keluar dari kemah Lea, ia masuk ke dalam kemah Rahel.

31:34 Tetapi Rahel telah mengambil terafim itu dan memasukkannya ke dalam pelana untanya, dan duduk di atasnya. Laban menggeledah seluruh kemah itu, tetapi terafim itu tidak ditemuinya.

31:35 Lalu kata Rahel kepada ayahnya: “Janganlah bapa marah, karena aku tidak dapat bangun berdiri di depanmu, sebab aku sedang haid.” Dan Laban mencari dengan teliti, tetapi ia tidak menemui terafim itu.

Rahel menyembunyikan barang tumpas, saat digeledah oleh Laban, Rahel tidak mau mengaku.

Kejadian 35 : 16-19

35:16 Sesudah itu berangkatlah mereka dari Betel. Ketika mereka tidak berapa jauh lagi dari Efrata, bersalinlah Rahel, dan bersalinnya itu sangat sukar.

35:17 Sedang ia sangat sukar bersalin, berkatalah bidan kepadanya: “Janganlah takut, sekali ini pun anak laki-laki yang kaudapat.”

35:18 Dan ketika ia hendak menghembuskan nafas — sebab ia mati kemudian — diberikannyalah nama Ben-oni kepada anak itu, tetapi ayahnya menamainya Benyamin.

35:19 Demikianlah Rahel mati, lalu ia dikuburkan di sisi jalan ke Efrata, yaitu Betlehem.

Inilah akhir hidup Rahel, dia dikubur di Betlehem, di Rumah Roti, walaupun Rahel mati di dalam perjalanan menuju rumah roti, karena telah membawa barang tumpas Laban, dan di kubur di pinggir jalan menuju rumah roti.

  • Rumah Roti, adalah rumah untuk menyingkapkan dosa, tapi kalau saudara menyembunyikan dosa, maka saudara tidak akan aman.
  • Saudara bisa membohongi sesamamu, tapi tidak bisa membohongi Tuhan.
  • Disini saudara bisa menjadi orang kudus, tapi di luar sana hidup saudara berantakan.
  • Begitu juga Firman yang disampaikan disini harus roti yang benar.
  • Kalau rotinya (firmannya) benar, maka saudara harus sadar atas dosa saudara dan saudara harus berbalik kepada kebenaran, maka dosa saudara akan “expired”.
  • Meskipun saudara duduk di Gereja, duduk di Rumah Roti, saudara belajar firman dari pagi sampai malam, tapi kalau hidupmu tidak berubah, maka firman tidak berkuasa dan tidak bisa merubah hidupmu, karena roh jahat atau ego-mu yang berkuasa.

Jika ego-mu yang berkuasa, maka firman akan dikalahkan oleh ego-mu.

1 Korintus 10 : 4-6

10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

10:5 Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.

Meskipun saudara percaya Yesus, Tuhan tetap tidak berkenan kalau hidup saudara tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

10:6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,

Janganlah berbuat kejahatan. Meskipun saudara sudah datang ke Gereja, tetap saja tidak bisa menjadi jaminan saudara selamat, tapi saudara harus rela dibentuk oleh Tuhan sampai saudara menjadi sempurna.

  • Kelimpahan roti atau firman akan membawa saudara kepada kekudusan, akan membuat saudara tidak berdosa lagi.
  • Kalau saudara hidup dari firman, hidup sebagai rumah roti maka saudara tidak akan ingin berbuat dosa lagi karena saudara sudah mengerti perasaan Allah.

Saudara belajar tentang hubungan dengan sesama manusia.

Misalnya hubungan saya dengan istri saya.

  • Kalau saya berkomunikasi terus dengan dia, maka saya akan tahu perasaannya, saya tidak akan berbuat sesuatu yang menyakiti hati dia, karena saya selalu berhubungan dengan dia.
  • Saya tidak akan menyakiti istri saya karena saya tahu pikiran dan perasaan Allah.
  • Kalau saudara tidak tahu pikiran dan perasaan Tuhan, maka hidupmu pasti sembarangan.
  • Saudara pikir dirimu sudah aman, tapi ternyata tidak.
  • Selama saudara belum menginjak sorga, maka saudara belum aman.
  • Kalau kaki saudara sudah di sorga dan Tuhan sudah membuka pintu sorga, maka saudara baru bisa berkata aman.

Roti juga disebut santapan Allah

Imamat 21 : 22

21:22 Mengenai santapan Allahnya, baik persembahan-persembahan maha kudus maupun persembahan-persembahan kudus boleh dimakannya.

Siapakah yang makan santapan Allah?  =>Imam.

Tuhan datang ke dunia untuk memulihkan Kerajaan Imam, sehingga saudara menjadi Imamat yang Rajani.

  • Kalau saudara menjadi imam, maka makanan saudara adalah roti (firman).
  • Manusia tidak hidup dari makanan saja, tapi manusia hidup dari setiap perkataan yang keluar dari mulut Allah.
  • Saudara dan saya harus kembali pada gambar semula.
  • Kita semua harus menjadi rumah roti, dimana saudara akan menjadi berkat bagi orang lain.

Roti juga disebut santapan para Imam.

Imamat 24 : 7-9

24:7 Engkau harus membubuh kemenyan tulen di atas tiap-tiap susun; kemenyan itulah yang harus menjadi bagian ingat-ingatan roti itu, yakni suatu korban api-apian bagi TUHAN.

24:8 Setiap hari Sabat ia harus tetap mengaturnya di hadapan TUHAN; itulah dari pihak orang Israel suatu kewajiban perjanjian untuk selama-lamanya.

Imamat 24:9

24:9 Roti itu teruntuk bagi Harun serta anak-anaknya dan mereka harus me-makannya di suatu tempat yang kudus; itulah bagian maha kudus baginya dari segala korban api-apian TUHAN; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya.”

Roti itu teruntuk bagi para imam yaitu saudara dan saya.

Saat Yesus berkata, “Akulah roti hidup, jika kamu makan roti ini maka kamu tidak akan lapar lagi”.

  • Inilah penyataan dari Yesus yang menyatakan, engkau akan menjadi imam-imam Allah dan makananmu adalah roti hidup, tubuh Kristus, firman yang hidup.
  • Saudara menjadi imam Allah, oleh karena itu makanan saudara roti Allah.

Gambar Meja Roti Sajian

ROTI

Meja Roti Sajian di Ruang Kudus (Suci)

Lihat Gambar :  Ada 6 tumpuk roti di kiri, dan 6 tumpuk roti di kanan, jadi ada 66.

Roti dibuat dari tepung halus.

Gambar diatas menjelaskan : bahwa mulai dari Kitab Kejadian sampai dengan Kitab Wahyu, ada 66 Kitab.

Inilah roti hidup, atau firman Allah, karena makananmu adalah firman Allah.

Imamat 24 : 5

24:5 “Engkau harus mengambil tepung yang terbaik dan membakar dua belas roti bundar dari padanya, setiap roti bundar harus dibuat dari dua persepuluh efa.

Kamu harus mengambil tepung yang terbaik. Tepung itu berasal dari gandum, lalu gandumnya ditumbuk artinya Yesus yang menderita.

Firman adalah hasil dari penderitaan Yesus.

  • Kalau saudara baca dan belajar firman, maka saudara sedang belajar penderitaan Yesus dan saudara belajar, bagaimana caranya menyatu dengan penderitaan itu.
  • Kalau saudara hanya membaca firman tentang anak cucumu diberkati, hanya perkara berkat saja yang saudara baca maka saudara akan menjadi kolektor berkat.
  • Saudara tidak akan pernah berubah karena firman ini akan menjadi logos selama-lamanya, tidak pernah berubah menjadi rhema.
  • Yesus ditumbuk, Dia mati di atas kayu salib supaya ketika saudara menyatu dengan firman maka saudara menyatu dengan kematianNya yaitu mati daging, mati keinginan.

Kekristenan yang benar, adalah ketika engkau tidak memiliki keinginan apa-apa lagi selain untuk Tuhan. Kalau keinginan dagingmu masih banyak, berarti kamu belum benar.

  • Apakah saudara mau menjadi roti hidup?
  • Apakah saudara mau belajar?
  • Apakah saudara mau berubah?
  • Apakah saudara mau diproses?
  • Apakah saudara mau dibentuk?

Meskipun ketika di proses atau di bentuk sakitnya hampir tak tertanggungkan, tidak masalah, karena Tuhan memberi kita kekuatan.

  • Jika saudara menyatu dengan firman, maka saudara menyatu dengan penderitaan Yesus.
  • Siapapun yang makan roti, makan firman, maka dia harus diproses, ditumbuk kedagingannya sampai hilang raginya.
  • Firman yang diolah dengan benar, akan menggerus tubuh saudara, menggerus keinginan-keinginan saudara, sampai daging saudara mati dan saudara dimuliakan.

Keluaran 16 : 5

16:5 Dan pada hari yang keenam, apabila mereka memasak yang dibawa mereka pulang, maka yang dibawa itu akan terdapat dua kali lipat banyaknya dari apa yang dipungut mereka sehari-hari.

Setiap hari mereka harus memungut roti manna, tapi di hari Sabat mereka harus memungut “double” yaitu dua sepersepuluh efa atau dua gomer.

Keluaran 16 : 22

16:22 Dan pada hari yang keenam mereka memungut roti itu dua kali lipat banyaknya, dua gomer untuk tiap-tiap orang; dan datanglah semua pemimpin jemaah memberitahukannya kepada Musa.

Sekarang saudara dan saya hidup di hari ke-enam, artinya kita tinggal di Akhir Zaman.

  • Oleh karena itu saudara “harus memakan firman double”, karena saudara sudah berada di penghujung Zaman Akhir.
  • Karena iblis juga sedang “bekerja double” untuk menyesatkan saudara.
  • Kalau saudara “tidak memakan firman double”, saudara asal-asalan dengan firman, maka saudara menjadi bulan-bulanan iblis.

Ada 12 ketul roti di Meja Roti Sajian, angka 12 adalah jumlah para Rasul, artinya Gereja harus kembali kepada Kisah para Rasul, dimana setiap pertemuan harus ada pemecahan roti atau Perjamuan Kudus.

  • Gereja harus kembali kepada Kisah para Rasul, dimana Perjamuan Kudus tidak boleh hanya sebulan sekali atau tiga bulan sekali, atau dua kali setahun, tapi pada setiap pertemuan.
  • Berarti setiap minggu Gereja harus mengadakan Perjamuan Kudus.

Bilangan 21 : 5

21:5 Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: “Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak.”

Bukan hanya orang Israel zaman itu yang bersungut-sungut, tapi orang percaya akhir zaman ini juga bersungut-sungut, kami telah muak dengar khotbah (firman), muak dimarah-marahi dengan firman, muak ditegur oleh firman.

  • Bagaimana kalau saudara bosan atau jenuh dengan firman?
  • Kalau saudara sudah merasa muak, berarti rohanimu sedang sakit.
  • Kalau saudara muak dengar teguran, berarti engkau sedang sakit rohani.

Amsal 1 : 23-28

1:23 Berpalinglah kamu kepada teguranku! Sesungguhnya, aku hendak mencurahkan isi hatiku kepadamu dan memberitahukan perkataanku kepadamu.

Berpalinglah kamu kepada firman-Ku, Aku hendak memberikan firman kepada-Mu.

1:24 Oleh karena kamu menolak ketika aku memanggil, dan tidak ada orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku,

1:25 bahkan, kamu mengabaikan nasihatku, dan tidak mau menerima teguranku,

1:26 maka aku juga akan menertawakan celakamu; aku akan berolok-olok, apabila kedahsyatan datang ke atasmu,

Ketika Aku memberi firman kamu menolak, kamu tidak peduli dengan firman, kamu mengabaikan firman-Ku, bahkan menolak teguran-Ku, maka Aku akan menertawakan celakamu.

1:27 apabila kedahsyatan datang ke atasmu seperti badai, dan celaka melanda kamu seperti angin puyuh, apabila kesukaran dan kecemasan datang menimpa kamu.

1:28 Pada waktu itu mereka akan berseru kepadaku, tetapi tidak akan kujawab, mereka akan bertekun mencari aku, tetapi tidak akan menemukan aku

Apakah saudara mau tetap berada pada tingkat rohani ini? Ngeri, karena ketika kamu jatuh, dan mencoba berseru kepada Tuhan, tapi Tuhan seperti tidak mendengar bahkan mentertawakan kemalanganmu itu.

  • Meskipun bertekun mencari Tuhan, tapi tidak menemukan Tuhan, artinya sia-sia semuanya.
  • Panjang Kemah Suci 20 hasta, lebar 10 hasta dan tinggi 10 hasta jadi 2000 hasta, artinya masa gereja akan berlangsung selama 2.000 tahun.
  • Berarti saudara sekarang hidup di penghujung masa usia Gereja itu, oleh sebab itu saudara “harus makan firman double”.
  • Saudara tidak boleh muak dengan firman, tidak boleh jenuh dengan firman dan saudara harus siap ditegur oleh Tuhan, supaya saudara bisa berubah menjadi seperti Tuhan.

1 Korintus 11 : 26

11:26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang

Kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang kali kedua. Setelah Dia datang untuk kali kedua, maka tidak akan ada lagi Perjamuan Kudus.

  • Rumah Roti berakhir, setelah Kristus dating menjemput mempelai-Nya yang sempurna, yang suci dan kudus, tanpa cacat dan tanpa cela.
  • Sekarang ini gereja berada dalam masa penantian kedatangan-Nya.
  • Oleh sebab itu selama saudara masih ada waktu, saudara hidup di rumah roti, maka saudara harus menjadi rumah roti, saudara harus menjadi yang Tuhan inginkan dan Tuhan rindukan.
  • Saudara harus berubah ke arah Dia yang adalah kepala Gereja.
  • Saudara harus terus dekat dengan Dia, sampai saudara menjadi seperti Dia.

Tuhan mau, Gereja menjadi rumah roti.

  • Saudara dan saya harus benar-benar menjadi rumah roti.
  • Kalau saudara menjadi rumah roti maka saudara akan berbuah-buah.
  • Saudara tidak lagi menyembunyikan dosa seperti Rahel, saudara hidup di dalam kebenaran, berjalan di dalam kebenaran dan sampai suatu haru saudara akan dipermuliakan bersama dengan Tuhan.

Tuhan rindu fungsi gereja pulih berawal dari saya dan saudara.

  • Gereja bukan sekedar bangunan, tapi gereja adalah saudara dan saya dimana fungsi gereja harus kembali hidup.
  • Saudara harus menjadi rumah roti, saudara harus bisa menyampaikan firman-firman yang sehat, saudara harus bisa menyampaikan isi hati Tuhan melalu gaya hidup dan tingkah laku saudara.
  • Saudara harus menampilkan gaya hidup yang sehat, gaya hidup yang benar, gaya hidup yang menjadi berkat bagi banyak orang, supaya roti ini benar-benar tersalur bagi banyak orang.

2 Timotius 3 : 16

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran

Semua tulisan dari Allah, bukan hanya memotivasi atau menjadikan saudara sekadar orang-orang baik, tapi Tuhan mau menjadikan saudara orang-orang sempurna.

Oleh sebab itu firman Tuhan bisa mengajar saudara, membawamu kepada kebenaran, memperbaiki kesalahanmu dan mendidikmu di dalam kebenaran demi kebenaran, supaya bisa hidup didalam kebenaran itu dan menghidupi kebenaran.

Inilah fungsi dari rumah roti, tanpa saudara sadari “bahwa saudara adalah gereja” dan fungsi ini harus kembali kepada saudara, dimana saudara punya firman. Firman itu tidak boleh mati di dalam saudara, tapi firman itu harus hidup didalam saudara.

  • Firman itu bisa hidup, tapi hanya dengan menghidupkan firman tersebut melalui gaya hidup dan tingkah laku saudara.
  • Di-ilhamkan dalam bahasa aslinya “di nafaskan”, artinya nafas Allah atau kehidupan Allah.
  • Jadi Allah itu hidup karena Dia bernafas di dalam saudara, maka Allah didalam saudara akan hidup.
  • Kalau Tuhan semakin hari semakin hidup didalam saudara, maka keinginan saudara akan mati, semua kehendak saudara itulah yang dimatikan.
  • Hanya Tuhan, yang hidup didalam saudara.

Kalau saudara sampai ke tingkat ini, maka saudara harus menjadi Rumah Roti yang benar, Roti akan menjadi santapan para imam di Akhir Zaman sekarang ini.

  • Jadi di akhir zaman ini, saudara “harus mengambil roti double”.
  • Saudara tidak bisa mengambil roti sembarangan, saudara harus makan yang benar sampai saudara sehat rohani.
  • Kalau saudara tidak makan roti yang benar maka rohani saudara tidak pernah sehat.
  • Jalan saudara akan terseok-seok semakin lambat dan saudara tidak akan pernah menjadi mempelai Kristus.
  1. Fungsi Gereja Sebagai Rumah Api

Rumah api ada 3 macam, yaitu :

  1. Api Cinta Kasih Kepada Tuhan

Saudara dan saya harus memiliki api yang menggebu-gebu untuk mencintai Tuhan.

  • Saudara dan saya harus memiliki api yang membakar sisi daging saudara dan saya sampai benar-benar mati.
  • Saudara dan saya harus memiliki api yang menggebu-gebu untuk melayani Tuhan.
  • Kalau saudara tidak punya api yang menggebu-gebu untuk melayani, berarti api saudara sedang mati

Yohanes 2 : 13-22

2:13 Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.

2:14 Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ.

2:15 Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.

2:16 Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: “Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.”

2:17 Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: “Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”

2:18 Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: “Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?”

2:19 Jawab Yesus kepada mereka: “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”

2:20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: “Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?”

2:21 Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

2:22 Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan mereka pun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Mazmur 69: 10

69:10 sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku

Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku.

Yohanes 2 : 17

2:17 Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: “Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”

Yohanes 2 : 17 kutipan dari Mazmur 69 : 10

Mazmur 69 : 10

69:9 For the zeal of thine house hath eaten me up; and the reproaches of them that reproached thee are fallen upon me

Kata cinta dalam Alkitab bahasa Inggris, tidak diterjemahkan dari kata “love” tapi menggunakan kata “zeal”.

  • Menghanguskan memakai kata “consume” (NKJV).
  • Kata “Zeal “ artinya adalah cinta yang menghanguskan
  • Yang dimaksud dengan Rumah Tuhan adalah Yesus sendiri
  • Cinta kepada Tuhan akan membakar kedagingan dan segala ke-inginan-keinginanmu.

Gereja harus kembali menjadi Rumah Api, karena Gereja harus memiliki api cinta yang membara kepada Tuhan.

  • Cinta kepada Tuhan akan membakar semua kedagingan dan semua keinginan-keinginan duniawimu.
  • Kalau saudara tidak jatuh cinta kepada Tuhan, maka hidup saudara cenderung sembarangan dan seperti tidak ada aturan.
  • Roti yang benar akan membuat orang cinta Tuhan, bukan menjadikan orang yang fanatic.
  • Orang yang cinta kepada Tuhan, akan focus kepada apa yang dicintainya.

Cinta itu seperti benda, kalau saya taruh cinta saya diatas mimbar dalam ruangan ini, berarti cinta saya tidak ada di tempat lain.

  • Kalau saudara taruh cinta saudara kepada uang berarti cinta kepada Tuhan tidak ada.
  • Kalau saudara taruh cinta saudara kepada anak, keluarga atau siapapun, berarti cinta kepada Tuhan tidak ada.
  • Kekristenan itu pilihan, karena saudara tidak bisa mencintai 2 tuan sekaligus, sehingga apabila saudara mencintai diri saudara sendiri, maka saudara akan hidup semau-maunya, dan hal itu membuktikan kalau saudara tidak mencintai Tuhan.

Mengapa Tuhan terkesan sepertinya kejam, karena Tuhan berkata, siapapun yang mencintai ayahnya , ibunya ataupun anaknya lebih daripada Aku, maka dia tidak layak?

  • Kalau saya mencintai istri saya lebih daripada kepada Tuhan, maka saya akan mentuhankan dia dan cinta saya akan menjadi cinta tuhan kepada dia.
  • Hal ini tidak boleh terjadi.
  • Saya harus mencintai Tuhan terlebih dahulu, supaya cinta-Nya bisa mengalir didalam saya.
  • Begitu cinta-Nya mengalir di dalam saya, maka saya bisa mencintai dia dengan cinta-Nya Tuhan.

Kalau saya mencintai istri saya dengan cinta daging, maka saya akan banyak kecewa dengan dia, karena saya akan mencintai dia dengan berbagai tuntutan kepada dia, dan saya tidak akan pernah dapat kepuasan daripadanya.

  • Ingat kembali apa yang dikatakan Yesus kepada perempuan Samaria itu, “Panggil suamimu”, jawab perempuan Samaria itu, “aku tidak punya suami”. Lalu Yesus berkata lagi, “Benar katamu, karena suamimu ada 5”.
  • Jadi, walau kamu punya 1000 orang suami sekalipun, kamu tidak akan pernah puas, karena kamu salah taruh cintamu.
  • Tapi kalau kamu taruh cintamu kepada Tuhan, maka satu saja tidak akan pernah habis-habisnya.
  • Kalau saudara menjadi suami atau istri, maka saudara harus menjadi suami istri yang lurus, saudara jangan pernah berpikir untuk belok kekiri atau kekanan.

Kalau saudara menjadi anak Tuhan, maka saudara harus menjadi anak Tuhan yang lurus, karena saudara sudah taruh cinta saudara kepada Tuhan.

  • Sehingga, jika saudara sudah menaruh cinta saudara kepada Tuhan, maka cinta dari Tuhan akan mengalir dalam saudara.
  • Saya mencintai Tuhan, sudah pasti Tuhan mencintai saya.
  • Kalau saya mencintai Tuhan dan Tuhan mencintai saya, berarti cinta-Nya akan mengalir dalam saya dan saya akan bisa mencintai sesama saya walaupun dia menyakiti saya.

Markus 10 : 30-31

10:30  orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.

Dalam kehidupanmu pada zaman sekarang ini, saudara masih akan mengalami berbagai penganiayaan.

  • Jadi jangan pernah berpikir hidup di dunia ini enak.
  • Kalau saudara berpikir dunia ini enak dan saudara masih ingin mencicipi berbagai kenikmatan dunia ini, berarti sama saja saudara mencicipi neraka.
  • Ingat! Khotbah saya tentang mencicipi neraka, karena mencicipi dunia sama saja dengan mencicipi neraka.
  • Saudara boleh kehilangan seratus orang di sekitar saudara, tapi kalau saudara tidak kehilangan kasih Tuhan, maka saudara akan menerimanya beratus-ratus kali ganda.

Markus 10:31

10:31 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

Tuhan mau saudara mengasihi Tuhan terlebih dahulu, setelah saudara mengasihi Tuhan maka dengan kebenaran saudara bisa mengasihi sesama.

  • Tapi kalau saudara mengasihi sesama lebih daripada kepada Tuhan, akan terlihat dari konteks saudara bersentuhan dengan sesama saudara.
  • Kalau saya mengasihi istri saya terlebih dahulu, juga akan terasa ketika saya berkontak dengan saudara.
  • Kalau saya mengasihi anak saya terlebih dahulu, akan terasa ketika saya berkontak dengan saudara.

Contoh :

Anaknya si A diganggu oleh anak lain, lalu apa yang si A lakukan terhadap si pengganggu?  Apakah langsung dibalas atau dinasihati dan didoakan?

Harusnya kita nasihati dan doakan, tapi seberapa besar kita memiliki keinginan untuk membalas?

  • Bila si A emosinya meledak, dan turun tangan untuk membalas, maka orang-tua anak pengganggu tadi, juga turun tangan untuk melawan.
  • Akhirnya kedua orang ayah dari ke dua anak tadi, akan “bertempur” dan bila demikian ini yang terjadi, kapan habisnya?
  • Kalau saudara mengasihi dengan benar, maka saudara akan mendahulukan kasih Allah dan mengesampingkan kasih akan diri sendiri.
  • Ingat! Jika saudara mengasihi Tuhan lebih dari segalanya, maka engkau harus memiliki hati seorang janda, karena api cinta kasih yang ideal akan saudara miliki, ketika saudara memiliki hati seorang janda.

Wahyu 18 : 7

18:7 berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan, sebanyak kemuliaan dan kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia berkata di dalam hatinya: Aku bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung.

Berikanlah siksaan dan perkabungan sebanyak kemuliaan dan kemewahan yang telah ia nikmati. Hal ini terjadi ketika kita menikmati dunia.

Aku bertahta seperti ratu, sehingga Tuhan tidak menjadi Raja dalam hidupnya, Tuhan tidak berkuasa dalam dirinya,Tuhan tidak berdaulat dalam dirinya.

Aku bukan janda, aku tidak punya hati seorang janda, aku tidak akan pernah berkabung.

Mengapa kita harus memiliki hati seorang janda?

Misalnya, kekasih saya disalibkan di kota Cirebon.

  • Bukan berarti kota Cirebon tidak memikat, bukan berarti Cirebon tidak ada kenikmatan.
  • Cirebon itu nikmat, Cirebon itu memikat, di Cirebon banyak udang besar, tapi saya tidak suka dengan kota Cirebon, karena kekasih hati saya sudah disalibkan disana.
  • Bukannya saya tidak cinta kepada dunia, bukannya saya tidak suka kepada dunia, tapi dunia sudah menyalibkan kekasih hati saya.

Inilah yang dimaksud “hati seorang janda”.

Seseorang yang memiliki hati seorang janda, akan selalu merindukan kekasih hatinya.

  • Tuhan mau gereja-Nya memiliki cinta kasih, seperti seorang janda.
  • Kalau gereja tidak memiliki hati seorang janda yang mau bergantung terus kepada kekasihnya, yang mau melihat terus kepada kekasih yang mening-galkan dia, maka gereja tidak akan bisa sempurna.

Oleh karena itu saudara harus memiliki hati seorang janda.

Matius 9 : 14-15

9:14 Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

9:15 Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Tuhan berkata, “selama Aku ada di dunia ini, mereka tidak berdukacita, mereka tidak punya hati seorang janda. Setelah Aku tidak ada lagi di dunia ini, maka pada waktu itu mereka harus memiliki hati seorang janda”.

  • Cinta kepada Tuhan yang ideal, adalah ketika saudara mencintai Tuhan dengan hati seperti seorang janda.
  • Kita harus ngotot untuk bertemu Tuhan.
  • Tuhan, saya tidak mau tahu saya mau ketemu Tuhan, Tuhan saya tidak bisa hidup tanpa Tuhan, Tuhan saya tidak bisa bernafas tanpa Tuhan.

Kalau saudara sudah sampai ketingkat ini, saudara baru disebut memiliki hati seorang janda.

  • Apakah saudara pernah kehilangan seseorang yang saudara sayangi?
  • Apakah saudara pernah merindukan seseorang yang telah meninggalkanmu?

Kalau saudara tidak rindu, berarti cinta saudara perlu dipertanyakan.

  • Kalau Tuhan masih bersama-sama dengan murid-murid-Nya, maka mereka tidak perlu bersukacita.
  • Tapi pada suatu hari, Sang Mempelai ini akan diambil, Yesus akan pergi dan barulah mereka berdukacita.

Artinya fungsi gereja harus kembali yaitu harus memiliki hati seorang janda.

1 Yohanes 3 : 2-3

3:2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

Kita adalah anak-anak Allah, kita tidak tahu nantinya kita jadi apa dan kita akan menjadi serupa dengan Dia. Kesempurnaan bisa terjadi ketika Yesus menyatakan diri-Nya kepada saudara.

3:3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

Kalau saudara mempunyai pengharapan yang seperti itu dan saudara mau berjumpa dengan Kekasih hati saudara, maka saudara terus berusaha menyucikan diri saudara, supaya saudara bisa bertemu dengan Kekasih saudara setiap hari.

  • Memang tidak mudah karena saudara tinggal di dunia yang penuh dengan daya tarik dan penuh dengan orang-orang aneh di sekitar kita.
  • Dan orang-orang aneh ini mau menarik kita untuk menjauh dari Tuhan.
  • Mungkin orang aneh itupun tidak sadar, tapi kita yang harus sadar kalau kita lagi ditarik.
  • Kita tidak boleh menggampangkan sesuatu.

Kita dengan mudah berkata mengasihi Allah, mengasihi sesama, tapi apakah sudah saudara praktekkan? Ingat! Kalau kita tidak memiliki hati seorang janda, maka kamu belum ideal sebagai orang Kristen.

  • Jika saudara berkata mengasihi Allah, tapi saudara masih membenci dan kecewa dengan sesama, berarti kasih saudara PALSU.
  • Meskipun saudara jago firman, tapi kalau saudara membenci orang berarti kasih saudara palsu.
  • Meskipun ada firman yang sesulit apapun untuk melakukannya, tapi jika kita mengasihi Allah, maka kita akan mudah melakukan firman tersebut.

Meskipun saya disakiti, tapi karena saya mengasihi Allah dan saya melihat ada Allah didalam dia, maka saya akan mudah mengampuni dia.

  • Saudara jadi mudah menerima orang lain, karena saudara mengasihi Allah.
  • Jika ada kasih Allah yang mengalir dalam saudara, maka saudara bisa mengalirkan kasih Allah kepada sesama saudara.

Firman atau perintah seberat apapun, pasti bisa saudara lakukan karena saudara mengasihi Allah dan memiliki hati seorang janda.

Jangan focus lagi pada dirimu tapi, harus focus kepada Allah. Oleh sebab itu kasih akan Allah ditunjukkan sejauh mana firman itu hidup didalam saudara.

Kalau saudara masih hidup berantakan jangan berkata engkau mengasihi Allah.

Jika saudara mengasihi Allah maka saudara akan memperhatikan jiwa-jiwa yang terhilang.

Yohanes 21 : 15

21:15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”

Tuhan mau beri tahu satu hal kepada saudara, “kalau kamu mengasihi Aku maka kamu harus peduli dengan jiwa-jiwa yang terhilang”.

Bagaimana caranya agar saudara peduli dengan jiwa-jiwa yang terhilang, yaitu dengan menghidupkan firman didalam saudara.

  • Hal ini membuktikan kalau saudara mengasihi Allah.
  • Kalau firman hidup didalam saudara, maka saudara menjadi berkat bagi banyak orang dan saudara menjadi teladan bagi sekitar saudara.
  • Jangan sampai orang melihat hidup saudara sama seperti hidup orang dunia.
  • Kita harus tampil beda dan berani berbeda dari dunia dan berani menjadi sampah bagi dunia.

B.Api Pemuridan

Lukas 12 : 49-53

12:49 “Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!

Pertanyaannya :

  • Apakah api itu sudah menyala di dalam saudara?

Lukas 12:50-53

12:50 Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!

Aku harus menerima baptisan, tapi susah hati-Ku sebelum hal itu berlangsung.

12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

Aku akan membawa pertentangan artinya kamu akan dibentuk dan diproses oleh api pemuridan. Dan hal itu sangat menyakitkan.

12:52 Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.

Terkadang pertentangan itu terjadi di tengah orang-orang terdekat dengan kita. Dan hal itu sangat menyulitkan, tapi siapakah yang membentuk saudara?  Justru orang yang membentuk saudara adalah orang-orang yang ada disekitar saudara.

  • Merekalah yang akan memproses saudara menjadi bejana yang indah dihadapan Tuhan atau justru menjadi bejana yang rusak.
  • Jika saudara mau menjadi bejana yang indah dihadapan Tuhan maka saudara harus mau diproses oleh Tuhan.
  • Jika saudara mau menjadi bejana yang rusak, maka saudara bisa mengikuti maunya orang dan mengijinkan dirimu dirusak, tidak perlu susah-susah.
  • Tuhan terkadang menempatkan orang-orang aneh disekitar kita untuk membentuk kita.

Inilah yang disebut dengan pemuridan.

12:53 Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya.”

Tuhan melempar api, begitu api terlempar ada proses dalam hidup saudara dan saya, kita dibentuk oleh Tuhan, dan kadang kala sangat menyakitkan.

Saudara sebagai orang tua dan anak saudara kurang ajar, tapi saudara harus diam, justru harus mendoakan.

Dimana kebenarannya?

  • Inilah kebenaran itu.
  • Memang sakit jika terjadi demikian, tapi inilah yang disebut dengan pemuridan dan api ini terjadi hari-hari ini.

Kalau saudara adalah gereja maka saudara harus rela dimuridkan. Firman Tuhan jelas berkata, untuk menjadi murid maka saudara harus sangkal diri, memikul salib dan mengikut Aku.

Ingat! Menyangkal diri artinya saudara tidak bisa setuju dengan keinginan diri saudara sendiri.

  • Saudara tidak bisa setuju dengan hidup nyaman, hidup enak, tapi saudara harus setuju dengan firman Tuhan.
  • Ketika saudara setuju dengan firman Tuhan dan saudara tidak setuju dengan diri saudara, itulah yang disebut dengan menyangkal diri.
  • Dan penyangkalan diri itu, memang sangat menyakitkan.

Dan inilah yang disebut dengan pikul salib.

  • Meskipun telinga saudara sampai merah mendengar firman ini, tapi bila saudara benar-benar mengikuti firman-Nya, maka saudara nantinya akan benar-benar menjadi cantik dihadapan Tuhan.
  • Tuhan sengaja melempar api ini supaya saudara diproses menjadi bejana yang indah.
  • Saudara harus meninggalkan zona nyaman dan masuklah ke dalam zona iman.
  • Dan bersiaplah menjadi sampah bagi dunia.

Inilah pemuridan itu.

  • Semakin saya terbakar dengan api pemuridan maka Allah semakin hidup didalam saya.
  • Biarlah hidup kita menjadi persembahan bagi Tuhan dan menjadi ibadah yang benar dihadapan Tuhan.
  • Jika api pemuridan membakar saudara dan saya, maka kita akan mengenal pribadi Allah.

Roma 12 : 1

12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Ibadah bukan hanya sekadar pergi ibadah di gereja 2 jam :

  • Dan bukan sekadar berdoa setiap pagi,
  • Serta bukan sekadar berdoa sebelum saudara beraktifitas,
  • Bukan pula sekadar berdoa sebelum tidur dan berdoa sebelum makan,

Tapi ibadah adalah mempersembahkan tubuh kita yang kudus, yang tidak bercacat dan tidak bercela, dimana Firman itu harus hidup, berkembang dan berbuah didalam kita.

1 Tawarikh 28 : 9

28:9 Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya.

Inilah firman TUHAN, kalau hari ini kamu mencari Dia maka Dia berkenan untuk ditemui, tapi kalau kamu tidak peduli kepada Dia, kamu meninggalkan Dia, maka Dia akan membuang kamu.

Jangan berpikir dengan percaya Yesus, dengan pelayanan dan dengan ibadahmu, kamu boleh merasa sudah aman, pasti masuk sorga. Jangan berpikir seperti itu. Itu keliru.

  • Kita harus berpikir bahwa kita belum aman.
  • Karenanya kita harus mengejar terus kekudusan sampai kita sempurna seperti Allah kita sempurna.
  • Oleh karena itu, “Cintai Tuhan seperti tidak ada hari esok”.
  • Artinya saudara harus ngotot mencintai Tuhan hari ini, seperti besok kita sudah mati.

Saudara dan saya harus terus dibakar dengan api pemuridan, kita terus belajar sampai kita mengenal Allah, mengenal pikiran-Nya, mengenal perasaan-Nya, mengenal hati nurani-Nya.

  • Kalau saudara mengenal Dia dengan benar maka saudara pasti mencari Dia, tetapi kalau saudara meninggalkan dia maka Dia akan membuang saudara untuk selamanya.
  • Firman dalam Perjanjian Lama ini tetap berlaku di Perjanjian Baru, karena Firman Tuhan berlaku dahulu, sekarang dan sampai selamanya.
  • Kalau firman ini tidak berlaku di Perjanjian Baru, untuk apa ada Perjanjian Lama yang hari ini kita bahas.

Perjanjian Lama adalah bayangan dari yang akan datang, yang diwujudkan oleh Kristus.

Kalau saudara meninggalkan Tuhan, tetap saja saudara akan terbuang.

  • Jangan pikir saudara sudah aman dengan beribadah tiap minggu, dengan dengar firman setiap minggu.
  • Jika saudara tidak peduli dengan firman Tuhan, bosan dengan firman, itu membahayakan bagi saudara.

Saudara akan dibakar dengan api pemuridan, saudara akan dididik, di-proses, dibentuk oleh Tuhan dan hal itu sangat menyakitkan.

C.Api Pelayanan

Roma 12 : 11

12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Pelayanan itu harus dengan hati yang menyala-nyala. Pelayanan bukan hanya ketika saudara dijadwalkan melayani baru saudara melayani. Pelayanan seperti itu bukan termasuk pelayanan.

Hati kita harus membara, harus penuh dengan semangat tinggi untuk melayani Tuhan dan kita mau melakukan sesuatu yang terbaik untuk Tuhan.

  • Itulah yang dimaksud dengan “roh yang menyala-nyala” dan “itulah api pelayanan”.
  • Jika saudara terluka dalam pelayanan dan langsung mau meninggalkan pelayanan, ini bukan kebenaran, kecuali bila Tuhan yang memerintahkan saudara untuk pergi.
  • Kalau Tuhan tidak menyuruh saudara pergi, saudara harus bertahan disana walaupun menyakitkan.

Ingat !!!  Pemuridan memang bagaikan “uji nyali” menghadapi masalah, memang me-nyakitkan dagingmu.

  • Saya ingatkan, meskipun saudara disakiti terus, saudara harus terus bertahan karena saudara sedang dimuridkan.
  • Tidak masalah meskipun diri kita yang sakit, asalkan jangan roh kita yang sakit.
  • Hati kita harus tetap membara untuk melayani Tuhan dan pelayanan tidak bisa sesuka kita, tapi pelayanan harus sesuai utusan.

Ingat! Pelayanan tidak ada off nya, jika ada, itu sama saja dengan “resign” dari pelayanan dan sama saja artinya saudara keluar dari pekerjaan saudara di kantor atau dimanapun saudara bekerja.

Yohanes 12 : 26

12:26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

Tuhan Yesus berkata, “Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikuti Aku”.

  • Kalau saudara melayani Tuhan, saudara harus mengikuti Tuhan.
  • Dimana Tuhan berada, di situ pun pelayan Tuhan berada.
  • Meskipun saudara tidak nyaman dalam pelayanan, tidak peduli, karena yang penting adalah pengutusan.

Yang akan dihormati Bapa adalah orang yang melayani Tuhan dengan semangat, atau orang yang memiliki api membara didalam dia untuk melayani. Kalau “orang ini” adalah saudara, maka :

  • Saudara tidak akan peduli mau dihina, atau mau dilecehkan orang, bahkan saudara tidak peduli mau dianggap sampah dunia, tapi saudara akan tetap focus kepada Tuhan.
  • Jika demikian dia akan dihormati Bapa.
  • Saya yakin, semua orang yang ada disini pasti ingin dihormati Bapa di sorga.

Jadi, kalau saudara mau dihormati Bapa di sorga, saudara harus melayani Tuhan sesuai dengan kehendak Tuhan bukan kehendak kita.

  • Jika saudara melayani sesuai dengan kehendak saudara dan saudara melayani dengan sesuka hati saudara, ini namanya melayani dengan api palsu.
  • Pelayanan adalah ladang pekerjaan.
  • Kalau saudara berdiam diri tidak melayani, dan Tuhan melihat saudara menganggur maka akan diganti dengan orang lain.

Bisa saudara bayangkan kalau saudara adalah atasan dan bawahan saudara santai-santai tidak bekerja, apa yang saudara lakukan?  Pasti saudara pecat.

  • Sekarang bisakah saudara bayangkan, kalau atasan kita itu adalah Tuhan?
  • Apakah saudara masih mau semena-mena dalam melayani? Tidak bisa, karena dimana Tuhan berada disitulah pelayan-Ku berada.
  • Jika saudara diutus maka saudara diperlengkapi oleh Tuhan.

Jika saudara diutus maka saudara harus mengikuti Tuhan, walaupun tempat itu tidak menghasilkan apa-apa.

  • Meskipun pelayanan kita begini-begini saja, tidak berubah-ubah, saudara tetap setia saja karena semua sesuatu dimulai dari yang kecil, tidak mungkin dimulai dari yang besar.
  • Setialah dari yang kecil, apa yang saudara bisa lakukan untuk Tuhan, itulah api pelayanan namanya.

Kalau saudara melayani dengan kehendak saudara, maka yang timbul adalah api palsu.

Imamat 10 : 1

10:1 Kemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing mengambil perbaraannya, membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas api itu. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka.

Mereka tidak disuruh Tuhan.

  • Berapa banyak kita melayani tanpa disuruh Tuhan?
  • Berapa banyak yang sudah disuruh Tuhan untuk melayani, tapi justru saudara menghindar dari pelayanan?
  • Jika demikian apa bedanya saudara dengan Nadab dan Abihu?

10:2 Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.

Mereka mati dihadapan Tuhan. Oleh karena itu pelayanan bukan main-main tapi pelayanan adalah pekerjaan yang harus saudara tuntaskan.

Ketika saudara masih orang dunia, Tuhan memperhadapkan dua hal dalam hidup saudara, yaitu :

  • Hidup Kekal
  • Upah Kekal

Hidup Kekal :

  • Saudara diberi anugerah oleh Tuhan.
  • Saat saudara mendapat anugerah, saudara bersyukur boleh mengenal Tuhan sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Disinilah saudara mendapat hidup kekal.

Upah Kekal

  • Saudara diperhadapkan dengan upah kekal.
  • Upah kekal hanya bisa didapat ketika saudara mengikuti Tuhan dimana Tuhan berada.
  • Dimana saudara dipanggil Tuhan, dimana saudara diutus Tuhan dan saudara melayani disitu.

Sampai Tuhan berkata, pergi ke tempat lain dan menjadi berkat di tempat lain.

Ada orang yang konseling pada saya , dia mau mundur dari pelayanan. Saya katakan kepadanya agar dia tidak mundur dari pelayanan, karena saudara tidak bisa mengambil keputusan pada saat emosi.

  • Saudara harus berdoa dahulu, saudara tidak bisa mengambil keputusan pada saat emosi karena yang bicara adalah daging saudara.
  • Jika kita lagi emosi, lagi kesal kepada orang, lagi ada benci kepada orang, daging kita yang bicara.
  • Ambil keputusan saat emosi akan berakhir saudara bisa meninggalkan pelayanan saudara.
  • Yang akan timbul akhirnya api palsu.

Jika ada api palsu, maka saudara tidak akan mendapat upah dan saudara akan mati sia-sia dan selagi saudara hidup dosa saudara akan bertambah-tambah.

  • Banyak orang awalnya semangat melayani, tapi lama-lama semangatnya semakin turun, kerajinannya semakin kendor dan semakin malas.
  • Ingat! Firman Tuhan berkata, janganlah kerajinanmu kendor.
  • Api itu harus terus menyala, saudara harus rindu untuk melayani Tuhan setiap minggu.
  • Kalau saudara punya api pelayanan bisa jadi saudara tiba-tiba saudara kuat mengangkat speaker.

Dahulu pertama kali saya khotbah, baju saya selalu basah, saya keringat dingin dan hal itu masih berlangsung sampai hari ini. Saya selalu merasa tidak mampu, “Tuhan saya tidak bisa, khotbah”.

  • Kalau saya tidak menguasai materi khotbah pasti saya bolak balik ke toilet untuk berdoa.
  • Saya doa di toilet, Tuhan tolong saya, saya tidak mampu tapi saya mau menjadi berkat bagi orang lain.

Bagaimana caranya, agar saudara mempunyai api yang membara dan saudara bisa menjadi berkat bagi orang lain, tapi sesuai dengan pengutusan dari Tuhan.

  • Hati-hati api pelayanan bisa dari Tuhan tapi bisa juga api emosi.
  • Emosi bukan berarti marah tapi emosi adalah cinta sesaat. Hati-hati dengan api emosi.
  • Saudara berkata pelayanan di gereja ini enak, itu emosi namanya, tapi kalau saudara sudah mengucapkan janji itulah masalahnya.
  • Saya sudah bertemu banyak orang yang berkata Tuhan ingin saya pelayanan disini, tapi akhirnya dia kabur juga tidak mengikuti apa kata Tuhan.

Banyak orang yang mudah berkata-kata tapi akhirnya hanya ada api palsu. Saya tidak menghakimi tapi firman yang berkata seperti itu. Hati-hati dengan api emosi.

  • Pelayanan tidak akan lepas, dari yang namanya api pemuridan.
  • Saudara tidak bisa lepas dari api pemuridan, karena saudara akan diproses, dibentuk didalam pelayanan.
  • Saudara akan menjadi seperti seorang jongos seperti tidak ada artinya dan tidak dianggap pelayanannya.

Tapi itulah pelayanan.

Meskipun saudara tidak dianggap oleh dunia, puji Tuhan, tapi Tuhan melihat apa yang kamu lakukan.

Jadi gereja harus menjadi rumah api cinta kepada Tuhan, api pemuridan dan api pelayanan.

  1. Fungsi Gereja Sebagai Rumah Garam

Fungsi garam yaitu :

A.Sebagai Desinfectan

Desinfektan adalah untuk membunuh kuman

Yehezkiel 16 : 4

16:4 Kelahiranmu begini: Waktu engkau dilahirkan, pusatmu tidak dipotong dan engkau tidak dibasuh dengan air supaya bersih; juga dengan garampun engkau tidak digosok atau dibedungi dengan lampin.

Zaman dahulu belum ada vaksin, belum ada suntik polio atau apapun yang lain.

Begitu ada bayi yang lahir, bayi itu dibersihkan dengan air dan dibalur dengan garam, untuk membunuh kuman-kuman di tubuh bayi tersebut.

Fungsi garam sebagai desinfektan artinya untuk menetralisir racun, bahkan garam juga membuang semua racun itu.

B.Sebagai Pengawet

Zaman dahulu untuk mengawetkan jenazah, hanya dibalur dengan garam.

Didalam saudara dan saya ada racun ular, yang disuntikkan kepada Adam dan Hawa di taman Eden.

Ular meracuni Adam dan Hawa, bahkan meracuni sampai ke keturunannya dan racun itu juga ada didalam kita sekarang.

Fungsi garam sebagai pengawet artinya kuman-kuman pembusukkan dimatikan. Jadi saudara “di awetkan” artinya saudara telah menjadi orang-orang kekal, karena saudara sudah ditaburi garam, semua racun-racun didalam saudara sudah di buang dan saudara akan hidup kekal.

  • Saudara tidak lagi menjadi manusia yang fana, tapi manusia kekal karena saudara akan hidup kekal.
  • Inilah yang dimaksud pengawetan oleh garam.
  • Jadi yang diawetkan adalah kita karena kita adalah manusia fana akan diubah Tuhan menjadi manusia kekal.
  • Saudara lahir dengan kuman-kuman dan racun ular sudah ada didalam saudara, kuman dan racun tersebut akan dibunuh oleh garam.

Garam ini adalah kasih Allah. Kasih Allah akan membunuh semua kuman didalam saudara. Semua kejahatan saudara akan dibunuh oleh kasih Allah.

  • Kalau saudara mengakui diri saudara adalah gereja, maka saudara harus kembali kepada fungsi garam.
  • Saudara harus menjadi manusia kekal, saudara harus buang semua racun ular itu, singkirkan semua racun ular itu.
  • Maka saudara akan hidup sempurna, sama seperti Bapa di sorga hidup sempurna.

C.Sebagai Pemberi Citarasa

Fungsi garam adalah memberi citarasa (asin).

  • Kalau rasanya pahit, itu bukan rasa garam.
  • Kalau hidup saudara memberi rasa pahit hati bagi orang lain, berarti saudara tidak berfungsi lagi menggarami orang lain.
  • Hidup saudara harus menjadi berkat bagi orang lain, walaupun orang lain tidak menanggapinya sebagai berkat, tapi tetap saja saudara harus menjadi berkat bagi orang lain, saudara harus memberi rasa sedap bagi orang lain.

Markus 9 : 49-50

9:49 Karena setiap orang akan digarami dengan api.

9:50 Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain.”

Mark 9 : 49-50

9:49 For every one shall be salted with fire, and every sacrifice shall be salted with salt.

Dalam Alkitab bahasa Indonesia ada kalimat yang hilang dan lengkapi kembali, sehingga pengertiannya ada dalam kalimat ini, “Karena setiap orang akan digarami dengan api, dan semua pengorbanan harus diberikan garam”.

  • Kalau pengorbanan tanpa garam, berarti pengorbanan semu.
  • Misalnya saya berkorban untuk si H, bukan karena saya mengasihi dia, tapi supaya orang lain melihat saya sedang berkorban bagi si H dan saya dilihat orang sebagai orang baik.
  • Saudara tidak bisa berkorban seperti ini, ini yang dimaksud pengorbanan semu.

Mark 9:50

9:50 Salt is good: but if the salt have lost his saltness, wherewith will ye season it? Have salt in yourselves, and have peace one with another.

Semua pengorbanan, dasarnya adalah kasih. Tanpa kasih saudara tidak bisa berkorban.

Problem yang besar yang pertama adalah racun ular.

  • Selama masih ada racun ular, saudara tidak bisa menyalurkan kasih kepada orang lain.
  • Saudara akan menyalurkan “kasih daging” kepada orang.

Problem yang besar yang kedua adalah ego.

  • Kecenderungan kita adalah melempar kesalahan kepada orang lain, kita cenderung tidak mau disalahkan.
  • Jika Adam saat bersalah, dia datang ke Tuhan pasti Tuhan ampuni, tapi Adam sembunyi di semak-semak.
  • Saat Tuhan datang Adam berkata perempuan yang Kau tempatkan disebelahku itulah yang bersalah.
  • Demikian juga Hawa mempersalahkan ular.

Saat ular disalahkan, memang dia sumbernya dan patut disalahkan. Iblis memang paling bersalah.

Banyak orang berkata, “Tuhan ampuni saya, saya benar-benar bersalah”. Kalau saudara berkata seperti itu, pasti Tuhan mengampuni.

  • Tapi banyak juga yang mempersalahkan Tuhan, karena Tuhan menaruh perempuan di tengah-tengahnya sehingga membuat dirinya jatuh.
  • Banyak yang berkata selalu jalannya lurus, orang lain yang bersalah.
  • Orang yang merasa dirinya paling benar, berarti jiwanya sedang sakit.

Jika saudara menyalahkan banyak orang sebagai penyebab masalahmu, segera bertobat karena jiwamu sedang sakit meriang.

  • Prinsip, saudara tidak boleh menyalahkan orang lain apabila saudara punya masalah, tidak perlu cari biang kerok.
  • Kalau saudara bermasalah dengan satu orang, koreksi diri sendiri, saudara bermasalah dengan dua orang, koreksi diri sendiri, dengan tiga orang koreksi diri sendiri.
  • Semakin saudara bermasalah dengan banyak orang, maka saudara harus koreksi benar-benar diri saudara sendiri.
  • Kalau dengan satu orang saja kita sudah bermasalah, dimana garammu?

Ingat! Kitab Amsal dua kali berkata “Ada jalan yang disangkanya lurus tapi ujungnya menuju maut”. Kita merasa diri kita benar, jalan kita lurus, tapi ujungnya maut.

Jangan merasa nyaman selama saudara masih menginjakkan kakimu di bumi ini, karena saudara belum benar.

Kita lihat kasus Habel dan Kain.

Mengapa Kain bermasalah?

Mengapa Kain membunuh Habel?

  • Karena Kain cemburu korban persembahan Habel yang diterima TUHAN.
  • Saudara perhatikan kata perkata dalam Alkitab, ternyata karakter Kain yang bermasalah bukan persembahannya.
  • Pengenalan Kain akan Tuhan tidak benar, sehingga persembahannya juga tidak benar.
  • Kalau karaktermu hancur, tidak beres, meskipun saudara mau memper-sembahkan yang terbaik sekalipun untuk Tuhan, maka persembahan itu tidak benar.

Kejadian 4 : 4-5

4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Ada kata sambung yang penting disini, yaitu kata “dan”.

Tuhan mengindahkan Habel dan korban persembahannya.

Ada 2 kata yang terpisah.

Habel sudah benar dan persembahannya juga benar.

4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.

Kalau TUHAN berkata korban persembahan Kain tidak diindahkan berarti yang ber-masalah hanya korban persembahannya tapi Tuhan berkata “Kain dan korban persem-bahannya tidak diindahkan Tuhan.”

  • Ini berarti Kain yang tidak beres.
  • Jika Kainnya tidak beres maka persembahannya juga tidak beres.
  • Jika kamu sedang tidak beres lalu membawa persembahan kepada Tuhan, mengapa Tuhan tidak mau terima persembahanmu? Karena kamu tidak beres.

Tuhan berkata, jangan membawa persembahan dulu, tapi kamu harus berdamai dahulu dengan sesamamu.

  • Selama kamu tidak beres, jangan membawa persembahan untuk Tuhan, karena korbanmu juga tidak beres.
  • Pertentangan antara Kain dan Habel masalah ada di manusianya yang tidak beres.
  • Saudara harus diberi garam, dimana saudara diawetkan dan semua racun dalam saudara dibuang.
  • Saudara harus memberi rasa pada dunia, bukan rasa pahit yang saudara beri tapi rasa yang membuat selera dunia semakin indah di hadapan Tuhan
  1. Fungsi Gereja Sebagai Rumah Doa

Saudara harus menjadi rumah doa.

Saudara harus mengasihi Tuhan terlebih dahulu, saudara harus mempunyai api pemuridan terlebih dahulu, saudara harus punya garam terlebih dahulu baru saudara jadi rumah doa.

Yesaya 56 : 7 

56:7 mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.

Saudara akan menjadi gereja yang besar, saudara akan menjadi rumah doa bagi segala bangsa dimana bukan hanya berdoa untuk daerah saudara saja, tapi doa saudara harus sampai ke seluruh dunia,

Doa saudara bisa menembus pulau-pulau, pelosok-pelosok daerah yang terdalam dan saudara akan menjadi Rumah Doa bagi segala bangsa.

Keluaran 30 : 34-35

30:34 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Ambillah wangi-wangian, yakni getah damar, kulit lokan dan getah rasamala, wangi-wangian itu serta kemenyan yang tulen, masing-masing sama banyaknya.

30:35 Semuanya ini haruslah kaubuat menjadi ukupan, suatu campuran rempah-rempah, seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah, digarami, murni, kudus.

Formulasi doa yang lengkap, yang terdiri dari 5 unsur :

A.Getah damar (getah mur) berbicara tentang penderitaan, penyangkalan diri.

Kalau saudara berdoa dan saudara tidak menyangkal diri, maka saudara bukan orang yang berdoa. Doa harus disertai penyangkalan diri.

  • Saudara bangun tidur pasti mengantuk berat, itu termasuk penderitaan.
  • Tapi kalau saudara sudah segar dan baru berdoa, itu bukan termasuk penderitaan.
  • Seringkali kita datang ke Tuhan saat kita sudah segar.
  • Saudara sudah puas tidur, baru saudara masuk dalam doa.

Jika demikian dimana penyangkalan dirimu?

B.Kulit lokan, berbicara tentang pengorbanan atau penyerahan diri total kepada Tuhan.

  • Kulit lokan adalah kulit binatang.
  • Jika saudara tidak menyerahkan diri total kepada Allah, maka saudara bukan disebut dengan orang yang berdoa.
  • Saudara tidak akan pernah menjadi rumah doa bagi segala bangsa jika saudara datang ke Tuhan sesuai dengan waktu saudara, bukan sesuai dengan waktu Tuhan
  • Berarti, saudara tidak berserah diri total bagi Allah.

C.Getah Rasamala berbicara tentang iman

Getah Rasamala sebenarnya getah yang berbau, tapi mengapa bisa menjadi wangi-wangian?

Perhatikan Gambar Ruang Kudus (B) dihalaman 45 yang merupakan gambaran gereja Tuhan.

A

Ruang Kudus (B) yang berisi Menorah,Meja Roti Sajian dan Mezbah Ukupan

Ada 3 hal yang penting di dalam gereja, yang digambarkan dengan Ruang Kudus (B), yaitu :

 

1). Firman, dilambangkan oleh Kandil (Menorah).

2). Perjamuan Kudus, dilambangkan oleh Meja Roti Sajian.

3). Doa, Pujian dan Penyembahan, dilambangkan oleh Mezbah Ukupan.

Pada Mezbah Ukupan ada doa.

Doanya harus ada penyangkalan diri, harus ada penyerahan hidup total kepada Tuhan.

Getah rasamala berbicara tentang iman, sesuatu yang bau nya agak sengit, tapi ketika dicampur dengan rempah-rempah dan dibakar, akan menjadi wangi yang sangat menyengat.

Sesuatu yang kelihatannya buruk, akan berubah menjadi sesuatu yang baik.

Inilah yang disebut dengan iman.

Roma 5 : 1-5

5:1 Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.

Oleh iman kita mempunyai damai sejahtera.

5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

Dari iman kita masuk dalam anugerah, di mana kita diselamatkan.

Dalam kasih karunia, kita bermegah dalam pengharapan dan kita percaya suatu hari kita diselamatkan didalam anugerah.

5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,

Ini namanya iman, bau yang wangi membawa kemuliaan bagi saudara.

Sesuatu yang menyengat yang bau tapi begitu dicampur dengan penyerahan diri, dengan garam dan dengan kemenyan akan menjadi wangi yang sangat menyengat.

  • Suatu masalah yang besar, yang sepertinya hancur semuanya tapi begitu kita masuk didalam Tuhan mengenal Tuhan, semua Tuhan ubah menjadi kebaikan.
  • Kalau saudara sengsara maka saudara akan tekun terus.
  • Kalau saudara tidak pernah sengsara, saudara tidak pernah tekun.

Apakah saudara mau tekun? Sengsaralah lebih dahulu.

5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Kalau saudara sengsara terus, maka lama kelamaan saudara akan kebal.

  • Saudara akan kebal dengan masalah apapun.
  • Saya sudah kebal, karena setiap minggu harus berdoa supaya ada mujizat.
  • Ibadah bisa berlangsung, hanya karena ada doa.
  • Tuhan tidak membuat semuanya langsung ada, karena kalau semuanya langsung sudah ada pasti kita tidak berdoa.

Justru karena semuanya tidak ada, tapi saya percaya pasti ada, oleh sebab itu saya berdoa dan saya yakin kita semua disini berdoa.  

Inilah yang namanya iman.

5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Meskipun saudara terkena masalah, saudara tidak akan pernah kecewa karena semuanya akan berubah menjadi kebaikan.

D. Kemenyan berbicara tentang Roh Kudus.

Waktu orang Majus datang ke Betlehem untuk menyembah Yesus, orang Majus membawa emas, mur dan kemenyan.

  • Emas, melambangkan Bapa yang sempurna.
  • Mur, melambangkan penderitaan Yesus.
  • Kemenyan, melambangkan Roh Kudus.

Jadi saudara harus menyangkal diri, saudara harus berserah total, saudara harus punya iman dan saudara harus punya Roh Kudus.

Tanpa Roh Kudus saudara tidak bisa berdoa dengan benar, karena Roh Kudus akan memimpin saudara berdoa.

E.Garam berbicara tentang kasih.

Apakah saudara mendoakan saya? Iya, karena saudara mengasihi saya.

  • Tapi kalau saudara tidak mengasihi saya, pasti doanya menghujat saya.
  • Itu namanya bukan doa, karena tidak ada unsur garam, yang ada hanya unsur racun.

Kalau berdoa harus ada unsur kasih.

Walaupun ada yang menyakiti saya, saya tetap berdoa untuk dia, karena saya mengasihi dia.

Sehingga doa ini menjadi komplit sempurna.

Doa bisa dijawab oleh Tuhan jika ada :

  • Penyangkalan diri.
  • Penyerahan diri total kepada Tuhan.
  • Iman
  • Roh Kudus yang terlibat,
  • Kasih dalam doa kita.

Saya mengasihi istri saya dan saya berdoa untuk dia, maka Tuhan buka jalan untuk setiap masalahnya karena saya berdoa dengan kasih.

Jadi saudara harus berdoa bagi orang-orang sekitar saudara dengan kasih :

  • Maka saudara akan melihat mujizat-mujizat akan terjadi.
  • Karena Tuhan akan bukakan semua jalan untuk setiap masalah.

Jadi ada 4 fungsi gereja.

  1. Sebagai Rumah Roti
  • Apakah saudara sudah menjadi rumah roti?
  • Apakah saudara sudah menjadi berkat bagi orang lain?
  1. Sebagai Rumah Api
  • Apakah saudara mengasihi Tuhan?
  • Apakah saudara punya api pemuridan, yang rela dibentuk dan di-proses?
  • Apakah saudara punya api pelayanan?
  1. Sebagai Rumah Garam

Saudara adalah “rumah garam” yang diawetkan, yang di desinfectan kan, saudara memberi citarasa pada dunia.

  1. Sebagai Rumah Doa

Doa saudara adalah doa bagi bangsa-bangsa dan bagi orang-orang ter-hilang.

Kalau 4 fungsi gereja ini saudara jalankan maka saudara akan menjadi gereja yang sempurna dan menjadi mempelai Kristus.

Amin.

Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

21 AGUSTUS 2018 – HAMBA YANG TAAT (VIDEO) ROY SIWALETTE

WARTA 26 AGUSTUS 2018-PRAJURIT YANG SIAP SEDIA

WhatsApp Image 2018-08-24 at 17.07.26

PRAJURIT YANG SIAP SEDIA

Kita ditempatkan didunia ini layaknya domba ditengah srigala (Matius 10:16). Kita tidak hanya diajarkan bagaimana caranya bertahan, tapi Tuhan juga mengajar untuk berperang. Sayangnya dewasa ini banyak orang percaya yang tidak menyadari dan cenderung hidup dengan santai dan merasa Tuhan telah menyelesaikan segalanya tanpa kita harus berjuang demi sampai ketujuan dengan sempurna. Ingat saudara iblis memang sudah dikalahkan lewat pengorbanan Tuhan Yesus dikayu salib, tapi dia belum menyerah, pertempuran demi merebut hati manusia masih terus berlanjut hingga saat ini sampai benar-benar iblis terikat (Wahyu 20:2-3).
Selama kita masih hidup didunia, iblis akan terus menaruh perangkap agar kita kecewa dan tersesat. Terkadang dia (iblis) memakai masalah untuk kita kecewa, terkadang dia juga memakai orang terdekat demi menggocoh kita. Jika kita terpancing, maka kita masuk dalam perangkapnya. Tapi jika tidak, dia akan taruh jebakan lain. Oleh sebab itu penting bagi kita berjalan bersama Tuhan yang telah menang atas kegelapan, dan penting juga mengenal kehendak Tuhan karena kehendakNya adalah masa depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11).
Saudaraku Tuhan tidak menjadikan kita anak gampang tapi Tuhan melatih kita berperang dan menjadi prajuritnya yang gagah berani, tidak cenggeng dan pantang menyerah tapi tetap percaya kepada atasannya yaitu Tuhan. Jadi jika kita adalah prajurit dan musuh kita siap menyerang, maka bisakah kita bersantai? Jika kita bersantai kita akan hidup dalam kekalahan demi kekalahan.

Tapi sayangnya dewasa ini banyak orang Kristen yang tidak menyadari pertempuran yang didepan mata. Mereka merasa prajurit tapi hidup santai, hanyut dalam berbagai kenikmatan, dan berbaur dengan dunia. Mereka lebih mengutamakan kehidupan didunia dibanding proyeksinya setelah kematian. Mereka hanyut dalam hawa nafsunya dan hidup berdasar perasaan mereka tanpa memperdulikan perasaan Allah. Orang seperti ini tidak layak menjadi prajurit, mereka rentan dengan serangan dan rapuh karena berjalan berdasar perasaannya belaka.
Saudaraku mungkinkah seorang prajurit yang bertempur mengedepankan perasaannya? Bukankah dia akan membahayakan dirinya dan juga pasukannya? Bagaimana jika anda adalah prajurit lantas kecewa dengan sesama, pelayanan, atau keadaan dan kemudian undur dari panggilan. Bukankah akan membahayakan diri sendiri bahkan orang yang anda kasihi?

19 AGUSTUS 2018 FUNGSI GERJA BAG.II (VIDEO)

KEKALAHAN LUCIFER – 14 AGUSTUS 2018

kl

Sekaliannya mereka mulai berbicara dan berkata kepadamu : ‘Engkau (Lucifer) juga telah menjadi lemah seperti kami, sudah menjadi sama seperti kami !’ (Yesaya 14:10)

KEKALAHAN LUCIFER

 

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH PENDALAMAN ALKITAB

SELASA 14 AGUSTUS 2018

========================

Shalom !

Lucifer disebut juga dengan nama julukan Bintang Timur atau Bintang Kejora. Kata “Lucifer” dalam bahasa Ibrani, artinya “britghtness” (cemerlang atau bersinar).

Pada awalnya Lucifer memang sesuai dengan namanya yang artinya “britghtness” (terang atau cemerlang), tapi kemudian ternyata dia memberontak terhadap TUHAN, sehingga menjadi pusat kegelapan sampai dengan sekarang ini.

System dunia digambarkan dengan kerajaan Babel, dan penghulu atau penguasa dunia ini bernama Lucifer.

Rasul Yohanes mendapat ilham dari dunia dan dia berkata “jangan men-cintai dunia dan segala sesuatu yang ada didalamnya, karena yang di dunia dan didalam dunia ini, ada di bawah kekuasaan Lucifer”

Banyak orang Kristen hari-hari ini menangis, karena tidak memiliki asset atau dana dan bermasalah terus menerus.

  • Sebenarnya saudara tidak perlu menangisi masalah, karena kita diciptakan untuk menang atas masalah.
  • Tapi mengapa saudara kalah, permasalahannya karena ada tata cara atau “rule of play” yang harus saudara lakukan terlebih dahulu, barulah saudara bisa menang atas masalah.
  • Banyak orang Kristen yang menangisi masalahnya, karena dia masih mencintai dunia.
  • Banyak orang Kristen yang takut dengan kematian, karena mereka terikat dengan dunia.
  • Mereka berpikir kalau mereka meninggal, maka mereka akan berada di “dunia lain” yang lebih buruk.

Sesungguhnya, kalau saudara terus berjalan di dalam kebenaran, maka saudara tidak usah takut dengan kematian, karena kematian adalah jalan menuju kehidupan yang jauh lebih baik daripada kehidupan sekarang ini.

Ketika kita di dunia ini banyak menangis, banyak masalah, tapi kalau saudara sampai di tempat tujuan yang benar, maka disana tidak ada lagi tangisan dan air mata.

Di dunia yang sekarang ini banyak tangisan, karena penguasa dunia ini adalah Lucifer.

Yohanes 12 : 31

12:31 Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini :  sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar

Penguasa dunia ini akan dilemparkan keluar, dan penguasa dunia yang dimaksudkan disini adalah Lucifer.

  • Kekalahan atau kejatuhan Lucifer akan terjadi setelah Masa Tribulasi yang lamanya tujuh tahun,
  • Sebelum memasuki “1000 tahun damai pemerintahan Kristus” di bumi yang sekarang ini, maka Lucifer dan setan serta semua anak buahnya akan “di-ikat” dan dilemparkan kedalam jurang maut.
  • Memang benar iblis telah dikalahkan oleh Yesus Kristus di kayu salib, tapi dia masih berkuasa di dunia ini dan “racun iblis” sudah ada didalam saudara dan saya lewat peristiwa taman Eden.

Iblis hanya bisa dikalahkan dengan kuasa Roh Kudus, setelah saudara “lahir baru”, yaitu dilahirkan kembali dari Allah.

  • Dengan demikian, maka “racun iblis” didalam saudara, hanya bisa di netralisir melalui kelahiran Allah didalam saudara.
  • Allah harus lahir terlebih dahulu didalam saudara.
  • Ketika saudara berjalan dalam kehendak Allah, berarti saudara sedang berjalan didalam kuasa Roh Kudus.
  • Ketika saudara berjalan di dalam Roh Kudus, maka racun itu akan terbuang sampai saudara sempurna dan racun itu akan hilang sama sekali.

“Racun iblis” yang dimaksud adalah dosa.

Saudara harus “dilahirkan kembali dari Allah”, artinya saudara harus “dicetak ulang”, sehingga posisi saudara sudah “lahir baru” dalam Roh.

  • Saat saudara dicetak ulang, racun itu masih terus bekerja sampai hari ini.
  • Karena kita sedang dalam proses menuju sempurna, maka satu-satunya cara untuk menjadi sempurna hanyalah dengan menjadi murid.
  • Kalau saudara tidak bersedia menjadi murid, maka racun iblis atau racun Lucifer ini tidak akan pernah bisa mati didalam saudara.
  • Oleh karena itu saudara harus benar-benar menjadi murid Kristus.

Pemasalahannya, banyak yang berkata, katanya menjadi murid Yesus, tapi bukan Yesus yang berkuasa didalam dirinya, melainkan racun iblis yang berkuasa didalam dia.

Kalau racun iblis masih berkuasa didalam saudara, maka saudara tidak akan pernah menjadi sempurna, bahkan bisa kehilangan keselamatan.

Yesus berkata, saudara harus serius “belajar dan dimuridkan” dengan sungguh-sungguh, barulah saudara bisa mengalahkan racun iblis.

Ada tiga persyaratan untuk bisa dimuridkan, yaitu : penyangkalan diri, pemikulan salib dan mengikut Tuhan.

  1. Penyangkalan diri.

Penyangkalan diri artinya saudara tidak setuju dengan “diri” saudara sendiri, dan tidak setuju dengan “ego” saudara sendiri.

Misalnya :

  • Saudara terbiasa “ambil makanan orang” tanpa meminta.
  • Itu namanya mencuri.
  • Tapi setelah mengenal Yesus, saudara tidak setuju dengan tindakan saudara itu dan saudara harus berubah.

Bagaimana caranya, supaya diri saudara sendiri tidak setuju dengan tindakan saudara?  Saudara harus belajar.

  • Setelah saudara belajar, maka saudara akan tahu bahwa saudara tidak boleh setuju dengan yang namanya pornografi dan atau perjinahan.
  • Kalau saudara sudah tidak setuju dengan hal-hal itu, inilah yang disebut dengan “menyangkal diri” yang berarti, saudara tidak setuju dengan diri saudara dan ego
  1. Pemikulan salib.

Pemikulan salib yaitu saat saudara tidak setuju dengan ego saudara, maka tanpa saudara sadari saudara sedang memikul salib.

Pemikulan salib akan membuat saudara sangat menderita.

  • Puncak penderitaan pemikulan salib, adalah kematian siapa “aku”, sampai saudara tidak memiliki kepentingan apa-apa lagi.
  • Itulah sebabnya Paulus berkata “Adapun hidupku, bukanlah aku lagi, tapi Kristus yang ada didalam aku”
  • Ketika racun dosa sudah mati, disitulah puncak kekalahan Lucifer.

Permasalahannya, banyak orang Kristen masih dipecundangi oleh iblis, karena mereka membiarkan racun dosa terus hidup didalam dirinya.

Kalau racun ini dibiarkan hidup didalam diri kita dan kita terus menyetujui perbuatan-perbuatan dosa kita, maka racun ini akan semakin bertambah.

  • Ingat ! Neraka dibuat untuk Lucifer dan pengikut-pengikutnya.
  • Yang termasuk pengikut-pengikut Lucifer adalah siapa saja yang mengikuti kehendaknya, dan kehendak iblis (Lucifer) adalah dosa.
  • Jadi siapa saja yang mengikuti kehendak iblis, maka jatahnya di Neraka.

Yohanes 8 : 44

8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

  1. Mengikut Tuhan.

Kalau Allah sudah hidup didalam saudara, berarti Allah memiliki keinginan, tapi tanpa saudara sadari sejak saudara lahir ke dunia ini, sebenarnya saudara sudah membawa racun dosa.

Racun ini sudah ada didalam saudara, dan semakin bertambah banyak, sehingga kalau racun ini tidak dimatikan setiap hari, maka racun ini akan bertumbuh dan bertumbuh terus menerus.

  • Lambat laun keinginan-keinginan racun dosa ini juga akan bertumbuh.
  • Dahulu saudara menginginkan yang namanya pornografi, jika racun ini dibiarkan, akhirnya akan masuk kedalam dosa sexual.
  • Kalau racun ini dibiarkan, akhirnya saudara akan terikat dan menjadi masalah fatal, karena begitu saudara sudah terikat, maka akan sulit untuk melepaskannya.
  • Lebih baik sebelum saudara terikat, saudara harus berkata tidak, saudara harus tidak setuju dengan perbuatan itu.
  • Kalau saudara tidak setuju dengan perbuatan itu, maka pasti ada pertentangan, ada tarik menarik didalam saudara, karena sudah ada Allah didalam saudara.

Ini berarti, saudara sudah mengikut Tuhan.

Sehingga, begitu Tuhan Yesus berbicara didalam saudara, maka saudara akan menentang perbuatan-perbuatan dosa itu.

Permasalahannya : Iblis tidak mau menyerah kalah begitu saja.

Pertanyaannya : Apakah saudara masih mau mengikuti kehendak racun iblis yang penuh dengan kenikmatan dosa itu, ataukah mau mengikuti kehendak Allah?

  • Kalau saudara mengikuti kehendak racun iblis, maka iblislah yang menjadi bapakmu, dan bapamu itu namanya Lucifer.
  • Oleh karena itu, saudara tidak berhak memanggil Bapa di Sorga, Ya Abba Ya Bapa, karena saudara berbuat dosa terus, saudara menyetujui perbuatan-perbuatan iblis didalam saudara dan saudara merasa hal itu sah-sah saja.

Ingat !!!  Iblis atau Lucifer masih berkuasa di bumi ini, dia belum dikalahkan sepenuhnya. Sesaat sebelum memasuki Kerajaan 1000 tahun di Bumi, barulah iblis bisa dikalahkan dan diikat dalam jurang maut.

  • Tapi sekarang, saudara yang mengalahkan dia, tapi saudara harus sudah punya darah Anak Domba Allah, yaitu darah Yesus yang telah Dia curahkan di kayu salib di Calvary.
  • Dalam perjalanan hidup saudara sekarang ini, saudara harus mengalahkan iblis, “mengalahkan semua kehendak iblis melalui diri kita sendiri, melalui keinginan kita, melalui hasrat kita, melalui kemauan kita”.
  • Tapi apabila saudara masih senang menikmati racun dosa, maka Iblis akan terus menidurkan saudara dengan tipu muslihatnya, dengan tujuan supaya saudara terhilang dan masuk Gehenna bersama dengan dia (Lucifer).

Lukas 19 : 10

19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”

Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, tapi Iblis datang untuk mencari dan melenyapkan orang-orang yang diselamatkan Anak Manusia.

Oleh karena itu jika hari ini saudara sudah selamat, merasa yakin akan masuk sorga karena sudah terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tapi jangan senang terlebih dahulu sebelum kakimu menginjak Sorga.

  • Karena sebelum kamu masuk sorga, sebelum ada mahkota di kepalamu, sebelum kamu pakai jubah putih di Sorga, jangan merasa puas dulu.
  • Jangan merasa aman dengan keadaan saudara sekarang ini, karena iblis berusaha terus menerus menebarkan tipu muslihatnya dengan segala macam kenikmatan dunia, yang akan membuat saudara tersandung jatuh terjerembab dan tidak bisa bangkit lagi.
  • Saya berbicara seperti ini bukan untuk menakuti saudara, tapi untuk mengingatkan saudara, karena masih ada racun didalam saudara dan racun itu harus dimatikan terus menerus.

Jadi kuncinya adalah racun harus dimatikan.

  • Waktu itu Opa Herry pernah digigit ular sampai tangannya bengkak.
  • Ada racun yang masuk kedalam tangannya dan racun itu harus dikalahkan terus dengan obat dari luar dan antibodinya sendri.
  • Opa Herry harus memiliki kekebalan tubuh sendiri.

Demikian juga saudara yang terkena racun iblis bawaan dari Taman Eden, saudara harus mengalahkan racun itu sampai racun itu mati sendiri dengan obat dari luar, yaitu Firman Tuhan dan antibodinya sendiri adalah Yesus yang sedang bekerja didalam saudara dan saya.

  • Saudara harus terus meneguk firman Allah, maka suatu hari nanti saudara akan tahu apa yang ada di hati Allah dan apa yang ada di pikiran Allah.
  • Kalau saudara sudah tahu apa yang ada di hati dan pikiran Allah, maka saudara tidak akan mengikuti kehendak iblis lagi.
  • Saudara pasti akan berjalan didalam kebenaran, saudara pasti tidak setuju dengan perbuatan-perbuatan iblis.
  • Jika kita mengikuti kehendak Tuhan, maka kita adalah orang yang memper-cepat kedatangan Tuhan.

Semakin banyak orang yang mengikuti kehendak Tuhan, semakin banyak orang yang mengerti kebenaran dan dimerdekakan, maka semakin cepat kedatangan Tuhan kali kedua (Rapture).

2 Petrus 3 : 11-12

3:11 Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup.

Kamu harus hidup suci dan saleh.

3:12 yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.

Tuhan punya target supaya sorga penuh. Kalau saudara semakin cepat sempurna, maka Tuhan akan semakin cepat datang. Jika saudara menanti-nantikan kedatangan Tuhan, maka Tuhan pasti segera datang untuk menjemput mempelai-Nya.

Di akhir zaman, menjelang kedatangan Tuhan, kesempurnaan ada 2 macam, yaitu:

  1. Kesempurnaan dalam Yesus Kristus, yaitu dengan kesempurnaan saudara mem-percepat kedatangan Tuhan.
  2. Kesempurnaan dalam dosa, ketika dosa menjadi sempurna disitulah Tuhan bisa datang untuk kali kedua.

Wahyu 22 : 11

22:11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”

Kesempurnaan dosa : Orang-orang yang berbuat jahat akan terus berbuat jahat dan yang berbuat cemar terus berbuat cemar.

Kesempurnaan kebenaran : Orang-orang yang berbuat benar akan terus ber-buat benar.

Kesempurnaan kekudusan : Orang-orang yang berbuat kudus akan terus ber-buat kudus.

Saudara pilih yang mana? Apakah saudara pilih yang sempurna dosa atau yang sempurna kudus?

Kita harus sempurna kudus, karena kita mengenal Tuhan, karena Dia hidup didalam kita, karena Allah Immanuel didalam kita, karena Dia bergerak didalam kita dan Dia akan mematikan semua racun yang ada didalam kita.

  • Racun ini harus mati, racun itu harus habis didalam saudara.
  • Kalau dosa sudah sempurna dan kekudusan juga sempurna, disinilah saat-nya Tuhan menjemput para mempelai-Nya, yaitu orang-orang yang sempurna didalam kekudusan.

Kekalahan Lucifer ditandai dengan keruntuhan kerajaan dunia (Babel) dan dimulainya system Pemerintahan Allah.

Yesaya 14 : 4-7

14:4 maka engkau akan memperdengarkan ejekan ini tentang raja Babel, dan berkata: “Wah, sudah berakhir si penindas sudah berakhir orang lalim!

14:5 TUHAN telah mematahkan tongkat orang-orang fasik, gada orang-orang yang memerintah

Pemerintahan dunia dipatahkan dengan kekuasaan Allah.

14:6 yang memukul bangsa-bangsa dengan gemas, dengan pukulan yang tidak putus-putusnya; yang menginjak-injak bangsa-bangsa dalam murka dengan tiada henti-hentinya.

Memukul bangsa-bangsa dengan gemas, artinya terus di ajak untuk berbuat dosa.

Menginjak-menginjak bangsa-bangsa, artinya yang menguasai manusia.

Yang menguasai manusia yaitu dosa.

Yesaya 14:7

14:7 Segenap bumi sudah aman dan tenteram; orang bergembira dengan sorak-sorai.

Inilah kemenangan orang-orang benar yang ditandai dengan mulainya pemerin-tahan Allah dan ditandai dengan berakhirnya kerajaan Babel yaitu diikatnya penghulu dunia kegelapan. Ini berbicara setelah berakhirnya Masa Tribulasi.

Wahyu 20 : 2-3

20:2 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,

Saat dimulainya pemerintahan Allah, maka Lucifer akan diikat 1000 tahun.

20:3 lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya.

Setelah masa seribu tahun berakhir, iblis akan dilepas lagi dan mereka bergerak cepat untuk menyesatkan bangsa-bangsa.

  • Tapi orang-orang yang sudah sempurna dari awal, yaitu yang dijemput Tuhan di awan-awan, tidak akan bisa disesatkan lagi, karena kita sudah sempurna.
  • Permasalahannya ada orang-orang yang belum sempurna, merekalah yang bisa disesatkan lagi.
  • Oleh karena itu berusahalah untuk menjadi sempurna, supaya saudara bisa diangkat di awan-awan.

Setelah saudara diangkat di awan-awan, maka saudara tidak akan pernah bisa disesat-kan lagi dan saudara akan memerintah bersama dengan Tuhan selama-lamanya, dengan syarat saudara harus mau diperintah Tuhan hari ini.

  • Kalau hari-hari ini, dimasa penantian akan kedatangan Kristus menjemput mempelai-Nya yaitu gereja-Nya, ternyata saudara tidak menginjinkan Tuhan memerintah atas saudara, itu berarti iblislah yang akan memerintah saudara.
  • Jika iblis yang memerintah saudara, maka saudara akan hidup didalam kekalahan demi kekalahan dan saudara tidak pernah menang melawan dosa.
  • Saudara harus mematikan racun iblis dengan firman Allah dari luar dan saudara harus hidupkan Allah yang ada didalam saudara, yang sudah lahir didalam saudara, supaya racun itu tergerus sampai habis .

Sehingga saudara tidak memiliki keinginan apa-apa lagi selain Tuhan, sampai saudara tidak memiliki kehendak lagi selain kehendak Tuhan.

  • Tapi kalau saudara masih memiliki hasrat, ataupun keinginan, berarti keinginan saudara harus terus menerus digerus.
  • Supaya hidup saudara sejalan dengan pikiran Allah dan kehendak Allah, maka saudara harus intim dengan firman dan intim dengan Tuhan.
  • Saat kita intim dengan Allah, berarti kita tahu perasaan Allah.
  • Saat kita tahu pikiran Allah, maka kita berjalan dalam kehendak Allah.

Itulah sebabnya, intimlah dengan Tuhan, terus bersekutu dengan Tuhan, maka Tuhan akan menuntun kamu ke padang rumput yang hijau dan mata air yang tenang dan engkau akan menjadi rumah roti.

Yesaya 14 : 9-12

14:9 Dunia orang mati yang di bawah gemetar untuk menyongsong kedatanganmu, dijagakannya arwah-arwah bagimu, yaitu semua bekas pemimpin di bumi; semua bekas raja bangsa-bangsa dibangunkannya dari takhta mereka.

Inilah penghulu-penghulu dunia kegelapan.

14:10 Sekaliannya mereka mulai berbicara dan berkata kepadamu: ‘Engkau juga telah menjadi lemah seperti kami, sudah menjadi sama seperti kami!

Engkau (Lucifer) sudah menjadi lemah seperti kami, sudah menjadi sama seperti kami. Jadi Lucifer masih sesumbar bahwa dia masih bisa menang karena dia masih berkuasa di dunia. Tapi saat Lucifer dikalahkan maka semua penghulu-penghulu dunia kegelapan akan gemetar, sehingga mereka berkata, engkau (Lucifer) sudah menjadi lemah seperti kami , sudah menjadi sama seperti kami.

14:11 Ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu.”

Inilah kekalahan Lucifer.

14:12 “Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!

Hai Lucifer, hai Bintang Timur, engkau sudah jatuh.

Lucifer masih bisa sesumbar bahwa dia masih bisa menang, tapi saat penghulu-penghulu dunia melihat Lucifer jatuh dibuang ke Neraka, maka semua penghulu dunia gemetar. Wah engkau jatuh, inilah kekalahan Lucifer.

Jadi kalau saudara mau mengikuti pihak yang menang, berarti saudara harus mengikut Tuhan Yesus.

  • Tapi permasalahannya, apakah saudara sudah menang atas dosa?
  • Kalau saudara mau mengikuti pihak yang menang, maka saudara juga harus menang atas dosa.

Tapi kalau saudara mau ikut Lucifer, berarti saudara memilih pihak yang kalah.

  • Untuk itu saudara cukup “mengijinkan diri” saudara untuk kalah, dengan cara berbuat dosa tanpa batas.
  • Tapi pilihan saudara ini, taruhannya sangat berat, yaitu saudara harus siap hidup bersama Lucifer dalam Gehenna, dibakar api untuk selama-lamanya.

Ada yang pernah bertanya :

  • Kalau Tuhan mengasihi manusia, mengapa iblis tidak dikalahkan lebih awal?
  • Mengapa harus ada iblis?
  • Mengapa harus ada pohon pengetahuan itu di tengah Taman Eden?
  • Mengapa harus ada iblis yang muncul di dekat pohon itu?

Apakah malaikat diciptakan dengan “free will” juga?

  • Tidak, malaikat tidak punya “free will”.
  • Kalau diperintahkan pergi, dia pergi, kalau diperintahkan berjalan, dia berjalan.
  • Tapi kalau malaikat yang memberontak ikut Lucifer, mereka angkuh.

Tapi kalau manusia, Tuhan ciptakan dengan “free will” atau kehendak bebas.

  • Oleh sebab itu manusia menjadi makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna.
  • Setelah Tuhan menciptakan semuanya, Tuhan berkata, “baik”, tapi setelah Tuhan menciptakan manusia, Tuhan berkata, “sungguh sangat baik”.
  • Manusia memiliki kehendak bebas, karena manusia adalah gambar Allah yang hidup.

Oleh sebab itu, malaikat tidak punya kehendak bebas, hanya manusia yang memiliki kehendak bebas.

Tuhan mau manusia menemukan rumus untuk menang atas dosa dan untuk mencapai kesempurnaan.

Oleh karena itu, manusia harus berjuang, tidak bisa tanpa perjuangan.

Ada pengajaran di Gereja yang mengajarkan, kekristenan tidak perlu ada perjuangan lagi. Karena katanya, “sekali selamat tetap selamat”.

  • Saya beritahukan saudara, pengajaran yang demikian adalah pengajaran sesat.
  • Tuhan mau kita berjuang, karena tanpa perjuangan kita akan jadi anak gampangan, Kristen gampangan.
  • Kalau iblis sudah diikat dari awal, maka kita semua jadi malaikat, berarti kita tidak punya kehendak bebas, kita sudah sempurna, dan hidup dalam hadirat Allah.

Yang membuat kita berdosa adalah iblis. Iblis tidak bisa diikat dari awal, karena manusia diciptakan dengan kehendak bebas dan memiliki gambar Allah.

Oleh karena itu, manusia harus berjuang sampai sempurna dan menemu-kan rumus untuk mengalahkan dosa.

Ibrani 12 : 5-6

12:5 Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya;

12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

Anak yang dikasihi-Nya dalam bahasa Ibrani, yaitu “Huyos”, yang berarti anak yang dewasa, anak yang diakui sebagai anak-Nya,

12:7 Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?

12:8 Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang

Kamu adalah anak-anak gampang, kamu bukanlah anak yang sah.

Kalau kamu anak yang sah, maka kamu harus dihajar oleh Tuhan, diajar oleh Tuhan sampai kamu tahu bagaimana caranya menyangkal diri, tidak setuju dengan ego-mu sendiri, tidak setuju dengan diri sendiri.

Ingat! Iblis tahu firman.

Berarti iblis tahu kalau dia kalah maka dia akan terbuang.

Oleh sebab itu, Iblis terus berusaha keras sampai mendapatkan pengikut sebanyak-banyak mengikut dia menuju kebinasaan.

Tuhan tidak mengijinkan iblis diikat terlalu dini. Kalau iblis diikat dari awal maka saudara pasti hari ini sudah menjadi malaikat dan hari ini tidak akan ada yang namanya kehidupan, karena yang ada semuanya kesempurnaan.

  • Dengan adanya iblis dilepas, maka Tuhan menunjukkan kasih-Nya dengan cara datang ke dunia dalam rupa Anak Manusia (Yesus) dan mati di atas kayu salib.
  • Tuhan menunjukkan kasih-Nya, supaya lewat kematian-Nya, Dia bisa hidup di dalam saudara dan saya, sehingga saudara dan saya menemukan rumus untuk mengalahkan iblis.

Inilah inti dari kekristenan yang benar, yaitu kekristenan yang harus berjuang untuk mempertahankan keselamatan.

  • Bagaimana caranya Tuhan, agar saya dapat mengalahkan iblis?
  • Bagaimana caranya Tuhan, agar saya dapat mengalahkan kuasa kegelapan?
  • Bagaimana caranya Tuhan, agar saya dapat mengendalikan diri saya, dan dapat mengendalikan emosi saya?

Semakin saudara makan firman, semakin saudara bersekutu dengan Tuhan, maka pribadi-Nya akan terserap ke dalam saudara.

  • Begitu pribadi Tuhan masuk tambah hari tambah dalam, tambah hari tambah banyak maka racunnya makin lama makin keluar.
  • Tanpa saudara sadari suatu hari nanti saudara tidak terikat lagi dengan dosa, dan saudara sudah menang melawan dosa saudara.
  • Hal itu akan terjadi, kalau saudara menemukan rumusnya.

Manusia diciptakan dengan kehendak bebas. Oleh sebab itu manusia adalah ciptaan Allah yang paling sempurna.

  • Saat malaikat jatuh, malaikat dibuang oleh Allah.
  • Tapi saat manusia jatuh, Allah sendirilah yang menebus manusia, supaya kehendak bebas di dalam saudara bisa dikendalikan oleh kebenaran.
  • Dia datang sebagai suatu kebenaran dan kehendak bebas saudara bisa dikendalikan oleh kebenaran itu.
  • Kalau iblis diikat sejak awal, berarti kita sudah menjadi malaikat dan tidak perlu ada Alkitab sampai hari ini, karena kita sudah hidup sempurna.
  • Tuhan mau kita berjuang menemukan rumus untuk mengalahkan iblis.

Itulah inti dari kekristenan yang benar.

Iblis terus mendera anak-anak Tuhan dengan masalah, iblis memanfaatkan “kehendak bebas” kita, supaya kita bermasalah.

Tapi kalau saudara menyatu dengan Tuhan, maka saudara pasti akan tahu kemauan Tuhan.

Kalau saudara tinggal bersama Tuhan, maka :

  • Saudara akan berperang dengan “Cara Tuhan”.
  • Ketika saudara didera dengan masalah, saudara tidak akan terpancing dengan cara berperang iblis.
  • Iblis berusaha menarik kita, dia terus berusaha untuk mengalahkan kita.
  • Ketika dia berhasil mengalahkan kita, dan kita kalah dengan dosa, maka kita akan dijajah oleh dosa.
  • Kita terus berperang melawan iblis, tapi permasalahannya kita diajak berperang dengan cara perangnya iblis.

1 Raja-raja 20 : 23

20:23   Pegawai-pegawai raja Aram berkata kepadanya: “Allah mereka ialah allah gunung; itulah sebabnya mereka lebih kuat dari pada kita. Tetapi apabila kita berperang melawan mereka di tanah rata, pastilah kita lebih kuat dari pada mereka.

Aram melambangkan kuasa kegelapan.

Kuasa kegelapan berkata, kalau saudara berperang di tanah yang tinggi, pasti saudara menang, tapi kalau saudara berperang di tanah rata, maka saudara pasti kalah.

  • Kalau saudara ikut cara perang iblis, saudara pasti kalah.
  • Oleh karena itu saudara harus tetap tinggal di tanah yang tinggi, artinya saudara harus terus mengandalkan Tuhan.
  • Kalau saudara tinggal bersama dengan Allah, maka saudara akan terus mengandalkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan saudara.

Mazmur 113 : 5

113:5 Siapakah seperti TUHAN, Allah kita, yang diam di tempat yang tinggi

Allah ada di tempat yang tinggi.

Kalau saudara ingin menang, jangan sampai terpancing untuk berperang dengan cara iblis, artinya begitu saudara bermasalah, saudara seharusnya cari Tuhan, bukan manusia.

  • Kalau Tuhan menyuruh saudara menghubungi saya, misalnya, barulah saudara hubungi saya, tapi yang harus saudara cari terlebih dahulu adalah Tuhan, karena Tuhan tidak pernah sibuk untuk kita, sedangkan manusia bisa sibuk.
  • Permasalahannya kita tidak diam di tempat yang tinggi.

Kalau saudara akrab dengan Tuhan atau intim dengan Tuhan, berarti saudara berada di tempat tinggi.

  • Seringkali saat kita bermasalah, yang kita pikir adalah siapa yang bisa menolong saudara.
  • Ini berarti saudara sedang ditarik oleh iblis, untuk berperang dengan cara berperang dia dan itu kesenangan iblis.
  • Kalau saudara berperang dengan cara iblis, maka saudara pasti kalah.
  • Tapi kalau saudara ada di tempat tinggi, saudara baru bisa menang karena kekuatan saudara dari tempat tinggi, yaitu dari Allah.

1 Raja-raja 20 : 24

20:24 Bertindaklah begini :  Pecatlah raja-raja itu masing-masing dari kedudukannya, dan angkatlah bupati-bupati menggantikan mereka.

20:25 Lalu kerahkanlah tentara sebanyak tentara yang telah gugur dari pihakmu itu, demikian pula kuda dan kereta sebanyak yang dahulu. Marilah kita berperang melawan mereka di tanah rata, pastilah kita lebih kuat dari pada mereka.” Raja mendengarkan usul mereka, dan bertindak demikian.

Iblis tahu kelemahan dan kekurangan kita dimana. Iblis bisa saja kasih sedikit sakit pada tubuh saudara, sehingga membuat saudara langsung berperang di tanah rata, dengan cara mencari pertolongan manusia.

Peperangan kita dengan iblis adalah peperangan yang tidak adil, karena :

  • Iblis bisa melihat kita, tapi kita tidak bisa melihat dia (musuh).
  • Kalau perang “bisa sama-sama melihat”, itu baru adil.
  • Jika kamu tidak bersama Tuhan, bagaimana mungkin bisa menang?
  • Jumlah iblis dan anak buahnya lebih banyak, kita hanya sendiri.

Tapi Tuhan akan mengutus pasukan malaikat Sorgawi yang jauh lebih banyak daripada kekuatan iblis. Oleh karena itu andalkan Tuhan, tetaplah di tempat tinggi.

  • Iblis cerdik dan dia tahu kelemahan kita.
  • Ada artikel yang menjelaskan ada teropong yang bisa melihat bintang dan setelah diuji bintang tersebut sudah berumur milyaran tahun.
  • Bisa bayangkan, Allah yang menciptakan bintang itu dan iblis sudah ada saat bintang itu diciptakan?

Umur kita berapa dan umur iblis berapa? Mau adu pengalaman dengan iblis? Mau melihat riwayat hidup nya iblis?

Iblis sudah pernah menjatuhkan banyak orang, orang-orang besar kalah oleh iblis.

Sedangkan kita semua adalah orang-orang yang tidak dianggap oleh dunia, tapi kita bisa mengalahkan iblis, karena ada Allah yang besar didalam kita.

  • Masalah yang paling fatal adalah, ketika kita turun tahta dan setuju ber-perang dengan cara iblis di tanah rata, sesuai keinginan iblis.
  • Kalau saudara mengerti isi hati Tuhan, maka saudara tidak akan berperang dengan cara iblis.

Saudara Tidak Akan Pakai Indera dan Kekuatan Saudara Sendiri.

Banyak orang Kristen yang masih menggunakan indera, atau pikiran mereka begitu di dera masalah rumit dalam kehidupan mereka hari-hari ini.

Apa yang menimpa Daud ketika dia mengandalkan indera penglihatannya dari atas sotoh istananya? Daud tergiur dan dilanjutkan berjinah dengan Batsyeba, maka seluruh keluarganya dibantai oleh Tuhan.

2 Samuel 12 : 11

12:11 Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari.

Ini perkataan Tuhan kepada Daud, setelah Daud berjinah dengan Batsyeba dan membunuh Uria sehingga seluruh keluarganya bermasalah.

Begitu juga ketika Daud menghitung seluruh pasukannya, padahal sudah TUHAN beritahukan tidak perlu. Akibat gunakan indera dan mengabaikan TUHAN, maka TUHAN timpakan penyakit sampar yang menewaskan 70 ribu orang Israel.

2 Samuel 24 : 1

24:1 Bangkitlah pula murka TUHAN terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka, firman-Nya: “Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda.”

24:2 Lalu berkatalah raja kepada Yoab dan para panglima tentara yang bersama-sama dengan dia: “Jelajahilah segenap suku Israel dari Dan sampai Bersyeba; adakanlah pendaftaran di antara rakyat, supaya aku tahu jumlah mereka.”

24:3 Lalu berkatalah Yoab kepada raja: “Kiranya TUHAN, Allahmu, menambahi rakyat seratus kali lipat dari pada yang ada sekarang, dan semoga mata tuanku raja sendiri melihatnya. Tetapi mengapa tuanku raja menghendaki hal ini?”

Daud perintahkan Yoab menghitung pasukannya, yang sebenarnya tidak perlu.

Mengapa tidak perlu di hitung lagi?

  • Karena TUHAN mau, Daud berperang saja, walaupun TUHAN tahu jumlah pasukan Daud sangat sedikit dibandingkan dengan musuh.
  • Juga karena Tuhan menyertai Daud dan pasukannya.

Tapi manusia cenderung menggunakan pikiran, telinga dan mata mereka.

Daud melihat musuhnya jauh lebih besar, seperti Saul sebelum berperang sudah menyerah, sehingga orang-orang Israel kabur ketika melihat Goliath.

Goliath mungkin terkena suatu penyakit yang membuatnya menjadi raksasa dengan kepala besar, badan besar tapi matanya rabun.

Bukti Goliath matanya rabun, antara lain :

  • Saat berperang Goliath tidak membawa senjata sendiri, tapi dibawakan oleh pasukannya.
  • Waktu Daud berhadapan dengan Goliath dan membawa satu tongkat, Goliath bertanya untuk apa kamu bawa tongkat-tongkat?
  • Padahal tongkatnya hanya satu, tapi Goliath melihat tongkatnya Daud lebih dari satu. Berarti matanya Goliath rabun.
  • Ketika itu Daud tahu TUHAN menyertai dia, sehingga saat menghadapi Goliath dia tidak gentar.
  • Begitu juga seharusnya bagi kita semua, menghadapi masalah sebesar apapun kalau kita bersama Tuhan, kita tidak perlu takut.

2 Samuel 24:4-8

24:4 Namun titah raja itu terpaksa diikuti oleh Yoab dan oleh para panglima tentara. Maka pergilah Yoab dan panglima-panglima tentara itu atas perintah raja untuk mengadakan pendaftaran di antara bangsa Israel.

24:5 Mereka menyeberangi sungai Yordan, lalu mulai dari Aroër dan dari kota yang terletak di tengah-tengah lembah ke arah Gad dan Yaezer.

24:6 Kemudian sampailah mereka ke Gilead dan ke Kadesh di negeri orang Het. Selanjutnya sampailah mereka ke Dan dan dari Dan mengambil jurusan Sidon.

24:7 Kemudian sampailah mereka ke tempat yang berkubu, Tirus, dan ke segala kota orang Hewi dan orang Kanaan; akhirnya tibalah mereka di bagian selatan Yehuda, di Bersyeba.

24:8 Setelah mereka menjelajah seluruh negeri itu, sampailah mereka kembali ke Yerusalem setelah lewat sembilan bulan dan dua puluh hari.

Saudara bayangkan dosa itu disimpan “sembilan bulan dua puluh hari”. Seharusnya Daud bisa saja mengeluarkan titah untuk menghentikan peng-hitungan, tapi Daud membiarkannya sampai sembilan bulan dua puluh hari.

2 Samuel 24:9-10

 24:9 Lalu Yoab memberitahukan kepada raja hasil pendaftaran rakyat. Orang Israel ada delapan ratus ribu orang perangnya yang dapat memegang pedang; dan orang Yehuda ada lima ratus ribu.

24:10 Tetapi berdebar-debarlah hati Daud, setelah ia menghitung rakyat, lalu berkatalah Daud kepada TUHAN: “Aku telah sangat berdosa karena melakukan hal ini; maka sekarang, TUHAN, jauhkanlah kiranya kesalahan hamba-Mu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh.

Setelah sembilan bulan dua puluh hari, barulah Daud tahu jumlah orang Israel yang siap perang, dan barulah dia menyesal telah mengabaikan perintah TUHAN.

2 Samuel 24 : 13-15

24:13 Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya: “Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan lawanmu, sedang mereka itu mengejar engkau? Atau, akan adakah tiga hari penyakit sampar di negerimu? Maka sekarang, pikirkanlah dan timbanglah, jawab apa yang harus kusampaikan kepada Yang mengutus aku.”

24:14 Lalu berkatalah Daud kepada Gad: “Sangat susah hatiku, biarlah kiranya kita jatuh ke dalam tangan TUHAN, sebab besar kasih sayang-Nya; tetapi janganlah aku jatuh ke dalam tangan manusia.”

24:15 Jadi TUHAN mendatangkan penyakit sampar kepada orang Israel dari pagi hari sampai waktu yang ditetapkan, maka matilah dari antara bangsa itu, dari Dan sampai Bersyeba, tujuh puluh ribu orang.

Tujuh puluh ribu orang Israel korbannya, karena Daud mengandalkan pikirannya dan bukan mengandalkan TUHAN.

  • Juga dosa perjinahan yang dilakukan Daud, menyebabkan seluruh anggota keluarganya dibantai Tuhan.
  • Tapi dosa karena mengandalkan pikiran, kekuatan, daging dan sisi manusianya, menyebabkan 70.000 orang Israel binasa oleh penyakit sampar.

Oleh karena itu perhatikan baik-baik :

  • Kalau saudara tinggal di dalam Tuhan, maka saudara akan mengerti pola pikir Tuhan.
  • Kalau saudara sudah mengerti pola pikir Tuhan, maka saudara tidak akan memakai indera saudara lagi, tidak akan pakai kekuatan saudara lagi, tidak akan pakai akal budi saudara lagi.

Saudara Tidak Akan Pernah Menyimpang Dari Kehendak Tuhan

Apabila saudara terus berjalan lurus, sampai saudara menjadi sempurna sama seperti Dia yang sempurna.

Saudara Tidak Akan Pernah Hidup Santai

Apabila saudara tinggal bersama dengan Tuhan, akan membuat saudara menjadi orang yang waspada dan siap sedia setiap saat.

Banyak orang salah berpikir, ketika ikut Tuhan semua akan serba enak.

  • Tuhan tidak pernah bawa saudara dalam kondisi nyaman.
  • Terkadang kalau saudara mau dibawa Tuhan, maka sisi nyaman saudara, ikatan-ikatan saudara dengan dunia akan digerus habis oleh Tuhan, supaya engkau menyadari bahwa dunia ini bukan milikmu, dunia ini bukan tempatmu karena tempatmu di sorga.
  • Kalau tempatmu di sorga, berarti engkau tidak akan nyaman tinggal di dunia.
  • Kalau saudara hari ini masih merasa nyaman, semua serba ada, semua serba asik, maka berhati-hatilah karena saudara sedang berjalan menuju maut.

Saudara harus terus waspada, siap sedia setiap saat, terus berjaga-jaga dalam doa. Memang sepertinya saudara tambah bermasalah tapi saat saudara tambah bermasalah maka saudara akan bertambah intim dengan Tuhan.

  • Dan lewat masalah kamu menjadi semakin sempurna.
  • Sepertinya satu hari saja kita tidak dibiarkan nyaman.
  • Kita selalu dibuat selalu waspada setiap hari.
  • Tuhan ijinkan kita mengalami semua itu supaya kita terus berdoa, waspada dan berjaga-jaga.

Temukan rumusnya, maka saudara tidak akan menyesal, saudara bisa mengalahkan iblis dan saudara akan menjadi orang-orang yang sempurna.

Yesaya 14 : 10-11

14:10 Sekaliannya mereka mulai berbicara dan berkata kepadamu: “Engkau juga telah menjadi lemah seperti kami, sudah menjadi sama seperti kami!”

Seluruh isi Neraka akan heran, karena Lucifer kalah.

Berhubung Lucifer memerintah di bumi dan bumi menjadi pusat pemerin-tahannya, maka bumi harus dihancurkan karena sudah cemar.

Yesaya 14:11

14:11 Ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu.”

Neraka adalah tempat penghukuman bagi kumpulan orang-orang yang tidak berdaya oleh dosa.

Pertanyaannya :

Dimanakah dosa saudara posisikan, apakah di atas saudara atau dibawah kaki saudara?

Jawabannya :

  • Dosa harus di bawah kaki kita, kalau dosa di atas kita, maka kita akan ditekan oleh beban dosa.
  • Orang yang hidup dalam dosa, terlihat letih-lesunya luar biasa.
  • Orang yang dikuasai dosa kemegahannya ada di Neraka.
  • Dosa baru nampak jelas di Neraka, sewaktu di dunia ini kurang jelas.

Banyak orang Kristen berpikir mereka sudah benar, mereka pikir pelayanannya sudah benar bahkan luar biasa, tapi begitu dia mati, dia akan sangat terkejut, karena yang menjemput dia adalah setan-setan beringas dan dia digiring masuk ke Neraka.

  • Di Neraka barulah tersingkap, apa saja yang selama ini mereka lakukan ternyata salah di mata Tuhan.
  • Banyak sekali tipu muslihat iblis yang menyatakan, sepertinya kita sedang “tidak berdosa”.
  • Banyak hal yang tidak kita mengerti tentang dosa, kecuali saudara dekat dengan Tuhan, barulah saudara mengerti perasaannya Tuhan dan saudara bisa berkata tidak kepada dosa.

Banyak hal yang orang Kristen lakukan sepertinya sah-sah saja tidak bermasalah, tapi begitu mati dan di giring ke Neraka, barulah tersingkap kesalahan mereka.

Dalam Hosea 4:6 firman TUHAN berkata, “umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan-nya tentang TUHAN” (NKJV).

  • Apakah pengetahuan saudara tentang Tuhan sudah sempurna?
  • Banyak hal yang harus disingkapkan oleh Tuhan pada akhir zaman ini.
  • Tuhan buka sedikit demi sedikit sampai saatnya Tuhan buka semua, barulah saudara sadar.
  • Tuhan tidak mau kita ke Neraka, tapi Tuhan mau kita benar-benar sudah dibebaskan dari belenggu dosa dan masuk ke Sorga.

Contoh :  “Orang kaya dengan Lazarus”.

Orang kaya tidak merasa bersalah memperlakukan Lazarus seperti itu, sewaktu mereka masih hidup di dunia, tapi begitu dia sampai di Neraka, barulah orang kaya itu tahu kalau dia telah berbuat salah.

Berarti di Neraka, dosa baru disingkapkan secara sempurna.

Bunyi kecapi, bunyi gambus artinya music-musik duniawi. Ingat !!! Berhati-hatilah dalam mendengarkan music, karena di dalam music ada dawai-dawai atau alunan-alunan yang bukan dari Tuhan. Lucifer sangat ahli dalam bidang music, jadi didalam dirinya atau naturenya sudah ada musik.

  • Sekarang music dunia menguasai dunia, dan musik dunia bisa jadi berasal dari Lucifer, karena music Gereja pun banyak yang dari Lucifer.
  • Banyak orang-orang Kristen masuk Gereja itu dan disesatkan disana.
  • Ada orang yang dahulunya rohani, tapi ketika mulai masuk musik-musik dunia maka timbul kembali sifat/karakter lamanya, mulai timbul berbagai macam kepahitan, kedengkian, amarah.
  • Semua adalah dampak dari mendengarkan music dunia.

Dahulu saya adalah orang yang memberontak terhadap orang tua, karena yang saya sukai adalah musik Sepultura, Antraks, Megadeth, semua music pemberontak.

Contohnya dalam music Linkin Park.

  • Syairnya berisi “kill your mama, kill your mama”.
  • Dia kepahitan dengan orang tuanya, sampai dia membuat syair lagu “kill your mama”.
  • Dia menganggap semua ibu tidak beres.

Contoh syair dalam lagu Bohemian Rhapsody.

  • Syair lagunya yaitu, “just kill your self”.

Musik yang kedengarannya “enak” seperti lagu Stevie Wonder.

  • Syairnya, “I just call to say I love you”, tapi saat dibalik syairnya, berbunyi “kill your self , kill your self”.
  • Banyak orang yang bunuh diri setelah mendengar lagu itu.
  • Jadi jangan coba-coba mendengar music dunia, karena karakter lamamu akan kembali lagi.

Saya melayani dibidang pelepasan, saya melayani konseling-konseling dan saya tahu lewat music dunia akan masuk ke syaraf-syaraf otak, terus masuk ke indera dan syaraf-syaraf sehingga tertanam di pikiran.

Pada akhirnya karakter lama yang keras, pemarah, emosional, pemberontak, yang aneh-aneh akan timbul lagi, karena mendengarkan musik dunia.

  • Saya sama sekali tidak menganjurkan saudara mulai menikmati music dunia, sedikitpun jangan saudara dengarkan.
  • Dalam mendengarkan musik rohanipun saudara juga harus selektif.
  • Sekarang ada “nada techno” dan sudah masuk ke dalam Gereja, saya yakin music ini bukan dari Tuhan.
  • Musik “heavy metal” yang masuk kedalam Gereja, itu juga bukan dari Tuhan

Saya pernah dengar, ada Gereja yang menyanyikan lagu rohani dengan nada musik dari lagu Beat It, Michael Jackson.

  • Nada lagu dunia tidak boleh dinyanyikan di Gereja, meskipun liriknya rohani.
  • Tuhan katakan tidak bisa.
  • Kita harus memisahkan selera Tuhan dengan selera dunia.
  • Selera Tuhan jangan disamakan dengan selera dunia.

Cara membedakan music yang dari Tuhan hanya dengan intim dengan Tuhan. Begitu saudara dekat dengan Tuhan maka saat saudara dengar lagu yang salah, pasti saudara langsung tidak damai sejahtera.

  • Saya beberapa kali diundang khotbah dan saya dengar suara gitar yang nyaring.
  • Meskipun orang lain sampai jingkrak-jingkrak mendengarnya, saya diam saja karena tidak ada rasa apa-apa.
  • Itu jiwa mereka yang main dan main musiknya seperti kerasukan.
  • Sekarang entertainment juga sudah masuk ke dalam Gereja, berarti Gereja sudah berkolaborasi dengan dunia, karena Gereja berusaha memberikan apa yang enak dilihat dan enak didengar bagi dunia.

Contohnya :

  • Anak-anak muda suka dengar music, maka Gereja menarik anak-anak muda tersebut dengan music.
  • Sehingga akhirnya musik Gereja berkolaborasi dengan dunia.
  • Tidak bisa seperti ini, ini sudah tidak benar.
  • Kita tidak boleh berkolaborasi dengan dunia, karena itu dari Lucifer.
  • Di dalam diri Lucifer sudah mengalir aliran musik yang sangat berbahaya.

Saya pernah melayani orang, awalnya anak ini baik luar biasa, tapi begitu dengar music dunia, karakternya langsung berubah.

Perhatikan saja jika ada anak-anak yang awalnya rajin ke gereja, kemudian dia mulai mendengarkan music dunia, dan music tersebut mulai masuk di otaknya, sehingga akhirnya otaknya akan jadi kacau, jadi pemberontak.

Saudara tidak boleh beradaptasi dengan dunia.

  • Iblis yang bernama Lucifer memiliki gambus dan kecapi, artinya didalam dirinya ada musik-musik yang hebat, karena dulunya dia pimpinan pujian dan penyembahan bagi TUHAN.
  • Oleh karena itu berhati-hatilah dengar music, karena Lucifer juga menggu-nakan music untuk menghancurkan Gereja.
  • Begitu juga dengan film, berhati-hatilah dengan film.

Ketika saya sedang berdoa, Tuhan berkata, salah satu bentuk kota besar Babel adalah Hollywood, karena Hollywood menguasai dunia perfilman.

  • Film Hollywood sekarang kejam sekali, satu waktu saya tidak sengaja lihat trailer film terbaru Hollywood yang sekarang sedang tayang.
  • Ada aksi tembak menembak yang sangat sadis, karena langsung tembak dikepala sampai pecah.
  • Dahulu aksi tembak menembak tidak sesadis itu, bisa saudara bayangkan kalau anak saudara yang masih kecil menonton film seperti itu.

Begitu juga dengan games. Saya melihat anak-anak kecil main games tembak-tembakan, kepalanya pecah dan darahnya menempel di tembok.

  • Oleh karena itu saya tidak setuju anak-anak pegang handphone, saya tidak setuju anak-anak main games.
  • Anak-anak belum bisa diijinkan memegang handphone, apalagi main games karena mereka belum bisa bertanggung jawab.
  • Dampak tindak kekerasan dalam games akan merasuk otak si anak yang lama kelamaan akan membentuk karakter kekerasan pada si anak tersebut.
  • Artinya karakter dari film atau games tersebut akan masuk pada anak-anak, dan hal ini tidak baik.

Ingat dan perhatikan baik-baik :

  • Tuhan mau, saudara dan saya menang melawan iblis.
  • Tuhan mau, saudara dan saya mengalahkan iblis dengan cara mengalahkan dosa.
  • Tuhan mau, saudara dan saya menjadi mempelai Kristus.

Oleh karena itu, jangan hidup sembarangan, saudara dan saya harus waspada setiap saat, saudara harus benar-benar berhati-hati dalam hidup ini, jangan main-main lagi.

  • Janganlah terlibat didalam sesuatu yang keji dan kejam.
  • Janganlah terlibat didalam sesuatu yang menyakiti hati Tuhan, untuk itu kenalilah perasaan dan juga pikiran Tuhan.

Saya pernah menonton film Vengeance di bioskop. Saat saya menonton film itu sampai menangis bukan karena terharu, tapi karena sakit seperti disayat-sayat, karena film tersebut bukan seleranya Tuhan.

  • Ketika kita menonton film yang bukan selera Tuhan, kita tidak akan bisa menikmatinya, karena hati kita akan terasa sakit.
  • Kalau saudara tahu selera Tuhan dan saudara menonton film setan, pasti hati saudara sakit.
  • Kalau saudara menonton film yang kejam dan sadis, tapi begitu saudara tahu selera Tuhan pasti hati saudara sakit.
  • Begitu saudara tahu selera Tuhan dan saudara mendengar lagu dunia, maka hati saudara akan sakit.

Begitu saudara tahu seleranya Tuhan dan saudara mendengar lagu Gereja yang salah, pasti hati saudara akan sakit karena saudara tidak akan bisa menikmati hadirat Tuhan. Mengapa?

Karena pemain musik main dengan jiwanya, bukan main dengan roh dan music tersebut tidak bisa diterima oleh Tuhan, sehingga tidak akan ada hadirat Tuhan.

Tuhan mau saudara mengalahkan Lucifer, dengan cara berserah penuh kepada Tuhan dan hidup matimu hanya untuk Tuhan.

Amin.

Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

WARTA 19 AGUSTUS 2018-PENCURI TANPA STATUS

WhatsApp Image 2018-08-13 at 15.18.27

PENCURI TANPA STATUS

                Manusia diciptakan untuk menjadi rekan sekerja Allah (Kejadian 2:15). Oleh sebab itu Tuhan membentangkan dua hal dalam kehidupan manusia. Yang pertama adalah kehidupan kekal, yang kedua adalah upah kekal dikerajaanNya. Ketika seseorang menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat, dialah orang yang selamat dan memiliki “tiket” menuju kehidupan kekal. Tetapi ketika dia sudah selamat Tuhan memberinya sebuah ladang untuk dikelolanya. Kesetiaannya dalam mengelola ladang serta ketaatannya kepada perintah dan utusan Tuannya akan menentukan upah dikerajaan sorga kelak.  

Pertama yang harus saudara sadari adalah siapa anda. Jika kita merasa orang yang telah ditebus Tuhan, maka kitalah seorang hamba atau pelayan Tuhan. Seorang hamba adalah seorang yang tidak memiliki hak apapun. Semua haknya sudah menjadi milik Tuannya dalam hal ini milik Allah. Seorang hamba hanya taat pada satu Tuan yaitu Yesus Kristus. Dan seorang hamba tidak memiliki hak untuk berbantah ataupun beralasan dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Jika saudara menyadari siapa saudara, serta melakukan apa yang Tuhan perintahkan, sudah pasti saudara disebut hamba yang taat dan setia.

Setiap kita yang sudah percaya, pasti dipercayakan ladang pelayanan yang harus digarap. Tapi sayangnya banyak orang yang berpikir sempit dan melepaskan tugas dan tanggung jawab sebagai rekan sekerja dan juga hamba dalam melayani tuannya. Mereka merasa beban tanggung jawab itu bukan untuk dia tapi hanya untuk pendeta atau para pelayan injil semata. orang seperti ini pasti akan menyesal dikekalan nantinya.

Ingat saudara setiap orang percaya langsung diberikan satu talenta untuk dikembangkan (Matius 25:14-30). Talenta itu bernama keselamatan yang harus dikembangkan demi semakin banyak orang mengenal pribadi Yesus dengan cara mengembangkan pribadi Allah dalam diri kita, dan buahnya adalah menjadi contoh dan teladan bagi sesama.

Hal berikutnya yang tidak kalah pentingnya adalah kesetiaan dimana engkau ditempatkan itulah ladangmu, baik dikeluarga ataupun pos-pos pelayanan. Sayangnya dewasa ini banyak orang yang melayani Tuhan dengan daging. Ketika daging terlibat maka ego juga terlibat. Orang seperti ini merasa semua pelayanan sama, dan benar. Tapi pada dasarnya haruslah sesuai utusan. Ingat saudara Tuhan Yesus berkata siapakah yang akan dipermuliakan bersama Dia? Tidak lain diberikan kepada siapa yang berada dimana Yesus berada, melayani sesuai ladang panggilan atau kepada orang yang setia (Yohanes 12:26).  

Saudaraku ketidak setiaan dalam panggilan pelayanan dikarenan ego manusia yang berperan. Jika ego mengambil kendali pelayanan pasti akan tak karuan, bahkan menjadi “kadang-kandang” atau “angin-anginan”. Jika ego berperan maka pelayanan akan mencari keuntungan, dimana tidak menguntungkan serta merta ditinggalnya. Jika ego berperan maka pelayanan jadi hal yang melelahkan dengan beribu alasan (jauh atau jarak, sibuk, sakit dsb). Jika ego berperan maka pelayanan akan mengutamakan perasaan, sedikit tersakiti pelayanan dikorbankan. Jika ego berperan maka ladang orang pun yang bukan panggilanpun disikat. Bukankah ini dapat dikatakan pencuri? Dapatkah mereka disebut dengan status hamba karena hamba setia pada kehendak tuanNya. Dapatkah mereka dikatakan pencuri tanpa status.

 

14 AGUSTUS 2018 KEKALAHAN LUCIFER (VIDEO)

12 AGUST 2018 FUNGSI GEREJA BAG 1

SIAPA PEMIMPIN ANDA, ALLAH ATAU BELIAL? – 29 JULI 2018

Allah

Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian ber-sama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?  (2 Korintus 6:15).

 

SIAPA PEMIMPIN ANDA

ALLAH ATAU BELIAL?

 

KHOTBAH : PS. FERDI GODJALI

GEMBALA GPPK-CHOSEN GENERATION

IBADAH RAYA, MINGGU 29 JULI 2018

=========================

SHALOM !

Hari ini kita akan membahas mengenai kuasa kegelapan, dengan judul “Siapa Pemimpin Anda, Allah atau Belial?” Sedangkan pada hari-hari sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang “Jangan meremehkan Iblis”.

Saya bukan mengagungkan iblis, tapi kita harus menyadari bahwa iblis, setan, dan kuasa gelap adalah musuh kita dan mereka dengan segala macam cara berusaha mengambil alih semua yang ada pada kita, sampai kita hancur lebur dan binasa.

Ingat!!! Tidak ada zona netral dalam Peperangan Rohani.

  • Dalam Perang Dunia II, Belanda menyatakan negaranya netral, tidak ber-pihak ke Jerman (Nazi) maupun Negara Sekutu, tapi tetap saja diserang oleh Jerman Nazi.
  • Sedangkan Peperangan Rohani adalah peperangan yang tidak terlihat, tapi lebih kejam daripada perang apapun, termasuk Perang Dunia II.
  • Mungkin saudara tidak melihat dan atau merasakan dahsyatnya peperangan rohani, tapi dampaknya luar biasa, sampai saudara terhilang yaitu kematian kekal.
  • Oleh sebab itu peperangan rohani adalah peperangan yang paling kejam.

Kita harus sadar, bahwa “keunggulan kita” dihadapkan dengan “keunggulan musuh” kita itu, ditinjau dari berbagai macam aspek, selalu tidak sebanding, misalnya :

  1. Dari aspek visual (terlihat kasat mata atau tidak).
  • Ketika saudara masuk dalam peperangan rohani, apakah saudara bisa melihat setan atau musuh saudara itu? Tidak bisa lihat.
  • Saudara sudah pasti tidak bisa melihat setan-setan itu, apakah mereka bisa melihat saudara? Bisa, dia bisa melihat saya.

Ini berarti peperangannya tidak adil, karena musuh bisa melihat kita, tapi kita tidak bisa melihat musuh kita itu.

Dari aspek ini saja yaitu terlihat atau tidak terlihatnya musuh kita itu, kita kalah unggul, karena musuh dengan mudah dapat “memukul” kita sekehendak hatinya.

  1. Dari aspek usia dan pengalaman.
  • Berapa usia saudara? Adakah 100 tahun? Atau 200 tahun? Mustahil !!!
  • Dan berapa usia iblis? Ribuan tahun.
  • Dari aspek usia ini, mungkinkah saudara punya pengalaman dalam segala hal lebih unggul, bila dibandingkan dengan pengalaman musuh saudara itu?
  • Bila dari aspek usia iblis jauh lebih tua, maka otomatis iblis dan anak buahnya jauh lebih berpengalaman dan dengan demikian maka mereka pasti jauh lebih unggul daripada kita.
  1. Dari aspek kuantitas.
  • Dari aspek jumlah atau kuatitas, anak buah iblis yaitu setan-setan dan kuasa-kuasa gelap serta roh-roh jahat sebagai pasukannya, jauh lebih banyak di-bandingkan dengan jumlah saudara.
  • Dalam hal jumlah atau kuantitaspun kita semua tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan mereka, berarti mereka sangat jauh lebih unggul.

Bila dalam segala hal iblis dan anak buahnya sangat jelas jauh lebih unggul, lalu “bagai-mana caranya kita kita dapat mengalahkan” mereka? Inilah pertanyaan yang sangat mendasar!!!

  • Perhatikan baik-baik, yang menentukan kalah atau tidaknya saudara dalam peperangan rohani itu, bukan saudara sendiri, tapi tergantung dari “SIAPA” yang ada bersama dengan saudara.
  • Kalau “kita bersama dengan Tuhan, kita yakin pasti menang dalam setiap pe-perangan rohani melawan musuh kita itu.
  • Tapi kalau yang bersama dengan kita adalah diri kita sendiri dan tidak melibatkan Tuhan dalam segala hal, dan kita juga masih hidup sesuka hati kita sendiri, semau kita sendiri, maka kita akan hidup dalam kekalahan demi kekalahan.
  • Saudara tidak akan mengalami kemenangan sampai kapanpun, jika saudara tidak berjalan bersama dengan Dia yang sudah menang di atas kayu salib.
  • Iblis tidak bisa kalahkan Tuhan, karena kekuatan Tuhan jauh diatas iblis, tapi ingat, “iblis bisa mengalahkan ciptaan Tuhan” termasuk kita semua.

Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan iblis, karena tanpa disadari saudara sedang masuk dalam arena peperangan rohani.

Namun demikian, saat kita memasuki arena peperangan rohani melawan iblis, dengan apa iblis bisa dikalahkan?

Wahyu 12 : 11

12:11 Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba,  dan oleh perkataan kesaksian mereka.  Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.

Iblis bisa dikalahkan dengan 2 cara yaitu :

  1. Dengan Darah Anak Domba.
  1. Dengan Penyerahan diri kita secara total kepada Tuhan.

Penyerahan diri total kepada Tuhan, artinya :

  • Saudara rela diatur dan rela dibentuk, serta supaya saudara bisa menyatu dengan Tuhan.
  • Kalau saudara menyatu total dengan Tuhan, maka saudara pasti bisa mengalahkan iblis karena saudara sudah menyatu dengan darah Yesus, sehingga saudara bukan milik saudara lagi, tapi sudah milik Tuhan Yesus.
  • Kalau saudara merasa sudah menjadi milik Tuhan Yesus, saudara harus rela diatur oleh Tuhan Yesus.

Pertanyaannya :

  • Milik siapakah sebenarnya saudara saat ini?
  • Apakah milik Allah atau milik Belial?

Kalau saudara merasa milik Allah, berarti saudara harus berjalan sesuai dengan kehendak Allah dan dikendalikan penuh oleh Allah.

Tapi permasalahan banyak orang Kristen adalah terkadang mereka menjadi milik Allah dan terkadang menjadi milik Belial.

  • Tidak boleh seperti ini, karena “tidak boleh ada status netral” dalam peperangan rohani, kalau mau ikut Tuhan hanya Tuhan lah segalanya, tapi kalau mau ikut Belial, itu adalah pilihan saudara sendiri.
  • Jadi, saudara harus berpihak kepada satu tuan saja, mau berpihak kepada Allah atau kepada Belial?

Kalau saudara mau berpihak kepada Allah, maka saudara harus berjalan sesuai dengan aturan Allah dan jangan berjalan sesuai aturan Belial.

Bagaimana cara berpihak kepada Allah, adalah :

  1. Saudara harus menyatu dengan Allah.
  • Ketika saudara menyatu dengan Allah barulah saudara bisa mengalahkan iblis.
  • Penyatuan saudara dengan Allah, adalah penyatuan dengan gaya hidup Allah dengan menghidupkan Allah didalam saudara.
  1. Saudara harus menyatu dengan kematian-Nya.
  • Menyatu dengan kematian-Nya artinya saudara tidak punya keinginan apa-apa lagi selain Tuhan.
  • Idealnya adalah saudara tidak punya kehendak dan keinginan duniawi lagi, selain keinginan akan Tuhan.
  • Kalau saudara focus kepada Tuhan, menginginkan Tuhan terus, barulah saudara bisa menang atas iblis.

Perhatikan ada kata tandus

Ayat ini bukan sekedar pengusiran kuasa gelap, tapi menjelaskan “siapa pemilik rumah anda”.

Matius 12 : 43

12:43 “Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya.

“Tandus” disini artinya tidak ada kehidupan, tidak ada air.

  • Dimana ada kejahatan, pasti ada dosa, maka disitu ada tempat tandus.
  • Dimana ada dosa dan kejahatan, disitulah kuasa gelap tinggal dan disitulah keberadaan kematian.
  • Banyak orang Kristen hari-hari ini yang berbuat dosa, tanpa ada rasa malu atau rasa bersalah, tanpa adanya pertentangan dalam hatinya.
  • Saat berbuat dosa sepertinya sah-sah saja, dianggap legal.

Pertanyaannya :

Ketika saudara berbuat dosa, apakah ada rasa malu dan atau rasa bersalah?

Bila jawabannya :

  • Masih ada rasa bersalah, maka saudara harus berbalik kepada jalan Tuhan.
  • Tapi, bila saudara tidak merasa bersalah saat berbuat dosa, maka itu tandanya bahaya sedang mengancam dan saudara bisa terhilang.

Banyak orang Kristen yang tidak memiliki kepekaan.

  • Bila sudah begini, saudara harus benar-benar bertobat, karena tidak ada status netral dalam peperangan rohani.
  • Saudara tidak bisa sebentar ikut Tuhan, lalu sebentar lagi ikut setan.
  • Jika saudara mau ikut Tuhan, ikut Tuhan saja; dan jika mau kudus, kudus saja; karena sekarang ini sudah akhir zaman yang hampir berakhir.
  • Firman Tuhan berkata, “yang kudus biarlah bertambah kudus dan yang cemar biarlah bertambah cemar”.
  • Jadi, kalau saudara ingin bertambah kudus, maka saudara harus mencari kekudusan dan hiduplah didalam kebenaran, maka saudara pasti akan menjadi kudus.

Kalau saudara menyatu dengan Tuhan, berarti saudara akan menyatu dengan perasaan Tuhan.

  • Banyak orang Kristen merasa baik-baik saja ketika berbuat dosa, tidak apa-apa cuma dosa kecil, sudah dia anggap biasa-biasa saja dan sah-sah saja.
  • Ingat! Ketika saudara berbuat dosa, berarti saudara sedang menggores atau menyakiti hati Tuhan tanpa saudara sadari.
  • Jika saudara sadar akan dosa saudara itu, berarti saudara masih memiliki perasaan Tuhan dan saudara harus segera berbalik dan bertobat mulai dari pola pikir saudara, sampai ke seluruh tubuh saudara.
  • Saudara tidak boleh lagi berbuat dosa, saudara harus hidup benar, berjalan dalam jalan Tuhan, dan mulai hari ini saudara harus ikut kehendak Tuhan.

Tapi, jika saudara terus menerus berbuat dosa, lambat laun “airmu akan kering” dan tidak ada kehidupan lagi dalam dirimu, artinya rohani saudara sudah mati :

  • Maka tanpa saudara sadari, sebenarnya Roh Kudus sudah meninggalkan saudara, walaupun saudara mungkin saja masih berbahasa roh, dan atau mungkin saja masih bisa berdoa untuk orang sakit dan sembuh.
  • Jangan sampai terjadi Roh Kudus meninggalkan saudara, dan jangan sampai saudara menjadi tempat yang tandus dan mati karena tidak ada kehidupan dalam dirimu.

Yohanes 4 : 13

4:13 Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi

Dosa tidak akan pernah bisa memuaskan saudara, tapi dosa hanya bisa membuat hidupmu tandus, kering rohani dan tidak ada damai sejahtera.

  • Roh Kudus bekerja, melalui kuasa Yesus Kristus untuk mengusir roh jahat.
  • Ingat! Tidak ada roh jahat yang mau keluar dengan sendirinya tanpa diusir.
  • Roh jahat harus diusir dengan kuasa Roh Kudus.

Masalahnya, siapakah yang dapat mengusir roh jahat?

  • Yang mengusir roh jahat, bukan hanya team pelayanan yang bertugas mengusir roh jahat, tapi terlebih lagi adalah “diri saudara sendiri” harus ikut serta dalam mengusir roh jahat itu dari dalam diri saudara.
  • Mengapa demikian? Karena bagaimana mungkin saudara bisa mengusir roh jahat dari tubuh saudara sendiri, jika saudara masih merasa nyaman bersama dengan roh jahat dan menikmati kehadirannya dalam hidupmu?
  • Bagaimana mungkin team pelayanan bisa mengusir roh jahat, jika saudara masih merasa nyaman dengan kehadiran roh jahat?
  • Roh jahat tidak mau keluar dengan sendirinya. Tidak ada seorangpun yang bisa mengusir roh jahat dengan kekuatannya sendiri. Kalau saudara bisa mengusir roh jahat dengan kekuatan sendiri, berarti saudara tidak perlu Roh Kudus.

Roh Kudus diperlukan untuk mengingatkan dan menyadarkan saudara. Hanya dengan pertolongan Roh Kudus barulah “saudara dapat membenci dosa dan kesalahan saudara” dan dalam nama Tuhan Yesus, perintahkan kuasa gelap itu pergi meninggalkan saudara.

  • Dalam nama Tuhan Yesus : “Keluar kau kuasa-kuasa gelap !!!, pergi kamu yang membuat saya terjerumus kedalam dosa ini”.
  • Tapi, kalau saudara masih merasa nyaman dengan dosamu, seperti berjinah atau dosa apapun, berarti saudara bersahabat dengan kuasa kegelapan.

Banyak sekali orang Kristen yang terjebak “dalam persahabatan dengan kuasa gelap ini” tanpa mereka sadari.

  • Mereka seakan-akan melegalisir dosa demi dosa, seakan-akan semua per-buatan dosa itu sah-sah saja bagi mereka.
  • Mereka berpikir karena Tuhan Maha Kasih dan Pengampun, maka mereka santai saja ketika berbuat dosa karena mereka pikir, besok pasti di ampuni.

Saya bertahukan saudara, “ini bukan Pola Pikir Tuhan dan bukan Cara Kerja Tuhan”.

Ketika saudara mengijinkan kuasa gelap masuk sekali saja, maka dia akan terus menerus masuk kedalam kehidupan saudara, dan semakin dalam lagi sampai kehidupan saudara hancur berantakan.

Matius 12 : 44

12:44 Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur.

Perhatikan ada kata rumah. Rumah artinya tubuh kita atau diri kita manusia.

Wahyu 3 : 20

3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Aku berdiri di muka pintu, Aku mengetok rumah.

Kalau Dia mengetuk pintu dan mau masuk ke dalam saudara, maka saudara harus mem-bukakan Dia pintu hati saudara dan mempersilahkan Dia masuk ke dalam saudara.

  • Kalau Tuhan sudah masuk ke dalam saudara, maka saudara harus mem-persilahkan Tuhan memerintah didalam saudara.
  • Ketika Dia sudah masuk dan berdiam di dalam saudara, tapi kemudian saudara membiarkan Dia pergi, karena saudara tidak menghiraukan Dia lagi, maka siapakah yang akan dengan cepat masuk menggantikan posisi-Nya di-dalam dan memerintah di dalam saudara?

Yohanes 14 : 23

14:23 Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

Firman ini berbicara tentang rumah.

Kalau saudara mengasihi Yesus, maka saudara akan menuruti firman-Nya, mengikuti jalan-Nya, mengikuti kemauan-Nya, mengikuti kehendak-Nya dan Bapa di sorga akan mengasihi saudara, sehingga Bapa, Putra, Roh Kudus akan datang kepada saudara, dan Dia akan bersama-sama dengan saudara.

Saudara bayangkan, ada Allah Pencipta langit dan bumi yang tinggal didalam saudara apabila saudara mau menuruti firman-Nya.

  • Jika Allah tinggal didalam kita, berarti Dia menjadi pemilik “rumah kita”, hal ini juga berarti bahwa tubuh atau bejana kita ini, sudah dimiliki oleh Dia.
  • Kalau saudara benar-benar sepenuhnya dimiliki oleh Dia, maka saudara akan dikendalikan oleh Tuhan dan saudara akan menuruti firman-Nya dan barulah saudara bisa berkata, bahwa saudara mengasihi Tuhan.
  • Banyak orang Kristen berkata mengasihi Tuhan, tapi “diluar sana” mereka masih hidup sesuka hati mereka, dan masih senang berbuat dosa.
  • Jika saudara mengasihi Tuhan, maka saudara harus menunjukkan bahwa saudara mengasihi Tuhan, dengan melakukan firman-Nya.
  • Mengeluarkan perkataan bahwa saudara mengasihi Tuhan itu hanya 3 detik, tapi untuk membuktikan bahwa saudara mengasihi Tuhan, itu bisa seumur hidup saudara.

Jika Dia tinggal di dalam kita, maka kita menjadi kudus karena Dia mengu-duskan kita melalui firman-Nya.

Yohanes 15 : 3

15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Disini saudara sudah mengalami kelepasan, saudara sudah mengalami pengusiran roh jahat, saudara sudah mendengar firman, berarti saudara sudah bersih.

Matius 12 : 44

12:44 Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur.

Jika saudara sudah dilepaskan dan sudah mengalami kelepasan bersyukurlah, tapi jika saudara tidak pernah menjaga keberadaan Allah didalam saudara, itu sama saja saudara dengar firman untuk membersihkan diri saudara, tapi Allah tidak pernah menjadi Tuan rumah didalam diri saudara.

  • Misalkan saya datang ke tempat ini untuk membersihkan tempat ini, tapi saya tidak tinggal disini, yang tinggal di tempat ini tentu pihak lain.
  • Allah membersihkan saudara melalui kuasa Roh Kudus melalui pelayanan pelepasan, dan juga dengan firman-Nya, tapi kalau saudara hidup semena-mena, maka siapakah sebenarnya yang tinggal di dalam saudara?

Siapakah tuan rumah saudara, jika saudara hidup sesuka hati saudara? Tanya saja pada diri saudara sendiri :

  • Siapakah tuan rumahmu? Allah atau Belial?
  • Saudara harus memilih siapa yang akan menjadi tuan rumah saudara?
  • Ingat!!! Keselamatan adalah anugerah dari Tuhan, pemberian Tuhan, tapi untuk menggapai keselamatan itu menjadi kenyataan, adalah pilihan.
  • Keselamatan diberikan Tuhan secara cuma-cuma, tapi agar keselamatan menjadi kenyataan, itu merupakan pilihan saudara, dan tidak semudah yang saudara pikirkan.

Sudah jelas rumah kita telah kosong, telah bersih karena kita sudah dilayani “pelepasan”.

Yohanes 15 : 3

15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Kamu memang sudah bersih karena firman, tapi kamu tidak pernah menjaga pemilik-Nya yaitu Allah didalam kamu, malah kamu membiarkan Allah pergi disebabkan cara hidup sesuka hatimu, yang bertentangan dengan keinginan Allah.

  • Itulah sebabnya tanpa saudara sadari, kalau pemilik rumahmu sudah beralih kepada Belial sehingga hidupmu pun sudah berbeda.
  • Ingat! Ketaatan kepada firman Allah akan menggiring engkau kepada kesem-purnaan, tapi kalau saudara tidak taat kepada firman-Nya, maka rumahmu akan menjadi rumah roh jahat, bukan lagi rumah Allah.

Bagaimana kalau pemiliknya bukan Tuhan lagi? Saya pernah sedang masuk dalam doa bagi 2 orang yang berada di ambang maut, keduanya sakit parah dan saya mendoakan di hari yang sama, yaitu pada Senin pagi :

  • Kepada si A, Tuhan berkata, bahwa Tuhan akan menjemput dia.
  • Tapi saat saya berdoa untuk si B, Tuhan berkata, bahwa Tuhan sudah mele-paskan dia sebagai milik-Nya, artinya si B sudah bukan milik Tuhan lagi.
  • Manusia tidak akan sadar “kapan dia terlepas sebagai milik Tuhan”.

Firman Tuhan berkata :

“Jika kamu mendengar firman Tuhan hari ini,

maka jangan keraskan hatimu”.

Bertobatlah sungguh-sungguh dan carilah Tuhan dengan benar, jangan asal-asalan.

Jangan sembarangan bila beribadah di gereja, tapi saudara harus benar-benar mencari Tuhan maka hidupmu akan berubah dan berbeda dari yang kemarin. Percayalah!

  • Saya tidak berbicara tentang harta atau asset, tapi saya berbicara tentang kebenaran.
  • Jika saudara berjalan dalam kebenaran, otomatis gaya hidupmu dan pola hidupmu akan berubah.
  • Jika orang bersentuhan dengan dirimu, maka orang akan merasakan Ilahi mengalir dari dalam dirimu.

Saudara hidup berdasarkan kehendak Allah atau kehendak iblis? Dua hal inilah yang me-nentukan pribadi mana yang tinggal di dalam saudara, Allah atau Belial?

Jikalau saudara tinggal di rumah, apakah “rumah yang mengatur saudara” atau “saudara yang mengatur rumah?”

  • Pasti saudara mejawab, saya yang mengatur rumah.
  • Jadi kalau Allah yang menjadi pemilik rumah, maka sudah pasti pula Allah yang mengatur gaya hidup dan pola hidup saudara.
  • Tapi kalau kuasa kegelapan yang mengatur hidup saudara, maka saudara akan cenderung hidup sesuka hati saudara dan semau-maunya saudara, sehingga saudara tidak peduli dengan kebenaran dan kekudusan.

“Rumah tidak boleh mengatur pemiliknya” tapi “pemilik yang mengatur rumahnya”.

Yohanes 8 : 44

8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Iblis yang menjadi bapamu, bila kamu selalu melakukan keinginan-keinginannya.

  • Jadi kalau pemilik “rumah” adalah Tuhan, maka saudara akan selamat sampai di tujuan.
  • Tapi kalau pemiliknya bukan Tuhan, maka akan sangat berbahaya bagi keselamatan saudara.
  • Kalau pemiliknya sudah berpindah tangan kepada Belial, maka rohani saudara sedang diambang masalah yang paling serius dan fatal, sehingga setiap waktu kebinasaan menyergap saudara.

Permasalahannya.

Saudara tidak akan tahu kapan “rumah” itu berpindah pemilik, kapan kepemi-likannya berubah status.

Banyak orang mau mengikut Tuhan, dengan membenci kegelapan, tapi tanpa mereka sadari, pola hidup mereka adalah pola hidup kegelapan.

  • Saudara berkata jaga jarak dengan kuasa gelap, tapi apakah memang bisa saudara menjaga jarak dengan kuasa gelap?
  • Permasalahannya, meskipun saudara sudah jaga jarak dengan kuasa gelap sejauh apapun, tapi iblis tidak mau jaga jarak dengan saudara, karena dia selalu menantikan adanya “celah” yang dapat diterobosnya untuk masuk.

Misalnya, ada seorang pencopet mendekati si W.

  • Si W berkata, mau jaga jarak dengan pencopet itu.
  • Tapi si pencopet itu tetap mengincar dompet si W.
  • Meskipun si W terus menjaga jarak, tetap saja si pencopet mengikuti si W.
  • Dalam hal ini, bukan kita yang menentukan jaraknya, tapi si jahat itu yang menentukan jaraknya, yaitu iblis.

Kita tidak bisa menentukan menjaga jarak dengan iblis, karena iblis mau menyerang saudara kapanpun dia mau.

Permasalahannya, bisakah kita diserang setiap waktu?

  • Ingat! Tidak ada posisi netral didalam peperangan rohani.
  • Kita tidak bisa menjaga jarak terhadap kuasa kegelapan, karena bukan kita yang menentukan jarak, tapi dia yang menentukan jarak itu.
  • Kalau kita bisa menentukan jarak terhadap kuasa gelap, maka peperangan rohani bisa sangat menguntungkan bagi kita, karena kita bisa mengatur strategi peperangan rohani yang tepat untuk mengalahkan mereka.
  • Tapi nyatanya dialah yang selalu siap sedia menyerang saudara dengan berbagai macam intimidasi, supaya dia bisa memperoleh celah dan segera masuk ke rumah saudara dan mengambil alih rumah saudara.

Jadi, jangan berpikir saudara tidak bisa diterkam iblis, karena saudara merasa orang yang hebat rohaninya karena saudara seorang pendeta atau hamba Tuhan terkenal.

Hanya orang yang punya darah Yesus dan orang yang menyerahkan hidupnya total untuk Tuhan Yesus yang tidak bisa diterkam iblis.

Kita harus sadar, kuasa gelap itu berada di udara dan di dunia roh, mereka punya kekuatan yang jauh melebihi kekuatan kita dan kita ada di medan peperangan itu.

  • Roh jahat terus berusaha masuk ke dalam saudara.
  • Oleh sebab itu setiap orang butuh dilayani pelepasan.
  • Banyak hamba Tuhan merasa atau meyakini tidak membutuhkan pelepasan, karena sudah memiliki banyak jemaat.
  • Saya melayani di bidang pelepasan, dari seluruhnya orang yang pernah saya layani, terdapat sekitar 60% pendeta dan dalam mereka ini semuanya ada roh jahatnya didalam diri mereka (0% yang tidak ada roh jahatnya).

Pelepasan sangat diperlukan, tapi setelah pelepasan, harus masuk ke dalam pelayanan yang bernama tanggung jawab.

  • Jika saudara minta dilayani pelepasan, tapi tidak punya tanggung jawab percuma saja, sebab walaupun pelepasan 1000 kali, tapi bila tidak disertai dengan tanggung jawab, lebih baik tidak usah dilepaskan.
  • Oleh sebab itu, saya tekankan berkali-kali kepada orang yang saya layani pelepasan, bahwa pelepasan itu adalah pelayanan tanggung jawab.
  • Kalau kamu masih mau hidup nyaman, hidup semena-mena dan menikmati dunia, lebih baik tidak usah dilepaskan, karena kondisi saudara akan bertambah parah.

Kunci dari pelayanan pelepasan yang paling utama adalah pertobatan. Jika tidak ada pertobatan jangan minta pelepasan.

  • Banyak orang berkata tidak butuh pelepasan, tapi sebenarnya kita semua butuh pelepasan.
  • Permasalahannya saudara tidak sadar, adanya “pendamping” yang terus mengikuti saudara dan saudara merasa nyaman dengan keberadaan saudara hari-hari ini.

Saudara sudah dibersihkan oleh firman dan saudara sudah dilepaskan, tapi kalau saudara tidak bertanggung jawab, maka dia akan masuk kedalam saudara dan ambil alih hidup saudara.

Matius 12 : 44

12:44 Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur.

Rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi, dalam bahasa Yunani nya, Cosmos (cosmetic) yang artinya cantik.

Oleh karena itu jangan mentang-mentang merasa sudah cantik, sudah indah dihadapan Tuhan, maka saudara masih mau hidup semau saudara sendiri dan masih mau hidup sesuka hati saudara :

  • Karena iblis akan masuk kedalam hidup saudara dan akan mengambil alih kendali hidup saudara.
  • Jadi jangan pernah merasa santai dalam peperangan rohanimu.

Tuhan berkali-kali berkata “Aku tidak mau kamu berjalan santai, tapi Aku mau kamu berlari, Aku tidak mau kamu santai, tapi Aku mau kamu bergerak hari ini”

  • Berapa banyak orang Kristen hari-hari ini berjalan santai?
  • Berapa banyak orang Kristen hari-hari ini malah tidak bergerak?
  • Berapa banyak orang Kristen hari-hari ini mati, tidak bertumbuh, tidak berbuah?
  • Berapa banyak orang Kristen hari-hari ini tidak peduli dengan kerohanian?
  • Berapa banyak orang Kristen hari-hari ini hanya mempedulikan kedaging-annya, kenikmatannya, keinginannya?
  • Inilah permasalahan yang fatal yang dihadapi orang Kristen hari-hari ini.

Kalau saudara dengar firman hari ini, janganlah mengeraskan hatimu, mari kita sama-sama berubah, sama-sama menjadi pribadi yang benar kedepannya.

  • Sadari, jangan sampai kepemilikan kita diambil alih oleh kuasa kegelapan dan jangan sampai Tuhan melepaskan kita dari tangan-Nya.
  • Jangan sampai terjadi bagi siapapun diantara kita disini.

Bagaimana cara bekerja roh jahat sampai dia bisa mengambil alih hak atas rumah itu?

  • Roh jahat serang anak Tuhan tidak secara tiba-tiba, tapi dia serang sedikit demi sedikit.
  • Satu bagian diambil, setelah itu satu bagian yang lain lagi diambil.
  • Akhirnya kepemilikan “sahamnya” sudah milik roh jahat.
  • Roh jahat tidak mengambil alih secara tiba-tiba, karena hal itu namanya merampas, tapi roh jahat mengambilnya dengan cara yang paling halus, roh jahat masuk sedikit demi sedikit, pelan-pelan tapi pasti.

Daniel 7 : 25

7:25 Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Garis bawahi “akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi”.

Terjemahan dalam Alkitab menggunakan kata menganiaya, tapi bahasa aslinya, yaitu mengikis sedikit demi sedikit.

Iblis masuk kedalam seseorang secara sedikit demi sedikit dan dia mengikis habis orang itu sampai orang tersebut menjadi miliknya.

  • Prosesnya, hari ini dikikis, besok dikikis, lusa dikikis, minggu depan dikikis, bulan depan dikikis, terus sampai satu waktu tanpa saudara sadari, saudara sudah menjadi milik Belial, dan bukan milik Allah lagi.
  • Sangat berbahaya cara kerjanya roh jahat yang seperti ini, karena prosesnya sangat halus tanpa terasa, tiba-tiba saudara sudah jadi milik Belial.

Jangan berpikir saya sedang mendongeng, apa yang saya jelaskan ini adalah suatu realita yang saya temukan dalam pelayanan di bidang pelepasan, karena saya melayani di bidang pelayanan pelepasan, jadi saya tahu cara kerja iblis dan anak buahnya.

  • Jangan pernah main-main dengan roh jahat, mereka adalah prajurit anak buah Iblis yang jumlahnya banyak sekali.
  • Saudara tidak bisa melihat mereka, tapi mereka bisa melihat saudara.
  • Ketika roh jahat menyerang dan masuk kedalam saudara, saudara tidak akan tahu.

Mereka “menganiaya orang-orang kudus”, artinya mereka “mengikis orang Kristen” yang lengah sedikit demi sedikit secara teratur sampai terjadi seperti yang ditulis dalam Kitab Daniel 7:25 tadi.

Matius 24 : 12

24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Karena semakin banyaknya kedurhakaan dan semakin banyaknya dosa, maka kasih mulai berkurang, inilah yang disebut mengikis sedikit demi sedikit sampai habis, sampai akhirnya kasih kepada Allah menjadi dingin dan akan hilang.

Kita tinggal di dunia yang benar-benar sudah kacau balau, oleh karena itu kita tidak boleh berkolabirasi atau menyatu dengan dunia.

Kita tidak boleh berdiri di posisi netral, kita tidak bisa menjaga jarak dengan roh jahat, tapi kita harus berdiri di posisi Tuhan dan berkata “tidak, pada pengikisan oleh roh jahat”.

Efesus 6 : 13

6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.

Kata-kata “pada hari yang jahat itu”, berbicara tentang pengikisan. Tambah hari tambah jahat, artinya saudara dikikis dari hari ke hari, sedikit demi sedikit.

Berbagai macam bentuk pengikisan oleh Iblis terhadap kita, yang dilakukan oleh anak-anak buahnya, yaitu roh-roh jahat :

  1. Iblis dapat mengikis kita melalui : “Sakit penyakit
  • Banyak orang dunia sebelum dia bertobat, kesehatannya prima.
  • Tapi setelah dia terima Yesus, dia mulai sakit sakitan.
  • Tapi dia tidak sadar kalau dia sedang dikikis oleh iblis, sehingga sakit-sakitan.
  • Begitu juga orang Kristen yang baru bertobat, tapi pola hidupnya tidak berubah, malah jadi sasaran empuk iblis dengan pengikisan yang mungkin lebih berat, sehingga menderita penyakit yang serius.

Mengapa mereka dikikis?

  • Karena iblis ingin mendapatkan mereka kembali menjadi miliknya.
  • Inilah keinginan iblis, dia mengikis kesehatan saudara sampai saudara tidak focus lagi kepada Tuhan, tapi focus pada penyakit saudara.
  • Iblis berharap, ketika saudara tidak focus lagi pada Tuhan, maka saudara mulai mengeluh dan bersungut-sungut karena penyakit yang mendera tubuh saudara, sehingga terasa sakit semua, duduk sakit, berdiri sakit, makan susah karena sariawan, persendian ngilu karena asam urat tinggi, etc.

Ketika saudara menderita sakit, saudara sebenarnya sedang dikikis dengan tujuan supaya saudara kecewa kepada Tuhan dan bersungut-sungut, sehingga celah bertambah lebar dan menjadi pintu yang terbuka lebar, untuk dijadikan jalan masuk pasukan roh-roh jahat.

Bila kondisi sudah tak terkendali lagi, maka saudara sudah diambang pintu ke-binasaan dan tujuan utama iblis tercapai, yaitu menjadikan saudara miliknya kembali.

2 Korintus 12 : 7

12:7 Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.

Kalau bentuknya sakit penyakit, bukankah ini termasuk pengikisan?

Ayub 2 : 7-8

2:7 Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya.

2:8 Lalu Ayub mengambil sekeping beling untuk menggaruk-garuk badannya, sambil duduk di tengah-tengah abu.

Saat saudara gatal, saudara masih menggaruknya pakai tangan, tapi Ayub menggaruknya menggunakan beling.

  • Ayub bermasalah, anaknya diambil dan dia diserang sakit barah bau busuk.
  • Hal itu terjadi secara bersamaan atau sedikit demi sedikit? Sedikit demi sedikit.

Memang di Alkitab tidak memberi keterangan waktu kapan terjadinya, tapi tidak mungkin terjadi dalam waktu yang bersamaan. Pasti ada proses, satu persatu diambil dan inilah yang disebut pengikisan.

1Timotius 5 : 23

5:23 Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah

Tubuhmu sering lemah, jadi harus minum obat.

  • Ini salah satu bentuk pengikisan iblis.
  • Pengikisan yang paling jelas terlihat bentuknya sakit penyakit.
  1. Iblis dapat mengikis kita melalui : “Masalah

Masalah yang satu belum selesai, sudah timbul masalah lain, sehingga masalah demi masalah silih berganti mendera saudara dan tidak pernah selesai.

Memang benar saudara selalu berdoa dan berdoa, tapi disebabkan doa saudara tidak ada jawaban, saudarapun mulai kecewa, sehingga ketika saudara sampai pada puncak kekecewaan saudara, maka saudarapun mulai tawar hati.

Dalam kondisi seperti ini, maka saudarapun mulai mengasihi diri sendiri dan tenggelam dalam kekecewaan pada Tuhan. Saudara sudah lelah mengalami banyak masalah. Jika terjadi seperti ini, berarti saudara sedang dikikis roh jahat.

Kalau saudara sadar bahwa saudara sedang dikikis, maka saudara harus katakan pada iblis, “hai iblis pergi dari saya, saya tidak mau engkau”

  • Tapi bersyukurlah bila sedang bermasalah supaya engkau jadi tetap waspada.
  • Iblis mengikis sedikit demi sedikit sampai dia mengambil alih rumahmu.
  • Tujuan iblis mengikis saudara supaya saudara meninggalkan Tuhan.
  1. Iblis dapat mengikis kita melalui : “Hati kita

Saudara mengalami pengikisan, karena ada yang mengganggu suasana hati saudara, antara lain ketika saudara :

  • Mengalami pahit hati,
  • Merasa tidak dihargai oleh orang lain,
  • Merasa letih lesu dan teraniaya,
  • Tidak mengampuni orang lain.

Saudara menganggap pengampunan itu sekedar keharusan, tapi sebenarnya pengampunan itu bukan keharusan, melainkan bukti Allah tinggal didalam saudara.

Apabila saudara mengaku bahwa Allah tinggal didalam saudara, maka pengampunan itu bukan lagi keharusan, tapi sudah “nature” bagi kita, karena :

  • Kita tahu perasaan-Nya, dan kita juga tahu pikiran-Nya.
  • Sehingga akhirnya kita mudah menerima orang lain dan mudah mengam-puni orang.

Kalau “nature” Allah tidak ada didalam kita, walaupun kita telah berusaha mengampuni orang lain, kita akan tetap gagal untuk mengampuni.

Berapa banyak kita berusaha mengampuni, tapi masih gagal sampai hari ini?

  • Kita gagal mengampuni orang, karena kita membatasi pengampunan.
  • Kalau kita disakiti seseorang, maka kita secara langsung merasa berhak untuk “kepahitan” dengan orang tersebut.
  • Tapi Tuhan berkata, kita harus mengampuni orang tersebut, dan untuk itu bukan hanya 70×7 saja, tapi 70×70 kali mengampuni, artinya tidak ada batasnya.

Meskipun rasanya sakit, Tuhan tidak melihat perasaanmu, karena yang Tuhan lihat adalah keberadaan-Nya di dalammu.

  • Apabila ternyata, Dia memang ada didalammu, maka pengampunan seharus-nya menjadi “nature” juga bagimu.
  • Jika pengampunan sudah menjadi “nature” bagimu, maka saat kamu disakiti orang, kamu akan dengan mudah mengampuni orang itu, karena Allah hidup didalammu sehingga “rasa pahit” itu tidak terasa.

Saudara katakan “Kalau Allah hidup didalam saya, berarti semuanya manis, kalau masih ada pahit berarti Allah belum hidup didalamku”.

Kita sudah mempelajari bagaimana Iblis mengikis kita, melalui 3 aspek yaitu dengan sakit penyakit, dengan masalah dan melalui hati kita.

Misalnya saudara lagi kesal/jengkel dengan orang, apakah ada sukacita?

  • Tidak ada sukacita, yang ada hanya dukacita.
  • Kalau tidak ada sukacita, berarti tidak ada Allah didalam kita.
  • Kalau tidak ada Allah, maka siapa yang ada didalammu? Iblis.

Masalahnya :

  • Sadarkah saudara, bila saudara sedang dikikis melalui sakit penyakit, atau melalui masalah yang bertubi-tubi, dan atau melalui hati saudara?
  • Akan banyak orang yang sedang antri untuk menyakiti hati saudara, karena iblis merekayasa semuanya itu, dalam usaha menjadikan saudara miliknya.
  • Katakan pada iblis, “hei kamu iblis, kamu tidak bisa lagi mengikis saya, saya punya Tuhan, saya rela mengampuni siapapun walaupun harga diri saya diinjak-injak.”

Intinya adalah, apakah kita mau mengampuni atau tidak.

Jangan mau dikikis, untuk itu saudara harus belajar kebenaran, maka saudara tidak akan dikikis dalam situasi apapun.

  • Dalam situasi sakit ataupun sehat, saudara tetap bisa berkata, “terima kasih Tuhan, karena ini yang terbaik, untukku”.
  • Kalau saudara tahu berterima kasih dan bersyukur dalam segala hal, maka saudara bukan orang yang bisa dikikis hari ini.
  • Tidak peduli anda orang miskin atau tidak, jika kamu punya Tuhan maka kamu punya segala-galanya.

Ingat! Masuk sorga tidak bisa pakai uang, juga tidak bisa dengan menyogok malaikat, tidak pakai apa-apa. Kita masuk sorga hanya dengan kebenaran yang ada pada kita yaitu iman kita, percaya kita kepada Yesus.

  1. Iblis dapat mengikis kita melalui : “Kekudusan kita

Iblis mengikis kekudusan dan kebenaran kita

  • Dosa memasuki kita sedikit demi sedikit sampai kita terikat dan saudara tidak bisa melepaskan.
  • Ingat! Dosa tidak masuk secara sekaligus bersamaan, tapi masuk sedikit demi sedikit sampai saudara tidak bisa melepaskan diri dari dosa.

Kita baca kisah Simson, ternyata bentuk pengikisan iblis juga.

Hakim-hakim 16 : 4-6

16:4 Sesudah itu Simson jatuh cinta kepada seorang perempuan dari lembah Sorek yang namanya Delila.

Ingat! “To much love will kill you”. Kalau saudara terlalu mencintai sesuatu, maka akan membunuhmu.

  • Kalau saudara mencintai anak saudara lebih daripada Tuhan, maka akan membunuhmu.
  • Semua yang ada di dunia fana, tidak bisa dicintai lebih daripada Tuhan, karena semua yang ada di dunia ini akan kita tinggalkan, hanya “kebenaran” yang kita bawa setelah kita mati.
  • Kalau semua yang ada di dunia ini akan kita tinggalkan setelah kita mening-gal dunia (mati), mengapa kita masih mencintai dunia ini lebih daripada Tuhan?

Hakim-hakim 16:5-6

16:5 Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin kepada perempuan itu sambil berkata: “Cobalah bujuk dia untuk mengetahui karena apakah kekuatannya demikian besar, dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya. Maka kami masing-masing akan memberikan seribu seratus uang perak kepadamu.”

16:6 Lalu berkatalah Delila kepada Simson: “Ceritakanlah kiranya kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar, dan dengan apakah engkau harus diikat untuk ditundukkan?”

Jadi Delila memaksa Simson, apakah Delila bisa mengalahkan Simson?

Ternyata Simson membohongi Delila.

Hakim-hakim 16 : 10

16:10 Kemudian berkatalah Delila kepada Simson: “Sesungguhnya engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku. Sekarang ceritakanlah kiranya kepadaku dengan apa engkau dapat diikat.”

Dengan apa engkau dapat diikat?

Hakim-hakim 6 : 13

16:13 Berkatalah Delila kepada Simson: “Sampai sekarang engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku. Ceritakanlah kepadaku dengan apakah engkau dapat diikat.” Jawabnya kepadanya: “Kalau engkau menenun ketujuh rambut jalinku bersama-sama dengan lungsin lalu mengokohkannya dengan patok, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain mana pun juga.”

Simson lagi-lagi dikikis oleh iblis melalui Delila tanpa dia sadari. Dosa itu masuk ke dalam Simson dan menghancurkan kekudusannya.

Hakim-hakim 16 : 15-16

16:15 Berkatalah perempuan itu kepadanya: “Bagaimana mungkin engkau berkata: Aku cinta kepadamu, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku? Sekarang telah tiga kali engkau mempermain-mainkan aku dan tidak mau menceritakan kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar.”

16:16 Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya.

Dosa masuk kedalam Simson sedikit demi sedikit, demikian pula halnya ketika dosa masuk kedalam saudara.

  • Awalnya bohong kecil, saat ditelepon cepat-cepat beritahukan pembantu agar bilang tidak ada di rumah, itu termasuk bohong.
  • Dosa kecil ataupun dosa besar sama saja, tetap saja dosa dan dosa melanggar hukum Allah, apapun alasannya tidak bisa di benarkan.
  • Dari bohong kecil lalu menjadi kebiasaan, lama kelamaan jadi bohong besar.
  • Setelah terbiasa bohong besar, akhirnya menjadi penipu ulung.

Mekanisme dosa masuk, sebagai berikut :

  • Awalnya saudara disuruh iblis lihat pornografi.
  • Buka sebentar dan saudarapun mulai menyukainya.
  • Akhirnya mulai terikat dan saudarapun merasakan kenikmatannya sampai saudara benar-benar terikat.
  • Begitu sudah terikat maka iblis berkata, bahwa saudara adalah milik iblis dan otomatis saudara bukan milik Tuhan lagi.
  • Jika saudara sudah menjadi milik iblis, maka iblis berhak menghancurkan hidup saudara, dia juga berhak membuatmu bermasalah, dia juga berhak berbuat apapun terhadap saudara.
  • Ingat! Iblis tidak pernah bersahabat dengan kita.

Bagaimana dengan Simson yang telah kehilangan kesaksiannya?

Banyak orang Kristen hilang kesaksiannya karena sudah hilang kekudusan-nya.

  • Kita tidak bisa bersaksi lagi tentang Tuhan yang heran, Tuhan yang hebat, Tuhan yang luar biasa karena kekudusan kita telah hilang.
  • Kalau saudara hidup didalam kekudusan dan kebenaran, maka saudara bisa bersaksi setiap hari kalau Tuhan itu hidup didalam saudara dan Tuhan mengampuni saudara, Tuhan mengasihi saudara setiap detik setiap saat.
  • Inilah kesaksian yang luar biasa.

Saudara akan bisa bersaksi dengan gaya hidup dan pola hidup saudara jika Tuhan benar-benar telah mengendalikan hidup saudara.

  • Orang yang tidak dikendalikan Tuhan, telah kehilangan kekudusan dan hidupnya tidak menjadi berkat bagi orang lain.
  • Iblis bisa mengikis kekudusan kita sampai kita tidak punya kesaksian.

Dosa masuk kedalam kita, dia merengek-rengek kedalam kita sampai daging kita tambah hari bertambah lemah.

  • Dosa terus masuk kedalam kita perlahan-lahan, merengek terus sampai kita berdosa.
  • Hari ini kita bisa menang, besok menang lagi, lusa menang lagi, tapi berapa lama kamu bertahan?
  • Kalau kita tidak hidup didalam kebenaran, tidak waspada di dalam Tuhan, maka hidup kita akan kacau balau.
  1. Iblis dapat mengikis kita melalui : “Waktu kita

Sadarkah saudara bila “waktu” saudara yang sangat berharga, tanpa saudara sadari banyak dikikis oleh iblis?

Ada banyak orang yang tidak bisa maksimal lagi buat Tuhan karena waktunya sudah banyak dikikis sedikit demi sedikit, antara lain waktunya dikikis oleh kegiatan bisnisnya.

Saya pernah melayani seorang hamba Tuhan. Mulut dia sampai tidak bisa ditutup karena sariawan semuanya dan sudah terjadi 6 bulan sampai mulutnya bengkak.

  • Saya tanya pada Tuhan, kenapa orang ini sampai sakit seperti ini?
  • Tuhan bilang, dia dulu melayani Aku, tapi kemudian dia terjun ke bisnis dan mengurangi pelayanan.
  • Bagian Tuhan dikurangi oleh dia tapi dia menambah bagian bisnis.

Saya langsung tanya kepada pendeta ini, bapak bisnis ya?

  • Iya betul saya bisnis, tapi dulu saya worship leader, dulu sebenarnya saya dipersiapkan menjadi gembala di gereja itu.
  • Ketika saya terjun dalam bisnis, saya mulai meninggalkan pelayanan sedikit demi sedikit.

Saya hanya berkata kepada bapak itu, supaya dia kembali ke pelayanan, dan tinggalkan bisnismu dan kamu akan sembuh.

  • Kemudian waktu saya mendoakan dia, keluarlah nanah hijau dari mulutnya.
  • Terus mengalir tidak henti-hentinya sampai pakai handuk di lehernya.
  • Saya hanya bertanya satu hal kepadanya, apakah dia mau aktif kembali ke pelayanan atau tidak?

Kalau saudara bisnis, lalu terjun ke pelayanan dan meninggalkan bisnis, itu bagus bahkan sangat bagus dan Tuhan pasti berkenan.

  • Tapi bila sebaliknya, saudara aktif pelayanan lalu berubah haluan dan terjun ke dunia bisnis, sampai akhirnya saudara meninggalkan pelayanan, maka akan bahaya luar biasa.
  • Itulah yang terjadi pada diri hamba Tuhan yang saya layani tadi, dia dikikis waktunya oleh penyakit aneh yang membuat dia sangat menderita.

Waktu” kita dikikis oleh anak.

Cukup banyak orang tua yang waktunya dikikis iblis melalui anaknya?

  • Dulu, sebelum menikah perhatian kita melayani Tuhan dengan perhatian yang benar-benar hanya tertuju ke Tuhan, tapi kemudian begitu punya anak, perhatian kita jadi beralih hanya ke anak dan bukan lagi ke Tuhan.
  • Dulu kita “all out” untuk Tuhan, tapi ketika sudah punya anak, maka kita sudah tidak bisa lagi “all out” untuk Tuhan.

Waktu” kita dikikis oleh gadget.

Kalau saudara sudah begitu terikat dengan gadget, bisa saja Tuhan membiarkan saudara tidak punya pulsa sama sekali, supaya saudara tidak dapat signal, ataupun tidak dapat kuota. Mengapa?

  • Mungkin karena Tuhan cemburu kepada HP saudara.
  • Saudara bayangkan, Tuhan sampai cemburu dengan HP kita karena waktu kita untuk Tuhan hanya sedikit sekali, karena sudah dikikis oleh iblis melalui HP kita.
  • Dulu kita bisa berjam-jam berdoa dan menyembah Tuhan, tapi setelah kita punya HP yang bagus, kita menggunakan waktu kita jauh lebih banyak bersama dengan HP kita daripada dengan Tuhan, bahkan untuk berdoa saja hanya beberapa menit, itupun kalau ada waktu.
  • Jadi kalau saudara punya HP berlajarlah menertibkan diri, supaya “waktu” mu jangan sampai terkikis oleh iblis melalui HP tersebut.
  • Jika saudara menghabiskan waktu saudara lebih banyak bersama dengan HP yang menjadi hiburan saudara itu, maka sadar-kah saudara bahwa iblis akan mengambil keuntungan dan punya kesempatan emas untuk mengambil alih hidupmu, bahkan iblis pun akan menguasai seluruh hidup saudara.
  • Ketika iblis sudah mulai mengatur hidupmu, maka dia pun akan kendalikan seluruh hidupmu, karena saudara sudah berubah status menjadi milik Iblis.

Banyak orang telah dikendalikan oleh gadget, dan “waktu” nya telah dikikis dengan per-sabahatan, dan pergosipan.

  • Jangan banyak menyoroti orang lain, tapi soroti diri sendiri dan periksa diri kita sendiri.
  • Kalau ternyata selama ini saudara sudah terikat dengan HP saudara, maka mau tidak mau saudara harus kembali ke jalan Tuhan.
  • Dan Roh Kudus pasti berkenan menerangi hati saudara, sehingga saudara kembali mendahulukan Tuhan dalam segala hal, termasuk urusan saudara bersama dengan HP saudara yang canggih tersebut.

Kisah Para Rasul 24 : 26

24:26 Sementara itu ia berharap, bahwa Paulus akan memberikan uang kepadanya. Karena itu ia sering memanggilnya untuk bercakap-cakap dengan dia

Jadi Felix sering memanggil Paulus untuk menginjilinya, karena kalau bertemu dengan Paulus dia akan mendapat uang. Paulus berbicara terus tentang firman kepadanya, tapi apakah selama 2 tahun bertemu dengan Paulus, Felix bertobat?

  • Tidak, karena Felix hanya mau uangnya Paulus.
  • Ketika Paulus sadar, dia katakan kalau Felix telah “kikis waktu”nya termasuk dompetnya.
  • Jadi tidak ada gunanya pertemuan mereka.

Jadi, kalau HP mu bisa membawamu ke sorga, mainkanlah HP mu sepuasnya, bahkan di gereja sekalipun mainkan terus HP mu.

Tapi ingat !!! Jika kamu exsis di media social, tapi tidak pernah exsis di hadirat Tuhan, maka itu sangat berbahaya bagimu, karena iblis pasti mengambil keuntungan dari posisimu yang sebenarnya telah mulai jauh dari Tuhan.

  • Apakah saudara mau bertobat?
  • Atau, apakah saudara masih suka “waktu” mu dikikis oleh iblis?
  • Dari pagi, siang, sampai malam saudara dengan setia exsis di media social, sadarkah saudara Tuhan masih menunggu saudara datang kepada-Nya, dan Tuhan bertanya, “kapan kamu datang ke kepada-Ku, anak-Ku?”

Waktu” kita dikikis dengan orang yang saudara sayangi.

Contohnya : Anak, dan juga pacar.

Orang yang sedang pacaran, selalu ingin bertemu, ingin kangen-kangenan.

Ini termasuk “waktu” yang dikikis oleh iblis. Sebelum pacaran kamu sangat aktif dalam pelayanan dan hebatnya luar biasa, tapi setelah dapat pacar, waktumu kamu habiskan untuk pacaran siang dan malam.

Kalau sudah begini, Tuhan berkata, “lebih baik kamu tidak dapat pacar”.

  1. Iblis dapat mengikis kita melalui : “Kesabaran kita

Iblis mengikis “kesabaran” kita, melalui tingkah laku dan perbuatan orang yang membuat kita kesal atau jengkel, bahkan membuat kita marah.

Iblis terus mengikis kesabaran kita, sampai kita tidak tahan lagi dan menyerah mengikuti keinginannya..

Kisah Para Rasul 16 : 17-18

16:17 Ia mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil berseru, katanya: “Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan.”

Jadi ada perempuan tukang tenung, dia terus-menerus berkata, “bahwa orang ini (Paulus) adalah hamba Allah Yang Mahatinggi”.

16:18 Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. Tetapi ketika Paulus tidak tahan lagi akan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh itu: “Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari perempuan ini.” Seketika itu juga keluarlah roh itu.

Kesabaran Paulus dikikis terus, sampai dia akhirnya tidak sabar lagi dan berkata kepada roh itu : “demi nama Yesus, pergi kamu”.

  • Apakah saudara juga dikikis?
  • Apakah kesehatanmu juga dikikis?
  • Apakah kesabaran saudara juga dikikis seperti Paulus?
  • Apakah waktu saudara juga dikikis?

Beranikah saudara berkata :

  • “Hai iblis, pergi kamu dari saya, saya tidak mau lagi kamu kikis!”
  • “Hai iblis, pergi kamu dari saya, saya hanya mau fokus kepada Tuhan saya!”
  • “Hai iblis, pergi kamu dari saya, saya tidak peduli dengan kanan kiri saya, saya hanya peduli dan memfokuskan waktu saya hanya untuk Tuhan!”

Kita juga seharusnya tidak peduli dengan apa yang ada pada kita, yang kita peduli adalah apa yang tinggal didalam kita.

Iblis akan terus menerus mengikis saudara sedikit demi sedikit, sampai dia ambil alih se-luruh hidup saudara dan dia menjadi pemilik hidup saudara, dan kondisi ini sangat mem-bahayakan keselamatan kekal saudara.

Kalau saudara mendengar firman ini pada hari ini, maka bertobatlah hari ini juga, dan katakan kepada kuasa gelap :

  • “Hai kuasa gelap, pergi dan tinggalkan saya, dan waktu saya tidak boleh kamu kikis lagi”,
  • “Saya mau sepenuhnya untuk Tuhan, saya mau “all out” untuk Tuhan, saya mau mati-matian untuk Tuhan”,
  • “Saya tidak mau dikikis dengan masalah-masalah saya, saya tidak mau dikikis dengan perasaan saya, saya tidak mau dikikis dengan dosa-dosa”,
  • “Saya tidak mau dikikis dengan apapun atau melalui apapun”,
  • “Saya hanya mau ditambah-tambahkan dengan kebenaran Tuhan, sampai saya menjadi indah dihadapan Tuhan”.

Amin.

 

Beri kemuliaan bagi Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

 

GPPK-CHOSEN GENERATION

EDITOR : HAMBA-NYA ROBERT T. BALAY

Warta12 Agustus 2018 – GEREJA ADALAH MEMPELAI KRISTUS

WhatsApp Image 2018-08-10 at 14.18.49

GEREJA ADALAH MEMPELAI KRISTUS

Gereja yang sempurna diumpamakan Yerusalem baru yang nampak seperti seorang mempelai perempuan yang terhias bagi suaminya (Wahyu 21;2). Kesempurnaan gereja tertampak dari kembalinya gereja pada wujud Kristus yang adalah Allah atau kembalinya gereja pada ciptaan semula (Kejadian 1:26-27). Gereja tidak hanya berhenti pada kegiatan menjala manusia, tapi gereja harus masuk dalam kegiatan memperbaiki jiwa yang sudah memperoleh anugerah keselamatan sampai mereka semua mengerti apa arti kekristenan yang benar. Hal ini saya ibaratkan dengan nelayan yang pergi mengkap ikan. Mereka tidak hanya menebar jala, tapi juga harus menyeret jala yang penuh dengan ikan itu sampai kedarat.
Saudaraku sungguh amat disayangkan jika Gereja rajin menangkap jiwa tanpa memahami bagaimana jiwa itu digembalakan, dibentuk, diproses dan juga didandani sampai indah dihadapan sang mempelai laki-lakinya yaitu Kristus. Jika Gereja tidak mengajarkan bagaimana mempelai perempuan ini berhias secara rohani, maka para calon mempelai akan menyimpang pada berhias secara jasmani. Mereka akan mengejar kemuliaan dunia dan mengesampingkan kemuliaan Tuhan yang heren. Jika demikian hiasan mempelai tidak lagi bagi mempelai laki-laki yang benar, tapi Gereja mulai “berselingkuh” dengan dunia.
Masalah berikutnya yang bisa terjadi yaitu mempelai tidak berhias dengan wajar atau dengan sopan bagi mempelai laki-lakinya. Bisakah saudara bayangkan jika mempelai menikah tapi dengan pakaian yang tidak sopan (pakai celana pendek, atau tidak berpakaian pesta). Hal ini juga diungkapkan oleh Tuhan Yesus dalam Matius 22:11. Dalam Firman ini nampak siapapun yang berpakaian pesta tidak sebagaimana mestinya pasti terbuang.
Masalah yang ketiga adalah ketika mempelai perempuan berhias secara berlebihan. Coba saudara bayangkan jika dalam suatu pesta pernikahan mempelai perempuan berhias secara berlebihan (kosmetik berlebihan atau asesoris yang dipakai juga berlebihan), bukankah ini menjadi pemandangan yang aneh dan tak lazim?

Tuhan merindukan mempelai berdandan sebagaimana mestinya bukan tidak sopan dan bukan yang berlebihan (1Petrus 3:3). Jika berlebihpun tidak nampak cantik dan jika tidak berdandanpun juga tidak cantik. Gereja harus memberi porsi yang tepat pada kaum mempelai demi mempersiapkan mereka pada hari besar Tuhan yaitu pesta perkawinan Anak Domba. Sang mempelai perempuan harus segambar dengan mempelai laki-laki yang tidak lain Anak domba itu sendiri. Anak Domba berarti tunduk dan taat, tidak memberontak melainkan memberi diri demi pembentukan dan proses pemulihan, merasa diri lemah dan bergantung pada kekuatan Allah. Jika semua porsi tepat berarti Gereja siap dijemput dan siap diangkat. Tapi jika tidak Gereja akan tertinggal dan harus mencurahkan darahnya sendiri.
Saudaraku Gereja bukan hanya memperkenalkan mempelai perempuan kepada mempelai laki-laki, tapi juga “menjodohkan” dan membuat sang mempelai perempuan mencintai hanya mempelai laki-laki saja atau dengan kata lain mempertunangkan (2 Korintus 11:2). Jika sudah melalui proses pertunangan dan lulus seleksi barulah bisa jadi mempelai.

 

5 AGUSTUS 2018-PERTOBATAN (VIDEO)